Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Cara Klaim Asuransi Meninggal Dunia Buat Ahli Waris

Daftar Isi

Cara Klaim Asuransi Meninggal Dunia Buat Ahli Waris

Klaim asuransi meninggal dunia penting diketahui, khususnya oleh ahli waris. Bagaimana caranya ?

Agar manfaat asuransi ini dapat dirasakan dengan maksimal, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mudah klaim asuransi meninggal dunia.

Banyak yang mengira, berbagai hal mengenai asuransi yang dimiliki hanya perlu dipahami oleh pemegang polis saja, padahal sebenarnya, informasi perihal detail asuransi juga perlu diketahui dan dipelajari oleh berbagai pihak, terutama keluarga dan ahli waris dari pemegang polis asuransi.

Sebelum mencairkan uang pertanggungan dari asuransi jiwa yang dimiliki, ada tiga tahapan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Ketiga tahapan ini sebenarnya bisa selesai dengan cepat jika Anda sebagai ahli waris sudah mengetahui tahapan tersebut. Nah, apa saja tahapan yang dimaksud? Yuk, ikuti penjelasannya.

1. Melaporkan Tertanggung Meninggal Dunia

Cara mudah klaim asuransi meninggal dunia akan selalu diawali dengan proses ini, yaitu proses pelaporan mengenai posisi tertanggung yang telah meninggal dunia. Mengenai proses ini, setiap perusahaan asuransi memiliki aturan berupa batas waktu maksimal pelaporan yang harus diikuti.

Saat Anda tidak melaporkan kondisi meninggal dunia dalam jangka waktu yang telah ditentukan, kemungkinan besar klaim asuransi yang kelak diajukan akan ditolak. Meski setiap perusahaan memiliki aturan masing-masing, tetap saja rata-rata ketentuan batas waktu pelaporan ini berkisar antara 30 hingga 60 hari setelah kematian. Jadi, alangkah baiknya jika Anda segera mengurus laporan sebelum 30 hari dari tanggal kematian ke perusahaan asuransi.

2. Melengkapi Persyaratan

Meski dicairkan oleh anggota keluarga dan ahli waris, proses klaim asuransi hanya bisa dilakukan setelah Anda melengkapi setiap persyaratan administrasi yang berlaku. Hal ini juga ditujukan untuk semua jenis asuransi, bukan hanya asuransi kematian saja.

Untuk asuransi kematian, ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi:

  • Salinan identitas diri tertanggung dan ahli waris
  • Salinan kartu keluarga tertanggung
  • Polis asuransi asli
  • Salinan hasil pemeriksaan medis tertanggung (terakhir kali semasa hidup)
  • Salinan buku rekening penerima manfaat
  • BAP kepolisian jika meninggal karena kecelakaan
  • Surat berisi kronologis kematian yang ditandatangani ahli waris jika meninggal di rumah tanpa perawatan dari pihak medis
  • Surat keterangan meninggal dari instansi pemerintah terkait yang telah dilegalisir (kutipan akta kematian)

Selain persyaratan dari segi administratif yang dibawa langsung oleh ahli waris, ada beberapa formulir yang perlu diisi oleh ahli waris juga agar dapat mengajukan klaim asuransi. Beberapa formulir tersebut di antaranya :

  • Formulir klaim meninggal dunia yang diisi oleh dokter
  • Formulir klaim meninggal dunia yang diisi oleh penerima manfaat atau ahli waris
  • Formulir pemberitahuan nomor rekening
  • Formulir surat kuasa pemaparan isi rekam medis (ditandatangani ahli waris di atas materai)

Setelah memenuhi persyaratan berupa formulir dan persyaratan lainnya, proses klaim asuransi dapat segera dilanjutkan. Selanjutnya, ahli waris atau penerima manfaat juga berkewajiban untuk memenuhi persyaratan lain yang diminta perusahaan asuransi jika diperlukan.

3. Verifikasi dan Wawancara

Tahapan terakhir yang harus Anda lakukan selama proses klaim asuransi kematian adalah tahapan verifikasi dan wawancara. Tahapan wawancara ini biasanya dilakukan dua kali, yaitu saat Anda sebagai ahli waris melaporkan kejadian tertanggung meninggal dunia, serta saat proses verifikasi klaim asuransi berlangsung.

Verifikasi sendiri kerap dinilai sebagai tahapan yang rumit, tetapi sebenarnya tahapan ini termasuk dalam cara mudah klaim asuransi meninggal dunia yang tidak perlu dikhawatirkan. Anda cukup menunggu dihubungi oleh pihak asuransi setelah memberikan seluruh persyaratan klaim asuransi, kemudian kooperatif menjawab dan menjelaskan setiap hal yang ditanyakan oleh pihak asuransi dengan jelas dan jujur.

Proses verifikasi ini berfungsi untuk mengecek ulang, apakah proses klaim dan kelengkapan persyaratan yang Anda setorkan sudah sesuai dengan ketentuan atau belum. Setelah proses verifikasi dan wawancara selesai, Anda hanya perlu menunggu dihubungi kembali oleh pihak asuransi mengenai pencairan asuransi yang bersangkutan. Oh ya, pencairan klaim ini biasanya memakan waktu minimal 14 hari kerja setelah seluruh proses klaim selesai dan dipastikan sesuai aturan.

Setelah melakukan ketiga tahapan di atas, Anda hanya perlu menunggu sampai pihak asuransi mencairkan uang pertanggungan. Selama seluruh persyaratan dipenuhi dengan baik, pencairan uang pertanggungan tersebut juga akan selesai lebih cepat.

Namun demikian, Anda juga perlu memahami adanya risiko penolakan klaim asuransi kematian. Meski cara mudah klaim asuransi meninggal dunia telah dilakukan, ada beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi ditolak, di antaranya:

  • Formulir pengajuan tidak diisi dengan jujur dan jelas
  • Kematian disebabkan oleh tindakan bunuh diri
  • Kematian terjadi saat melakukan kejahatan
  • Dokumen pengajuan klaim bersifat palsu atau tidak lengkap

Saat mengajukan klaim asuransi, Anda harus memastikan bahwa keempat kondisi di atas tidak terjadi. Keempat kondisi tadi telah diatur dalam aturan hukum mengenai asuransi di Indonesia. Hal ini membuat poin-poin tersebut tidak dapat diganggu gugat dan wajib dipenuhi.

4. Manfaat Asuransi Jiwa

Cara mudah klaim asuransi meninggal dunia berkaitan erat dengan definisi asuransi jiwa. Banyak yang memahami asuransi ini sebagai asuransi yang uang pertanggungannya segera cair setelah pemegang polis meninggal dunia.

Sayangnya, tidak banyak yang menyadari tujuan sebenarnya dari asuransi ini. Bukan hanya sekadar santunan dan jaminan keuangan bagi keluarga dan ahli waris yang ditinggalkan, asuransi kematian juga ditujukan untuk meringankan beban keluarga atas kematian pemegang polis.

Pada saat seseorang meninggal dunia, ada banyak hal yang perlu diselesaikan, termasuk biaya-biaya tak terduga, seperti biaya pengurusan jenazah, biaya rumah sakit, dan lain sebagainya. Salah satu tujuan asuransi jiwa adalah untuk membantu menyelesaikan kewajiban dan berbagai biaya ini.

Dengan mengetahui cara mudah klaim asuransi meninggal dunia, manfaat dari asuransi jiwa ini dapat diterima dan dirasakan lebih cepat.

Asuransi kematian merupakan pilihan yang diambil seseorang untuk memproteksi diri dan keluarga di masa depan. Oleh sebab itu, berbagai hal yang berkaitan dengannya juga harus diketahui secara pasti.

Mengetahui cara mudah klaim asuransi meninggal dunia akan membuat proses pencairan uang pertanggungan asuransi Anda selesai lebih cepat. Makin cepat proses pencairan selesai, makin cepat pula manfaat asuransi ini dirasakan oleh semua pihak.

Tags

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait