Advertisements

Kenapa Tagihan BPJS Kesehatan Naik ? Ketentuan Baru Iuran 1 Keluarga

Advertisements

Banyak pembaca blog yang menanyakan kenaikkan tagihan iuran BPJS Kesehatan. Mereka terkejut melihat besarnya tagihan saat akan menyetorkan iuran di ATM. Kami menemukan alasannya, yaitu ketentuan baru per 1 September 2016 soal pembayaran iuran wajib 1 keluarga.

Kami menerima beberapa keluhan soal tagihan BPJS Kesehatan. Ini cuplikannya.

saya sudah bayar iuran bpjs bulan agustus.sebesar 25500.giliran byar bulan september saya kaget tertera nominal 400 ribu pdhl saya tidak pernah nunggak bayar.tolong solusinya”.

Ada yang lebih mengejutkan lagi. Ini komentarnya:

setiap bulan saya selalu bayar iuran bpjs secara normal tapi kenapa bulan september ini biaya yang harus dibayar tidak normal alias 1,1juta padahal saya tidak pernah nunggak setiap bulannya.
mohon jawabannya pak.

selamat sore , mau nanya saya tadi mau bayar BPJS tapi kenapa tagihannya jadi 1 juta lebih ya ??? padahal saya tidak pernah telat waktu bayar nya sebelum tgl 10 tiap bulan. Suami saya wafat th 2014 dan saya daftar setelah suami saya wafat . saya dan 3 anak yang terdaftar di BPJS begitu . apakah karena suami saya wafat juga bayar BPJS tiap bulan meski tidak terdaftar . ????? gimana ya saya bingung ??? harus tanya kemana tagihan sebanyak itu. tolong banget. makasih

Advertisements

Hasil Pengecekan

Melihat itu, kami coba cari tahu. Apa yang menyebabkan tagihan iuran BPJS naik sebesar itu?

Kejadian ini sepertinya baru kali ini terjadi. Sebelumnya, kami belum pernah mendengar keluhan soal tagihan ini.

Advertisements

Setelah mengecek ke beberapa sumber, lalu membaca beberapa dokumen, kami menemukan hal yang kami duga menjadi penyebabnya.

Tagihan Iuran 1 Keluarga

Kami perhatikan bahwa mereka yang komplain melakukan pembayaran via ATM. Mereka memasukkan nomer virtual account lalu muncul jumlah tagihan yang mengagetkan tersebut.

Advertisements

Pasti ada sesuatu terkait cara perhitungan tagihan di ATM.

Perubahannya adalah tagihan di ATM adalah tagihan untuk 1 keluarga, yaitu seluruh anggota keluarga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ketentuan mulai berlaku 1 September 2016.

Related Post

Jadi, tagihan itu bukan hanya tagihan untuk 1 peserta tetapi untuk 1 keluarga yang terdaftar di BPJS.

Dengan cara penagihan yang baru ini, pembayaran menjadi lebih simpel. Jika sebelumnya setiap peserta harus membayar tagihan ke rekening virtual account mereka sendiri – sendiri, maka sekarang cukup ke 1 virtual account yang sudah mencakup total tagihan semua anggota keluarga.

Misalnya, 1 keluarga yang terdiri 3 orang mengambil kelas I, iuran bulan Rp 80 ribu/orang dan pembayaran dilakukan ke tiga virtual account yang berbeda sejumlah Rp 80 ribu. Sekarang, dengan ketentuan baru, pembayaran adalah Rp 80 x 3 = 320 rb per bulan cukup ke satu virtual account.

Advertisements

Implikasinya, Tagihan Lebih Besar

Cara penagihan yang baru ini memang mempermudah di satu sisi, namun punya implikasi lain. Peserta tidak hanya membayar dirinya sendiri saja tetapi harus membayar iuran seluruh anggota keluarga yang terdaftar di BPJS.

Contohnya jika peserta BPJS kesehatan memiliki 3 anggota keluarga, maka pembayaran harus dilakukan atas total akumulasi iuran untuk 3 orang dalam satu kali transaksi. Jika sebelumnya melakukan satu kali pembayaran untuk 1 no peserta BPJS, maka sekarang peserta BPJS harus menyiapkan uang lebih untuk membayar iuran 1 keluarga.

Buat orang tua yang ingin membayar iuran BPJS milik anaknya, perlu paham bahwa meskipun yang dimasukkan adalah virtual account anak tetapi tagihan yang muncul adalah akumulasi untuk satu keluarga. Jadi, tidak bisa hanya bayar untuk anak mereka saja.

Advertisements

Pembayaran via di ATM harus dibayar seluruh tagihan yang tercantum. Tidak bisa melakukan pembayaran sebagian di ATM. Sementara, tagihan yang muncul di ATM adalah tagihan seluruh anggota keluarga.

Dugaan kami BPJS Kesehatan ingin mendorong semua warga negara menjadi peserta BPJS dan semuanya membayar iuran peserta.

Karena, sebelum menetapkan iuran 1 keluarga ini, BPJS Kesehatan sudah menetapkan bahwa saat pendaftaran secara online maka semua nama yang tercantum dalam kartu keluarga wajib didaftarkan. Tidak diperbolehkan hanya mendaftar satu anggota keluarga saja.

Kesimpulan

Ketentuan baru BPJS Kesehatan soal pembayaran iuran 1 keluarga ini harus jadi perhatian. Karena implikasinya cukup signifikan dalam hal kenaikkan jumlah iuran yang wajib dibayar setiap bulan.

Semoga penjelasan ini membantu kita semua.

Tanya Jawab BPJS Kesehatan

Advertisements