Advertisements

Aplikasi Pinjaman Online Bunga Rendah (Review 8 Fintech OJK)

Advertisements

Bunga pinjaman online selalu menjadi kontroversi karena dipandang jauh dari rendah, sangat tinggi, mencekik, bahkan fintech yang unggul soal kredit langsung cair, dituding rentenir online. Untuk membuktikannya, saya review 8 aplikasi fintech OJK, untuk mengetahui berapa bunga pinjaman online. Apakah betul bunganya setinggi yang banyak dikeluhkan ? Dimana pinjaman online bunga paling rendah 2019 2020 ?

Tidak ada produk keuangan yang tumbuhnya secepat fintech pinjaman online.

Advertisements

Saat ini, jumlah fintech P2P mencapai 160 lebih yang terdaftar resmi di OJK, meningkat tajam dari pertama kali perizinan dibuka OJK pada akhir 2016.

Kemudahan, dan kecepatan langsung cair menjadi unggulan fintech dalam menawarkan pinjaman dibandingkan perbankan dan leasing yang terkenal lama dan ribet dalam pengajuan kredit.

Advertisements

Data statistik dari OJK dibawah ini menunjukkan secara lebih komprehensif bagaimana pertumbuhan Fintech pinjaman yang masif.

Namun, pinjaman online bukan tanpa kontroversi.

Salah satunya, diluar banyak kontroversi lain, adalah bunga pinjaman online yang dianggap tinggi dan mencekik.

Contohnya, “bunga 1% sehari 30% sebulan … ” yang menjadi sasaran banyak kritik terhadap fintech.

Bahkan sampai muncul istilah rentenir online di awal pinjaman online muncul di pasaran.

Saya punya keyakinan bahwa bunga pinjaman online yang tinggi dan menjadi pergunjingan di masyarakat, mungkin sekarang sudah berubah. 

Advertisements

Tapi, seberapa berubahnya, saya tidak tahu.

Yang saya tahu, AFPI, asosiasi tempat berkumpulnya Fintech Lending di Indonesia, sudah mengeluarkan pedoman bahwa total biaya pinjaman, termasuk bunga, biaya provisi, maksimum adalah 0,8% per hari.

Jadi, maksimum sebulan dengan asumsi 30 hari, biaya pinjaman yang bisa Fintech bebankan ke peminjam adalah 24% sesuai pedoman AFPI.

Dan pedoman ini punya kekuatan karena jika fintech melanggar maka akan kena sanksi dari AFPI berupa keanggotaan dicabut dan jika dicabut keanggotaan maka OJK juga akan mencabut surat terdaftar.

Apa betul bunganya masih tinggi ? Apakah tidak ada pinjaman online bunga rendah ?

Bagaimana tips dan trik menghadapi fintech supaya bisa mendapatkan pinjaman online dengan bunga rendah ?

Untuk mencari tahu, saya melakukan survei ke beberapa fintech yang cukup populer di masyarakat.

Meskipun jumlah fintech P2P legal ada banyak, tetapi yang saya lihat aktif mempromosikan produk pinjaman di pasar tidak banyak.

Jadi, beberapa aplikasi fintech ini menurut saya cukup memberikan gambaran soal bunga rendah atau tinggi di fintech lending. 

1. Kredit Pintar – Pinjaman Online Cepat Cair

Bunga Kredit Pintar Pinjaman Uang Tunai

Kredit Pintar adalah aplikasi pinjaman tunai online 24 jam langsung cair.

Aplikasi perlu diunduh untuk bisa mengajukan pinjaman online di Kredit Pintar yang hanya meminta syarat KTP, tanpa jaminan, tanpa kartu kredit, tanpa BI checking dan cepat cair maksimum 24 jam sejak persetujuan.

Fitur pinjaman cepat cair tanpa jaminan yang ditawarkan Kredit Pintar, adalah:

  • Plafon Rp 600 ribu sd Rp 1.8 juta
  • Tenor 28 hari sd 4 minggu.
  • Untuk tenor 4 minggu, Kredit Pintar membagi menjadi 2 kali cicilan dalam 4 minggu tersebut.

Persyaratan pinjaman di Kredit Pintar adalah sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Usia 18 – 55 tahun atau minimum Usia 22, maksimum 60 tahun.
  3. Memiliki KTP masih berlaku
  4. Memiliki akun Bank sesuai KTP
  5. Berdomisili di Indonesia

Dalam proses persetujuan dan pencairan uang tunai ke rekening nasabah, Kredit Pintar melakukan pemotongan biaya di awal, disebutnya biaya provisi, sehingga dana yang diterima nasabah tidak sebesar persetujuan plafon pinjaman.

Misalnya, saya mengajukan plafon kredit Rp 600 ribu, dan disetujui, maka dana yang cair ke rekening saya adalah Rp 570 ribu (bukan Rp 600 ribu) karena Rp 30 ribu adalah potongan biaya dimuka.

Tetapi, perhitungan bunga ditentukan dari jumlah pinjaman yang disetujui, Rp 600 ribu (bukan dari Rp 570 ribu), yang kemudian akan menentukan jumlah pelunasan.

Pemahaman cara perhitungan ini penting buat peminjam untuk bisa menentukan berapa bunga pinjaman di Kredit Pintar.

Karena jika hanya berhitung berdasarkan bunga % saja tidak akan merefleksikan kondisi total bunga sebenarnya.

Bunga Kredit Pintar Pinjaman Online Cepat Cair

Saya menghitung bunga Kredit Pintar dan menemukan bunganya 0,8% per hari, yaitu:

  • Pinjaman Rp 600 ribu
  • Pencairan Rp 570 ribu
  • Tenor masa pinjaman 28 hari
  • Pelunasan Rp 697,600
  • Total bunga 22,3% atau 0,8% per hari.

Rincian perhitungan bunga Kredit Pintar dalam tabel dibawah ini:

PinjamanPencairanTenorPelunasanBunga
Harian
Total
600,000570,00028 hari697,6000,8%22,3%
1,200,0001,140,00028 hari1,394,4000,8%22,3%
1,500,001,425,00028 hari1,743,0000,8%22,3%
1,800,0001,710,00028 hari2,091,6000,8%22,3%
Tabel Bunga Kredit Pintar

Kredit Pintar mengambil bunga harian maksimum sesuai ketentuan AFPI untuk semua tenor pendek atau panjang, serta semua plafon kecil atau besar. 

Semuanya sama kena 0,8% sehari.

2. Maucash – Pinjaman Online OJK

Maucash Pinjaman Uang Cicilan Tanpa Jaminan

Maucash adalah aplikasi pinjaman uang cicilan tanpa jaminan dari kolaborasi FIF (Astra) dan WeLab (China), yang sudah berizin resmi P2P dari OJK.

Fitur dana tunai Maucash adalah:

  • Nilai plafon kredit: Rp 500.000 sd Rp 8.000.000
  • Tenor pinjaman: 30 hari dan cicilan 3 – 6 bulan
  • Maksimum suku bunga tahunan 125%

Untuk pengajuan pinjaman pertama, jumlah pinjaman maksimum adalah Rp 1.500.000 dan untuk pengajuan pinjaman kedua dan seterusnya, jumlah pinjaman bisa meningkat mencapai maksimum.

