Reksadana Syariah: Panduan Investasi Mulai 100 ribu dan Online

  • July 1, 2017

Reksadana Syariah adalah manfaat buat Anda yang ingin investasi sesuai hukum Islam. Bagaimana pengertian Reksadana (reksa dana) Syariah  dan cara mulai salah satu investasi Syariah ini ? Tidak sulit. Bisa dilakukan secara online, mulai dari nominal 100 ribu. Jika bisa ber-investasi sejalan dengan keyakinan Agama kita, kenapa tidak. Pasti akan lebih afdol.

Apa investasi syariah terbaik ?

Investasi Syariah

Investasi Syariah
Investasi Syariah

Investasi Syariah adalah jenis investasi yang tidak hanya mempertimbangkan soal return atau keuntungan dan resiko tetapi juga kesesuaian dengan ketentuan Syariah.

Tujuan investasi Syariah tidak semata untuk duniawi tetapi juga untuk masa nanti.

Salah satunya, Anda bisa membeli Reksadana berbasis Syariah. Ini jenis Reksadana terbaik, yang sudah dinilai lembaga terkait bahwa proses investasinya sesuai ketentuan Syariah.

Salah satu keungggulan Reksadana adalah Anda bisa melakukan investasi Syariah online dengan Reksadana karena saat ini sudah banyak aplikasi investasi Syariah untuk Reksadana.

Dimana dan bagaimana membeli Reksadana Syariah terbaik ?

Tidak sulit dan sebenarnya sangat mudah. Asalkan Anda tahu dimana dan caranya.

Tapi sebelum membahas lebih rinci, saya ingin menjelaskan investasi Syariah dari sisi OJK sebagai regulator karena penting untuk menjelaskan bahwa investasi Syariah di Reksadana adalah sesuatu yang legit, bukan hoax atau bodong.

Investasi Syariah OJK

Produk keuangan Syariah sudah diakui dan diatur oleeh OJK.

Di dalam pasar modal syariah terdapat 3 produk investasi yang dapat Sobat Sikapi pilih yaitu:

  1. Saham atau efek syariah
  2. Reksadana syariah
  3. Sukuk (obligasi syariah)

Masing-masing dari produk investasi ini telah sesuai dengan ketentuan dan fatwa dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sehingga masalah halal atau haramnya tidak perlu dipermasalahkan lagi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  mengeluarkan Daftar Efek Syariah (DES) yang terus diperbaharui secara berkala.

DES dimaksud adalah kumpulan Efek yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal yang merupakan panduan bagi investor yang mempunyai keinginan untuk berinvestasi pada portofolio efek syariah serta panduan bagi pengelola reksa dana syariah dalam menempatkan dana kelolaannya.

Reksadana Syariah

Apa itu Reksadana Syariah ?

Reksadana Syariah adalah jenis Reksadana yang menerapkan prinsip Syariah dalam pengelolaan Reksadana.

Salah satunya Reksadana tersebut hanya melakukan investasi dalam instrumen yang terdaftar di Daftar Efek Syariah yang dikeluarkan oleh OJK.

Dalam Reksa Dana Syariah, efek yang dijadikan sebagai portofolio adalah efek yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal, yaitu saham syariah, sukuk, dan efek syariah lainnya.

Berbeda dengan Reksadana konvensional, dalam Reksadana Syariah terdapat proses “Pembersihan Kekayaan Reksa Dana Syariah Dari Unsur Non Halal”, yaitu Reksa Dana Syariah memiliki kemungkinan tidak lagi memenuhi kriteria syariah dan karena itu, perlu adanya pembersihan (cleansing) kekayaan Reksa Dana Syariah dari unsur non-halal yang wajib dilakukan oleh Manajer Investasi (MI).

Yang dimaksud dengan pembersihan kekayaan Reksa Dana Syariah dari unsur non halal adalah penyesuaian portofolio Reksa Dana Syariah saham ketika Daftar Efek Syariah terbaru telah berlaku efektif.

Jika dalam portofolio Reksa Dana Syariah tersebut terdapat saham yang tidak termasuk di Daftar Efek Syariah, maka saham tersebut harus dikeluarkan dari portofolio Reksa Dana Syariah saham.

Investasi di reksadana syariah harus mendapat fatwa dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan aspek kesyariahannya diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Jenis Reksa Dana Syariah: 1. Reksa Dana Syariah Pasar Uang 2. Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap 3. Reksa Dana Saham Syariah 4. Reksa Dana Syariah Campuran 5. Reksa Dana Syariah Terproteksi 6. Reksa Dana Syariah Indeks 7. Reksa Dana Syariah berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek (Exchange Traded Fund/ ETF) 8. Reksa Dana Syariah berbentuk KIK Penyertaan Terbatas 9. Reksa Dana Syariah Berbasis Efek Syariah Luar Negeri 10. Reksa Dana Syariah Berbasis Sukuk

Reksadana Syariah: Panduan Investasi

Bagaimana cara investasi Reksadana Syariah bagi pemula ?

Kebetulan, beberapa waktu lalu saya melakukan investasi di Reksadana (Reksa Dana) Syariah.

Saya memilih melakukan investasi secara online. Karena itu cara yang menurut saya paling mudah dan murah.

Saya melakukan lewat platform IPOT. IPOT adalah platform yang melayani jual beli Reksadana secara online.

Sebelumnya, saya sudah pernah beli Reksadana Konvensional di IPOT. Karena IPOT juga menawarkan daftar Reksadana Syariah, kenapa tidak saya coba.

#1 Memilih Reksadana Syariah

IPOT menyediakan 25 Reksadana berbasis Syariah.

Salah satu keunggulan IPOT adalah Reksadana yang dijual datang dari berbagai Manajer Investasi. Pilihan bagi calon investor menjadi sangat beragam.

Punya banyak pilihan Reksadana itu penting.  Ada baiknya Anda membaca tulisan saya mengenai “Kenapa Penting dan Sangat Penting mengetahui Jenis Reksadana Sebelum Berinvestasi”.

Tulisan tersebut memberikan gambaran bagaimana memilih jenis Reksadana Syariah yang tepat.

#2 Cukup Sediakan 100 ribu

investasi reksadana syariah
sumber: Indopremier.com

Ini yang banyak orang belum tahu bahwa tidak butuh uang banyak untuk bisa membeli Reksadana.

Cukup sediakan Rp 100 ribu !

Tidak percaya ?

Ini saya ambil contoh Reksadana yang saya pilih, yaitu BNP Paribas Pesona Syariah. Terlihat bahwa persyaratan investasi cukup Rp 100 ribu. Berikutnya pun Anda cukup menaruh kembali Rp 100 ribu.

#3 Tidak Harus Investasi Bulanan

Banyak orang menganggap bahwa Reksadana mewajibkan investasi setiap bulan. Itu anggapan yang salah.

Tidak ada kewajiban investasi rutin di Reksadana. Ini bukan asuransi atau produk unit link.

Berbeda dengan asuransi yang mengharuskan menyetor premi secara rutin, Anda bebas kapan mau beli atau jual Reksadana.

#4 Cara Memilih Reksadana

daftar reksadana syariah IPOT
sumber: Indopremier.com

Anda memilih berdasarkan daftar Reksadana yang disediakan oleh IPOT. Informasi dalam daftar tersebut menjadi basis pemilihan, sebagai berikut:

  1. Anda mendapatkan daftar semua Reksadana Syariah yang bisa dibeli di IPOT
  2. Dibagi dalam beberapa jenis Reksadana, yaitu Pasar Uang (Money Market), Pendapatan Tetap (Fixed Income), Campuran (Balanced) dan Saham (Equity). Anda bisa melihat semuanya atau langsung melihat hanya jenis tertentu saja jika memang sudah tahu sejak awal apa yang dikehendaki
  3. Salah satunya, Anda bisa memilih berdasarkan tingkat keuntungan (return). Supaya tahu kinerjanya selama beberapa tahun, IPOT menyediakan return Reksadana selama 3 tahun terakhir. Tentu saja, saat mereview kinerja, Anda harus membandingkan antara Reksadana dengan jenis yang sepadan.
  4. Saya memilih BNP Paribas Pesona Syariah.
  5. Penting melihat berapa jumlah dana yang dikelola oleh Manajer Investasi untuk suatu Reksadana. Jumlah dana dikelola disebut AUM (Asset Under Management). Makin besar, makin bagus, karena menunjukkan kepercayaan investor kepada Manajer Investasi dan Reksadana tersebut. BNP Paribas Pesona Syariah memiliki AUM sebesar Rp 800 milyar lebih dan merupakan AUM paling tinggi di IPOT untuk Reksadana Syariah.
  6. Saya juga memilih Manulife Syariah Sektoral.
  7. Dana kelolaan Manulife Syariah Sektoral mencapai Rp 600 milya lebih. Terbesar kedua dalam daftar ini.

#5 Mempelajari Reksadana dan Manajer Investasi

reksadana syariah ipot
Reksadana Manajer Investasi

Sebelum beli, saya sangat menyarankan Anda mempelajari Reksadana dan Manajer Investasi. Manajer Investasi adalah pihak yang mengelola Reksadana.

IPOT menyediakan informasi cukup lengkap. Mulai dari kinerja, prospektus, komposisi investasi sampai profil resiko disajikan secara komprehensif.

Contohnya, info soal BNP Paribas Pesona Syariah. Dari halaman yang ada, saya bisa mengetahui (1) jenis investasi Reksadana ini adalah saham; (2) Profil resiko high risk karena fluktuasi harga saham di pasar; (3) pengelolanya, yaitu Manajer Investasi, serta pengalaman dan kinerja mereka; (4) perijinan dan legalitas disediakan dalam prospektus.

#6 Cara Membeli

cara membeli di IPOT
Cara Incestasi Reksadana Syariah

Anda klik pilihan ‘buy’ yang terletak di bagian paling ujung dari setiap baris Reksadana. Setelah di klik, Anda akan pindah ke halaman pembelian.

Di halaman ini, Anda menjumpai dan mengisi beberapa hal sbb:

  1. Yang pertama adalah berapa jumlah yang akan diinvestasikan. Paling kecil Rp 100 ribu untuk Reksadana ini.
  2. Sumber pembayaran bisa dengan dana sendiri atau bisa meminjam. Tentu saja, jika meminjam, Anda dikenakan bunga.
  3. Langkah terakhir sebelum menekan tombol ‘confirm’ adalah Anda harus memilih Metode Pembayaran. Regular adalah metode pembayaran yang paling umum, yaitu dana sudah disetorkan dan efektif tersedia. Setelah confirm, IPOT akan menyampaikan hasil eksekusi pembelian Reksdana Syariah.

#7 Cara Memonitor

Memonitor Kinerja Reksadana

Caranya mudah. Anda login ke website IPOT.

Setelah itu, pilih fungsi ‘My Portfolio’, lalu pilih Reksadana, yang menunjukkan daftar semua investasi Reksadana milik Anda dengan informasi kinerja, jumlah nominal dan potensi keuntungan.

#8 Cara Menjual

Cara Menjual Reksadana

Ingin menjual, Anda tinggal klik ‘Sell’ di kanan atas. Nanti Anda dibawa ke halaman redemption atau penjualan.

  1. Anda menentukan berapa penjualan, bisa dalam jumlah unit atau jumlah nominal rupiah.
  2. Kemana uang hasil penjualan ditransfer. Anda punya pilihan, yaitu (a) kembali ke rekening di IPOT sehingga bisa digunakan untuk investasi Reksadana yang lain, (b) rekening pribadi supaya bisa langsung ditarik uangnya. Dalam hal ini IPOT menyediakan dua pilihan transfer, regular (butuh beberapa hari sampai uang masuk rekening Anda) dan express ( uang masuk rekening Anda di hari yang sama).

Daftar Reksadana Syariah

Beberapa pilihan daftar reksadana syariah yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam mencari investasi syariah terbaik:

#1 Mandiri Pasar Uang Syariah (MPUS)

Reksadana Mandiri Syariah ini memberikan tingkat likuiditas yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang singkat sekaligus memberikan tingkat pendapatan investasi yang menarik melalui investasi pada Instrumen yang sesuai dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal.

  • Jenis Reksa Dana Pasar Uang
  • Denominasi Indonesian Rupiah (IDR)
  • Kebijakan Investasi Pasar Uang 100%
  • Minimum Pembelian IDR 100,000
  • Minimum Penjualan Kembali IDR 10,000
  • Periode Investasi JANGKA PENDEK
  • Toleransi Risiko  RENDAH

#2 BNI-AM Saham Syariah Musahamah

Reksadana BNI Syariah ini bertujuan untuk memperoleh pertambahan nilai investasi yang optimal dengan melakukan investasi dalam Efek Syariah bersifat ekuitas dan instrumen pasar uang syariah dan/atau deposito syariah dan/atau efek syariah lainnya sesuai dengan Prinsip-prinsip Syariah di Pasar Modal serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

  • Komposisi Portfolio Minimum 80% pada Efek Syariah bersifat ekuitas masuk dalam Daftar Efek Syariah
  • Maksimum 20% pada Instrumen Pasar Uang Syariah dan/atau deposito syariah dan/atau efek syariah lainnya
  • Potensi Imbal Hasil Tinggi
  • Tingkat Risiko Tinggi
  • Periode Investasi Jangka Panjang
  • Jenis Reksa Dana Saham
  • Minimum Pembelian Rp. 100.000,-
  • Denominasi Rupiah (Rp)

#3 CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah

Reksadana CIMB Niaga ini adalah reksadana saham syariah yang bertujuan memaksimalkan keuntungan dalam jangka panjang dengan mengalokasikan aset ke dalam saham, instrumen jangka pendek yang sesuai dengan syariah.

  • Jangka Waktu Investasi Disarankan Jangka Panjang.
  • Investasi Awal Minimum IDR 100.000
  • Penambahan Investasi Minimum IDR 100.000
  • Penjualan kembali / pencairan Minimum IDR 75.000
  • Tanggal Peluncuran 10 September 2007

Cara Investasi Syariah Reksadana 2019

Di pertengahan 2019, saya terima email dari pembaca blog yang menanyakan soal cara saya melakukan investasi syariah di reksadana dan aplikasi apa yang saya pilih dalam melakukan jual beli reksadana syariah.

Menjawab pertanyaan tersebut sekaligus meng-update cara investasi Reksadana di 2019, saya menyampaikan bahwa cara beli berinvestasi Reksadana sudah berkembang pesat dalam beberapa waktu belakangan ini dengan bertambahnya channel dan agent pembelian Reksadana, terutama lewat online Fintech, yang membuat proses investasi menjadi semakin mudah dan murah.

Cara Membeli Reksa Dana Syariah Reksa dana syariah dapat dibeli di bank, Manajer Investasi, Perusahaan Efek penyedia Sistem Online Trading Syariah, dan marketplace yang bekerjasama dengan Perusahaan Efek; mendapat izin dari OJK sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Beberapa cara berinvestasi Reksadana Syariah di 2019 terbaru, terutama investasi online, adalah melalui platform investasi syariah.

Platform Investasi Syariah

Platform investasi syariah banyak ditawarkan di pasar saat ini, yang bisa sangat membantu melakukan transaksi perdagangan instrumen Syariah, salah satunya Reksadana.

#1 Tokopedia

Anda sekarang bisa beli Reksadana di aplikasi Tokopedia dengan dana investasi mulai dari Rp 10 ribu. Tidak harus investasi 100 ribu.

Betul, hanya butuh Rp 10 ribu untuk mulai investasi di raksasa e-commerce ini

Tokopedia bekerjasama dengan Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra yang merupakan Reksadana Pasar Uang berbasis Syariah dengan keuntungan 6%+ per tahun.

Reksadana Tokopedia Syariah
Reksadana Syariah di Tokopedia

#2 Bibit Reksadana

Bibit adalah perusahaan robo advisor yang memilih reksadana terbaik sesuai profil resiko Anda.

Tinggal terima beres, portfolio Reksadana dibuat oleh Bibit Reksadana.

Jika selama ini investor pemula, masih bingung soal jenis Reksadana apa yang sebaiknya dibeli, maka sekarang dengan Robo Advisor, rekomendasi Reksadana yang sebaiknya dibeli disediakan secara gratis oleh perusahaan Robo Advisor tersebut.

Dalam rekomendasi reksadana tersebut terdapat jenis reksadana Syariah, yang bisa dibeli oleh investor.

#3 Mandiri Investasi

Mandiri Reksadana Syariah
Mandiri Investasi Reksadana Syariah

Mandiri investasi adalah anak perusahaan Bank Mandiri yang menyediakan sarana jual beli Reksadana lewat aplikasi MOST – Mandiri Sekuritas Online Trading.

Dalam MOST Mandiri tersedia bagian khusus investasi Syariah, yaitu MOST Syariah yang menyediakan berbagai Reksadana Mandiri Syariah.

Manfaat Mandiri MOST Syariah adalah:

  • Amanah. Mekanisme transaksi saham sudah sesuai dengan prinsip syariah berdasarkan Fatwa DSN – MUI.
  • Edukasi Gratis. Fasilitas training gratis mengenai pasar modal untuk pemula dan nasabah.
  • Akses Mudah. Tersedia pada berbagai macam platform sesuai kebutuhan (MOST Web, MOST Aplikasi dan MOST Mobile).

#4 Ajaib Reksadana

Ajaib Reksadana adalah platform berbasis aplikasi yang digunakan untuk melakukan investasi Syariah.

Ajaib merupakan roboadvisory yang memberikan reekomendasi pilihan portfolio Reksadana berdasarkan profil resiko calon investor.

Rekomendasi yang dikeluarkan Ajaib membantu Anda menentukan alokasi portfolio terbaik sesuai kondisimu saat ini.

Tanya Jawab Reksadana Syariah

Beberapa pertanyaan yang umum ditanyakan FAQ soal Reksadana Syariah.

  1. Apa itu Reksadana ?

    Reksa Dana merupakan kumpulan dana/ modal dari sekumpulan investor yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk kemudian diinvestasikan ke berbagai macam efek di pasar modal berupa saham, obligasi, atau efek lainnya, dalam bentuk unit penyertaan.

  2. Apa itu Reksadana Syariah ?

    Dalam Reksa Dana Syariah, efek yang dijadikan sebagai portofolio adalah efek yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal, yaitu saham syariah, sukuk, dan efek syariah lainnya.

  3. Apa itu pembersihan kekayaan Reksadana Syariah ?

    Reksa Dana Syariah memiliki kemungkinan tidak lagi memenuhi kriteria syariah. Oleh karena itu, perlu adanya pembersihan (cleansing) kekayaan Reksa Dana Syariah dari unsur non-halal yang wajib dilakukan oleh Manajer Investasi (MI).

  4. Bagaimana proses pembersihan di Reksadana Syariah ?

    Dengan pembersihan kekayaan Reksa Dana Syariah dari unsur non halal adalah penyesuaian portofolio Reksa Dana Syariah saham ketika Daftar Efek Syariah terbaru telah berlaku efektif. Jika dalam portofolio Reksa Dana Syariah tersebut terdapat saham yang tidak termasuk di Daftar Efek Syariah, maka saham tersebut harus dikeluarkan dari portofolio Reksa Dana Syariah saham.

  5. Bagaimana peran Dewan Syariah Nasional ?

    Sesuai Prinsip Syariah: Investasi di reksa dana syariah telah mendapat fatwa dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan aspek kesyariahannya diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

  6. Dimana Reksadana Syariah dapat dibeli ?

    Reksa dana syariah dapat dibeli di bank, Manajer Investasi, Perusahaan Efek penyedia Sistem Online Trading Syariah, dan marketplace yang bekerjasama dengan Perusahaan Efek; mendapat izin dari OJK sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Kesimpulan

Melakukan investasi sesuai dengan hukum agama menjadi keinginan banyak orang. Saya beberapa kali berbicara dengan orang yang enggan berinvestasi karena concern akan instrumen investasi yang tidak sesuai akidah.

Sementara itu, investasi sangat penting dalam perencanaan keuangan keluarga. Karena tanpa investasi Anda tidak bisa mewujudkan target finansial keluarga.

Hadirnya Reksadana Syariah memberikan pencerahan. Dan seperti yang saya uraikan diatas, cara dan syaratnya sangat sangat mudah.

Selamat Mencoba !

5 Responses

  1. Azizi

    reksadana pendapatan tetap apakah harus investasi setiap bulan ,,
    pencerahannya pak .???

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.