Pinjaman Online, Investasi, Keuangan, Asuransi | Duwitmu

Kartu Kredit vs Pinjaman Online, Apa Persamaan dan Perbedaan

Dipublish oleh R Quiserto Oktober 1, 2021

Daftar Isi

Kartu Kredit vs Pinjaman Online Persamaan Perbedaan

Apa persamaan dan perbedaaan Kartu kredit dengan Pinjaman Online ? Perbedaan ini penting diketahui sebelum kita memutuskan mengajukan salah satu dari kedua jenis kredit ini.

Pinjaman online hadir di tengah – tengah masyarakat. Membawa banyak perubahan dalam cara orang mengajukan kredit.

Mulai dari kemudahan pengajuan, kecepatan pencairan sampai proses yang 100% online dari pinjaman online. Beda sekali dengan pengalaman pinjaman yang sudah ada selama ini.

Tapi, apakah pinjaman online akan menggantikan kartu kredit.

Menurut saya, tidak. Pinjaman online tidak akan menggantikan kartu kredit.

Ada banyak fitur dalam kartu kredit yang tidak bisa disediakan oleh pinjaman online. Kartu kredit punya karakteristik yang berbeda.

Untuk membahasnya lebih jauh, kita akan melihat lebih detail soal persamaan dan perbedaaan kartu kredit dan pinjaman online. Dengan paham perbedaannya, kita bisa menentukan apakah membutuhkan kartu kredit atau pinjaman online, atau cukup salah satunya.

Berikut ini adalah Kartu Kredit vs Pinjaman Online, apa Persamaan dan Perbedaan kedua jenis pinjaman ini.

Persamaan

Kartu kredit dan pinjaman online punya kesamaan, yaitu sebagai jenis kredit atau pinjaman. Konsumen mengambilnya untuk berhutang dengan instrumen ini.

Keduanya termasuk jenis pinjaman tanpa agunan. Konsumen tidak membutuhkan aset, seperti rumah atau tanah, yang harus dijaminkan untuk bisa mendapatkan kartu kredit dan pinjaman online.

Keduanya punya tujuan yang sama, yaitu untuk kepentingan konsumsi. Pada dasarnya, konsumen bisa menggunakan kartu kredit dan pinjaman online untuk kebutuhan sesuai keinginan mereka.

Karena pinjaman, konsumen harus membayar bunga dan biaya lainnya pada saat menggunakan kartu kredit dan pinjaman online.

Perbedaan

Apa perbedaan antara kartu kredit dan pinjaman online ? 

Kebetulan, saya sudah pernah menggunakan kedua instrumen kredit ini.

Dari pengalaman tersebut, saya bisa menarik kesimpulan bahwa perbedaannya adalah:

1. Bunga

Bunga adalah faktor penting dalam pengajuan pinjaman. Peminjam harus memperhitungkan dan mencermati bunga pinjaman.

Bunga pinjaman online sangat tinggi. Rata – rata bunga pinjaman online adalah 0,8% per hari atau 24% sebulan.

Tingkat bunga pinjaman online setinggi ini adalah bunga maksimum per hari yang diatur oleh OJK dan Asosiasi Pinjaman Online (AFPI).

Bunga kartu kredit jauh lebih murah, yaitu 1.75% per bulan/ 21% per tahun. Bunga ini berlaku sama untuk transaksi belanja dan tarik tunai di kartu kredit.

Jadi, konsumen bisa melihat perbedaannya, yaitu:

  • Bunga Pinjaman Online: 24% / Bulan
  • Bunga Kartu Kredit: 21% / Tahun

Perbedaan bunga keduanya cukup signifikan. 

Namun, konsumen tidak hanya bisa melihat dari sisi bunga semata karena ada perbedaan – perbedaan lain, yang juga harus menjadi pertimbangan sebelum memilih salah satunya.

2. Cara Kerja

Kartu Kredit dan Pinjaman Online punya cara kerja kredit yang berbeda.

Dalam kartu kredit, nasabah mendapatkan limit untuk transaksi. Bank menentukan limit Transaksi kartu kredit dan atas pertimbangannya berhak setiap saat untuk mengubah besar limit untuk setiap Transaksi. Bank akan memberitahukan perubahan mengenai limit Transaksi kepada Pengguna sebelum perubahan tersebut berlaku efektif.

Limit membatasi jumlah transaksi penggunaan kartu kredit. Setiap kali nasabah melakukan transaksi dengan kartu kredit, limit transaksi akan berkurang dan plafon untuk transaksi berikutnya akan berkurang.

Contoh limit kartu kredit Rp 10 juta maka maksimum penggunaan transaksi sebesar Rp 10 juta. Tidak bisa pemakaian melebihi dari limit ini.

Nasabah kartu kredit tidak harus menggunakan seluruh limit yang ada. Bahkan tidak menggunakan kartu kredit juga diperbolehkan.

Pembayaran tagihan akan menaikkan kembali limit transaksi kartu kredit. Semakin besar pembayaran, semakin besar limit yang bisa digunakan kembali, dan sebaliknya.

Apa bedanya dengan pinjaman online ?

Dalam pinjaman online, nasabah langsung menerima pencairan seluruh pinjaman yang disetujui. Misalnya pinjaman online disetujui Rp 10 juta maka seluruhnya akan dicairkan ke rekening peminjam.

Tidak ada limit atau plafon di pinjaman online yang bisa berulang kali digunakan seperti di kartu kredit.

Pembayaran nasabah di pinjaman online tidak akan mengembalikkan limit pinjaman.

Nasabah yang ingin meminjam kembali harus mengajukan lagi pinjaman online. Artinya, pinjaman akan diproses kembali dan bisa disetujui bisa tidak.

Terlihat perbedaan dengan kartu kredit yang limitnya bisa digunakan berulang – ulang, selama nasabah membayar tagihan. Nasabah tidak perlu mengajukan pinjaman kembali di kartu kredit untuk bisa terus menggunakan limit transaksi yang sudah diberikan.

Perbedaan cara kerja ini terkait perbedaan fungsi kartu kredit dan pinjaman online.

3. Fungsi

Kartu kredit pada dasarnya adalah alat pembayaran, sementara pinjaman online adalah pinjaman dana tunai.

Pemegang kartu kredit bisa menggunakan atau tidak menggunakan kartu tersebut. Jadi punya kartu kredit, tidak otomatis berhutang.

Konsumen bisa memilih untuk hutang atau bayar lunas dalam penggunaan kartu kredit. Bank penerbit kartu kredit memberikan waktu 1 bulan sejak transaksi dilakukan, bisa hutang atau bayar lunas.

Karakteristik kartu kredit sebagai alat pembayaran adalah:

  • Cashless. Tidak menggunakan uang tunai. Pembayaran dilakukan lewat jaringan merchant.
  • Kredit. Kartu kredit memberikan tempo pembayaran kepada pemegang kartu.
  • Limit. Transaksi kartu kredit dibatasi oleh limit kredit yang ditetapkan oleh bank.

Karakter kartu kredit ini yang membedakan fungsinya dengan pinjaman online.

Berbeda dengan kartu kredit, saat peminjam menerima pencairan pinjaman online, maka itu artinya menerima pinjaman dana yang dikirimkan ke rekening kita. Seketika itu konsumen punya hutang ke pinjaman online.

Jadi, fungsi pinjaman online adalah hutang. Bukan alat pembayaran seperti kartu kredit.

4. Lama Pengajuan

Untuk hal pengajuan, pinjaman online unggul. Proses pengajuan pinjaman online lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan pengajuan kartu kredit.

Rata – rata, pengajuan pinjaman online membutuhkan waktu 24 jam atau paling lama 2 hari, buat konsumen menerima hasil pengajuan. Bahkan, beberapa pinjaman online bisa memberikan persetujuan atau penolakan dalam waktu 5 menit.

Sementara, apply kartu kredit membutuhkan waktu lebih lama. Pengajuan kartu kredit bisa sampai 1 sd 2 minggu sampai konsumen menerima hasil keputusan.

Perbedaan proses atau SLA pengajuan disebabkan oleh cara dan jumlah pengecekan yang berbeda diantara keduanya. Pinjaman online yang berbasis fintech, lebih banyak mengandalkan teknologi dalam proses evaluasi, sementara kartu kredit masih banyak menggunakan proses manual.

Meskipun saat ini, pengajuan kartu kredit sudah mulai banyak yang dilakukan secara online, sehingga prosesnya lebih cepat, tetapi pinjaman online masih lebih cepat memberikan hasil keputusan kepada konsumen.

5. Poin Rewards Mileage

Kartu kredit memberikan bonus poin rewards. Poin dihitung dari nilai transaksi, semakin besar transaksi semakin banyak poin yang dikumpulkan.

Contoh skema poin rewards di kartu kredit adalah:

  • Di setiap transaksi Rp10.000, nasabah akan mendapatkan 1 Poin Rewards. Reward bisa ditukarkan dengan barang yang terdapat dalam Katalog Rewards.
  • Shop & Redeem Akumulasi 3600 Poin Rewards dapat ditukar dengan cashback Rp100.000 untuk transaksi shopping.

Pinjaman online tidak memiliki skema poin rewards. Konsumen pinjaman online tidak mendapatkan poin rewards, berapa pun pun jumlah pinjamannya.

Mileage adalah satu manfaat dari kartu kredit yang banyak jadi incaran banyak orang. Khususnya para traveller.

Tidak sedikit traveller yang bisa terbang gratis dengan menggunakan mileage.

Apa itu mileage ?

Mileage adalah poin rewards dari hasil transaksi yang bisa digunakan untuk membayar tiket pesawat. Semakin banyak transaksi, semakin banyak mileage, semakin besar diskon tiket yang bisa dimanfaatkan.

SCB Kartu Kredit Mileage
Perhitungan Mileage Kartu Kredit

Salah satu contohnya sebuah kartu kredit punya ketentuan mileage sbb:

  • 1 Citi Premier Miles  = 1 airline mile
  • Pengeluaran di dalam negeri: Rp 8.750 = 1 Citi Premier Miles
  • Pengeluaran di luar negeri: Rp 5.000 = 1 Citi Premier Miles (khusus untuk transaksi di hotel, restoran, penerbangan, department store, dan butik)
  • Kartu kredit ini memiliki 11 transfer partner yakni  Singapore Airlines, Cathay Pacific, British Airways, Malaysia Airlines, Eva Air, Air France, KLM, Qantas, Qatar Airways, dan Thai Airways.

Pinjaman online tidak memberikan poin mileage. Konsumen yang mengambil pinjaman online tidak mendapatkan manfaat poin untuk travelling gratis.

6. Persyaratan Dokumen

Persyaratan dokumen di pinjaman online sangat mudah. Pinjaman online umumnya hanya meminta dokumen persyaratan berikut ini:

  • e-KTP Kartu Identitas
  • Foto Selfie

Boleh dibilang, persyaratan pinjaman online diatas, sangat mudah untuk dipenuhi. Hampir semua orang punya dokumen tersebut.

Berbeda dengan pinjaman online, persyaratan dokumen di kartu kredit lebih sulit. Banyak dokumen yang harus konsumen lengkapi.

Persyaratan dokumen kartu kredit, antara lain adalah:

  • Minimum Usia. Kartu Kredit utama adalah 21 (dua puluh satu) tahun atau telah kawin; Kartu Kredit tambahan adalah 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin;
  • Minimum Pendapatan. Penghasilan per bulan minimum dari pemegang kartu kredit adalah Rp3 juta.
  • Slip Gaji. Dokumen penghasilan wajib diserahkan untuk bank bisa mengevaluasi pendapatan.
  • Batas maksimum jumlah Penerbit Kartu Kredit yang dapat memberikan fasilitas Kartu Kredit untuk 1 (satu) Pemegang Kartu Kredit adalah 2 (dua) Penerbit Kartu Kredit.
Persyaratan Kartu Kredit

Salah satu persyaratan kartu kredit yang paling sulit dipenuhi adalah dokumen kartu kredit bank lain. Iya, betul, tidak salah baca bahwa untuk mengajukan kartu kredit sudah harus punya kartu kredit lain sebelumnya.

Dokumen kartu kredit bank lain adalah salah satu hal yang suka tidak suka masih menjadi persyaratan utama pengajuan kartu kredit di bank. Meskipun sekarang, tidak semua bank mewajibkan, tetapi lebih banyak yang mewajibkan.

Implikasi dari ketentuan ini adalah orang belum punya kartu kredit tidak bisa mengajukan kartu kredit lain.

7. BI Checking SLIK OJK

Kriteria penting dalam pengajuan kartu kredit adalah konsumen harus lolos pengecekan di BI Checking / SLIK OJK. Jika tidak lolos, pengajuan kartu kredit akan ditolak.

Apa itu BI Checking atau SLIK OJK ?

Semua lembaga keuangan di Indonesia, termasuk, bank, leasing, BPR dan fintech wajib menyampaikan laporan status debitur yang mengambil pinjaman ke OJK (dulu ke BI).

Laporan tersebut disusun dalam satu sistem database yang umum mengenalnya sebagai SLIK OJK (dulu BI Checking). Dalam database tersebut terdapat credit history sampai lima tahun kebelakang yang menunjukkan performa pembayaran dan status terakhir.

Laporan ini digunakan bank untuk mengecek karakter peminjam. Apakah peminjam yang patuh, menyelesaikan kewajibannya atau yang tidak patuh, terlambat membayar kewajiban atau bahkan menunggak.

Umumnya, di hampir semua bank, hasil pengecekan di BI checking menjadi garda pertama sebelum suatu aplikasi pinjaman akan diproses. Jika tidak lolos garda pertama ini maka pengajuan langsung ditolak.

Jika ditemukan catatan kredit yang buruk di BI checking, pengajuan cenderung ditolak. Khususnya, kredit yang sedang menunggak atau dulu pernah kolek 5.

Bagaimana jika punya tunggakan kredit di bank lain ?

  • Jika jumlahnya kecil, dibawah Rp 1 juta, bank akan mengabaikan. Dianggap bukan tunggakan yang material.
  • Jika terlambat dibawah 3 hari, bank tidak akan memperhitungkan. Masih dalam masa grace period yang lumrah dalam pinjaman
  • Jika terlambat diatas 3 hari sd 30 hari, bank masih akan mempertimbangkan. Ini rentang waktu yang masih abu – abu.
  • Jika terlambat diatas 30 hari, kemungkinan besar akan ditolak pengajuannya.
  • Pernah menunggak tapi sekarang sudah lunas maka bank akan melihat berapa lama dulu menunggaknya.

Disamping menunjukkan histori kredit, BI checking memberikan informasi soal alamat peminjam. Bank biasanya mencocokan alamat domisili di BI Checking dengan alamat yang disampaikan oleh peminjam.

Kabar baiknya, banyak pinjaman online yang tidak serta merta menggunakan hasil dari BI Checking atau SLIK OJK untuk mengambil keputusan kredit. 

Jadi, pinjaman online bisa punya dua kemungkinan dalam hal BI Checking:

  • Mengecek hasil BI Checking / SLIK OJK, tapi tidak melandasi keputusan kredit pada hasil in semata matai. Nasabah dengan hasil BI Checking buruk masih bisa disetujui oleh pinjaman online
  • Mengabaikan BI Checking / SLIK OJK karena menggunakan indikator analisa kredit yang lain.

Apakah dengan tidak tergantung pada hasil BI Checking SLIK OJK maka bisa dikatakan bahwa pinjaman online kurang berhati – hati ? Tidak juga.

Kebanyakan pinjaman online adalah perusahaan fintech yang mengandalkan teknologi dalam melakukan analisa kredit. Mereka menggunakan alternatif credit scoring yang tidak semata – mata mengandalkan hasil histori kredit dari BI Checking SLIK OJK.

8. Security Kartu

Di era digital dan internet sekarang, penggunaan kartu kredit untuk melakukan transaksi online menjadi masif. Hampir semua transaksi online membutuhkan kartu kredit.

Efek negatifnya adalah banyak data kartu kredit yang dibobol. Orang jadi mengalami kerugian dari transaksi yang tidak sah.

Meskipun bank penerbit sudah menerapkan sejumlah langkah perlindungan security untuk melindungi data, seperti kewajiban PIN dan 3D secure, namun banyak penyebab kebobolan justru datang dari keteledoran pemegang kartu kredit. Misalnya, pemberian akses dan data kartu kepada orang tidak dikenal.

Orang yang punya kartu kredit perlu punya kedisiplinan dalam menjaga data dan akses. Apalagi di era serba digital saat ini.

Pinjaman online tidak memiliki resiko untuk di hacked dan dibobol orang. Tidak ada media kartu di pinjaman online.

9. Promo Cash Back

Diskon promo adalah manfaat yang hampir pasti pemegang kartu kredit bisa nikmati. Kartu kredit rajin melakukan promo, misalnya di restoran atau penginapan tertentu.

Promo ini bertujuan agar konsumen menggunakan kartu mereka untuk transaksi. 

Kartu kredit juga memberikan cash back atau pengembalian sebesar persentase tertentu dari setiap transaksi belanja dengan kartu kredit.

Contohnya, salah satu kartu kredit menerapkan program cash back 1%. Itu artinya pemegang kartu akan mendapatkan 1% Cash Back untuk semua transaksi ritel yang dilakukan dengan menggunakan Kartu Kredit, tanpa pembelanjaan minimum.

Hasil dari cash back tersebut bisa ditukarkan untuk  memotong tagihan bulanan pada bulan berikutnya. Sisa Cash Back yang belum ditukarkan tetap berlaku selamanya.

Pinjaman online tidak menawarkan promo cashback. Boleh dibilang peminjam di pinjaman online tidak memperoleh promo apa – apa.

10. Airport Lounge

Pemegang kartu kredit punya fasilitas untuk bisa menunggu penerbangan di airport lounge di bandara. Tinggal menunjukkan kartu, konsumen bisa masuk ke airport lounge.

Umumnya, akses ke fasilitas airport lounge ini gratis. Atau, konsumen bisa menukar poin rewards untuk akses ke lounge.

Airport lounge adalah fasilitas yang cocok untuk konsumen yang kerap melakukan travelling lewat udara. Hal tersebut karena:

  • Nyaman bisa menunggu penerbangan di lounge dengan segala macam fasilitasnya
  • Gratis atau bayar sedikit untuk bisa menggunakan airport lounge. Tanpa punya kartu kredit, konsumen bisa menikmati airport lounge dengan bayar cukup mahal.

Akses terhadap airport lounge tergantung pada tingkat kartu kredit. Semakin tinggi grade kartu, fasilitas di airport lounge akan semakin baik.

Fasilitas airport lounge tidak ada di pinjaman online.

11. Dana Tunai Darurat

Bagaimana soal kebutuhan dana darurat ?

Saya pernah mengalami kondisi ini. Butuh uang mendadak dalam jumlah besar untuk kebutuhan menalangi biaya rumah sakit.

Kebetulan asuransi kesehatan tidak mengcover semua biaya di rumah sakit. Jadi, saya harus keluarkan uang dari kocek sendiri.

Masalahnya, saat itu uang kas di tangan terbatas. Ada uang tapi tidak likuid, butuh beberapa hari untuk mencairkannya.

Kartu kredit sangat membantu dalam kondisi semacam ini. Saya membayar tagihan rumah sakit, dengan kartu kredit.

Kebetulan, saya punya kartu kredit dengan limit besar. Saya sudah siapkan untuk kondisi emergency.

Di saat jatuh tempo, saya lunasi tagihan kartu kredit. Jadi saya tidak kena bunga dan biaya lainnya.

Dari pengalaman ini, saya sangat terbantu dengan punya kartu kredit di saat butuh dana darurat. Manfaat kartu kredit adalah:

  • Bisa dengan cepat menarik uang tunai. Tidak harus mengajukan pinjaman, seperti KTA, yang butuh waktu untuk disetujui
  • Tagihan bisa dibayar lunas di akhir bulan. Berbeda dengan KTA yang pembayaran harus dicicil selama tenor kredit.

Kartu kredit menyediakan pinjaman dana tunai yang bisa ditarik setiap saat. Ini artinya nasabah punya standby loan yang bisa digunakan saat dibutuhkan.

Bukan perusahaan saja yang punya standy loan, perorangan pun bisa. Tinggal memanfaatkan fasilitas tersebut di kartu kredit.

Proses tarik tunai sangat mudah. Tinggal ke ATM, ambil dana dengan memasukkan kartu kredit ke mesin.

Berbeda dengan pinjaman online yang butuh proses beberapa hari untuk bisa mendapatkan persetujuan dan pencairan dana tunai.

Kartu kredit, jelas, lebih praktis dan mudah dibandingkan pinjaman online, khususnya buat mereka yang butuh dana tunai secara mendadak.

12. Asuransi Perjalanan Gratis

Kartu kredit menyediakan fasilitas asuransi perjalanan gratis. 

Asuransi kecelakaan diri selama perjalanan merupakan salah satu fasilitas yang disediakan secara otomatis bagi pemegang kartu kredit yang melakukan pembelian tiket angkutan darat, laut, dan udara untuk perjalanan dalam negeri maupun ke luar negeri berupa pertanggungan terhadap:

  • Travel Accident (Kecelakaan Perjalanan)
  • Overseas Medical Reimbursement (Biaya Pengobatan di luar negeri)

Asuransi perjalanan ini berlaku untuk pemegang kartu utama maupun kartu tambahan. Berlaku untuk 1 (satu) orang istri atau suami dan anak kandung sah dengan jumlah maksimal 3 orang yang berusia antara 3 bulan sampai 23 tahun

Jenis angkutan darat, laut atau udara, baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang digunakan harus merupakan angkutan umum yang dioperasikan secara komersial.

Asuransi perjalanan gratis tidak diberikan di pinjaman online.

13. Biaya dan Iuran Tahunan

Banyaknya fasilitas tambahan yang ditawarkan oleh kartu kredit bukannya gratis. Kartu kredit meminta iuran tahunan yang jumlahnya cukup besar setiap tahun.

Iuran tahunan di kartu kredit wajib dibayar oleh pemegang kartu kredit. Jika tidak dibayar, kartu akan dicabut.

Pinjaman online tidak meminta iuran tahunan. Nasabah tidak perlu membayar iuran kepada pinjaman online.

Tidak adanya iuran tahunan di pinjaman online. Kemungkinan besar karena pinjaman online tidak menawarkan banyak fasilitas.

Review Kartu Kredit vs Pinjaman Online

Kartu kredit adalah alat pembayaran sekaligus instrumen hutang untuk kebutuhan gaya hidup. Banyak fasilitas yang ditawarkan oleh kartu kredit, yang tidak ada di pinjaman online, seperti poin rewards, promo cash back, airport lounge, gratis asuransi.

Itu bukan berarti pinjaman online lebih buruk. Karena pinjaman online, memang, punya tujuan berbeda, yaitu untuk memberikan fasilitas dana tunai secara cepat.

Persyaratan apply kartu kredit, jauh lebih sulit dan ketat dibandingkan pinjaman online. Hal ini bisa dilihat dari sejumlah ketentuan:

  • Kartu kredit meminta minimum penghasilan Rp 3 juta, sementara pinjaman online tidak secara ketat mewajibkan minimum penghasilan
  • Kartu kredit mewajibkan dokumen penghasilan untuk menganalisa dan memvalidasi penghasilan, sementara pinjaman online tidak mewajibkan slip gaji.
  • Kartu kredit meminta bukti punya kartu kredit dari bank lain sebagai persyaratan, pinjaman online tidak meminta persyaratan ini.
  • Kartu kredit mewajibkan lolos BI Checking SLIK OJK, pinjaman online mengecek tetapi tidak mewajibkan karena menggunakan alternatif credit scoring.

Boleh dikatakan, sebagai kesimpulan, bahwa kartu kredit memang menawarkan lebih banyak fasilitas dan fitur, namun pengajuan kartu kredit jauh lebih sulit dan lebih lama karena persyaratan dan dokumen yang lebih ketat.

Proses pengajuan Pinjaman online lebih mudah, lebih cepat. Cocok buat konsumen yang butuh dana tunai cepat.

Bagikan Melalui

Artikel Terkait

Review Kartu Kredit BCA

Review Kartu Kredit BCA (Bunga, Syarat, Cara Aj...

September 20, 2021 0 Komentar

BCA adalah salah satu bank penerbit kartu kredit terbesar di Indonesia. Mari kita lihat dan revie... Baca Lagi

Memilih Kartu Kredit Terbaik

Tips dan Cara Memilih Kartu Kredit Terbaik Pali...

September 8, 2021 0 Komentar

Kartu kredit adalah alat pembayaran yang populer di masyarakat. Bagaimana cara dan tips memilih k... Baca Lagi

Bunga Kartu Kredit

Review Suku Bunga dan Biaya Kartu Kredit Terbar...

Agustus 2, 2021 0 Komentar

Bagaimana perbandingan suku bunga kartu kredit ? Ikuti review bunga kartu kredit di berbagai bank... Baca Lagi

Apply Kartu Kredit

15 Cara Apply Pengajuan Kartu Kredit Online (Ce...

Agustus 24, 2020 0 Komentar

Bagaimana cara dan syarat pengajuan kartu kredit ? Apa yang perlu Anda siapkan agar buat kartu kr... Baca Lagi

Kredit Laptop Cicilan 0%

10 Pinjaman Kredit Laptop Online Tanpa DP Cicil...

Agustus 5, 2020 0 Komentar

Beli laptop bisa dicicil dengan kredit laptop yang banyak ditawarkan secara online di berbagai to... Baca Lagi

Kartu Kredit BCA Terbaik

Review Kartu Kredit BCA | Cara Apply Bikin, Pro...

Juli 31, 2020 0 Komentar

Kartu kredit BCA adalah salah satu kartu kredit yang saya miliki sekarang dan paling sering saya ... Baca Lagi

Belum Ada Komentar

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan di publish