Persyaratan di Maucash hanya membutuhkan KTP (e-KTP) dan pilihan dari dokumen dibawah ini untuk melengkapi pengajuan pinjaman, yaitu:

  • Bila karyawan: masukan Kartu Tanda Pengenal Karyawan atau Slip Gaji atau Kartu Asuransi dengan Nama Perusahaan atau Rekening Bank 3 bulan terakhir.
  • Bila wirausaha: masukan Bukti Potong 1721-A1 / SPT/ Rekening Bank 3 bulan terakhir/ NPWP (Perusahaan)/ SIUP/ SKU/ PBB.

Maucash memotong biaya provisi dimuka sebelum dana tunai cair ke rekening nasabah.

Jadi, dana yang diterima nasabah di rekening pencairan tidak sebesar plafon pinjaman yang disetujui. 

Bunga Maucash Cicilan Tanpa Jaminan

Saya menghitung bunga Maucash dan menemukan bunganya 0.53% sd 0.75% per hari tergantung pada tenor pinjaman, dengan rincian berikut

  • Pinjaman Rp 1 juta
  • Pencairan Rp 850 ribu
  • Tenor masa pinjaman 61 hari
  • Pelunasan Rp 1,244,000
  • Total bunga 46% atau 0,75% per hari.

Rincian perhitungan bunga Maucash dalam tabel dibawah ini:

PinjamanPencairanTenorPelunasanBunga
Harian
Total
1,000,000850,00061 hari1,244,0000,75%46%
1,500,0001,275,00061 hari1,866,0000,75%46%
2,000,001,700,0003 bulan2,526,0000,53%48%
2,500,0002,125,0003 bulan3,159,0000,53%48%
Tabel Bunga Maucash

Maucash menerapkan bunga harian yang berbeda, tergantung pada tenor pinjaman.

Makin lama masa pinjaman, bunga harian sedikit lebih rendah. Bisa dilihat bahwa bunga harian tenor 61 hari dan 3 bulan berbeda, yaitu 0.75% vs 0.53%.

Maucash tidak mengambil bunga maksimum AFPI 0.8% per hari tetapi menetapkan sedikit lebih rendah di 0.75% per hari.

3. Julo – Kredit Tanpa Agunan

Bunga Julo Kredit Pinjaman Tanpa Agunan

Julo adalah pinjaman uang cicilan tanpa jaminan terdaftar di OJK.

Aplikasi Julo menawarkan beberapa produk pinjaman, yaitu:

  • Julo Mini: pinjaman Rp 1,000,000 tenor 30 hari bunga 10% per bulan
  • Julo Cicilan: pinjaman Rp 8,000,000 tenor 3 – 6 bulan bunga 1.5% – 4% per bulan dan cashback (uang kembali) sebesar 2%!
  • JULO Agunan adalah opsi kredit dengan jaminan berupa BPKB motor, mobil, atau sertifikat rumah, apartemen atau tanah

Dari pengalaman mengajukan, saya mendapatkan credit scoring, Julo Poin, B+, yang mana saya bisa mengambil dua pilihan produk, yaitu:

  • Julo Mini: max Rp 1,000,000 tenor 30 hari
  • Julo Cicil: max Rp 8,000,000 cicilan 3 – 6 bulan

Saya memilih Julo Mini dan mengajukan kredit Rp 1,000,000 selama 30 hari.

Bunga Julo Cicilan Online

Dalam perjanjian, Julo menyebutkan ketentuan pencairan dan pelunasan kredit adalah: 

  • pinjaman Rp 1 juta yang disetujui, saya akan menerima pencairan Rp 950,000 ke rekening
  • jumlah pencairan dipotong biaya provisi sebesar Rp 50,000
  • Total pengembalian pinjaman Rp 1,103,000

Dari sini, saya menghitung bunga (pinjaman saya 30 hari) adalah 16% untuk 1 bulan.

Bunga 16% sebulan artinya 0,53% sehari relatif murah dibandingkan bunga pinjaman online lain.

4. Tunaiku – Cicilan Tanpa Jaminan

Bunga Tunaiku Cicilan Tanpa Jaminan

Tunaiku adalah cicilan online tanpa jaminan yang memberikan plafon tinggi dan bisa dicicil sampai 20 bulan. 

Fitur Tunaiku adalah:

  • Plafond Pinjaman Rp 2,000,000 sampai dengan Rp 20,000,000
  • Cicilan tenor 6 bulan sampai dengan 20 bulan.

Saya mengajukan pinjaman di Tunaiku untuk tahu berapa bunganya.

Cara paling gampang menghitung bunga yang lebih akurat adalah menghitung cicilan per bulan selama masa tenor pinjaman dibandingkan dana yang dicairkan ke rekening peminjam.

Bunga Tunaiku Cicilan Tanpa Jaminan

Dalam kontrak pinjaman, Tunaiku menyampaikan skedul cicilan sbb:

  • Total pinjaman Rp10,000,000
  • Tenor 12 bulan
  • Cicilan per bulan Rp1,276,210.
  • Total pembayaran Rp 15,231,553.04 selama 12 bulan
  • Bunga menjadi 50% untuk pinjaman selama setahun atau kurang lebih 4%+ per bulan.

Bunga per bulan menjadi relatif rendah di 4% an per bulan.

Tetapi, perlu diingat, bahwa ada kewajiban tenor 6 bulan, sehingga secara total bunga nasabah yang harus membayar 25%+.

5. Indodana – Pinjaman Online Terpercaya

Bunga Indodana Pinjam Uang Tunai

Indodana adalah aplikasi pinjam uang tunai tanpa slip gaji tanpa kartu kredit, yang menawarkan dua jenis pinjaman, yaitu:

  1. Dana Tunai dengan jumlah Rp 1 juta sd Rp 8 juta dengan tenor 1 bulan sd 3 bulan
  2. PayLater untuk beli barang di merchant kerjasama dengan limit cicilan sampai 25 juta dan bisa dicicil selama beberapa bulan.

Syarat pengajuan kredit di Indodana adalah:

  • Usia minimum 21 tahun dan maksimum 50 tahun
  • Memiliki rekening atas nama pribadi yang telah berjalan selama 3 bulan atau lebih
  • Memiliki penghasilan tetap dan telah bekerja minimal 3 bulan.
  • Warga Negara Indonesia (WNI)

Saya mengajukan pinjaman tunai di Indodana untuk mengecek berapa besar bunganya.

Bunga Indodana Dana Tunai Cepat Cair

Saya menghitung bunga Indodana dan menemukan bunganya 0.53% sd 0.75% per hari tergantung pada tenor pinjaman, dengan rincian berikut

  • Pinjaman Rp 1 juta
  • Pencairan Rp 850 ribu
  • Tenor masa pinjaman 61 hari
  • Pelunasan Rp 1,244,000
  • Total bunga 46% atau 0,75% per hari.

Rincian perhitungan bunga Indodana dalam tabel dibawah ini:

PinjamanTenorPelunasanBunga
Harian
Total
1,000,00030 hari1,237,0000,80%23.70%
2,000,003 bulan3,259,0000,70%62.95%
3,000,0003 bulan4,540,5000,57%51.35%
Tabel Bunga Indodana

6. PinjamanGo – Pinjaman Online Langsung Cair KTP

Pinjaman Go adalah salah P2P berizin OJK yang menawarkan pinjam uang tanpa jaminan cukup syarat KTP lewat aplikasi di seluruh Indonesia.

Pinjaman Go hanya menawarkan dua tenor, yaitu 14 hari dan 21 hari dengan plafon kredit dari Rp 1.2 juta sampai paling tinggi Rp 6 juta.

Peminjam mengunduh aplikasi di Playstore dan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • memiliki KTP,
  • rekening bank,
  • nomor HP tetap,
  • penghasilan yang stabil.

Cara perhitungan pencairan dan pengembalian kewajiban pelunasan di pinjaman Go cukup berbeda dengan umumnya fintech lending yang lain.

Di Pinjaman Go, plafon yang disetujui langsung dipotong dengan bunga atau biaya layanan di muka dan peminjam mengembalikkan sebesar plafon disetujui tersebut.

Bunga Pinjaman GO Uang Tunai

Nasabah pertama mengajukan Rp 1.2 juta dan disetujui tetapi dana pencairan ke rekening adalah Rp 1 jutaan (bukan Rp 1.2 juta) dan kewajiban pengembalian adalah Rp 1.2 juta, berikut ini rinciannya:

  • Pengajuan pinjaman Rp 1,200,000
  • Pencairan Rp 1,079,880 ke rekening nasabah
  • Pengembalian Rp 1,200,000 saat jatuh tempo
  • Tenor 14 hari

Bunga Pinjaman Go menjadi 0,8% per hari atau 11.12% utk masa pinjaman 14 hari.

7. Rupiah Cepat – Kredit Cepat Cair

Rupiah Cepat adalah pinjaman online lewat aplikasi secara cicilan sampai 3 bulan, dengan fitur:

  • Kredit uang tunai tanpa jaminan
  • Jumlah pinjaman Rp 400 ribu sd Rp 5 juta
  • Pilihan tenor masa pinjaman adalah: 65 hari, 75 hari dan 90 hari

Rupiah Cepat menawarkan pinjaman hanya modal KTP dengan proses pengajuan 15 menit.

Persyaratan pengajuan adalah:

  • WNI.
  • Punya KTP.
  • Punya nomor HP tetap.
  • Punya rekening bank

Pencairan Rupiah Cepat tidak ada potongan biaya, artinya jika pengajuan pinjaman disetujui Rp 1 juta maka pencairan dana adalah Rp 1 juta. 

Tidak ada potongan di depan seperti beberapa fintech pinjaman online lainnya.

Bunga Rupiah Cepat Pinjaman Online

Bunga pinjaman Rupiah Cepat adalah 0,54% sd 0,39% per hari, yaitu:

  • Pinjaman dicairkan 600 ribu
  • Tenor 65 hari
  • Pelunasan Rp 540 ribu
  • Bunga harian 0,54% dan total bunga yang harus dibayar

Rincian bunga bisa dilihat dalam tabel berikut:

PinjamanTenorPelunasanBunga
Harian
Total
Bunga
400,0065 hari540,0000,54%35,00%
400,0070 hari524,4000,41%31,10%
400,0090 hari541,3000,39%35,33%
1,000,00065 hari1,351,4000,54%35,00%
1,000,00070 hari1,356,0000,47%35,60%
1,000,00090 hari1,353,2000,39%35,33%
5,000,00065 hari6,756,8000,54%35,00%
5,000,00070 hari6,779,7000,47%35,60%
5,000,00090 hari6,765,9000,39%35,33%
Bunga Pinjaman RupiahCepat

Bunga di RupiahCepat pada tergantung dari masa pinjaman, makin lama tenor makin rendah bunga per hari meskipun total bunga dibayar menjadi semakin besar.

8. UangTeman – Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Ribet

UangTeman adalah salah satu fintech yang pertama kali meluncurkan aplikasi pinjaman online cepat cair dalam waktu kurang dari 24 jam.

Lewat aplikasi yang diunduh di PlayStore, konsumen bisa mengajukan produk utama UangTeman, yaitu dana tunai dengan tenor singkat selama 30 hari.

Tersedia simulasi pinjaman di aplikasi untuk bisa menghitung bunga, biaya layanan dan kewajiban lain, sebelum nasabah mengajukan kredit. 

Jadi, nasabah bisa menghitung secara transparan di muka segala kewajiban yang harus dilunasi saat jatuh tempo.

UangTeman memiliki dua produk pinjaman, yaitu pinjaman harian dan cicilan, yang masing – masing memiliki bunga berbeda, dengan fitur berikut:

  1. Pinjaman Harian plafon Rp 1.5 juta sd Rp 3 juta dengan tenor 65 hari dan 70 hari
  2. Cicilan plafon Rp 3 juta sd Rp 10 juta dengan tenor 3 bulan dan 6 bulan.

Dalam jenis pinjaman harian, nasabah harus melunasi di akhir tenor pinjaman. Ini bukan cicilan tetapi pelunasan satu kali di akhir tenor.

Bunga UangTeman Pinjaman Online Cepat Terpercaya

Bunga di UangTeman dibedakan atas pinjaman harian (sekali bayar di akhir tenor) dan cicilan.

Pinjaman Harian

UangTeman bunga per hari 0,8% tenor 65 hari dan 70 hari, yaitu:

  • Pinjaman Rp 1.5 juta disetujui dan dicairkan dalam jumlah sama (tidak ada potongan di muka)
  • Tenor 65 hari
  • Bunga harian 0,8% dan total bunga 52%.
PinjamanTenorPelunasanBunga
Harian
Total
Bunga
1,500,00065 hari2,280,0000,80%52%
2,000,00065 hari3,040,0000,80%52%
2,500,00065 hari3,800,0000,80%52%
3,000,00065 hari4,560,0000,80%52%
1,500,00070 hari2,340,0000,80%56%
2,000,00070 hari3,120,0000,80%56%
2,500,00070 hari3,900,0000,47%56%
3,000,00070 hari4,680,0000,39%56%
Bunga Pinjaman Harian UangTeman
Pinjaman Cicilan

UangTeman cicilan plafon Rp 3.5 juta sd Rp 10 juta tenor 3 bulan dan 6 bulan menetapkan bunga harian 0,6% sd 0,55% tergantung tenor sebagai berikut:

  • Pinjaman Rp 3.5 juta disetujui dan cair dalam jumlah sama (tidak ada potongan di muka)
  • Tenor 3 bulan
  • Bunga harian 0,60% dan total pembayaran bunga 54% dari pokok yang nasabah pinjam.
PinjamanTenorPelunasanBunga
Harian
Total
Bunga
3,500,0003 bulan5,390,0000,60%54%
3,500,0006 bulan6,965,0000,55%99%
10,000,0003 bulan15,400,0000,60%54%
10,000,0006 bulan19,900,0000,55%99%
Bunga Pinjaman Harian UangTeman

Bunga per hari untuk cicilan lebih murah, yaitu 0.60% sd 0.55% per hari, dibandingkan pinjaman harian.

Tetapi, karena cicilan diambil dalam masa pinjaman lebih panjang, 3 bulan dan 6 bulan, maka total bunga yang harus dibayar oleh nasabah menjadi lebih besar.

Lihat total bunga cicilan 6 bulan mendekati 100% pengembalian, yaitu:

  • Pinjaman Rp 3.5 juta harus mengembalikan Rp 6.96 juta
  • Pinjaman Rp 10 juta harus mengembalikan Rp 19.90 juta

Referensi Tambahan

Untuk mempelajari secara lebih jauh, berikut ini beberapa bahasan dan referensi penting soal pinjaman online.

Pengertian Pinjaman Online

Pengertian Pinjaman Online

Pinjaman online tumbuh sangat cepat di Indonesia. Kemudahan dan kecepatan yang ditawarkannya menjadi daya tarik utama.

Kehadiran fasilitas pinjaman online sangat menarik. Memanfaatkan gadget, jenis pinjaman ini menawarkan banyak kemudahan. 

Pengajuan kredit yang selama ini dikenal lama dan rumit, sekarang bisa dilakukan secara cepat, mudah, online dan tanpa tatap muka.

Calon peminjam cukup mengunduh aplikasi pinjaman di ponsel melalui Google Play Store atau melalui APK. Ada yang menerima hanya ponsel android, tetapi ada juga yang sudah bisa android dan ios apple. 

Manfaat Pinjaman Online

Manfaat Pinjaman Online

Jenis pinjaman ini menawarkan berbagai manfaat:

  • Cepat. Proses persetujuan di pinjaman online memakan waktu cukup singkat. Biasanya dalam 24 jam, jauh lebih superior dibandingkan bank yang 1 sd 2 minggu.
  • Mudah. Persyaratan pinjaman online umumnya hanya KTP dan foto selfie. Syarat dokumen lain opsional, jika dibutuhkan. Berbeda dengan bank yang meminta banyak dokumen sejak awal.
  • Online. Seluruh proses dilakukan secara online, tidak perlu tatap muka. Peminjam bisa mengajukan pinjaman dimana saja dan kapan saja. Cukup bermodalkan smartphone.
  • Fleksibilitas tenor. Pinjaman online memperkenalkan tenor kredit 30 hari yang sesuai dengan masa gajian. Tenor pendek ini banyak dicari karena dianggap cocok dengan siklus gajian pegawai. Sementara bank meminta minimum tenor 6 bulan yang belum tentu semua orang butuh masa pinjaman selama itu.

Plafon kecil. Bank jarang memberikan plafon pinjaman kecil. Paling minimum Rp 5 juta di KTA bank. Pinjaman online mengetahui ini dan menawarkan pinjaman mulai dari Rp 500 ribu. Orang yang butuh plafon kecil, cocok sekali dengan tawaran pinjaman online.

Cara Apply

Cara Daftar

Buka aplikasi pinjaman, lakukan registrasi dan isi data diri sesuai petunjuk yang diberikan. Siapkan juga KTP dan nomor rekening bank.

Secara garis besar, proses pengajuan pinjaman online adalah:

  1. Unduh aplikasi pinjol
  2. Isi formulir pinjaman uang online
  3. Persetujuan peminjaman dana uang cash
  4. Uang tunai ditransfer ke rekening

1. Persyaratan Pinjaman

Secara umum, persyaratan untuk bisa mengajukan pinjaman online adalah:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berdomisili di wilayah Indonesia di dalam cakupan layanan
  3. Usia 21 tahun (atau minimal 18 tahun dan telah menikah) sampai 65 tahun
  4. Memiliki email pribadi
  5. Memiliki penghasilan
  6. Memiliki KTP yang masih berlaku
  7. Memiliki akun Bank sesuai dengan KTP

2. Dokumen Wajib

Pada dasarnya, pinjaman online tidak meminta banyak dokumen dalam proses pengajuan, tetapi beberapa dokumen pendukung yang kerap diminta adalah:

  • Bukti Penghasilan. Bisa slip gaji, rekening bank atau rekening listrik, PAM
  • NPWP dan Pajak
  • Akun e-commerce (Tokopedia, Lazada, Bukalapak dll)
  • Akun Ojek Online: Gojek, Grab
  • BPJS TenagaKerja
Jenis Pinjaman

Jenis Pinjaman

Pinjaman online menawarkan beberapa jenis kredit. Seiring kebutuhan konsumen yang berbeda – beda.

Dua jenis kredit yang umum ditawarkan adalah:

  1. Dana Tunai
  2. Cicilan
  3. Pinjaman Usaha

1. Dana Tunai

Jenis pinjaman ini menawarkan dana tunai tanpa jaminan untuk keperluan darurat dan konsumsi. Kredit dicairkan langsung ke rekening bank peminjam dan bisa digunakan untuk segala kebutuhan.

Proses yang cepat, mudah serta tanpa perlu agunan membuat dana cepat dari pinjaman online menarik buat banyak orang.

Dana tunai bisa disetujui dalam waktu kurang dari 24 jam. Pengajuan secara online dan lewat aplikasi membuat prosesnya menjadi cepat dan mudah.

Plafon dana tunai biasanya tidak besar, berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta. Jumlah limit yang tidak besar dimaksudkan agar pinjaman diselesaikan dalam tenor pendek sesuai dengan gajian dari peminjam.

Itu sebabnya pula jenis ini kerap disebut sebagai ‘payday loan’. Pinjaman yang sesuai dengan hari gajian dari peminjam.

2. Cicilan Tanpa Kartu Kredit

Pinjaman online juga menawarkan kredit untuk pembiayaan pembelian barang. Misalnya untuk pembelian ponsel HP, laptop dan barang elektronik lainnya.

Keuntungan produk dari pinjaman online adalah tidak perlu persyaratan kartu kredit. Ini sangat membantu karena banyak masyarakat yang tidak punya kartu kredit.

Related Post

Selama ini, bank mewajibkan kartu kredit sebagai persyaratan utama buat mereka yang mengajukan pembiayaan. Tanpa kartu kredit, bank akan menolak.

3. Usaha

Pinjaman online menawarkan juga kredit usaha. Jadi tidak hanya dana tunai dan konsumsi saja. 

Proses yang online dan pemberian kredit ke segmen usaha non-bankable menjadi daya tarik pinjaman ini untuk pengusaha. Pengusaha yang sulit mengajukan ke bank, bisa memilih pinjaman online.

Empat jenis pinjaman online untuk usaha adalah:

(a) Invoice Financing

Pengusaha punya tagihan.  Bisa dijadikan sumber pembiayaan.

Pinjaman online bisa membiayai usaha UMKM berdasarkan nilai tagihan tersebut. Disebutnya ‘Invoice Financing’.

Invoice financing tidak membutuhkan jaminan. Yang menjadi jaminan adalah invoice tersebut.

Nilai plafon pinjaman diberikan dari nilai invoice. Biasanya nilainya tidak 100% dari nilai invoice untuk menjaga dan mengelola resiko.

Fitur pinjaman invoice financing adalah:

  • Plafon hingga Rp 2 miliar
  • Pinjaman hingga 80% dari nilai invoice
  • Tanpa agunan
  • Tenor pinjaman dari 15-90 hari

(b) Kredit Modal Kerja

Kredit ini diberikan secara online untuk kebutuhan modal kerja pengusaha. Pengusaha butuh pembiayaan untuk bisa menjalankan dan memperbesar usahanya.

Penilaian dilakukan terhadap usaha untuk menilai besarnya perputaran bisnis sehingga sampai membutuhkan kredit modal kerja.

Fiturnya antara lain adalah:

  • Pinjaman dari Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar
  • Tenor pinjaman dari 3 – 24 bulan
  • Tanpa agunan
  • Proses singkat, kurang lebih 4 hari kerja

(c) Usaha Online

Saat ini, bisnis online berkembang pesat. Banyak yang membuka toko online sendiri atau berjualan lewat platform e-commerce.

Pengusaha bisnis online tidak mudah mengajukan kredit ke perbankan. Banyak yang  tidak bisa memenuhi persyaratan pengajuan pinjaman, seperti usaha yang baru dan tidak ada jaminan.

Pinjaman online menawarkan kredit yang dirancang khusus untuk usaha online, yang antara lain, memiliki fitur:

  • Pengusaha online dari seluruh platform (e-commerce, social media, hingga pengusaha di platform transportasi online) dapat mengajukan pinjaman modal usaha.
  • Hanya KTP dan rekening koran selama 3 bulan terakhir saja. Jika usaha anda dalam bentuk PT atau CV Persyaratan yang dibutuhkan hanya KTP pemilik usaha, rekening koran selama 3 bulan terakhir, serta akta perubahan terbaru.
  • Telah menjalankan usaha lebih dari 6 bulan dan memiliki pendapatan bulanan mulai dari Rp 6 juta

Salah satu yang dinilai dalam pengajuan kredit jenis ini adalah usaha secara menyeluruh, dari sisi bisnis online maupun offline.

Peraturan OJK Pinjaman Online

Regulasi Pinjaman Online

Jenis legalitas yang paling banyak digunakan pinjaman online adalah P2P (Peer To Peer) Lending. 

Apa itu P2P ?

P2P adalah layanan pinjam meminjam secara langsung antara pemberi pinjaman dan penerima pinjaman berbasis teknologi. Layanan ini dilakukan oleh penyelenggara fintech lending (platform).

Beberapa unsur penting dalam definisi P2P adalah:

  • Layanan pinjam meminjam. Dalam P2P, usaha utamanya adalah pinjaman.
  • Terjadi pertemuan secara langsung antara kreditur dan debitur
  • Advertisements
  • Terdapat penyelenggara yang mempertemukan kreditur dan debitur lewat platform teknologi informasi.

Perusahaan pinjaman online banyak yang berperan sebagai penyelenggara P2P. Menawarkan pinjaman secara online lewat mekanisme peer to peer.

Peraturan OJK

OJK mengeluarkan sejumlah peraturan yang meregulasi pinjaman online, yaitu:

(1) POJK 77

POJK Nomor 77/POJK.01/2016 mengatur soal layanan pinjam meminjam berbasis teknologi dengan internet, yang digunakan oleh perusahaan pinjaman online.

POJK ini adalah rujukan utama pinjaman online. Ruang lingkup POJK ini meliputi kelembagaan, pendaftaran, perizinan, batasan pemberian pinjaman dana, dan tata kelola teknologi informasi penyelenggara, serta perlindungan konsumen fintech lending.

Yang diatur dalam POJK 77, antara lain adalah: wajib mendaftar ke OJK, syarat pembentukan badan usaha, kepemilikan (asing vs lokal), modal minimum, perlindungan konsumen dan lain – lain.

(2) POJK 18

POJK Nomor 18/POJK.07/2018 mengatur soal proses penanganan pengaduan konsumen di usaha jasa keuangan, termasuk pinjaman online.

Peraturan ini antara lain mengatur, antara lain, bahwa proses penyelesaian pengaduan dalam rangka memberikan perlindungan Konsumen, dilarang mengenakan biaya untuk penerimaan pengaduan, wajib memiliki prosedur secara  tertulis mengenai Layanan Pengaduan dan lain – lain.

(3) POJK 13

POJK-13/POJK.02/2018 tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan Mengatur mengenai Inovasi Keuangan Digital (IKD), yaitu aktivitas pembaruan proses, model, atau instrumen keuangan yang memberikan nilai tambah baru di sektor jasa keuangan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. 

Ruang lingkup POJK ini meliputi kriteria IKD, pencatatan, regulatory sandbox, pendaftaran dan pemantauan terhadap Penyelenggara IKD, serta perlindungan konsumen IKD

Kenapa P2P

Kenapa P2P populer digunakan sebagai pilihan pinjaman online ?

Pertama, modalnya rendah. OJK hanya menetapkan modal senilai Rp 1 Miliar untuk suatu perusahaan bisa membuka bisnis pinjaman online dengan model bisnis P2P.

Jumlah modal sebesar Rp 1 M ini tergolong sangat kecil dibandingkan modal lembaga keuangan lain, seperti bank dan lembaga pembiayaan. Modal di bank, misalnya, bisa mencapai Triliunan Rupiah.

Kedua, peraturan serta regulasinya tergolong ringan, tidak seketat bank dan perusahaan pembiayaan. Cukup mudah untuk membuka dan mengoperasionalkan usaha P2P di Indonesia.

Ketiga, P2P memperbolehkan pinjaman dilakukan secara online, sementara lembaga keuangan lain belum diperbolehkan pada saat itu. Hal ini penting sekali karena fitur utama fintech lending adalah kredit secara online lewat aplikasi digital. 

Jika tidak bisa menjual secara online, fintech tidak akan bekerja efektif karena tidak bisa menawarkan sesuatu yang berbeda dari bank. Saat itu, bank hampir dikatakan tidak diperbolehkan menawarkan kredit secara online seperti fintech P2P.

Pengaduan Konsumen

Pengaduan Konsumen

Aspek yang diatur OJK soal perlindungan konsumen adalah bagaimana proses pengaduan konsumen di pinjaman online harus ditangani.

OJK membuat panduan serta juklak soal penanganan pengaduan konsumen yang wajib diikuti pinjaman online yang terdaftar di OJK.

Proses layanan pengaduan yang diwajibkan oleh OJK ke pinjaman online adalah:

  • Dilarang mengenakan biaya Layanan Pengaduan kepada Konsumen
  • Layanan Pengaduan terdiri atas: a. penerimaan Pengaduan; b. penanganan Pengaduan; dan c. penyelesaian Pengaduan.
  • Wajib memiliki prosedur secara tertulis mengenai Layanan Pengaduan.
  • Wajib memublikasikan: a. prosedur singkat Layanan Pengaduan kepada Konsumen dan/atau masyarakat; dan b. penanganan Pengaduan yang diterima oleh jasa keuangan dalam laporan tahunan, laman (website) jasa keuangan dan/atau media lain yang dikelola secara resmi oleh jasa keuangan

A. Penerimaan

Pengaduan bisa disampaikan dalam bentuk lisan maupun tulisan. Kedua cara ini wajib diterima oleh perusahaan pinjaman online.

Perusahaan wajib mencatat pengaduan yang diterima dan menyampaikan ke konsumen prosedur penanganan, seperti dokumen pendukung yang dibutuhkan dan estimasi waktu penyelesaian.

Tindak lanjut penanganan dibagi menjadi dua, tergantung pada cara pengaduan.

Lisan

Perusahaan akan melakukan verifikasi dan jika sudah cukup akan memberikan konfirmasi penerimaan pengaduan.

Tertulis

Perusahaan akan memberikan bukti tanda terima pengaduan, lalu verifikasi dokumen serta jika kurang bisa meminta tambahan dokumen. Diberikan waktu selama 20 hari kerja serta bisa diperpanjang 20 hari kerja lagi untuk konsumen melengkapi dokumen pendukung yang diminta.

B. Penanganan & Penyelesaian

Proses penyelesaian pengaduan harus dilakukan dengan melakukan analisis serta pemeriksaan internal yang objektif. Jika dibutuhkan, perusahaan bisa meminta dokumen tambahan ke konsumen atau pihak lain.

Target waktu penyelesaian yang ditentukan OJK adalah: 

  • Lisan. 5 hari kerja
  • Tertulis. 20 hari kerja+20 hari kerja.

Lisan.

Pengaduan lisan dikerjakan dalam 5 hari kerja. Jika tidak selesai, perusahaan meminta konsumen untuk menyampaikan pengaduan secara tertulis,

Perusahaan wajib memberikan penegasan secara tertulis, dalam hal Tanggapan Pengaduan secara lisan tidak disetujui oleh Konsumen. 

Tertulis

Pengaduan tertulis dikerjakan dalam 20 hari kerja dan bisa diperpanjang 20 hari kerja lagi. Panjangnya waktu karena pengaduan tertulis melibatkan dokumen pendukung.

C. Pelaporan

OJK meminta perusahaan untuk melaporkan semua pengaduan setiap bulan secara elektronik lewat email. Dalam laporan tersebut wajib dicantumkan tindak lanjut dan status penanganan setiap pengaduan.

Laporan bulanan disampaikan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja pada bulan berikutnya. Penyampaian informasi laporan bulanan ditembuskan pada anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.

Dari frekuensi dan tembusan laporan terlihat bahwa OJK memberikan perhatian serius perihal pengaduan konsumen. OJK memonitor dan memastikan bahwa pengaduan ditindaklanjuti dan ditangani dengan baik.

Disamping laporan, OJK juga meminta perusahaan pinjaman online memberikan status penanganan pengaduan ke konsumen terkait. Konsumen jadi bisa tahu sampai dimana penanganan dilakukan.

D. Menolak Menangani Pengaduan

Meskipun OJK mewajibkan semua pengaduan ditangani, tetapi dalam kondisi tertentu perusahaan bisa menolak pengaduan. Kondisi tersebut adalah:

  • Pengaduan sebelumnya telah diselesaikan
  • Konsumen tidak melengkapi persyaratan dokumen
  • Pengaduan tidak terkait dengan kerugian dan/atau potensi kerugian materiil, wajar, dan secara langsung
  • Pengaduan tidak terkait dengan Transaksi Keuangan

E. Fungsi atau Unit Layanan Pengaduan

OJK meminta perusahaan memiliki fungsi atau unit yang melayani pengaduan. Keberadaan fungsi atau unit yang khusus akan membuat penanganan pengaduan terlayani dengan baik.

Pegawai yang ditugaskan dalam unit tersebut harus memiliki pengetahuan yang cukup soal operasional perusahaaan dan punya wewenang untuk menangani pengaduan.

Perlindungan Konsumen dari OJK

Perlindungan Konsumen dari OJK

OJK dan asosiasi merancang berbagai ketentuan, baik melalui peraturan OJK maupun code of conduct Asosiasi, yang wajib diikuti oleh perusahaan pinjaman online P2P. 

Berikut ini daftarnya.

1. Wajib Izin/Terdaftar di OJK

Semua pihak yang menawarkan pinjaman online wajib terdaftar dan berizin dari OJK, tanpa kecuali. Tidak bisa menawarkan pinjaman secara online, tanpa restu OJK.

Kewajiban perizinan ini membuat pinjaman online tunduk pada pengawasan dan ketentuan yang ditetapkan oleh OJK. Pengawasan dari otoritas membuat aspek perlindungan konsumen bisa dijalankan dengan efektif.

Di samping itu, jika masuk dalam pengawasan OJK, konsumen yang mengalami dispute dengan Fintech, bisa mencari solusi dengan mengadukan kasusnya ke OJK.

2. Maksimum Bunga per Hari

Tingginya bunga pinjaman online, membuat OJK dan AFPI bergerak melakukan pengendalian terhadap suku bunga. Ini bagian dari upaya perlindungan terhadap konsumen pinjaman online.

AFPI menetapkan bahwa  jumlah total biaya pinjaman tidak melebihi suku bunga flat 0.8% per hari. Maksimum bunga sebulan, dengan ketentuan ini, adalah 24% (asumsi sebulan 30 hari).

Tidak bisa lagi aplikasi pinjaman menerapkan bunga 1% sehari, yang dulu pernah sempat heboh.

3. Maksimum Total Biaya Pinjaman

Tidak hanya berhenti di perihal maksimum bunga per hari, OJK dan AFPI juga bergerak membatasi maksimum total biaya pinjaman. Langkah ini sebagai antisipasi perusahaan mengakali ketentuan bunga maksimum, dengan membebankan biaya – biaya.

Salah satu contohnya adalah praktek pemotongan biaya dimuka dari plafon yang disetujui sehingga dana yang dicairkan ke rekening lebih kecil dari jumlah pinjaman yang disetujui. Praktek ini secara efektif menurunkan bunga (agar memenuhi ketentuan maksimum 0.8% per hari) walaupun sebenarnya total beban biaya pinjaman yang harus dibayar peminjam tidak berubah atau bahkan lebih besar.

OJK dan AFPI menetapkan bahwa jumlah total biaya, biaya keterlambatan dan seluruh biaya-biaya lainnya sebesar maksimal 100% (seratus persen) dari nilai prinsipal pinjaman.

Contohnya, pinjaman sebesar Rp 1 juta, maka seluruh biaya (apapun itu) maksimum Rp 1 juta dan tidak boleh lebih.

4. Pembatasan Akses Data Pribadi

Kebocoran data pribadi dapat dipicu oleh adanya akses yang berlebihan pada smartphone pengguna pinjaman daring. Indonesia hingga saat ini belum memiliki tentang UU Perlindungan Data Pribadi.

OJK proaktif melakukan pembatasan akses penyelenggara Fintech Lending pada smartphone pengguna. Untuk saat ini hanya dapat akses pada camera, microphone, & location (CEMILAN). Apabila ada pelanggaran oleh penyelenggara Fintech Lending, OJK memberikan sanksi.

5. Cara Penagihan

Sebagai upaya mencegah fintech pinjaman melakukan penagihan dengan cara-cara yang kasar, cenderung mengancam, tidak manusiawi, dan bertentangan dengan hukum, maka perusahaan Fintech Lending yang terdaftar/berizin dari OJK wajib mengikuti sertifikasi tenaga penagih yang dilakukan oleh AFPI.

Sertifikasi diharapkan bisa mengedukasi tenaga penagih soal kode etik penagihan dan peraturan yang berlaku, serta memastikan perilaku di lapangan sesuai dengan ketentuan. Jika melanggar, sertifikasi bisa dicabut dan tenaga penagih tidak bisa melakukan penagihan lagi.

6. Fit and Proper Pengurus

OJK ingin memastikan kompetensi pengurus perusahaan, dengan menetapkan bahwa Direksi dan Komisaris dari pinjaman online P2P Lending wajib untuk:

  • Punya pengalaman minimal 1 tahun pada level manajerial dalam dunia keuangan
  • Lolos ujian sertifikasi yang diadakan oleh Asosiasi Fintech
  • Lolos fit and proper test dari OJK

Syarat semacam ini ditujukan agar pengurus pinjaman online adalah memang orang – orang yang kompeten dan bisa dipercaya. Bukan pengurus yang punya catatan buruk dalam karirnya di dunia keuangan.

7. Transparansi Biaya

Fintech lending wajib mencantumkan seluruhnya biaya (fees) yang timbul dari pinjaman (cost of borrowing), termasuk biaya yang timbul di muka (upfront fee), bunga, biaya asuransi atau pertanggungan lain, provisi, biaya keterlambatan, biaya pelunasan dipercepat, dan biaya lainnya yang dikenakan kepada peminjam.

Pencantuman biaya-biaya dibuat dalam bentuk simulasi nominal Rupiah untuk mencerminkan beban biaya secara riil bagi konsumen. Konsumen jadi bisa dengan mudah menghitung berapa kewajiban pembayaran per bulan jika mengambil kredit.

8. Larangan Informasi Menyesatkan

Setiap fintech lending dilarang menyampaikan informasi dengan format, bentuk, atau metode yang menyesatkan konsumen dalam proses penawaran produk, iklan, atau informasi keuangan yang mempengaruhi keputusan dari Pengguna.

Format, bentuk, atau metode yang menyesatkan konsumen sebagaimana dimaksud antara lain: a) penggunaan sosok/tokoh pejabat negara, pemerintah, atau pakar yang seolah-olah mempromosi (endorse) produk dan/atau layanan; dan b) penggunaan data, statistik, atau riset yang tidak tepat, tidak valid atau tidak dapat dipertanggung-jawabkan.

9. Layanan Pengaduan Jelas

Setiap Penyelenggara wajib mencantumkan nama resmi perusahaan serta alamat kantor sesuai Surat Keterangan Domisili, email, dan nomor telepon kantor yang dapat dihubungi untuk pengaduan nasabah dan dalam hal terjadi perselisihan, serta mencantumkan standar layanan untuk memproses pengaduan.

Harus jelas berapa lama pengaduan ditangani dan oleh siapa. Karena itu, perusahaan wajib juga memiliki sumber daya manusia dan prosedur dalam melayani pengaduan dari pengguna. Harus ada personal yang memang ditugaskan menangani pengaduan konsumen agar bisa ditangani dengan baik dan cepat.

10. Predatory Lending

Perusahaan pinjaman online dilarang melakukan Predatory Lending, yaitu praktik pemberian pinjaman yang mengenakan syarat, ketentuan, bunga, dan/atau biaya-biaya yang tidak wajar bagi Penerima Pinjaman, antara lain adalah:

  1. penetapan syarat, ketentuan, atau biaya yang mengandung unsur tipu muslihat;
  2. penetapan syarat, ketentuan, bunga, dan/atau biaya-biaya yang tidak memperhatikan kemampuan Penerima Pinjaman untuk mengembalikan pinjaman; atau
  3. pinjaman kepada usaha kecil dan menengah, pinjaman mikro, pinjaman konsumen, pinjaman harian, dan/atau bentuk pinjaman lainnya yang mengenakan syarat, ketentuan, bunga, dan biaya-biaya yang tidak wajar.

11. Domisili Kantor Jelas

Salah satu problem di dunia online adalah domisili kantor yang tidak jelas. Tidak jarang kantor Fintech Lending Ilegal tidak bisa dihubungi, bahkan sengaja dibuat di Luar Negeri.

Tanpa keberadaan kantor yang jelas, sulit untuk menghubungi perusahaan dan memastikan bahwa usahanya legal. Aparat hukum akan juga kesulitan melacak jika muncul masalah.

Lokasi kantor Penyelenggara Fintech Lending yang terdaftar/berizin OJK harus jelas, disurvei oleh OJK, dan dapat dengan mudah ditemui di Google (harus dicantumkan koordinat lokasi kantor saat pendaftaran).

12. Perlindungan Data Nasabah

OJK menetapkan bahwa Fintech Lending yang terdaftar/berizin OJK wajib menempatkan Pusat Data dan Pusat Pemulihan Bencana di wilayah Republik Indonesia sehingga data nasabah relatif aman dan bisa diawasi oleh instansi berwenang di Indonesia.

Melindungi Data Pribadi

Cara Melindungi Data Pribadi

Salah satu concern dalam pinjaman online adalah soal keamanan data digital. Apakah data yang kita berikan ke aplikasi pinjaman online, aman ?

Advertisements

Banyaknya kasus pencurian data secara online membuat kekhawatiran tersebut hal yang sangat wajar.

A. Tips Menjaga

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memastikan keamanan data sewaktu mengajukan pinjaman online.

  • Website pinjaman online ada lambang ‘gembok’, yang artinya situs tersebut sudah dilengkapi security yang aman. Jika tidak ada lambang ‘gembok’ sebaiknya jangan digunakan
  • Pinjaman online terdaftar di OJK secara resmi. OJK memiliki ketentuan yang ketat soal keamanan data untuk setiap perusahaan pinjaman online, sehingga jika sudah terdaftar, keamanan data bisa leebih terjamin.
  • Jika merasa tidak nyaman dengan permintaan data yang diminta, misalnya aplikasi pinjaman meminta data rekening bank, akun Gojek, Grab, sebaiknya jangan berikan. Pastikan Anda yakin akan data yang diberikan
  • Hubungi ke pihak CS pinjaman online atau ke OJK jika merasa terjadi kebocoran data. Sebaiknya Anda bisa menyampaikan bukti pendukung untuk memperkuat komplain.

B. Komplain ke OJK

Konsumen berhak mengajukan keluhan ke OJK terkait pinjaman online. Cara ini adalah salah satu langkah penting untuk mencari resolusi atas masalah yang dihadapi konsumen.

Pengaduan pinjaman online bisa dengan melakukan hal berikut:

  1. Surat Tertulis. Surat tertulis tersebut yang ditujukan kepada :
    Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Menara Radius Prawiro, Lantai 2, Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jl. MH. Thamrin No. 2  Jakarta Pusat 10350
  2. Telepon. Telepon : 157; Jam operasional : Senin – Jumat, Jam 08.00 – 17.00 WIB (Kecuali Hari Libur)
  3. Email. Permintaan informasi dan pengaduan dapat disampaikan melalui email dengan alamat : konsumen@ojk.go.id
  4. Form Pengaduan Online.Konsumen atau masyarakat yang berkpentingan dapat mengirimkan pengaduan melalui form elektronik yang tersedia pada alamat http://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan

Konsumen atau masyarakat yang memiliki kepentingan dapat menyampaikan pengaduan dengan menyampaikan surat resmi ke OJK disertai dengan :

  • Bukti yang menunjukkan bahwa telah menyampaikan pengaduan kepada lembaga jasa keuangan terkait dan/atau jawabannya
  • Identitas diri atau surat kuasa (bagi yang diwakili)
  • Deskripsi/kronologis pengaduan yang menceritakan masalah yang dihadapi
  • Dokumen pendukung yang membantu menjelaskan masalah yang diadukan.

Apabila data/dokumen yang diminta tidak dipenuhi dalam waktu paling lambat 20 hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka OJK menganggap pengaduan yang diajukan dianggap dibatalkan.

C. Menghapus Data Pinjaman Online

Bagaimana cara menghapus data pribadi di pinjaman online ? Apakah bisa
menghapus data kontak dari pinjaman online ?

Ini pertanyaan yang kerap muncul setelah kasus pinjol marak belakangan ini. Salah satunya adalah akses data pribadi yang ugal-ugalan dan
tidak jarang KTP disalahgunakan dalam pinjaman online .

Sebelum membahas cara hapus data pribadi atau data kontak ini di pinjol, perlu diingat bahwa kasus akses data pribadi pinjaman terjadi terutama di Fintech ilegal atau pinjaman online yang tidak terdaftar resmi di OJK.

  • Langkah preventif paling utama adalah tidak mengajukan pinjaman online ke Fintech Ilegal (daftar fintech ilegal lihat disini). Hanya pinjam uang ke fintech yang terdaftar di OJK (daftar Fintech OJK terbaru).
  • Untuk menghapus data pribadi dan data kontak dari pinjaman online, Anda sampaikan surat email ke perusahaan pinjaman online meminta penghapusan data Anda dalam sistem perusahaan pinjaman. Cek di daftar call center dan alamat Fintech terbaru 2019.
  • Bisa juga Anda konsultasi langsung ke OJK lewat email, surat atau telepon soal permohonan menghapus data dari pinjaman online ini. OJK akan memberikan advis dalam soal bagaimana cara menghapus data dari pinjaman online.
Tips Pinjaman Online Bunga Rendah

Tips Pinjaman Online Bunga Rendah

Dari pengalaman mengajukan, satu hal yang pasti buat saya, bunga pinjaman online lebih tinggi, jauh lebih tinggi, dibandingkan bunga bank, bahkan lebih tinggi dari bunga KTA bank yang terkenal mahal sekalipun.

Jadi, kalau mencari bunga lebih rendah dari bank, fintech bukan tempatnya.

Tapi, jangan melihat hanya dari perbandingan bunga semata.

Bunga pinjaman online memang tidak semurah bank, tetapi ada kecepatan, kemudahan proses di fintech P2P, antara lain:

  • Tanpa Kartu Kredit
  • Syarat hanya KTP saja
  • Tanpa Slip Gaji
  • Tanpa BI Checking (Slik OJK)
  • Cepat Cair 24 Jam
  • 100% Online Tanpa Tatap Muka

Saya yakin kondisi diatas mustahil ditemukan saat pengajuan kredit ke bank.

Jadi, kalau mau membandingkan bunga murah di fintech vs bank jelas bukan perbandingan yang sepadan, dan juga kurang tepat, karena masing – masing punya keunggulan.

Dari semua p2p yang saya review diatas, semuanya patuh pada batasan dari AFPI soal bunga max 0,8% per hari.

Kebijakan AFPI mengendalikan bunga fintech tampaknya cukup efektif.

Bagi calon peminjam yang ingin mengajukan ke pinjaman online, saran saya:

  • Perbandingkan antara fintech karena tidak semua bunganya mahal, mentok di 0,8% per hari. Ada fintech yang memberikan bunga lebih rendah dari cap max bunga tersebut.
  • Bandingkan antara Fintech dengan menghitung berdasarkan suku bunga harian agar karena tenor di pinjaman online bisa berbeda – beda sekali satu dengan lainnya.
  • Jangan terpaku pada suku bunga yang dipublikasikan fintech untuk menghitung beban bunga sebenarnya. Banyak fintech membuat bunga tampak rendah, tapi sebenarnya tidak, karena adanya potongan biaya admin atau provisi. Jadi, meskipun bunga secara prosentase rendah, namun pada kenyataannya pencairan tidak sebesar plafon yang disetujui, dipotong biaya di muka.
  • Cara paling mudah menghitung total bunga yang harus ditanggung peminjam adalah membandingkan dana pencairan yang masuk ke rekening vs jumlah pelunasan, untuk bisa menghitung berapa biaya bunga secara akurat.
  • Jika memang ingin mengambil pinjaman online, karena berbagai pertimbangan, saran saya ambil yang tenor pendek.
  • Bisa lihat dari review bunga yang saya temui di fintech bahwa cicilan selama beberapa bulan membuat jumlah pembayaran bunga menjadi selangit. Bisa mendekati 100% !

Pinjaman online lebih pas untuk pinjaman jangka pendek dan bukan untuk cicilan.

Di luar negeri, pinjaman online dikenal sebagai ‘payday loan’, yang masa pinjaman sebatas gajian (payday), yaitu 30 hari.

Kesimpulan

Saya melakukan survei ke 8 fintech OJK untuk melihat berapa bunga yang diberikan pinjaman online, yang selama ini dipersepsikan memberikan bunga sangat tinggi.

Hasilnya, tidak semua pinjaman online menerapkan bunga tinggi. Ada yang pinjaman online bunga rendah.

Kebijakan AFPI membatasi maksimum bunga diikuti oleh semua fintech yang saya survei diatas.

Tetapi, rendahnya pinjaman online tidak bisa dibandingkan dengan tingkat suku bunga bank karena keduanya punya karakter yang berbeda.

Jadi, kalau ingin mengajukan kredit di pinjaman online, Anda sebaiknya sudah punya gambaran mengenai bagaimana bunga yang dibebankan ke peminjam.

Langganan Duwitmu.com
Dapatkan Info Artikel Terbaru di Duwitmu.com
Advertisements
Advertisements