Pinjaman Online, Investasi, Keuangan, Asuransi | Duwitmu

Perbedaan Emas vs Bitcoin Crypto, Mana Investasi Lebih Menguntungkan

Dipublish oleh R Quiserto Desember 25, 2021

Daftar Isi

Emas vs Bitcoin, Mana Investasi Lebih Baik

Apa perbedaan investasi di emas dengan Bitcoin Crypto ? Mana yang lebih untung ? Kita jawab dari pengalaman mencoba kedua jenis investasi ini.

Emas merupakan aset untuk menyimpan kekayaan yang aman, resiko rendah, fisiknya jelas, harga stabil dan bisa dijual dengan cepat kapan saja. Sedangkan, Bitcoin Crypto adalah aset digital untuk menyimpan kekayaan (store of value) yang butuh koneksi internet, memberikan keuntungan tinggi dari lonjakan harga akibat jumlah yang terbatas (maksimum 21 juta Bitcoin), dengan risiko fluktuasi harga yang tinggi.

Berikut ini perbandingan dari emas dan bitcoin ditinjau dari berbagai aspek investasi:

1. Aset Digital dan Bukan

Nah, ini yang paling jelas perbedaannya.

Kripto merupakan digital aset yang tidak ada wujud fisiknya. Bitcoin dan aset kripto tersimpan sebagai code di jaringan blockchain.

Kita tidak mungkin bisa memegan Bitcoin. Makanya disebut digital asset.

Sementara emas jelas bukan aset digital. Kita bisa secara fisik memegang emas.

Kita bisa beli emas dan mendapatkan logam mulia batangan. Logam mulia batangan bisa disimpan sendiri atau ditaruh dalam safe deposit box di bank.

2. Butuh Koneksi Internet

Perbedaan yang mencolok lain bahwa investasi di Bitcoin dan aset crypto membutuhkan akses koneksi ke internet. Tanpa internet, kita tidak bisa menyimpan, menjual atau mencairkan Bitcoin.

Emas tidak membutuhkan koneksi internet karena bukan aset digital. Kita cukup menyimpan emas batangan di rumah atau lokasi lain yang lebih aman.

Pengambilan emas bisa dilakukan kapan saja selama punya kunci untuk membuka tempat penyimpanan. Tidak perlu koneksi ke jaringan internet.

Keharusan adanya koneksi ke jaringan internet ini, yang membuat Bitcoin dan aset crypto tidak selalu cocok untuk semua kalangan, khususnya orang – orang yang berusia lanjut. Orang yang tidak punya atau tidak tahu internet akan sulit bisa mengakses Cryptocurrency.

Investasi di emas lebih terbuka untuk semua orang dari tua dan muda. Tidak dibutuhkan akses khusus di emas.

3. Return Keuntungan

Kripto menjanjikan return keuntungan yang sangat besar. Lihat saja kenaikkan harga Bitcoin dalam 10 tahun terakhir.

Harga Bitcoin naik ribuan persen. Begitu pula dengan koin koin lainnya. Bahkan alt coin, sebutan untuk koin diluar Bitcoin, bisa naik lebih tinggi lagi.

Berikut ini adalah contoh kenaikkan harga aset kripto Solana di tahun 2021. Hanya dalam waktu kurang 1 tahun, harganya naik ribuan persen.

Lonjakan keuntungan dari kenaikan harga ini yang membuat aset cryptocurrency diburu banyak orang.

Harga emas lebih stabil. Tidak naik setinggi seperti Bitcoin dan aset cryptocurrency. 

Pemegang emas mengalami trend harga emas yang tidak fluktuatif. Harga emas bergerak dalam rentang yang cukup rendah.

4. Resiko

Resiko bermain di Bitcoin kripto jelas jauh lebih tinggi dari emas. Beda sekali profil risiko diantara kedua jenis investasi ini.

Manfaat utama emas adalah resiko yang rendah dengan kestabilan harga dan nilai. Boleh dikatakan harga emas tidak fluktuatif.

Emas menjanjikan keuntungan investasi yang cukup stabil. Harga emas tidak banyak bergejolak.

Sebaliknya, fluktuasi harga di crypto bisa dilihat dari perkembangan harga Bitcoin. Naik turun harganya sangat tinggi, yang membuat resiko menjadi besar.

Market cap kripto yang masih kecil, hanya 10% dari nilai market cap gold atau emas, membuat harga kripto rawan koreksi. Gejolak penjualan dan pembelian yang besar bisa dengan gampang berdampak pada harga kripto.

Tidak hanya risiko soal harga, tetapi investor di kripto juga menghadapi resiko penipuan atau investasi bodong karena aset kripto masih baru dan dalam banyak hal masih belum established.

Berikut ini penyebab tingginya risiko di investasi di kripto:

Pertama, kelas aset ini masih sangat baru dan kesempatan untuk tumbuh masih terbuka lebar.

Karena baru, banyak investor belum paham betul bagaimana melakukan valuasi atas aset ini secara akurat. Masih banyak yang menduga duga sehingga kemungkinan harga berfluktuasi jadi besar.

Kedua, regulasi di kripto masih sangat terbatas. Bahkan sebagai aset yang terdesentralisasi, kripto tidak ingin diregulasi secara sentral.

Karena bersifat terdesentralisasi dan less regulation, investor kripto harus mengurus semuanya sendiri. Hal ini rawan penyalahgunaan khususnya buat investor pemula.

Ketiga, aset kripto sangat mudah dibuat dan dipasarkan, yang membuat kemungkinan penyalahgunaan menjadi besar, terutama menyasar ke kelompok investor pemula. Apalagi di tengah hype akan janji keuntungan investasi di kripto.

Akibatnya, tidak jarang terjadi investasi scam di kripto. Uang investor hilang karena kejadian rug pull – proyek gagal dan penipuan.

5. Likuiditas

Pasar emas memiliki nilai market cap berlipat – lipat di atas market kripto. Hal ini menunjukkan besarnya transaksi di pasar emas.

Karena market cap yang besar, likuiditas di emas menjadi besar pula. Mudah melakukan jual beli di pasar emas.

Market cap di cryptocurrency jauh lebih kecil. Hal yang wajar karena adopsi mata uang kripto masih terbatas dan usianya juga masih muda.

Dengan market cap yang lebih kecil, likuiditas di kripto tidak sebaik di emas. Likuiditas yang yang kecil tercermin dari volume transaksi per hari yang masih lebih rendah dari perdagangan mata uang valas.

Implikasi likuiditas yang rendah adalah harga kripto bisa sangat berfluktuasi dalam waktu singkat. Harga emas jarang sekali bergejolak, kecuali muncul berita news signifikan yang mempengaruhi pasar.

6. Tempat Penyimpanan Storage

Dari sisi penyimpanan storage, emas tidak sebaik bitcoin crypto. Lebih rumit menyimpan emas.

Karena Bitcoin merupakan aset digital, Investor bisa dengan mudah menyimpan Bitcoin dan Cryptocurrency lainnya secara online di jaringan Blockchain.

Jaringan Blockchain dikenal sangat eman, secured. Boleh dikatakan tidak bisa ditembus.

Kalau ada berita muncul mengenai hacked atau pembobolan crypto, itu lebih dikarenakan proses yang salah dan bukan karena blockchain yang dibobol.

Emas butuh tempat penyimpanan khusus untuk memastikan keamanannya. Karena itu, ada tambahan biaya penyimpanan yang tidak murah di emas untuk misalnya menaruh di Safe Deposit Bank (SDB).

Jadi, dari segi penyimpanan, Bitcoin unggul. Mudah, bisa diakses dari mana saja.

7. Regulasi

Keduanya, emas dan bitcoin kripto, diatur di Indonesia oleh lembaga yang sama, yaitu Bappebti. Kedua instrumen ini masuk dalam ranah komoditi.

Emas jelas sudah lama diatur untuk bisa diperdagangkan di Indonesia. Bahkan, emas sudah masuk sebagai salah satu komoditas di bursa berjangka, bersama – sama dengan komoditas lain seperti forex, perak dan lain – lain.

Aset kripto sudah boleh diperdagangkan di Indonesia. Bappebti sudah mengatur bahwa kripto bisa di jual belikan.

Jual beli cryptocurrency, seperti Bitcoin dan koin kripto lainnya, telah legal.

Peraturan jual beli koin kripto sebagai komoditas tertuang dalam:

  1. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto dan 
  2. Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka. Aturan ini ditandatangani pada 8 Februari 2019. 

Namun, kripto sebagai mata uang untuk alat tukar dilarang di Indonesia. Siapa saja yang menggunakan mata uang kripto sebagai alat tukar akan kena sanksi.

Mata uang resmi adalah Rupiah. Hal ini diatur secara tegas oleh Bank Indonesia.

Secara regulasi, Bappebti terus membangun ekosistem dan infrastruktur cryptocurrency. Sejumlah ketentuan dikeluarkan dan lembaga baru dibentuk untuk memfasilitasi perdagangan kripto yang aman di Indonesia.

Yang penting, meskipun sudah legal, Peraturan Bappebti menetapkan bahwa aset kripto yang legal dan bisa di perdagangan di Indonesia harus memenuhi persyaratan berikut:

  1. berbasis distributed ledger technology
  2. aset kripto utilitas atau 
  3. aset kripto beragun aset dan
  4. memiliki nilai kapitalisasi pasar, masuk ke dalam peringkat 500 besar kapitalisasi pasar aset kripto, masuk dalam transaksi bursa aset kripto terbesar di dunia, dan memiliki manfaat ekonomi.

8. Kemampuan Teknis

Semua investor dari berbagai kalangan bisa melakukan jual beli emas. Tidak perlu keahlian khusus untuk bisa melakukan investasi emas.

Hal ini yang membedakan dengan Bitcoin Crypto. Di Crypto butuh keahlian secara technical untuk memahami proyek proyek Blockchain yang menjadi dasar fundamental pergerakan harga aset.

Orang – orang yang tidak berlatar belakang Informasi teknologi atau komputer perlu extra keras belajar untuk bisaa memahami aset cryptocurrency.

Karena itu, investasi di Crypto belum tentu cocok untuk semua kalangan masyarakat. Orang – orang yang tidak melek teknologi tidak cocok berinvestasi di kripto.

9. Jangka Waktu Investasi

Meskipun banyak orang trading jangka pendek di cryptocurrency untuk meraih keuntungan cepat, tapi sejatinya aset kripto adalah investasi jangka panjang. Kenapa ? karena nilai kripto ditentukan oleh keberhasilan ekosistem proyek yang dibangun diatas jaringan blockchain mata uang tersebut.

Untuk membangun ekosistem blockchain membutuhkan waktu dan proses. Adopsi kripto butuh waktu yang tidak sebentar.

Jadi, investasi di kripto sebenarnya adalah investasi jangka panjang.

Sementara, investasi di emas bisa untuk jangka pendek dan jangka panjang. Lebih fleksibel dari sisi jangka waktu.

Harga emas yang relatif stabil membuat jual beli emas dalam jangka pendek akan tetap menguntungkan. Meskipun, tetap, keuntungan akan paling optimal dalam investasi emas jangka panjang.

Bagikan Melalui

Artikel Terkait

Emas Logam Mulia

Review Emas Digital Online vs Fisik Logam Mulia...

Agustus 14, 2020 0 Komentar

Emas digital online marak ditawarkan lembaga keuangan dan fintech. Apa bedanya dengan emas fisik ... Baca Lagi

Investasi Emas Logam Mulia

10 Pilihan Cara Investasi Emas Logam Mulia Muda...

Juli 13, 2020 0 Komentar

Emas adalah instrumen investasi yang sejak lama orang gunakan. Emasnya tidak pernah berubah, yang... Baca Lagi

Beli Emas di Galeri24

Pengalaman Beli Emas Logam Mulia Galeri 24 Pega...

April 28, 2020 0 Komentar

Emas adalah salah satu instrumen investasi penting yang sudah sangat lama dikenal orang. Dimana b... Baca Lagi

Menabung Emas

Nabung Emas Cuma Ceban? Cuma IndoGold yang Bisa!

Maret 13, 2020 0 Komentar

“Ceban dapat apa, sih? Bahkan secangkir kopi kekinian buat mengenang mantan saja paling murah del... Baca Lagi

Nabung Emas vs uang

Investasi Anti Buntung Jaminan Untung? Ya Pasti...

Maret 4, 2020 1 Komentar

Menabung uang atau emas? Jika diberikan pertanyaan seperti itu, mana yang kamu pilih? Jenis inves... Baca Lagi

Panduaan Cara Investasi di Tabungan Emas Pegadaian

Pengalaman Nabung Emas Pegadaian (Bunga, Return...

Juli 14, 2019 20 Komentar

Tabungan emas pegadaian adalah cara investasi nabung emas aman dan terpercaya lewat Pegadaian sec... Baca Lagi

Belum Ada Komentar

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan di publish