Daftar Isi
myBCA dan Seabank adalah dua aplikasi mobile banking yang populer di Indonesia. Tapi, tidak jarang kita bingung perbedaan kedua aplikasi ini.
Untuk itu, kami mencoba myBCA dan Seabank, lalu menuliskan pengalaman menggunakan aplikasi mobile banking ini. Simak hasil pengalaman kami.
myBCA adalah upgrade dari BCA Mobile, sehingga fitur di myBCA lebih banyak, yaitu:
Sementara, Seabank harus diakui lebih simpel secara aplikasi dan tidak sepopuler BCA tapi punya sejumlah keunggulan, yaitu banyak diskon, gratis biaya dan terintegrasi dengan aplikasi Shopee. Jadi buat kita yang suka belanja di Shopee, Seabank menawarkan banyak keuntungan karena Shopee dan Seabank satu grup perusahaan.
MyBCA adalah digital platform banking terbaru dari Bank Central Asia (BCA). Aplikasi ini memungkinkan nasabah untuk dapat mengakses lebih dari satu rekening hanya melalui satu BCA ID.
Tentunya aplikasi ini berbeda dengan m-BCA dan klik BCA, yang hanya bisa melakukan akses untuk satu rekening saja. Sudah banyak kemajuan dan fitur baru yang dimiliki oleh MyBCA.
Aplikasi ini bisa menjadi solusi tepat bagi nasabah yang memiliki dua rekening aktif. Transaksi dari rekening BCA apapun bisa dilakukan hanya melalui satu aplikasi MyBCA dengan satu user id.
Untuk dapat melakukan registrasi MyBCA, nasabah harus mendaftarkan nomor telepon aktif terlebih dahulu melalui layanan e-banking. Pendaftaran nomor telepon bisa dilakukan melalui ATM BCA terdekat.
Bagi nasabah yang sudah memiliki akun m-BCA, tidak perlu melakukan registrasi nomor telepon lagi. Data m-BCA bisa langsung ditransfer ke MyBCA, sehingga registrasi jadi lebih mudah.
Aplikasi MyBCA memiliki fitur-fitur update dengan tampilan terbaru yang lebih update. Nasabah tidak hanya dapat melakukan transaksi, tapi juga bisa mengakses berbagai informasi seputar finansial.
Berikut ini adalah beberapa fitur yang ada di aplikasi MyBCA:
Fitur ini memungkinkan nasabah untuk membuka akun rekening deposito dengan mudah melalui smartphone. Tidak perlu repot lagi mendatangi kantor cabang, semua prosesnya dilakukan secara online.
Pengguna juga dapat mengunduh e-Statement dari rekening yang dapat diakses oleh BCA. E-Statement adalah informasi rekening bulanan yang akan langsung dikirim melalui email, sehingga informasi seputar rekening dapat dirangkum dengan mudah dan jelas.
Untuk fitur transaksi tentunya MyBCA sudah memiliki fitur yang lengkap seperti pembayaran virtual account BCA, transfer ke Sakuku, top up, pembayaran tagihan listrik, beli pulsa, transfer ke bank lain, dan masih banyak lagi.
Tidak hanya itu, nasabah juga bisa membuka rekening e-Deposito dengan mudah hanya melalui aplikasi MyBCA. Tidak perlu repot lagi mengantri di bank untuk membuka rekening baru.
Nasabah bisa mengakses berbagai informasi seputar rekening seperti saldo rekening, riwayat transaksi, mutasi rekening, dan transaksi terjadwal. Tidak hanya itu, informasi kurs terupdate juga dapat terus dipantau melalui aplikasi ini.
Aplikasi mobile banking terbaru dari BCA ini tentunya memberikan lebih banyak kemudahan bagi para penggunanya. Tampilannya pun semakin kekinian sehingga nasabah semakin senang bertransaksi menggunakan MyBCA.
Salah satu kelebihan yang paling dirasakan oleh para pengguna MyBCA, yaitu dapat mengelola lebih dari satu rekening. Tidak seperti aplikasi pendahulunya yang hanya bisa mengelola satu rekening saja.
Membuka rekening deposito baru kini tidak perlu lagi repot mendatangi kantor cabang dan mengantri. Pengguna dapat membuka rekening baru hanya melalui aplikasi MyBCA, semua prosesnya dilakukan secara online.
Jika dahulu cetak mutasi harus dilakukan dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada customer service, kini nasabah bisa melakukannya sendiri. MyBCA memiliki fitur cetak mutasi bahkan hingga beberapa tahun ke belakang.
Aplikasi MyBCA sudah memiliki banyak fitur baru yang lebih update dengan tampilan kekinian. Namun masih banyak pengguna yang mengeluhkan aplikasi error, hal ini bisa dilihat sebagai kekurangan dari aplikasi.
Banyak pengguna yang mengeluhkan tidak bisa login, kendala terbesarnya yaitu saat hendak melakukan verifikasi. Hal tersebut membuat para pengguna tidak bisa mengakses aplikasi sama sekali.
Selain itu, tidak adanya koneksi ke kartu kredit juga menjadi keluhan yang kerap dijumpai. Akan lebih mudah bagi para pengguna MyBCA jika terdapat koneksi langsung dari aplikasi dengan kartu kredit.
Meskipun tampilan UI sudah diperbaharui, beberapa pengguna mengeluhkan bahwa UI kurang simple dan tidak interaktif. Hal ini disampaikan pengguna aplikasi melalui kolom komentar App Store.
Seabank Indonesia dulunya bernama Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE). BKE berubah nama menjadi Seabank karena per 10 Februari 2021, perusahaan tersebut telah resmi diakuisisi oleh Sea Group, induk perusahaan marketplace Shopee.
Seabank Indonesia adalah bank digital terbaru, dengan banyak fitur menarik buat konsumen. Kita review aplikasi Seabank mobile banking soal cara daftar, buka akun, promo Shopee, aman tidaknya, serta kelebihan dan kelemahan aplikasi mobile banking ini.
Dengan menjadi nasabah Seabank, inilah berbagai kelebihan yang bisa dinikmati.
Produk SeaBank adalah rekening Tabungan, yang dapat mempermudah pengelolaan aktivitas finansial harian & menyediakan tabungan dalam satu rekening dengan bunga yang tinggi.
Seabank menerapkan bunga 7% per tahun hingga 31 Maret 2022. Di pasar bank digital, bunga tabungan tersebut tergolong cukup tinggi.
Uniknya, bunga tabungan Seabank bisa cair ke rekening setiap hari.
Nasabah akan mendapatkan bunga setiap hari berdasarkan nilai saldo akhir di hari sebelumnya. Bunga ini akan dibayarkan ke nasabah kamu setiap hari.
Contohnya, apabila nasabah memiliki saldo akhir sebesar Rp 100.000.000 pada 1 Juli, maka akan mendapatkan bunga tabungan sebesar Rp 8.767 dengan perhitungan sebagai berikut: 4% (Bunga Tabungan per tahun) x 1/365 (periode harian) x Rp 100.000.000 - 20% (Pajak tabungan) = Rp 8.767
Seabank menawarkan gratis semua biaya admin. Mau itu transfer kemanapun, biayanya gratis.
Gratis tanpa biaya ini membantu banyak kalangan untuk bisa bertransaksi di bank.
Nasabah tidak perlu khawatir kena tambahan biaya saat melakukan transaksi karena Seabank menerapkan kebijakan bebas biaya admin dan biaya transfer bahkan untuk rekening di bank yang berbeda.
Seabank tidak meminta saldo minimum di rekening tabungan. Tidak hanya saat buka, tetapi juga saldo rekening per bulan.
Orang jadi bebas menarik uangnya saat dibutuhkan, tanpa perlu khawatir beban biaya akibat saldo dibawah minimum.
Hal mana yang kerap terjadi di bank saat ini, dimana uang di rekening habis tanpa nasabah sadari karena dipotong biaya dibawah saldo minimum.
Tanpa saldo minimum, mungkin karena ini bank digital, Seabank jadi membuka akses keuangan menjadi terbuka luas. Semua kalangan jadi bisa mempunyai rekening bank.
Ketentuan tanpa saldo ini juga bagus membantu milenial, orang dengan punya keuangan terbatas untuk bisa membuka tabungan.
Apalagi, nasabah Seabank kemungkinan akan banyak dari konsumen Shopee yang berasal dari berbagai tingkat penghasilan.
Selama ini, salah satu hambatan banyak orang untuk buka rekening adalah kewajiban untuk menempatkan uang pada saldo minimum. Tidak semua orang punya uang yang cukup untuk buka rekening.
Pengguna Shopee bisa dengan mudah membuka rekening bank di Seabank. Akses orang jadi lebih mudah ke sistem perbankan.
Hal ini membantu literasi dan akses keuangan masyarakat yang selama ini masih terbatas.
Akses lewat e-commerce akan sangat membantu bank seperti Seabank untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Sementara, masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan layanan perbankan, sekarang dengan bank digital yang hadir di e-commerce, jadi lebih mudah membuka rekening bank dan menikmati layanan perbankan.
Sebagai aplikasi digital yang masih baru, wajar kalau Seabank masih punya kelemahan yang mudah - mudahan bisa diperbaiki:
Fitur layanan di aplikasi Seabank masih sangat terbatas. Banyak fitur yang di bank lain dan aplikasi uang elektronik tersedia, di Seabank masih belum ada.
Nasabah yang menggunakan Seabank harus siap bahwa aplikasi tabungan ini bagus untuk menabung (bunganya tinggi), membantu untuk pengguna Shopee, namun untuk layanan perbankan, seperti transaksional dan pembayaran, belum tersedia di dalamnya.
Seabank tidak menyediakan kartu ATM untuk keperluan tarik tunai. Tidak ada kartu debit yang disediakan oleh Seabank saat ini.
Aplikasi SeaBank belum mendukung penarikan uang tunai melalui ATM. Nasabah bisa menarik uang tunai dengan mentransfer saldo dari tabungan SeaBank ke rekening Bank lain.
Meskipun punya kantor cabang, tetapi nasabah Seabank tidak bisa dilayani di kantor cabang. Apa maksudnya ?
Penjelasan di situs resmi Seabank menyatakan bahwa “SeaBank memiliki beberapa kantor cabang. Namun, kantor cabang SeaBank hanya dapat melayani nasabah non-digital.”
Seabank tampaknya fokus pada bank digital yang tanpa kantor cabang. Cabang digantikan oleh proses perbankan di HP.
Hal ini jelas tidak menguntungkan buat konsumen yang gaptek, khususnya orang tua atau mereka dengan akses internet terbatas.
Aplikasi Seabank belum menawarkan pinjaman digital. Nasabah tidak bisa mengajukan kredit lewat aplikasi ini.
Hal ini tentu berbeda dengan aplikasi mobile banking di bank - bank lain yang sudah menawarkan pinjaman online di aplikasi mereka.
Saat ini, aplikasi belum menyediakan fasilitas pembayaran dengan menggunakan QRIS atau QR Code. Nasabah hanya bisa melakukan pembayaran dengan transfer.
Daftar Isi
Komentar (0 Komentar)