Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Cara Beli Saham Bank BTN BBTN Online Lewat HP

Daftar Isi

Cara Beli Saham Bank BTN BBTN Online Lewat HP

Cara beli saham Bank BTN BBTN lewat HP penting kita bahas. Kesempatan untuk investasi trading jual beli saham sekarang sangat dimudahkan secara online.

Cara beli saham Bank BTN dimulai dengan hubungi broker sekuritas, unduh aplikasi, daftar rekening saham, cari kode saham BBTN, setor deposit, analisa fundamental dan teknikal Bank BTN, beli saham, cek portfolio atas saham Bank BTN.

Apalagi, saat ini, proses jual beli saham sudah sangat gampang, cukup lewat ponsel dan tidak perlu pergi ke kantor broker sekuritas lagi. Ini semua berkah kemajuan teknologi digital.

Sudah banyak sekuritas yang menyediakan fasilitas trading online di ponsel, seperti IPOT, Ajaib, Mirae, Mandiri Sekuritas, Stockbit Bibit dan lainnya.

Berikut ini langkah - langkah untuk beli saham Bank BTN lewat HP secara online:

1. Unduh Aplikasi Broker Sekuritas

Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi jual beli saham online di Playstore. Sudah banyak perusahaan sekuritas yang menyediakan aplikasi transaksi saham.

Beberapa nama sekuritas yang terkenal untuk trading online adalah IPOT, Ajaib, MOST Mandiri Sekuritas, Mirae, Stockbit dan masih banyak lainnya.

Semua sekuritas ini menyediakan fasilitas trading di HP ponsel nasabah. Semuanya cukup dilakukan via HP.

2. Buka Rekening Saham 

Setelah selesai mengunduh aplikasi, kita harus daftar dan buka akun saham di aplikasi sekuritas tersebut lewat HP. 

Sekarang pembukaan rekening sudah bisa dilakukan secara online, nasabah tidak perlu lagi datang dan bertatap muka ke kantor broker.

Proses pembukaan rekening saham sudah 100% online.

Siapkan dokumen berikut ini untuk pendaftaran akun rekening saham baru:

  • e-KTP
  • NPWP
  • Akun bank pribadi

Selanjutnya, mulai registrasi dan isi data pribadi di aplikasi.

Verifikasi data diri dengan foto selfie dan tandatangan.

Saat berhasil dibuka, nasabah akan memperoleh dua rekening sekaligus yang dibuka saat mulai berinvestasi saham, yaitu rekening Efek di Perusahaan Efek dan RDN (rekening dana nasabah) di Bank.

RDN akan dibukakan oleh sekuritas sebagai perusahaan efek tempat berinvestasi. RDN adalah rekening atas nama nasabah yang disimpan di bank yang terpisah dari rekening Perusahaan Efek. 

3. SID Nasabah

Registrasi telah selesai, Jika tidak ada kendala pada data yang didaftarkan atau berhasil, maka nasabah akan mendapatkan email berupa SID, SRE, dan Nomor RDN (Rekening Dana Nasabah).

Jika sudah mendapat rekening RDN/RDI, pengguna sudah bisa melakukan deposit atau top up dana ke rekening tersebut (a.n nasabah sendiri) untuk transaksi Saham, Reksa Dana, ETF, dan Obligasi.

SID merupakan NIK di pasar saham. Bisa digunakan untuk melakukan pengecekan kepemilikan instrumen pasar modal secara terpusat di KSEI, dengan cukup menginput SID yang kita miliki.

Kalau pindah sekuritas, SID tidak akan berubah dan kita cukup menyampaikan no SID yang kita miliki.

4. Deposit Uang ke RDN

Setelah akun dan RDN berhasil dibuka, selanjutnya adalah kita harus melakukan deposit uang yang akan digunakan untuk beli saham.

Uang ditransfer ke RDN atas nama nasabah. Jumlahnya disesuaikan dengan rencana investasi.

Kita bisa mengecek saldo RDN di bank. Hal ini untuk memastikan bahwa uang yang di transfer untuk deposit, berhasil terkirim.

Berapa minimal transaksi beli saham BTN ?

Bisa dari Rp 100 ribu, tergantung pada broker sekuritasnya. Ketentuan di bursa saham bahwa minimal pembelian adalah 100 lembar, sehingga nilai pembelian tergantung pada harga saham yang dibeli. 

5. Cek Kode Saham Bank BTN

Untuk bisa melakukan jual beli di BEI, kita harus tahu kode saham yang akan kita beli.

Dalam kasus kita, kode saham Bank BTN adalah BBTN. Kode ini yang digunakan dalam semua kebutuhan transaksi di bursa.

6. Analisa Saham Bank BTN

Sebaiknya, sebelum beli, kita analisa dulu sahamnya. Analisa penting untuk memastikan informasi dan kinerja saham tersebut.

Secara umum dikenal dua jenis analisis di pasar saham, yaitu:

  • Analisa Fundamental. Fokus pada laporan keuangan perusahaan untuk melakukan valuasi untuk menentukan harga wajar saham
  • Analisa Teknikal. Fokus pergerakkan harga saham untuk menentukan trend harga saham

Di dalam aplikasi trading, seperti di IPOT, Ajaib, Mandiri Sekuritas, tersedia berbagai macam tools untuk melakukan analisa saham.

Kita tinggal memasukkan kode saham maka akan muncul berbagai analisa atas saham tersebut. Dan analisa ini semua tersedia gratis.

7. Order Beli Saham Bank BTN

Langkah selanjutnya adalah melakukan order beli atau pemesanan saham Bank BTN. Kita harus masuk ke aplikasi trading.

Ini contoh dengan aplikasi IPOT Indopremier. 

Masuk ke aplikasi IPOT, lalu Klik menu Stock yang ada di Home Page, lalu pilih Simple Buy. Masukkan kode saham BBTN dari Bank BTN yang kita akan dibeli.

Setelah itu, masukkan harga pembelian dan jumlah yang ingin dibeli (Lot). 1 Lot = 100 lembar saham. Dana yang dibutuhkan akan menyesuaikan dengan harga dan jumlah saham yang akan dibeli.

Klik Submit untuk melakukan pembelian. Cek di Order Status untuk melihat apakah saham Bank BTN sudah terbeli atau masih dalam antrian order book Bank BTN.

Dalam melakukan pembelian saham Bank BTN, kita punya dua pilihan jenis order, yaitu:

  • Market Order. Kita order di harga saham Bank BTN saat itu, sehingga order jual langsung tereksekusi.
  • Limit Order. Kita order di harga saham Bank BTN yang kita mau, sehingga order tidak langsung tereksekusi, namun menunggu di antrian

Untuk limit order, bisa saja sampai akhir penutupan jam bursa, order saham Bank BTN di harga yang kita inginkan tidak tereksekusi. Maka order saham Bank BTN akan dihapus dan esok hari kita masukkan lagi order yang baru.

Namun, saat ini di beberapa sekuritas sudah tersedia jenis order GTC. Untuk GTC ini, order saham Bank BTN dipasang terus selama beberapa hari, sesuai dengan jumlah hari pilihan kita.

Jadi, dengan GTC, order beli saham Bank BTN yang belum tereksekusi akan otomatis dipasang lagi di hari berikutnya oleh sistem broker sekuritas. Kita, nasabah, tidak perlu pasang lagi order beli saham Bank BTN setiap hari.

8. Amend

Bagaimana jika kita berubah pikiran dan merubah order saham Bank BTN yang telah kita pasang ? Bisa dengan masuk ke fungsi Amend.

Disinilah fungsi Amend. Contohnya di aplikasi IPOT kembali. 

Masuk ke aplikasi IPOT, lalu Klik menu Stock yang ada di Home Page, lalu pilih OrderBook. Masukkan kode saham BBTN Bank BTN yang akan dirubah.

Nanti di order book akan muncul icon, klik icon tersebut. Icon ini menunjukkan order yang tengah dilakukan dan masih dalam antrian.

Setelah icon di klik, order muncul dan klik Amend. Ubah harga atau jumlah lot dari saham Bank BTN dan klik Submit untuk melakukan perubahan order.

9. Withdraw

Bagaimana kalau kita ingin membatalkan order saham Bank BTN? Bukan merubah seperti amend, tetapi mencabut order yang sudah dilakukan.

Disinilah fungsi Withdraw.

Masuk ke aplikasi IPOT, lalu Klik menu Stock yang ada di Home Page, lalu pilih OrderBook. Masukkan kode saham BBTN yang akan kita batalkan ordernya.

Nanti di order book akan muncul icon, klik icon tersebut. Icon ini menunjukkan order yang tengah dilakukan dan masih dalam antrian.

Klik icon kotak sampah yang terdapat pada order yang ada, itu artinya kita hanya membatalkan order tertentu.

Kita juga bisa membatalkan semua order pada saham tersebut, misalnya kita pasang beberapa order pada hari tertentu, dengan klik icon sampah yang terdapat di bagian kanan order book.

Klik Submit untuk melakukan pembatalan order.

10. Portofolio

Untuk mengetahui, jumlah lembar dan nilai saham Bank BTN yang kita miliki, kita bisa cek setiap saat di portfolio.

Nanti, di portfolio, kita bisa melihat apa saja saham yang kita miliki saat ini dan berapa nilainya, serta kita untung atau rugi dari saham tersebut.

Di aplikasi IPOT, kita bisa mengetahui posisi portfolio di aplikasi HP dengan Klik Portfolio yang terdapat di Home Page, kemudian kita akan bisa melihat saham dan Reksadana yang dimiliki.

11. Order Jual Saham Bank BTN

Untuk menjual saham Bank BTN, kita masuk ke aplikasi trading. 

Ini contoh dengan aplikasi IPOT Indopremier. 

Masuk ke aplikasi IPOT, lalu Klik menu Stock yang ada di Home Page, lalu pilih Simple Sell. Masukkan kode saham BBTN dari Bank BTN yang kita akan jual.

Setelah itu, masukkan harga penjualan dan jumlah yang ingin dijual (Lot). 1 Lot = 100 lembar saham. Dana yang diterima akan menyesuaikan dengan harga dan jumlah saham yang akan dijual.

Klik Submit untuk melakukan penjualan. 

Cek di Order Status untuk melihat apakah saham Bank BTN sudah terjual atau masih dalam antrian order book BBTN.

Sama dengan order beli, dalam melakukan penjualan saham Bank BTN, kita punya dua pilihan jenis order, yaitu:

  • Market Order. Kita order di harga saham Bank BTN saat itu, sehingga order jual langsung tereksekusi.
  • Limit Order. Kita order di harga saham Bank BTN yang kita mau, sehingga order tidak langsung tereksekusi, namun menunggu di antrian

Untuk limit order, order jual saham Bank BTN di harga yang kita inginkan dan bisa tidak tereksekusi sampai akhir penutupan jam bursa. Maka order jual saham Bank BTN akan dihapus dan esok hari kita masukkan lagi order jual yang baru.

Namun, saat ini di beberapa sekuritas sudah tersedia jenis order GTC. Untuk GTC ini, order saham Bank BTN dipasang terus selama beberapa hari, sesuai dengan jumlah hari pilihan kita.

Jadi, dengan GTC, order jual saham Bank BTN yang belum tereksekusi akan otomatis dipasang lagi di hari berikutnya oleh sistem broker sekuritas. Kita, nasabah, tidak perlu pasang lagi order jual saham Bank BTN setiap hari.

12. Tarik Uang Cashout

Bagaimana jika ingin menjual saham Bank BTN dan mengambil uangnya ?

Setelah order jual saham Bank BTN berhasil, hasil penjualan akan masuk ke rekening RDN yang kita miliki. Kita bisa cek saldo RDN di bank terkait.

Prosesnya memakan waktu T+2. Jadi, kalau hari ini saham Bank BTN kita jual, maka lusa uang akan masuk ke rekening RDN.

Kalau hasil jual sudah masuk, kita bisa pilihan untuk mengambil uang tersebut atau membeli saham lain.

Untuk beli saham lagi, prosesnya sama dengan order beli saham Bank BTN yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Untuk menarik uang dari RDN, kita bisa melakukan dengan mengirimkan ke rekening pribadi kita yang sudah kita sampaikan di saat melakukan pembukaan rekening saham di awal.

Perlu diketahui bahwa kita tidak bisa menarik uang tunai langsung dari RDN. Kita harus mengirimkan uang dari RDN ke rekening pribadi.

Ini contoh cashout dari RDN ke rekening pribadi, menggunakan aplikasi IPOT. 

Penarikan dana dilakukan dengan klik Icon member menu di kanan atas yang ada gambar orang. Lalu, pilih sub-menu withdrawal di menu cash & portfolio.

Sebelum melakukan penarikkan, cek saldo terlebih dahulu untuk memastikan jumlah dana yang bisa ditarik. Ceklis persetujuan Syarat dan Ketentuan, kemudian pastikan Rekening pribadi untuk menerima penarikan dana.

Klik Submit. Dana akan masuk ke rekening T+2 atau sekitar 2 harian.

13. Broker Sekuritas Bisa Beli Jual Saham Telkom

  1. IPOT Indopremier Sekuritas
  2. Ajaib Sekuritas
  3. Mirae Sekuritas HOTS
  4. Mandiri Sekuritas MOST
  5. BNI Sekuritas
  6. Sinarmas Sekuritas
  7. Stockbit Bibit
  8. Philip
  9. MNC

Tanya Jawab

  1. Berapa Lama Jual Saham Bank BTN

    T+2 uang penjualan saham masuk ke rekening RDN

  2. Jam Beli Jual Saham Bank BTN BBTN

    Mengikuti jam perdagangan di BEI.

  3. Berapa Minimal Beli Saham Bank BTN

    Minimum pembelian adalah 100 lembar saham. 

  4. Apa keuntungan beli saham Bank BBTN

    Keuntungan dari pembagian deviden dan kenaikkan harga saham BBTN

  5. Apa resiko kerugian beli saham Bank BBTN

    Resikonya adalah harga saham BBTN turun dan perusahaan Bank BTN di delisting dari Bursa Efek Indonesiain

Cari dan Bandingkan Sekuritas Broker Saham Terbaik !

Cari dan Bandingkan Sekuritas Broker Saham Terbaik !

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait