Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

20+ Trik agar Pinjaman Online di ACC (dari pengalaman) 2022

Daftar Isi

20+ Trik agar Pinjaman Online di ACC (dari pengalaman) 2022

Bagaimana supaya pengajuan pinjaman online bisa disetujui ? Ini triknya agar pinjaman online di acc.

Meskipun proses di pinjol dianggap mudah dan cepat, namun tidak sedikit yang pengajuan ditolak.

Dari interview ke mereka yang sudah pernah berhasil mendapatkan persetujuan di pinjaman online, kami menyusun hal - hal yang penting dicermati, trik agar pengajuan pinjol bisa disetujui di 2022, yaitu:

1. Data Lengkap

Semua data yang diminta harus dilengkapi selengkap mungkin. Jangan ada yang tidak diisi.

Baca dulu semua persyaratan dan dokumen yang diminta, baru lakukan pengisian supaya data bisa semuanya dilengkapi.

Upload KTP dan mengambil foto selfie harus mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan. Lakukan pengambilan foto dari kamera ponsel yang digunakan untuk melakukan pengajuan pinjaman.

Data rekening bank wajib diperhatikan dengan cermat karena jika salah perusahaan pinjaman tidaka akan memproses alias menolak. Pastikan nama rekening sesuai dengan nama KTP calon peminjam, sebaiknya jangan ada perbedaan.

2. Lolos Verifikasi

Berbagai verifikasi dilakukan oleh perusahaan pinjaman online. Mulai dari ke calon peminjam sendiri, rumah, kantor dan saudara.

Pastikan bahwa data kontak yang disediakan valid sehingga saat diverifikasi oleh pinjaman online bisa dilakukan dengan mulus.

Misalnya, saat perusahaan pinjaman berupaya menghubungi saudara atau kerabat dan banyak yang  gagal. Perlu dipastikan ke saudara yang dicantumkan nomernya untuk siap mengangkat telepon.

3. Catatan Kredit Bagus

Perusahaan pinjaman sangat memperhatikan credit history peminjaman yang dilakukan peminjam sebelumnya. Kerap menunggak atau terlambat membayar cicilan jadi catatan buruk yang akan mempengaruhi persetujuan kredit.

Penting untuk selalu menjaga catatan kredit dengan baik. Apalagi sekarang data sudah semakin canggih sehingga mudah buat pinjaman online untuk mengecek apakah seseorang punya karakter yang bagus dalam pinjaman.

4. Penghasilan Sesuai

Peminjam yang baik akan memperhatikan kemampuan keuangan ketika mengambil kredit. Tujuannya, jelas, agar tidak terjebak dalam hutang.

Perusahaan pinjaman memanfaatkan sistem credit scoring dan menggunakan informasi lain guna membuat penilaian apakah peminjam punya kemampuan keuangan menyelesaikan kewajiban pembayaran tepat waktu.

Rumus gampangnya, 30% dari penghasilan untuk membayar pinjaman. Diatas itu kemungkinan, pengajuan akan ditolak.

5. Mengunduh Aplikasi

Hampir semua pinjaman online mensyaratkan pengajuan dari aplikasi. Aplikasi tersedia di Google PlayStore dan harus diunduh ke ponsel.

Kalau tidak mengunduh aplikasi, proses pengajuan praktis tidak bisa dilanjutkan. Berhenti sampai disitu.

Calon peminjam harus juga punya ponsel pintar (smartphone) untuk bisa mengunduh aplikasi. Jenis ponsel lama yang belum bisa internet tidak bisa untuk mengunduh aplikasi.

6. Isi OTP

Proses pendaftaran dimulai dengan aplikasi mengirimkan kode OTP lewat SMS ke no ponsel yang didaftarkan dalam pengajuan. Kemudian, kode OTP yang sudah masuk di SMS harus diinput ke aplikasi untuk verifikasi.

Kode OTP ini menjadi security code untuk memastikan yang mengajukan adalah orang memiliki ponsel tersebut.

Jika pengisian salah atau tidak menerima kode OTP, pengajuan tidak bisa dilanjutkan, Harus dipastikan bahwa kode diterima dan diisi dengan benar.

Email juga wajib dimiliki. Pendaftaran akun di aplikasi membutuhkan email.

7. Isi No Ponsel

Aplikasi pinjaman online memastikan bahwa no ponsel dimiliki oleh orang yang mengajukan pinjaman. Tidak boleh menggunakan no ponsel orang lain.

Jika berhasil diketahui bahwa no ponsel yang digunakan milik orang lain maka pengajuan akan ditolak. Tidak bisa melanjutkan ke proses berikutnya.

Kemajuan teknologi fintech saat ini memungkinan perusahaan mengetahui penggunaan no ponsel secara akurat.

8. Foto KTP Sesuai Ketentuan

Aplikasi mewajibkan peminjam mengupload foto KTP. Ada beberapa kesalahan umum dalam upload foto KTP:

  • Foto tidak diambil dari kamera ponsel yang digunakan untuk mengajukan aplikasi
  • Hasil foto KTP buram sehingga tidak bisa dibaca oleh sistem
  • KTP diupload dari scan dan bukan diambil dari kamera ponsel

Kesalahan diatas menyebabkan foto KTP tidak valid dan pengajuan tidak bisa dilanjutkan.

9. Isi Data KTP

Aplikasi akan mengambil secara otomatis data dari KTP menggunakan teknologi untuk membaca foto. Karena itu penting memastikan bahwa foto KTP sejelas mungkin.

Dan jangan lupa, gunakan KTP yang masih berlaku. Meskipun saat ini, mayoritas sudah e-KTP yang berlaku seumur hidup.

Data KTP yang diberikan tidak akurat jika:

  • Bukan data KTP calon peminjam yang disampaikan
  • Data KTP tidak sesuai dengan database KTP nasional

Perusahaan pinjaman online memiliki akses ke database KTP nasional dan bisa melakukan pengecekan atas KTP yang disampaikan. Jika ditemukan ketidaksesuaian data KTP, pengajuan ditolak.

10. Foto Selfie Jelas

Foto secara selfie adalah persyaratan di pinjaman online untuk melengkapi proses pengajuan yang tanpa tatap muka. Pengambilan foto harus mengikuti ketentuan.

Kesalahan yang umum terjadi dan menyebabkan penolakan adalah:

  • Hasil foto selfie tidak jelas sehingga sistem tidak bisa membaca foto dengan baik
  • Foto diambil tidak lengkap, misalnya terpotong atau dari sudut yang tidak sesuai
  • Pengambilan foto diambil tidak menggunakan kamera dari ponsel yang dipakai untuk mengajukan pinjaman.
  • Foto tidak diambil dengan kamera ponsel, misalnya menggunakan scan foto

11. Isi Form Lengkap

Form pengisian wajib diisi oleh calon peminjam. Sejumlah data - data harus dilengkapi.

Jika data tidak dilengkapi, form tidak lengkap makaa pengajuan tidak bisa dilanjutkan ke proses berikutnya.

12. Berikan Akses HP

Aplikasi pinjaman online akan meminta akses ke HP. Tujuannya supaya aplikasi bisa mengetahui dan menganalisa beberapa data dari HP.

Untuk bisa mengakses, aplikasi akan meminta izin dari pengguna. JIka izin tidak diberikan, aplikasi tidak bisa dilanjutkan ke proses berikutnya.

Ketentuan dari OJK bahwa akses HP bisa diberikan dengan persetujuan oleh pengguna.

13. Peminjam Bisa Dikontak 

Perusahaan pinjaman online akan melakukan verifikasi dengan menghubungi peminjam. Tujuannya memastikan bahwa betul dilakukan pengajuan pinjaman oleh aplikan yang namanya tertulis dalam form.

Verifikasi ini juga bertujuan menghindari fraud. Banyak kasus dimana no ponsel dicuri, data identitas hilang, yang kemudian disalahgunakan untuk mengajukan pinjaman.

Jika peminjam tidak bisa dihubungi, pengajuan akan ditolak. 

14. Verifikasi Rumah, Kantor

Kontak ke rumah dan kantor adalah bagian dari proses verifikasi. Bisa dilakukan dengan beberapa cara, antara lain melalui telepon atau bahkan kunjungan.

Kegagalan melakukan verifikasi ke rumah atau kantor bisa menyebabkan penolakan pengajuan. Karena perusahaan pinjaman online tidak bisa memastikan data - data rumah dan kantor valid.

15. Rekening Bank Sama dengan KTP

Data rekening bank wajib dicantumkan di form pengajuan. Data ini digunakan untuk mencairkan pinjaman dan menghindari terjadinya fraud.

Fraud biasanya terjadi jika pencairan dilakukan ke nama rekening yang berbeda dari yang mengajukan pinjaman. Karena itu, kesamaan data rekening bak dengan KTP sangat penting.

16. Domisili di Wilayah Coverage Area

Perusahaan pinjaman online menetapkan wilayah yang bisa diterima. Di luar wilayah coverage area tersebut, pengajuan akan ditolak.

Ketentuan soal coverage area biasanya dijelaskan sejak awal. Calon peminjam bisa mengecek apakah domisili masuk dalam coverage area.

17. Tidak Punya Tunggakan Gagal Bayar

Calon peminjam yang punya catatan kredit buruk biasanya akan ditolak pengajuannya. Karakter yang buruk menjadi alasan utamanya.

Catatan kredit dianggap negatif jika peminjam pernah menunggak pinjaman. Definisi berapa lama menunggak, yang dianggap buruk, bisa berbeda - beda diantara perusahaan.

Perusahaan pinjaman bekerjasama dengan beberapa lembaga untuk mengecek catatan kredit calon peminjam. Kemajuan teknologi membuat pengecekan bisa dilakukan dengan semakin canggih.

18. Tidak Dalam Blacklist (Daftar Hitam)

Setiap perusahaan pinjaman punya daftar blacklist calon nasabah yang dianggap tidak bagus sehingga akan ditolak pengajuannya. Blacklist disusun dari berbagai faktor dan dikumpulkan dari berbagai sumber (internal dan eksternal).

Salah satunya, jika sebelumnya pernah mengajukan pinjaman dan hasilnya buruk, maka ketika mengajukan pinjaman lagi akan ditolak karena masuk ke daftar hitam (blacklist).

JIka calon nasabah masuk dalam blacklist, pengajuan hampir pasti akan ditolak. Perusahaan tidak ingin memberikan pinjaman ke nasabah yang masuk dalam blacklist.

19. Verifikasi ke Emergency Contact

Pinjaman online meminta peminjam menyediakan no telepon saudara, teman dan kerabat. Datanya wajib diisi di aplikasi.

Data ini akan diverifikasi dan jika tidak bisa dikontak atau bisa dikontak tapi tidak sesuai, pengajuan biasanya akan ditolak.

20. Tanda Tangan Perjanjian Kredit

Perjanjian kredit wajib ditandatangani dengan menggunakan tanda tangan elektronik. Nah, proses tanda tangan elektronik perlu diperhatikan karena prosesnya membutuhkan pendaftaran terpisah dari aplikasi pinjaman online.

Tanda tangan elektronik dilayani oleh pihak lain, Peminjam perlu mendaftar terlebih dahulu dan baru bisa melakukan tanda tangan.

Tanpa tanda tangan perjanjian kredit, sesuai ketentuan OJK, pengajuan pinjaman tidak bisa diproses lebih lanjut.

Bandingkan Pinjaman Online Terbaik !

Perbandingan berbagai pinjaman online terbaik bnerdasarkan berbagai faktor pilihan

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait