Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Kasus Pinjaman Online Tidak Dibayar, Apa Akibat Resikonya

Daftar Isi

Kasus Pinjaman Online Tidak Dibayar, Apa Akibat Resikonya

Bagaimana jika pinjaman online tidak dibayar ? Apa akibat dan resikonya tidak membayar tagihan pinjol ? Kita bahas satu persatu kasus tidak membayar pinjaman.

Resiko dari tidak membayar pinjaman online mulai dari yang ringan seperti denda keterlambatan, tidak bisa top up, sampai yang berat, seperti laporan negatif di SLIK OJK, penagihan DC lapangan ke rumah dan kantor. Mengambil pinjaman punya komitmen untuk membayar cicilan tepat waktu. Jika tidak, sejumlah resiko menghadang.

Daftar resiko dari kasus Pinjaman Online yang tidak dibayar adalah:

1. Kasus SLIK OJK, BI Checking Jelek

Pinjol akan melaporkan ke SLIK OJK bahwa peminjam punya hutang yang menunggak.

Catatan kredit yang jelek di SLIK OJK akan mempersulit pengajuan pinjaman di pinjaman online, bank dan lembaga keuangan lain. Semua pinjaman online di Indonesia bisa melihat catatan kredit di SLIK.

Pinjaman online punya kewajiban untuk mengecek ke SLIK OJK setiap akan memberikan kredit. Catatan yang negatif di SLIK OJK akan membuat pengajuan ditolak.

Tidak hanya untuk kepentingan kredit, laporan SLIK juga digunakan oleh perusahaan - perusahaan saat melakukan penerimaan karyawan. Perusahaan akan mengecek ke laporan ini apakah calon karyawan punya pinjaman yang menunggak atau tidak.

Praktek pengecekan ke SLIK yang termasuk dalam proses penerimaan karyawan sudah umum dilakukan oleh banyak perusahaan. Ini bagian dari upaya memastikan karakter calon pegawai.

2. Bayar Denda Keterlambatan

Resiko tidak menunggak salah satunya adalah membayar biaya keterlambatan. Biaya ini dikenakan setiap kali pembayaran melewati jatuh tempo.

Jadi, jika terlambat, apalagi macet, peminjam tidak hanya harus membayar tagihan, tetapi juga denda. Beban pembayaran menjadi lebih besar.

Besarnya denda keterlambatan tergantung pada nilai plafon pinjaman. Meskipun ada minimum denda yang harus dibayar saat kredit terlambat.

3. Tidak Bisa Pinjam Lagi

Kalau SLIK OJK, pencatatan bisa dilihat oleh semua pinjaman online. Sementara, blacklist internal hanya bisa diakses oleh pinjaman online tersebut.

Akibat tercatat di blacklist, orang tidak bisa pinjam lagi. Tidak bisa repeat pinjaman. 

4. Limit, Top Up di Blok

Jika punya kredit macet, peminjam tidak bisa mengajukan top up atau kenaikkan limit. pinjaman online akan memblok setiap permohonan top up.

Tentu saja, hal ini tidak menguntungkan karena top up itu merupakan pengajuan limit yang mudah dan cepat. Proses dan kriteria top up relatif mudah dibandingkan mengajukan kredit baru.

5. Terima Reminder dari Collection Setiap Hari

Tim penagihan akan melakukan proses reminder. Reminder dilakukan ke berbagai kanal komunikasi.

Mulai dari SMS, telepon sampai WA. Bahkan tidak jarang, tim penagihan mengakses akun sosial media untuk mengingatkan kewajiban pembayaran.

6. Penagihan Telepon

Jika debitur tidak memberikan respon yang baik pada peringatan yang dikirimkan, tim penagih akan meningkatkan intensitas dengan melakukan penagihan melalui panggilan telepon langsung ke debitur. 

Telepon merupakan sarana komunikasi yang digunakan di Desk Collection. Panggilan Telepon dapat juga dilakukan dengan sistem Robotik untuk memastikan kualitas penagihan.

Intensitas penelponan yang lebih tinggi dapat dilakukan pada account-account yang dipandang pinjaman online memiliki risiko tinggi untuk gagal bayar.

Email, notifikasi apps, SMS atau sarana elektronik lainnya dapat digunakan untuk reminder pembayaran sebelum dan sesudah jatuh tempo.

Untuk penagihan keterlambatan pembayaran, melalui metode telepon ini, seluruh reminder yang dikirimkan dapat menjadi bukti di kemudian hari bahwa pinjaman online telah melakukan usaha untuk menghubungi dan mengingatkan peminjam atas kewajiban yang tertunggak

7. Kunjungan Debt Collector DC Lapangan ke Rumah

Jika debitur tidak merespon peringatan dan panggilan telepon dengan baik, inilah saatnya debt collector (DC) lapangan pinjaman online datang ke rumah untuk melakukan penagihan. 

Digunakan jika komunikasi penagihan melalui telepon dan media komunikasi lainnya (seperti email dan messaging) tidak efektif atau bila dipandang kunjungan Field Collector diperlukan.

Pinjaman online diperbolehkan bekerjasama dengan pihak ke-3 dalam rangka efisiensi dan efektivitas kerja. Pihak ke-3 yang melakukan penagihan harus tunduk dengan sejumlah ketentuan dan kode etik proses penagihan

8. Penagihan ke Saudara, Teman, Keluarga di Kontak Darurat 

Pinjaman online bisa melakukan penagihan ke nasabah yang tidak membayar, dengan melakukan penagihan ke teman, saudara, keluarga atau teman kerja.

Namun, pinjaman online akan menagih dengan menghubungi keluarga, teman, atau pihak lain yang terkait dengan peminjam yang nomor teleponnya tercantum sebagai nomor darurat.

Jadi, hanya yang tercantum di kontak darurat.

Penagihan ke keluarga ini cukup mengganggu karena orang terdekat jadi tahu bahwa kita punya hutang pinjaman yang macet.

9. Kunjungan Penagihan ke Kantor

Akibat tidak bayar pinjaman online, penagihan ke kantor akan bisa dilakukan oleh tim collection karena memang data perusahaan tempat bekerja dicantumkan secara lengkap saat pengajuan pinjaman.

Penagihan ke kantor biasanya dimulai melalui telepon oleh desk collection. Menghubungi nomor yang tersedia di form aplikasi atau mencari dari sumber lain.

Jika penagihan lewat telepon tidak berhasil, pinjaman online kemungkinan bisa mengirimkan DC lapangan untuk melakukan kunjungan ke kantor.

10. Mengalihkan Tagihan ke Pihak ke-3

Pinjaman online bisa mengalihkan tagihan ke pihak ke-3 untuk meneruskan melakukan proses penagihan.

Sesuai, ketentuan OJK bahwa setelah 90 hari terlambat, maka debitur akan tidak ditagih oleh pinjaman online (perusahaan P2P) lagi. Maka, penagihan dialihkan ke pihak lain.

Jadi, nasabah yang tidak membayar, bisa menghadapi proses penagihan oleh pihak ke-3.

11. Restrukturisasi, Diskon Pinjaman

Untuk pinjaman yang tidak dibayar, perusahaan  pinjaman online bisa menawarkan ke nasabah untuk mengikuti program restrukturisasi pinjaman. Dalam program ini, nasabah diberikan fasilitas untuk melunasi tagihan dengan iming - iming diskon bunga atau perpanjangan masa kredit.

Program restrukturisasi biasanya diikuti dengan kewajiban peminjam melakukan pelunasan pokok pinjaman.

Kecil sekali pinjaman online akan melakukan pemutihan tagihan. Tagihan akan terus diupayakan agar dibayar oleh peminjam.

Kesimpulan - Ringkasan Akibat Tidak Bayar Pinjaman Online

Kasus dan Resiko akibat tidak bayar pinjaman online cukup banyak dan cukup berdampak signifikan.

NoTindakanResiko dan Akibat Tidak Bayar Pinjol
1.Catatan negatif SLIK OJKTidak Bisa pinjam di bank dan lembaga keuangan lain
2.Denda keterlambatanMenambah beban biaya
3.Blacklist Internal BankTidak bisa pinjaman lagi
4.Blok Top Up Hilang kesempatan untuk bisa top up
5.ReminderTerima reminder setiap hari
6.Penagihan TeleponIntensitas penagihan cukup mengganggu
7.DC Lapangan ke RumahIntensitas penagihan cukup mengganggu
8.Penagihan Saudara, Teman, KeluargaMalu diketahui punya kredit macet
9.Penagihan ke kantor tempat bekerjaMalu diketahui punya kredit macet
10.Tagihan dialihkan ke pihak ke-3Pinjaman dialihkan ke pihak lain untuk melakukan collection
11.Restrukturisasi Bisa menurunkan beban bunga, tapi pokok pinjaman harus lunas

Bandingkan Pinjaman Online Terbaik !

Perbandingan berbagai pinjaman online terbaik bnerdasarkan berbagai faktor pilihan

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait