Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Review Reksadana Pasar Uang Mandiri Investa Pasar Uang | Apa Aman, Kelebihan Kelemahan

Daftar Isi

Review Reksadana Pasar Uang Mandiri Investa Pasar Uang | Apa Aman, Kel

Mandiri Investa Pasar Uang adalah salah satu jenis Reksadana Pasar Uang yang sudah beroperasi sekitar 17 tahun sejak 17 Maret 2005 dan memiliki dana kelolaan sebesar Rp 9.4 Triliun.

Kita akan mengkaji Reksadana ini. Apakah aman, berapa return, biaya, serta apa kelebihan dan kelemahannya.

Apa itu Mandiri Investa Pasar Uang

Mandiri Investa Pasar Uang adalah jenis Reksadana Pasar Uang yang bertujuan memberikan tingkat likuiditas yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang singkat sekaligus memberikan tingkat pendapatan investasi yang menarik..

Strategi investasi yang dilakukan adalah: Investasi 100% pada instrumen pasar uang yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun yang diterbitkan berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia serta pada obligasi yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun..

Apa Aman Investasi di Mandiri Investa Pasar Uang

Apa Aman Investasi di Mandiri Investa Pasar Uang

Investasi di Mandiri Investa Pasar Uang aman dan legal karena reksadana ini dikelola oleh Manajer Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi yang sudah memiliki izin dan legalitas resmi dari OJK.

Disamping itu, aset pemegang Reksadana disimpan terpisah di bank kustodian dari rekening Manajer Investasi. Jika Manajer Investasi bangkrut atau tutup, aset dan dana milik investor Reksadana aman.

Jumlah Dana Kelolaan

Total jumlah dana kelolaan di Reksadana ini mencapai Rp 9.4 Triliun

Besar kecilnya dana kelolaan menunjukkan berapa jumlah dana yang ditempatkan investor ke Reksadana.

Semakin besar akan semakin baik, karena menunjukkan kepercayaan investor atas kinerja Reksadana.

Kinerja Return Keuntungan

Dalam periode 5 tahun, kinerja Mandiri Investa Pasar Uang menunjukkan pencapaian return 20,45%.

Sejak peluncuran, Reksadana sudah mencetak keuntungan 153% vs return benchmark 146%.

Untuk bisa menilai kinerja Reksadana sebaiknya membandingkan dengan acuan atau benchmark.

Kinerja bisa dilihat dari Fund Fact Sheet yang disediakan gratis oleh Manajer Investasi.

Biaya Investasi

Reksadana ini membebankan biaya sebagai berikut:

  • Biaya Pembelian: 0
  • Fee Manajer Investasi: 1,50%

Biaya pembelian dihitung dari jumlah investasi di Reksadana, sementara fee MI dihitung dari jumlah dana kelolaan.

Isi Portofolio Reksadana

Karena ini adalah jenis Reksadana Pasar Uang maka isi portofolio Mandiri Investa Pasar Uang adalah Bank Mandiri Taspen, Bank Mega Tbk, Bank Nagari, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Bank Sulawesi Selatan dan Barat, Federal International Finance, Pegadaian (Persero), Pemerintah RI, Permodalan Nasional Madani, Tower Bersama Infrastructure Tbk.

Isi portofolio ini bersifat dinamis, sesuai dengan kebijakan Manajer Investasi.

Minimum Investasi

Jumlah minimum pembelian di Reksadana adalah Rp 50 ribu.

Tersedia pula program auto investment untuk melakukan investasi secara rutin sesuai dengan jadwal dan jumlah uang telah ditentukan.

Kelebihan Mandiri Investa Pasar Uang

1. Minimum Investasi Rendah

Jumlah minimum pembelian Reksadana ini adalah Rp 50 ribu. Cukup terjangkau untuk semua kalangan.

2. Dikelola Profesional Manajer Investasi

Reksadana dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi yang sudah punya tidak hanya kualifikasi keahlian tetapi juga pengalaman bertahun - tahun di industri ini.

3. Aman dan Legal

Reksadana Mandiri Investa Pasar Uang aman dan legal karena dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dan memiliki izin serta legalitas dari OJK.

4. Akses ke Pasar Uang

Bisa masuk ke instrumen Pasar Uang dengan lebih mudah. Tidak perlu belajar banyak dan mengerti teknisnya, bisa langsung terjun investasi di Pasar Uang.

5. Diversifikasi

Keunggulan di Reksadana adalah bisa melakukan diversifikasi portofolio dengan lebih mudah. Hal ini membantu kita mengelola risiko dengan baik.

Kelemahan Mandiri Investa Pasar Uang

1. Resiko Investasi

Risiko investasi Pasar Uang Rendah dibandingkan jenis instrumen lainnya. Harus siap dengan kejatuhan nilai investasi.

2. Manajer Investasi Bisa Bangkrut, Tutup

Manajer Investasi yang mengelola portofolio bisa saja bangkrut dan gagal mengelola investasi di Reksadana.

3. Biaya Manajemen Fee

Beban biaya management fee yang harus dibayar saat berinvestasi, yang untuk reksadana ini adalah 1,50% per tahun.

Reksadana untung atau rugi, fee manajer investasi tersebut tetap harus dibayar. Tidak ada biaya ini jika berinvestasi sendiri.

4. Likuiditas

Pencairan Reksadana meskipun cukup cepat tetapi dalam kondisi tertentu bisa memakan waktu. Tidak bisa cair dalam waktu 1 hari.

5. Return Tidak Konsisten Diatas Benchmark

Meskipun tujuannya adalah lebih baik dari benchmark, nama data menunjukkan bahwa Mandiri Investa Pasar Uang tidak selalu konsisten bisa mencetak return diatas benchmark.

Kesimpulan

Mandiri Investa Pasar Uang merupakan salah satu jenis Reksadana Pasar Uang yang sudah cukup lama beroperasi dan dipercaya masyarakat yang terbukti dari besarnya dana kelolaan.

Namun investasi dalam instrumen keuangan yang beresiko perlu dipertimbangkan matang dan wajib disesuaikan dengan tujuan keuangan.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait