Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

7 Solusi Pinjam Modal Tanpa Jaminan Usaha Kecil (2024)

Daftar Isi

7 Solusi Pinjam Modal Tanpa Jaminan Usaha Kecil (2023)

Salah satu masalah klasik pengusaha kecil adalah keterbatasan modal untuk pengembangan usaha.

Mencari pinjaman ke bank tidak mudah buat pengusaha UMKM karena tidaka ada jaminan, usahanya baru dan tidak punya catatan keuangan yang rapi.

Namun, sekarang, tempat pinjam modal untuk usaha kecil mulai banyak hadir dengan proses yang lebih mudah dan lebih cepat dibandingkan ke bank, yaitu pinjaman online fintech P2P lending.

Apa Solusi Pinjam Modal untuk Usaha Kecil

Apa Solusi Pinjam Modal untuk Usaha Kecil

Baru - baru ini, saya bertemu teman SMA yang sekarang jadi pengusaha event organizer. Karena tahu saya bekerja di bidang keuangan, dia menanyakan bagaimana caranya mendapatkan pinjaman usaha jangka pendek secara cepat.

Sebagai pengusaha, tantangan dia adalah mengelola cash-flow karena setelah acara selesai dilaksanakan, pembayaran dari klien tidak langsung diterima. Pembayaran baru dilakukan setelah beberapa bulan, sedangkan dia harus membayar tunai semua kewajiban saat acara selesai.

Ada mismatch. Antara penerimaan pembayaran klien dan pembayaran ke supplier yang harus dia lakukan.

Selama ini, dia mengandalkan utang kartu kredit. Memang menggunakan kartu kredit sangat mudah, tetapi bunganya tinggi sekali.

Meskipun margin bisnis EO tinggi, tetapi gegara bunga kartu kredit yang mencekik, keuntungan bersih teman saya ini tergerus cukup dalam.

Margin dia (setelah dipotong bunga kartu kredit) menjadi tidak sebanding dengan resiko bisnis EO yang cukup besar.

Saya tanya ke dia, “kenapa tidak pinjam modal kerja ke bank?”

Ternyata, banyak kendala bagi pengusaha kecil seperti teman saya ini saat pinjam ke bank, apalagi jika ingin pinjaman modal awal usaha tanpa jaminan.

Pertama, meskipun suku bunga pinjaman di bank relatif rendah, namun bank meminta jaminan. Agunan yang diminta adalah tanah dan bangunan, yang mana teman saya tidak punya karena rumah yang ditempatinya sekarang masih kredit KPR.

Pinjaman modal usaha dari pemerintah, yaitu KUR subsidi, yang memberikan bunga sangat rendah, itu pun sulit diakses oleh pengusaha kecil karena keharusan adanya persyaratan dokumen, tidak boleh memiliki kredit sebelumnya dan adanya agunan untuk bisa mengajukan kredit.

Kedua, proses pengajuan kredit di bank membutuhkan waktu yang lama, sementara pengusaha butuh cepat. “Kalau menunggu persetujuan dari bank, bisa bangkrut usaha saya karena terlalu lama prosesnya, sementara saya butuh cepat”, itu yang dia sampaikan.

Ketiga, bank meminta persyaratan dokumen dan pembukuan yang cukup rumit. Perusahaan teman saya ini belum punya pembukuan yang rapih dan teratur seperti yang diminta.

Solusi Pinjam Modal Tanpa Jaminan Usaha Kecil

Apa solusi buat dia?

a. Pinjaman Modal Usaha

Saya tanya bagaimana profil klien dia. Apakah mereka perusahaan besar yang bisa dipercaya. Bagaimana track - record klien dalam hal pembayaran.

“Klien saya sangat bisa dipercaya karena mereka perusahaan - perusahaan besar yang tidak ingin reputasinya rusak sehingga mereka selalu membayar tagihan. Hanya saja, bayarnya lama, bisa 3 bulan, 6 bulan atau bahkan 1 tahun”, demikian keluh dia.

Ok, kalau kondisi kliennya seperti itu, sebenarnya teman saya ini punya peluang untuk mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan. Pinjaman uang tanpa jaminan online yang ditawarkan oleh perusahaan Fintech lewat platform peer to peer lending (P2P).

Simak Artikel soal Pertimbangan Sebelum Mulai Usaha Sampingan.

b. Invoice Financing

Pinjaman modal usaha online tersebut disebut sebagai invoice financing. Jenis pinjam modal ini adalah pinjam uang tanpa jaminan apapun, tidak perlu mengagunkan rumah, tanah atau kendaraan.

Yang jadi patokan adalah invoice atau tagihan yang dimiliki pengusaha. Tagihan ini yang akan dinilai oleh pemberi pinjaman, yang kemudian berdasarkan nilai tagihan tersebut diberikan pinjaman modal usaha kecil.

Misalnya, Anda punya tagihan sebesar Rp 200 juta dari perusahaan yang cukup bonafide. lalu tagihan tersebut Anda tunjukkan kepada Fintech P2P yang kemudian melakukan evaluasi dan nantinya memberikan pinjaman sebesar nilai tertentu dari tagihan.

Bagaimana proses pengajuannya?

  1. Dapatkan pekerjaan. Calon peminjam sedang dan/atau telah menyelesaikan pekerjaan atau menjual produk kepada klien atau Payor.
  2. Pengajuan Pembiayaan Tagihan/Invoice. Calon Borrower mengirimkan dokumen tagihan kepada Payor, lalu mengajukan dokumen tagihan tersebut untuk dibiayai melalui perusahaan Fintech.
  3. Pemeriksaan dokumen. Perusahaan Fintech menganalisis, menyeleksi, dan menyetujui aplikasi pinjaman yang salah satunya berisi dokumen tagihan melalui sistem screening mereka.
  4. Penawaran pinjaman. Pinjaman pun ditawarkan kepada para Investor di platform P2P yang diikuti dengan Fact Sheet, dokumen hasil analisis perusahaan Fintech.
  5. Pinjaman didanai. Pinjaman didanai oleh para Investor dan disalurkan kepada Peminjam.
  6. Pengembalian. Pada akhir periode pinjaman, Klien membayarkan tagihannya kepada Peminjam untuk kemudian disalurkan kepada Investor.

Tempat pinjam uang tanpa jaminan yang ditawarkan dalam mekanisme invoice financing memiliki sejumlah keunggulan.

Pertama, prosesnya cepat, butuh waktu sekitar 72 jam sejak semua dokumen persyaratan lengkap. Ini sangat membantu karena umumnya pengusaha membutuhkan dana modal kerja dalam waktu singkat.

Kedua, tidak perlu jaminan apapun. Yang dibutuhkan hanyalah bukti tagihan. Dengan menggunakan tagihan yang sedang berjalan, sesuatu yang dulunya merupakan aset tidak produktif kini bisa menjadi lebih bernilai sebagai sumber pembiayaan modal kerja.

Ketiga, perusahaan Fintech P2P yang menawarkan invoice financing diawasi dan diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi mereka ini adalah perusahaan - perusahaan legit.

Simak Artikel soal 5 Trik Ampuh Untuk Memulai Usaha Kuliner!

c. Suku Bunga Pinjaman

Karena invoice financing ini memiliki proses yang cepat dan tanpa jaminan, of course, bunga tidak bisa serendah atau sama dengan bank.

Yang saya perhatikan, tingkat suku bunga bisa berbeda-beda tergantung tingkat resiko yang ditentukan oleh perusahaan Fintech.

Begini pernyataan mereka: “Biaya bunga akan mengacu pada tingkat risiko yang dihasilkan dari proses credit-scoring oleh Tim Analis Investree. Saat Calon Borrower mengajukan aplikasi pinjaman, Investree secara otomatis akan menganalisis setiap data, dokumen, dan keterangan lainnya yang diajukan oleh Calon Borrower. Hasil analisis tersebut akan menghasilkan loan grade sebagai penentu tingkat dan biaya bunga yang harus dibayarkan oleh Borrower.”

7 Tempat Pinjaman Modal Fintech P2P

Penawaran Fintech ini berbeda dengan pinjaman modal usaha bank mandiri atau pinjaman modal usaha bank bri.

Untuk yang butuh pinjaman modal usaha tanpa jaminan, ini daftar perusahaan Fintech yang menyediakan invoice financing:

#1 Investree

Investree adalah salah satu platfform P2P lending yang berizin dan terdaftar di OJK. Mereka pionir pinjaman modal usaha tanpa jaminan dengan invoice financing.

Di Investree, Anda bisa mengajukan pinjaman modal usaha secara online.

Jumlah tagihan yang bisa diajukan sebagai pinjaman bernilai Rp 30 juta sampai Rp 2.5 M dengan periode pinjaman mulai 1 bulan sampai paling lama 6 bulan.

Ketentuan Investree adalah nilai pinjaman yang dapat diajukan maksimal 80% dari nilai invoice/tagihan.

Anda misal memiliki tagihan senilai Rp 100 juta maka Investree akan memberikan pinjaman maksimum Rp 80 juta, yang jika Anda mengambil tenor 6 bulan dan mendapatkan bunga 12% setahun maka jumlah pengembalian adalah Rp 84.8 juta.

Investree tidak membebankan denda terhadap pembayaran dipercepat untuk produk Pinjaman Bisnis, namun Borrower memiliki kewajiban untuk membayar bunga senilai nominal yang telah disepakati di awal sebagai bentuk komitmen kepada para pemberi pinjaman.

Selain menggunakan mekanisme konvensional dengan bunga, Investree memiliki pinjaman modal usaha syariah. Pembiayaan usaha syariah karena bebas riba,maka pembiayaan yang Anda ajukan tidak akan dikenakan bunga.

Pinjaman Modal Usaha Syariah

Salah satu inovasi terbaru Investree adalah pinjaman modal usaha Syariah.

Tepatnya, pinjaman modal usaha syariah tanpa jaminan.

Investree akan memfasilitasi Pembiayaan Syariah maksimal 80% dari nilai invoice atau maksimal Rp 2.000.000.000 untuk setiap invoice.

Jangka waktu pinjaman modal usaha Syariah akan disesuaikan dengan jatuh tempo invoice atau maksimum 6 bulan disertai dengan pertimbangan dan analisis dari Investree.

Cara mengajukan pinjaman syariah adalah daftar secara online melalui situs resmi Investree, lalu Investree akan meminta untuk memberikan beberapa rincian pribadi—termasuk invoice dan dokumen legalitas perusahaan yang masih berlaku.

Kemudian aplikasi pembiayaan akan dianalisis dan diseleksi melalui sistem credit-scoring. Setelah aplikasi tersebut disetujui, pembiayaan Anda akan ditampilkan di marketplace Investree.

Tertarik ingin mengajukan pinjaman modal usaha syariah di Investree? Bisa coba disini.

#2 Modalku

Modalku adalah perusahaan P2P Lending yang juga sudah terdaftar di OJK, yang menawarkan pinjam modal usaha.

Pinjaman modal usaha di Modalku dimulai dari Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar, dengan tenor 3 bulan sampai 24 bulan, dengan cakupan wilayah operasional adalah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Ada dua keunggulan Modalku untuk pengusaha: (1) pinjaman modal usaha secara online dan (2) pinjaman modal awal usaha tanpa jaminan.

Persyaratan utama adalah: Warga Negara Indonesia; Berusia 21 s/d 60 tahun; Memiliki omzet bisnis minimal Rp. 20 juta/bulan; Berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung; Bisa PT, CV atau peorangan dan Bisnis beroperasional minimal 1 tahun

Dibutuhkan waktu persetujuan 4 hari kerja dan jika pinjaman disetujui, maka proses crowdfunding akan dilakukan selama 6 hari kerja, terhitung setelah peminjam melakukan konfirmasi pengambilan pinjaman.

Dokumen utama yang dibutuhkan adalah:

  1. Catatan rekening bank 6 bulan terakhir
  2. Laporan keuangan – Laporan keuangan 2 tahun terahir yang telah diaudit (jika memungkinkan) dan 1 tahun terakhir yang dibuat oleh manajemen (dapat dibuktikan keabsahannya)
  3. Identitas dan dokumen pribadi penjamin
  4. Kartu nama penjamin

Berapa bunganya?

Kami mencoba simulasi di website Modalku untuk pinjaman Rp 100 juta selama 12 bulan maka cicilan per bulan berkisar antara Rp.9.333.333,33 - Rp.10.500.000,00.

Modalku

#3 Akseleran

Akseleran adalah Fintech P2P lending terdaftar OJK, yang menawarkan pinjaman modal.

Akseleran memberikan modal usaha kepada pelaku usaha berbentuk usaha perseorangan, firma, CV atau PT.

Plafon pinjaman ditawarkan mulai Rp 75 juta sampai Rp 200 juta dengan masa tenor 1 bulan sampai 24 bulan.

Suku bunga yang ditawarkan adalah 6.48% - 17% per tahun (bunga flat).

Namun, besaran suku bunga ditentukan oleh Akseleran berdasarkan grade dari pinjaman tersebut yang didapatkan dari hasil analisis kelayakan dan risiko usahamu.

Karena berbasis Fintech P2P, pengajuan pinjaman modal usaha secara online di Akseleran.

Meskipun bunga bersaing dan menarik, tetapi persyaratan mengajukan pinjaman modal usaha online di Akseleran cukup ketat, yaitu:

  1. Sudah berjalan selama lebih dari 1 tahun, dan berlokasi di Jabodetabek, Banten, atau Bandung.
  2. Untuk usaha yang berlokasi di luar wilayah tersebut di Indonesia, dapat menggunakan layanan sepanjang jumlah pinjaman lebih dari Rp200 Juta.
  3. Berhasil mencetak laba bersih di 1 tahun terakhir.
  4. Memiliki Laporan Keuangan (minimal laporan laba rugi) yang akan di cross check dengan rekening koran 3 bulan terakhir.
  5. Membuat proposal pinjaman dan melengkapi dokumen pendukung yang diperlukan.

Baca juga - Apakah Akseleran Aman, Diawasi OJK

#4 Koinworks

Koinworks adalah P2P Lending terdaftar OJK yang menawarkan pinjaman modal usaha untuk pengusaha kecil dan menengah secara online.

Salah satunya bisa digunakan untuk pinjaman modal awal usaha tanpa jaminan.

Dengan platform P2P, Koinworks memberikan pinjam modal usaha secara online di Rp 10 juta sampai Rp 2 miliar dengan lama pinjaman 6 bulan sampai 24 bulan.

Bunga pinjaman modal usaha online di Koinworks adalah 0,75% – 1,67% flat per bulan dan biaya persetujuan kredit dikenakan 2% – 4%, biaya asuransi jiwa: 0.24%, dan biaya administrasi: Rp100,000.

Penting diperhatikan bahwa biaya pinjaman modal usaha secara online dSimulasi Pinjaman di Koinworksi Koinworks tidak hanya bunga tetapi terdapat biaya lain - lainnya yang harus dibayar oleh peminjam.

Persyaratan utama pengajuan pinjaman modal usaha adalah Warga Negara Indonesia yang tinggal di Indonesia; usia minimal 21 tahun; bisnis minimal satu tahun berdiri; SIUP+TDP+NPWP perusahaan jika PT atau CV; mutasi Rekening 3 bulan terakhir.

Jika pelunasan lebih cepat, nasabah pinjaman modal tidak akan dikenakan biaya penalti untuk pelunasan pinjaman lebih awal.

#5 Tokopedia

Tokopedia Pinjaman Modal menawarkan pinjaman modal usaha secara online kepada merchant yang berjualan di platform Tokopedia. Pinjaman ini khusus untuk merchant di Tokopedia.

Tokopedia Pinjaman Modal ini adalah program kerja sama Tokopedia dengan mitra penyedia pinjaman.

Bukan Tokopedia yang memberikan pinjaman tetapi kerjasama mitra dengan lembaga lain yang memiliki izin memberikan pinjaman.

Proses pengajuan pinjaman modal di Tokopedia adalah: calon peminjam menentukan jumlah dan tenor pinjaman, lalu muncul penawaran pinjaman dari mitra Tokopedia, kemudian peminjam mengajukan kredit usaha ke mitra Tokopedia penyedia pinjaman yang paling sesuai.

Jangan khawatir soal mitra penyedia pinjaman.

Saat ini, Tokopedia bekerjasama dengan 24 perusahaan mitra penyedia pinjaman.

Persyaratan utama yang perlu diperhatikan untuk mengajukan pinjaman modal di Tokopedia adalah

(1) penjual aktif yang sudah membuka toko di Tokopedia selama minimum 6 bulan dan memiliki tingkat penjualan mencukupi;

(2) pengguna menyetujui dan memberikan wewenang kepada Tokopedia untuk memperoleh dan mengolah data transaksi dan data lainnya dari toko Penjual selama 6 bulan terakhir yang akan diteruskan kepada Mitra Penyedia Pinjaman terkait.

Perlu diketahui karena masing - masing mitra penyedia pinjaman memiliki kriteria pinjaman sendiri, maka kemungkinan persyaratan masing - masing mitra akan berbeda satu dengan yang lain.

#6 Bukalapak

Bukalapak BukaModal menawarkan pinjaman modal usaha BukaModal buat pedagang di lapak mereka.

BukaModal adalah program Bukalapak yang menawarkan fasilitas pinjaman modal usaha kepada pelapak untuk mengembangkan bisnis online mereka di Bukalapak.

Pelapak dapat mengajukan pinjaman modal dengan jumlah pinjaman dan lama cicilan (tenor) tertentu.

Pinjaman yang diberikan berkisar Rp2.000.000 sampai dengan Rp2.000.000.000 dengan lama pelunasan cicilan yang ditawarkan selama: 3, 6, 12, 18, atau 24 bulan.

BukaLapak melakukan kerjasama dengan 5 mitra penyedia pinjaman modal usaha, yaitu Investree, Koinworks, Modalku, Taralite dan Bank Mandiri.

Persetujuan pinjaman dilakukan oleh mitra dan bukan BukaLapak. Pembayaran pinjaman dilakukan ke mitra penyedia pinjaman dan bukan ke Bukalapak.

Itu sebabnya perlu diketahui bahwa data pelapak yang mengajukan pinjaman akan disampaikan ke mitra penyedia pinjaman.

Pelapak harus setuju bahwa data transaksi di Bukalapak akan digunakan untuk analisa kredit pinjaman.

Kriteria pelapak mengajukan pinjaman modal usaha BukaLapak adalah:

  • Pelapak adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Terdaftar sebagai pelapak Bukalapak selama minimal 6 bulan. Khusus untuk Rekanan Bank Mandiri, pengajuan pinjaman modal dapat dilakukan oleh Pelapak yang telah berjualan minimal selama 3 bulan.
  • Pelapak memiliki tingkat penjualan di Bukalapak minimal Rp2.000.000/bulan dalam 6 bulan terakhir.

#7 SPinjam Shopee Dana Tunai

Shopee Pinjaman (SPinjam) adalah layanan pinjaman uang online melalui aplikasi Shopee. Unggul dalam soal kecepatan dan kemudahan pengajuan pinjaman uang lewat aplikasi tanpa perlu tatap muka.

Layanan ini disediakan oleh PT Lentera Dana Nusantara, yang punya izin resmi dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga pengguna tidak perlu khawatir jika ingin menggunakan layanan SPinjam.

Melalui laman resminya, Shopee menegaskan bahwa layanan SPinjam menawarkan banyak keuntungan bagi para penggunanya.

Mulai dari pendaftaran mudah, bunga terjangkau, dan cicilan bulanan dengan tenor bervariasi. Mulai dari 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan.

Berapa Bunga dan Biaya SPinjam

SPinjam menetapkan suku bunga 2,45% per bulan. Mereka juga mengenakan biaya penanganan sampai dengan 3% untuk setiap transaksinya.

Sedang untuk keterlambatan pembayaran, akan dikenakan denda sebesar 5% dari besar cicilan tertunggak.

Ternyata hanya pengguna aktif Shopee pilihan saja yang bisa menggunakan layanan Spinjam.

Pihak Shopee hanya memilih beberapa pengguna aktif Shopee yang telah memenuhi syarat dan ketentuan saja. Oleh sebab itu, pengguna harus mengetahui terlebih dahulu syarat dan ketentuan SPinjam.

Syarat dan ketentuan pinjam uang di Shopee ternyata dibedakan berdasarkan perannya, sebagai penjual atau pembeli. Sekarang, kita bahas syarat dan ketentuan SPinjam bagi penjual terlebih dahulu ya.

Berikut syarat dan ketentuan SPinjam bagi penjual:

  • Minimal sudah berjualan di aplikasi Shopee selama 6 bulan.
  • Memiliki pendapatan minimal Rp2.000.000 setiap bulannya.
  • Melakukan transaksi penjualan minimal 10 kali setiap bulannya.
  • Memiliki buku tabungan atas nama pribadi.
  • Penjual merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18-54 tahun yang dibuktikan dengan mengunggah e-KTP.

Berikut syarat dan ketentuan SPinjam Shopee bagi pembeli:

  • Mengunggah data diri dan e-KTP di fitur SPinjam.
  • Pembeli tidak memiliki keterlambatan pelunasan pada tagihan SPayLater dan SPinjam sebelumnya.
  • Pembeli harus mengaktifkan fitur ShopeePay.
  • Pembeli harus mendaftarkan nomor rekening bank pada aplikasi Shopee dan harus sudah dikonfirmasi oleh pihak Shopee. Hal ini biasanya memerlukan waktu setidaknya dalam 2 sampai 3 hari kerja.
  • Pembeli akan dikenakan biaya penanganan sebesar 3 persen setiap transaksi.

Kesimpulan

Cari modal usaha tanpa jaminan?

Belajar dari pengalaman teman saya, yang sebagai pengusaha kecil menghadapi tantangan modal dan cash flow, maka kehadiran pinjaman modal usaha tanpa jaminan online yang ditawarkan P2P Fintech, akan sangat membantu.

Hambatan agunan dan lambatnya proses, yang kerap jadi kendala saat mengajukan pinjaman modal usaha ke bank, sedikit banyak bisa diatasi oleh perusahaan P2P Lending Fintech ini.

Tentu saja, p2p memberikan suku bunga lebih tinggi sebagai kompensasi resiko karena proses yang lebih cepat dan lebih mudah.

Bandingkan Pinjaman Online Terbaik !

Perbandingan berbagai pinjaman online terbaik bnerdasarkan berbagai faktor pilihan

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait