Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Analisa Harga Emas 14 Okt 2022: Fakeout Setelah Data Inflasi AS Lebih Tinggi

Daftar Isi

Analisa Harga Emas 14 Okt 2022: Fakeout Setelah Data Inflasi AS Lebih

Analisa Emas 14 Okt 2022: Emas Fakeout Setelah Rilis Data Inflasi AS Yang Lebih Tinggi Daripada Ekspektasi

  • Nilai tukar emas kemarin melemah tertekan rilis data inflasi AS yang lebih tinggi daripada ekspektasi
  • Data inflasi ini memperkuat sentimen hawkish the Fed untuk menaikkan suku bunga lanjutan
  • Level demand 1660-1675 tetap hold dan harga hanya membentuk fakeout
  • Skenario buy di level demand masih tetap sama dengan target pergerakan harga ke 1690-1700

Nilai tukar emas kemarin melemah 0.42% namun akhirnya kembali ke atas 1660. Harga mengalami false (breakout) fakeout dan sempat menyentuh 1642.46.

Penurunan harga emas ini ditopang oleh rilis data inflasi AS yang lebih tinggi daripada ekspektasi. CPI tahunan AS dirilis 8.2%, diatas ekspektasi 8.1% dan CPI bulan September dirilis 0.4% lebih tinggi daripada ekspektasi 0.2%.

CPI tahunan AS dirilis 8.2%, diatas ekspektasi 8.1%

Sedangkan Core CPI bulan September dirilis 0.6%, lebih tinggi daripada ekspektasi 0.4%. Data inflasi ini membuat sentimen hawkish the Fed semakin kuat.

Langkah hawkish the Fed yang harus menaikkan suku bunga semakin kokoh ditengah data ketenagakerjaan yang melambat. Fokus utama the Fed saat ini adalah menurunkan inflasi meskipun risiko resesi harus meningkat.

The Fed menyebutkan dalam notulen FOMC sebelumnya bahwa ekonomi harus melambat untuk menurunkan inflasi. Lebih lanjut, the Fed menurunkan proyeksi ekonomi AS, proyeksi pertumbuhan GDP AS hanya 0.2% di 2022 dan 1.2% di 2023.

Berdasarkan data dari CME Fedwatch tools, peluang the Fed menaikkan suku bunga 75 basis poin sebesar 97.1% lebih tinggi daripada kemarin di angka 84.5%. Bukan hanya itu, pelaku pasar melihat peluang kenaikan sampai 100 basis poin dan tidak akan ada opsi kenaikan 50 basis poin.

CME Fedwatch tools

Sekarang fokus pelaku pasar beralih ke data penjualan retail yang akan rilis sebentar malam. Retail sales AS bulan September diperkirakan turun dari 0.3% ke 0.2% sedangkan Core retail sales diperkirakan naik dari -0.3% ke -0.1%. Selain itu, AS juga merilis sentimen konsumen dari University of Michigan yang diperkirkan naik dari 58.6 ke 58.7.

Analisa Teknikal Emas

Secara teknikal, arah tren emas masih tetap naik setelah harga membentuk harga tertinggi baru (higher high). Harga sempat mencoba menembus level demand 1660-1675 namun ternyata hanya fakeout dengan ekor (shadow) bawah yang cukup panjang.

arah tren emas masih tetap naik setelah harga membentuk harga tertinggi baru (higher high)

Sekarang kita masuk ke time frame H1 untuk melihat pergerakan harga lebih detail. Level demand 1660-1675 tetap bertahan dan skenario buy masih tetap dengan target pergerakan harga ke 1690-1700.

Time frame H1 untuk melihat pergerakan harga lebih detail

Peluang Entry

Peluang entry akan menggunakan skenario buy di area demand dengan rincian sebagai berikut.

Buy

  • Entry price: 1660.00-1675.00
  • Target price: 1690.00-1700.00

Jangan lupa memasang sabuk pengaman atau stop loss dan atur lot/volume transaksi sesuai dengan aturan risiko per transaksi yang Anda gunakan.

Semoga bermanfaat.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait