Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Apa Itu KTA: Contoh, Jenis Pinjaman, Bunga, Tips

Daftar Isi

Apa Itu KTA: Contoh, Jenis Pinjaman, Bunga, Tips

KTA (Kredit Tanpa Agunan) adalah jenis pinjaman tanpa agunan yang populer di masyarakat. Apa itu KTA dan bagaimana cara kerjanya di 2022.

Pinjaman KTA tetap menjadi pilihan meskipun banyak Fintech pinjaman online. 

Itu sebabnya meskipun pinjaman online yang cepat cair menjamur, KTA tetap eksis sebagai pilihan pinjaman individual.   

Apa itu KTA

KTA adalah Kredit Tanpa Agunan yang memberikan pinjaman dana tunai tanpa agunan untuk segala kebutuhan dan dibayar dalam bentuk cicilan selama masa tenor kredit. 

KTA paling populer di kalangan masyarakat terutama buat yang sedang butuh dana talangan dalam waktu cepat. KTA seringkali menjadi solusi penyelamat.

Di pasaran saat ini, nama - nama bank yang menawarkan kredit tanpa agunan adalah BCA, KTA Mandiri, BNI, BRI, DBS, BNI Syariah.

KTA itu apa ? Bisa dilihat dari sejumlah keuntungan Kredit Tanpa Agunan.

Pertama, dana tunai tanpa agunan atau tanpa jaminan. Kita bisa mengajukan pinjaman KTA tanpa perlu punya agunan. 

Produk ini memungkinkan peminjam mendapatkan dana cepat tanpa harus memberikan jaminan atau agunan seperti sertifikat rumah atau lainnya

Kondisi ini membantu mereka yang tidak memiliki agunan, sementara membutuhkan pinjaman dana tunai.

Kedua, proses pengajuan, persetujuan dan pencairan KTA berlangsung cepat. Dalam 3 hari sd 5 hari sejak pengajuan, bank sudah memberi keputusan disetujui tidaknya pengajuan Kredit Tanpa Agunan.

Singkatnya waktu keputusan dan mudahnya persetujuan KTA membuat pinjaman ini menarik buat mereka yang butuh dana cepat untuk kebutuhan mendadak.

Ketiga, tujuan pengambilan KTA bebas, bisa digunakan untuk tujuan apapun. Berbeda dengan jenis pinjaman lain yang harus jelas tujuan penggunaan.

Kebebasan penggunaan Kredit Tanpa Agunan membuat peminjam fleksibel dalam menggunakan dana tunai hasil pencairan.

Keempat, plafon pinjaman KTA cukup tinggi rata - rata bisa sampai Rp 300 juta dengan masa pinjaman sampai 5 tahun.

Besarnya plafon KTA tanpa perlu agunan membuat produk pinjaman ini menarik, terutama untuk mereka yang butuh dana besar dengan persyaratan ringan.

Kelima, hadirnya Fintech membuat KTA bisa diajukan online dengan proses mudah tanpa perlu tatap muka. Nasabah cukup mengisi dan mengajukan pinjaman KTA lewat aplikasi online dan tidak perlu tatap muka.      
 

Manfaat Kredit Tanpa Jaminan

Pinjaman KTA selalu kontroversial. Banyak pengamat, terutama perencana keuangan yang sangat tidak menganjurkan orang mengambil KTA.

Namun, faktanya KTA tetap tumbuh subur, permintaannya tetap tinggi. Bank masih rajin menjual produk ini. Meskipun sudah ada pinjaman online - pinjol - yang sama - sama memberikan dana tunai.

Ini kembali ke manfaat KTA.

Manfaat utama KTA adalah memberikan dana tunai yang bisa digunakan sesuai keinginan peminjam, dengan proses pengajuan yang cepat dan mudah.

Berikut ini sejumlah alasan lain kenapa orang masih mencari jenis pinjaman tanpa jaminan ini: 

  1. Limit KTA besar. KTA menawarkan plafon pinjaman lebih besar dibandingkan pinjol. Rata - rata pinjol memberikan plafon dibawah 5 juta sementara KTA menawarkan pagu kredit 5 juta sampai ratusan juta rupiah.
  2. Tenor panjang. KTA memberikan tenor pinjaman lebih lama, bisa sampai 3 tahun atau bahkan ada bank yang sanggup memberikan tenor sampai 15 tahun.
  3. Tidak ambil data pribadi di ponsel. KTA bank tidak menarik data pribadi di ponsel peminjam, sementara fintech sangat agresif menggunakan data pribadi di ponsel nasabah.
  4. Legalitas. Maraknya Fintech ilegal dengan cara yang merugikan, membuat image fintech menjadi negatif. Akibatnya, banyak calon peminjam memilih jalur aman mengajukan pinjaman ke KTA bank.      
     

Jenis KTA

Jenis pinjaman tanpa jaminan ini terus berkembang seiring kebutuhan dan segmen masyarakat.

Berikut ini adalah jenis KTA yang umum ditawarkan:      
 

KTA Reguler

KTA ini terbuka bagi semua orang untuk mengajukan. Tidak harus punya rekening di bank tersebut, tidak harus juga punya rekening gaji di bank.

Namun, persyaratan KTA reguler termasuk yang paling ketat dibandingkan yang lain. Persyaratan KTA Reguler adalah sbb:

  1. Punya Kartu Kredit. Wajib menyampaikan kartu kredit dengan minimum limit tertentu dan masa aktif tertentu.
  2. Bukti Penghasilan. Calon peminjam harus menyampaikan bukti slip gaji, dengan minimum penghasilan tertentu
  3. Lama Bekerja. Terdapat ketentuan minimal lama bekerja.
  4. NPWP. Wajib untuk pengajuan pinjaman diatas 50 juta.
  5. Verifikasi dan Survey. Bank melakukan verifikasi atas data dan jika dibutuhkan melakukan survey ke kantor atau tempat tinggal peminjam.      
     

KTA Payroll

Hanya karyawan yang memiliki rekening penggajian atau payroll di bank tersebut yang bisa mengajukan permohonan KTA. Makanya disebut KTA Payroll.

Saya mengunjungi beberapa bank besar menanyakan cara pengajuan pinjaman KTA. Saya mendapatkan penjelasan bahwa bank-bank ini hanya menjual KTA payroll.

Keuntungan KTA Payroll adalah proses cepat, mudah dan bunga relatif rendah dibandingkan KTA Reguler.

Bank bisa mengamati gaji calon peminjam di KTA Payroll. Evaluasi kredit menjadi lebih akurat, sehingga resiko bisa dikelola dengan baik.

Disamping itu, bank biasanya mewajibkan potong gaji untuk membayar cicilan KTA Payroll.

Kelemahan KTA Payroll, jelas, bahwa tidak semua orang bisa mengajukan jenis KTA ini.      
 

KTA Bisnis

Bank tidak hanya memberikan KTA untuk pegawai tetapi juga untuk pengusaha. Disebutnya KTA bisnis.

KTA bisnis adalah pinjaman modal usaha tanpa jaminan untuk usaha kecil dan menengah. Bisa diajukan online lewat aplikasi atau datang ke kantor cabang. 

Plafon KTA bisnis biasanya cukup besar. Jumlah plafon mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 500 juta, dengan tenor kredit hingga 3 (tiga) tahun.

Target KTA bisnis adalah pengusaha individu / individu dengan latar belakang badan hukum ( PT, CV, Firma ); Usaha telah berjalan minimum dua tahun; Omset usaha Rp25 juta – Rp5 miliar per bulan.      
 

KTA Tanpa Kartu Kredit

KTA dikenal mempersyaratkan kepemilikan kartu kredit. Tanpa punya kartu kredit, orang tidak bisa mengajukan KTA.

Karena kepemilikan kartu kredit masih rendah di Indonesia, persyaratan ini cukup menghambat pertumbuhan KTA.

Oleh sebab itu, belakangan ini, muncul berbagai produk KTA yang tidak lagi mempersyaratkan peminjam punya kartu kredit. Orang sekarang sudah bisa mengajukan pinjaman KTA tanpa kartu kredit.

Namun, ada implikasinya.

Pinjaman KTA yang diajukan tanpa kartu kredit, memiliki sejumlah ketentuan yang lebih ketat dari KTA reguler, yaitu:

  • Limit pinjaman lebih kecil. Ini seharusnya tidak masalah karena nanti peminjam bisa top-up selama pembayaran cicilan bagus.
  • Tidak semua bank membuka KTA tanpa kartu kredit.
  • Bunga pinjaman lebih tinggi dari KTA reguler.      
     

KTA Online

Seiring kemajuan teknologi internet, munculnya persaingan dari fintech, membuat bank sekarang menerima pengajuan KTA secara online. Tidak lagi pengajuan harus tatap muka dengan sales atau datang ke cabang.

Orang sekarang cukup mengisi data pengajuan KTA di aplikasi atau situs secara online. Tidak juga dibutuhkan tanda tangan karena sekarang sudah ada tanda tangan digital.

Jenis KTA online ini tumbuh paling banyak dalam setahun terakhir. Bersaing dengan fintech pinjaman online yang lebih dulu hadir dengan proses tanpa tatap muka.      
 

Cara & Proses Pengajuan KTA

Proses pengajuan KTA akan melewati sejumlah seleksi dan evaluasi. Dimulai dengan proses penyampaian aplikasi pinjaman.

Kita bisa melakukan pengajuan KTA dengan dua cara.

Pertama, mengajukan KTA secara online melalui aplikasi mobile banking.

Kedua, penawaran datang dari marketing KTA melalui media WA atau telepon.

Mana yang lebih baik? Antara kedua cara pengajuan tersebut.

Kalau lewat aplikasi mobile banking, kita bisa mengontrol sesuai kemauan, tidak diburu buru. 

Namun, kita butuh smartphone untuk bisa mengakses aplikasi. Ada proses pembukaan aplikasi yang kita harus ikuti.

Pengajuan lewat marketing KTA lebih simpel, tidak perlu buka aplikasi. Marketing yang akan membantu mengajukan.

Kita juga bisa tanya-tanya ke marketing KTA sebelum memutuskan mengajukan. Ini penting karena kita jadi tahu kemungkinan disetujui serta berapa limit kredit yang akan diperoleh.

Hanya saja, marketing KTA biasanya cukup agresif untuk mengejar supaya kita segera menyampaikan data dan dokumen. Marketing diuber target.

Disamping itu, karena data pribadi diserahkan ke seseorang lewat WA, selalu ada resiko, data pribadi tersebut bocor dan digunakan untuk hal - hal lain.      
 

Kriteria Umum

Pengajuan harus memenuhi sejumlah kriteria dasar, yang umumnya adalah sbb:

  1. WNI usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun
  2. Minimal penghasilan kotor per bulan Rp 10.000.000,-
  3. Minimal limit kartu kredit Rp 15.000.000,-
  4. Minimal lama usaha atau bekerja: 1 tahun dan status karyawan tetap
  5. Minimal masa aktif kartu kredit di bank lain: 9 bulan

Dari ketentuan ini, kita bisa lihat bahwa profil orang yang bisa mengajukan KTA adalah pegawai tetap, posisi menengah dengan gaji 10 juta dan punya kartu kredit limit 15 juta.

Tentu saja, keputusan akhir disetujui tidaknya pengajuan KTA di tangan bank. Tetapi, dengan kriteria ini, kita bisa melihat profil nasabah yang dimaui bank seperti apa.      
 

Persyaratan Dokumen

Dokumen yang perlu disiapkan adalah:

  1. Fotocopy KTP
  2. Fotocopy Kartu Kredit
  3. Fotocopy NPWP.

NPWP terutama diwajibkan untuk pinjaman >= Rp 50 juta keatas. Tanpa NPWP untuk jumlah pinjaman sebesar ini, bank akan menolak pengajuan.

Bagaimana jika punya beberapa kartu kredit? Mana kartu yang harus diserahkan ke bank.

Bank mengecek kartu kredit, dalam hal:

  • Limit kartu kredit. Digunakan menentukan plafon pinjaman KTA.
  • Masa keanggotaan kartu kredit. Makin lama makin bagus, namun minimum masa keanggotaan kartu kredit yang diterima adalah 9 bulan.

Berdasarkan ketentuan ini, kita sebaiknya menyampaikan 1 kartu kredit yang limitnya paling besar dan masa keanggotaan paling lama.

Kalau tidak bisa dua - duanya, sampaikan kartu kredit dengan limit paling besar tapi yang memenuhi minimum masa keanggotaan 9 bulan.

Marketing KTA juga bilang ada dua jenis kartu kredit yang tidak diterima saat ini. Kartu kredit terbitan AEON dan Amex.      
 

Proses Pengajuan

Karena penawaran saya dilakukan lewat marketing KTA, pihak marketing akan meminta paling awal NIK dari KTP. Marketing minta fotocopy KTP.

Dokumen KTP dibutuhkan oleh marketing KTA untuk melakukan pengecekan BI Checking atau SLIK OJK

Marketing KTA menggunakan NIK KTP calon debitur sebagai informasi akan melakukan pengecekan catatan kredit di bank - bank lain melalui BI Checking.

Pengecekan ini penting karena jika ditemukan catatan kredit yang buruk di BI checking, percuma kita lanjut ke proses berikutnya.

Apa catatan kredit yang dianggap buruk?

Jika ditemukan, kredit yang menunggak atau dulu pernah kolek 5. Biasanya marketing akan berhenti memproses ke tahap selanjutnya.

Bagaimana jika punya tunggakan kredit di bank lain?

  • Jika jumlahnya kecil, dibawah Rp 1 juta, bank akan mengabaikan. Dianggap bukan tunggakan yang material.
  • Jika terlambat dibawah 3 hari, bank tidak akan memperhitungkan. Masih masuk masa grace period yang lumrah dalam pinjaman
  • Jika terlambat diatas 3 hari sd 30 hari, bank masih akan mempertimbangkan. Ini rentang waktu yang masih abu - abu.
  • Jika terlambat diatas 30 hari, kemungkinan besar akan ditolak pengajuannya.
  • Pernah menunggak tapi sekarang sudah lunas maka bank akan melihat berapa lama menunggaknya.      
     

Limit Pinjaman

Plafon KTA biasanya dihitung dari limit kartu kredit tertinggi yang dimiliki oleh peminjam. Dari limit akan dikali perkalian tertentu untuk mendapatkan plafon KTA.

Biasanya perhitungan limit KTA adalah 2x sd 3x dari limit kartu kredit.

Misalnya limit kartu kredit adalah Rp 20 juta maka kemungkinan plafon KTA adalah Rp 40 juta sd Rp 60 juta.

Selain melihat, limit di kartu, bank juga akan mempertimbangkan kemampuan pembayaran.      
 

Kemampuan Pembayaran

Salah satu hal yang akan dilihat oleh analis kredit bank adalah apakah peminjam memiliki penghasilan dan apakah penghasilan tersebut cukup untuk membayar angsuran KTA.

Formula standar dari bank adalah maksimum 30% dari penghasilan bulanan untuk membayar semua kewajiban per bulan. 

Ada beberapa poin dari formula ini, yaitu:

  • Semua kewajiban cicilan pinjaman akan dihitung oleh bank. Kata kuncinya ‘Semua’, bukan hanya cicilan KTA yang sedang diajukan
  • Maksimum 30% adalah standar yang umum digunakan, meskipun untuk penghasilan yang lebih besar, bank bisa menggunakan rasio yang lebih tinggi, samping 35%.

Kita bisa menghitung sendiri apakah total kewajiban kredit yang ada sekarang plus tambahan cicilan dari KTA yang diajukan masuk dalam 30% penghasilan. Jika masuk, besar kemungkinan pengajuan KTA akan disetujui.

Tetapi, jika tidak masuk, kemungkinan pengajuan KTA disetujui akan kecil. Meskipun kemungkinan disetujui tetap ada karena keputusan akhir di tangan bank.      
 

BI Checking SLIK OJK

Apa itu BI Checking atau sekarang dikenal sebagai SLIK OJK?

Semua lembaga keuangan di Indonesia, termasuk, bank, leasing, BPR dan fintech wajib menyampaikan laporan status debitur yang mengambil pinjaman ke OJK (dulu ke BI).

Laporan tersebut disusun dalam satu sistem database yang umum mengenalnya sebagai SLIK OJK (dulu BI Checking). Dalam database tersebut terdapat credit history sampai lima tahun kebelakang yang menunjukkan performa pembayaran dan status terakhir.

Laporan ini digunakan bank untuk mengecek karakter peminjam. Apakah peminjam yang patuh, menyelesaikan kewajibannya atau yang tidak patuh, terlambat membayar kewajiban atau bahkan menunggak.

Umumnya, di hampir semua bank, hasil pengecekan di BI checking menjadi garda pertama sebelum suatu aplikasi pinjaman akan diproses. Jika tidak lolos garda pertama ini maka pengajuan langsung ditolak.      
 

Verifikasi

Bank akan melakukan verifikasi pengajuan pinjaman untuk memastikan bahwa data yang disampaikan peminjam benar. Verifikasi adalah proses krusial yang akan menentukan disetujui tidaknya pengajuan pinjaman.

Ada dua jenis metode verifikasi, yaitu:

  • Phone Verification. Dilakukan melalui telepon menghubungi ke pihak - pihak terkait.
  • Field Verification. Dilakukan melalui kunjungan ke lokasi pihak - pihak terkait.

Saat ini, verifikasi dilakukan lewat telepon. Hanya dalam kondisi khusus, bank mengirimkan orang untuk melakukan verifikasi dengan mendatangi lokasi.

Kemana verifikasi melalui telepon dilakukan?

  1. Aplikan. Verifikasi ke ponsel peminjam wajib dilakukan untuk memastikan bahwa orang yang tercantum di aplikasi memang mengajukan kredit KTA
  2. Rumah. Verifikasi telepon ke rumah peminjam untuk memastikan peminjam tinggal di rumah tersebut.
  3. Kantor. Verifikasi telepon ke kantor untuk memastikan peminjam masih bekerja di kantor tersebut.
  4. Emergency Contact (Econ). Verifikasi telepon ke orang yang tidak tinggal serumah untuk memastikan bahwa orang yang diberikan namanya mengenal peminjam.

Dari ke 4 kontak diatas, verifikasi ke aplikan atau peminjam adalah yang wajib, sisanya tergantung pada kondisi dan kebijakan analis kredit.      
 

Bunga

Bunga KTA itu tinggi. Ini yang perlu disadari oleh peminjam sejak awal.

Kemudahan yang ditawarkan oleh KTA, seperti tanpa jaminan, dana tunai untuk segala keperluan, membuat bunga pinjaman ini tidak murah.

Meskipun, banyak orang melihatnya murah.

Bunga KTA


Pertama, bunga KTA ditulis flat per bulan. Bunga flat perlu dikonversi menjadi bunga efektif, agar lebih akurat mencerminkan kewajiban sebenarnya.

Konversi bunga flat ke efektif adalah 2 kali, untuk mudahnya. Misal, bunga 1.5% flat per bulan, itu artinya kira - kira 3% per bulan efektif atau 36% per tahun.

Kedua, cicilan akan lebih rendah dengan makin panjang tenor, tetapi jumlah beban bunga yang harus peminjam bayar makin besar. 

Bahkan untuk tenor yang panjang, jumlah akumulasi bunga yang dibayar bisa mendekati pokok pinjaman. Oleh karena itu, upayakan mengambil tenor yang pendek, agar bunga tidak membebani.

Ketiga, bunga ditetapkan berbeda - beda tergantung jumlah plafon pinjaman. Makin besar plafon, bunga per bulan makin kecil.

Namun, meskipun tingkat bunga lebih rendah, tetapi karena plafon kredit yang diambil lebih besar, ujung - ujungnya nominal bunga yang harus dibayar akan besar.

Keempat, KTA Payroll biasanya menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan KTA reguler. Ini ada kaitannya dengan resiko yang dihadapi bank - nasabah payroll lebih dikenal, bisa potong gaji untuk bayar cicilan.

Karena itu, jika membutuhkan KTA, peminjam sebaiknya memeriksa dulu, apakah bank tempat dia menerima gaji memiliki KTA Payroll. Jika ya, sebaiknya ajukan KTA Payrol.      
 

Biaya

Tidak hanya bunga, tetapi KTA juga membebankan biaya kepada peminjam.

Masalahnya, peminjam kerap kurang memperhatikan biaya dan lebih fokus pada bunga. Sementara, jumlah biaya pinjaman KTA tidak kecil.

Berikut ini adalah daftar biaya yang harus ditanggung oleh peminjam KTA:      
 

#1 Biaya Provisi

Biaya provisi adalah biaya yang dipotong dari jumlah pinjaman. Debitur jadi tidak menerima plafon pinjaman KTA secara utuh. 

Misalnya, biaya provisi rp 250,000; pinjaman disetujui Rp 5 juta. Peminjam hanya menerima dana Rp 4.75 juta, yaitu Rp 5 juta – 250rb. 

Besarnya biaya provisi cukup bervariasi antara satu bank dengan bank lain. Mulai dari persentase pinjaman, misalnya 2%, sampai jumlah tetap Rp 399 ribu berapapun jumlah pinjamannya.

Jumlah biaya provisi ini cukup tinggi. Perhitungan bunga cicilan berdasarkan jumlah pinjaman sebelum dipotong biaya provisi, yaitu Rp 5 juta dalam contoh diatas.

Oleh karena itu, perhatikan baik-baik berapa biaya provisi yang dikenakan ketika mengajukan KTA. 

Saya pernah melihat sebuah bank berani menawarkan promosi bunga sangat murah. Tetapi setelah diteliti ternyata bank tersebut menarik biaya provisi-nya cukup tinggi, lebih tinggi dari umumnya bank lain.      
 

#2 Biaya Pelunasan Dipercepat

Bagaimana jika debitur punya uang dan ingin melunasi lebih cepat dari periode pinjaman (tenor) yang sudah disepakati? 

Misalnya peminjam mengambil jangka waktu 12 bulan, kemudian menginjak bulan ke 6 ingin melunasi hutangnya.

Tampaknya hal ini kurang disukai oleh bank. Karena bank akan mengenakan denda cukup tinggi.

Contohnya, denda pelunasan dipercepat adalah 5% dari sisa pokok pinjaman. 

Andaikan peminjam berhutang plafond 5 juta, kemudian setelah beberapa waktu sisa pokok tinggal 3.5 juta. Maka, dia wajib membayar pelunasan dipercepat sebesar rp 3.5 juta plus rp 175rb, yaitu Rp 3.75juta.

Biaya pelunasan ini bervariasi antara satu bank dengan bank lain. 

Yang jelas jumlahnya cukup signifikan. Makin besar seiring dengan besarnya hutang.       
 

#3 Biaya Keterlambatan

Penerbit KTA umumnya memberikan denda keterlambatan cukup besar. Biayanya 225 ribu per keterlambatan atau 3% dari jumlah cicilan. 

Meskipun sebagai peminjam tidak ingin telat, tapi realisasinya tidak semudah itu. Telat membayar adalah kondisi yang sangat bisa terjadi.

Karena itu, penting memperhitungkan besarnya biaya keterlambatan saat memilih pinjaman KTA.  
 

#4 Biaya Tahunan

Di tahun pertama, peminjam menghadapi beban  biaya provisi. Di tahun kedua dan seterusnya, jika mengambil jangka waktu > 1 tahun, peminjam harus membayar biaya tahunan.

Jumlah biaya tahunan cukup kecil, yaitu Rp 50 ribu. Lagipula, tidak semua bank menerapkannya.  
 

#5 Biaya Asuransi

Tujuan biaya ini adalah jika debitur meninggal dunia maka pihak asuransi melunasi sisa pinjaman. 

Tanpa asuransi, jika peminjam wafat, ahli waris harus melanjutkan cicilan atau melunasi pinjaman. Asuransi membuat pinjaman tidak membebani ahli waris.

Biaya asuransi bukan hal yang wajib. Ini pilihan. Karena pilihan, tidak semua bank membebankan biaya ini.      
 

Simulasi Pinjaman KTA

Sebelum memutuskan untuk mengajukan segala jenis kredit/pinjaman, termasuk di antaranya KTA, simulasi pinjaman merupakan hal esensial yang sebaiknya tidak dilewatkan.

Simulasi pinjaman KTA adalah metode untuk mengilustrasikan sebuah sistem atau proses dengan cara memproyeksikan sejumlah informasi penunjang, dengan tujuan mendapatkan suatu estimasi atau prakiraan.

Dalam konteks simulasi kredit, hasil simulasi yang didapatkan akan berupa salah satu atau dua hal berikut:

  1. Estimasi besaran angsuran kredit bulanan, yang dihitung berdasarkan jumlah plafon, tenor, dan penghasilan rutin calon debitur; dan/atau
  2. Estimasi plafon dan tenor maksimal, yang dihitung berdasarkan tipe calon debitur, jumlah penghasilan, dan besaran cicilan bulanan lain.

a. Manfaat Simulasi KTA

Keberadaan simulasi KTA berperan penting pada kelancaran proses pengajuan KTA sebenarnya. Baik calon debitur maupun bank, memerlukan suatu metode untuk mencontohkan fasilitas KTA dengan sistem yang sederhana dan mudah dipahami.

Bagi calon debitur, simulasi KTA membantu memahami gambaran mengenai produk KTA yang akan diajukan nantinya. Hasil estimasi dari simulasi KTA juga dapat menjadi pertimbangan dalam memutuskan jenis KTA yang tepat, baik dari segi kecakapan finansial maupun jumlah kebutuhan dana.

Bagi pihak bank, simulasi KTA memudahkan proses pengajuan yang dilakukan oleh calon debitur. Fitur simulasi menyederhanakan penjelasan terkait cara kerja fasilitas KTA yang ditawarkan oleh bank. Selebihnya, pihak bank hanya perlu fokus kepada prosedur pengajuan yang bersifat administratif saja.

b. Keterbatasan Simulasi KTA

Terlepas dari kemudahan yang ditawarkan, simulasi KTA memiliki keterbatasan dalam hal akurasi, karena fungsinya yang hanya sebagai estimasi. Dengan demikian, hasil akhir yang ditampilkan pada proses simulasi tidak dapat sepenuhnya dijadikan tolok ukur yang pasti.

Hal tersebut disebabkan oleh adanya pengaruh lain di luar simulasi, seperti penilaian risiko kredit, yang erat kaitannya dengan riwayat kredit calon debitur pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Evaluasi risiko kredit yang dilakukan oleh bank merupakan salah satu aspek yang mencerminkan besaran plafon, tenor, serta suku bunga yang akan diberlakukan.

c. Cara Melakukan Simulasi KTA

Simulasi KTA dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu secara manual dan otomatis. Penjelasan mengenai menyimulasikan KTA melalui dua metode tersebut akan diuraikan sebagai berikut.

(1) Simulasi Manual

Perhitungan estimasi KTA secara manual dilakukan secara mandiri dengan mengacu kepada ketentuan pemberian fasilitas KTA yang diberlakukan oleh bank penyelenggaranya.

Misalnya, apabila Bank memfasilitasi KTA dengan suku bunga flat bulanan 1%, serta plafon antara Rp5 juta hingga Rp200 juta dan tenor 1 - 5 tahun. Maka, dengan pengajuan sebesar Rp60 juta dalam jangka waktu 1 tahun, estimasi angsuran setiap bulannya adalah sebesar Rp5.600.000,-.

(2) Simulasi Otomatis

Simulasi KTA secara otomatis bisa dilakukan dengan dua alternatif, yaitu melalui simulator KTA dari pihak ketiga, serta dapat pula dilakukan dengan fitur simulasi yang disediakan oleh masing-masing bank penyedia KTA (jika ada).

Simulasi KTA melalui pihak ketiga dapat diakses secara bebas di internet. Simulasi tersebut memerlukan input serta memberikan output yang berbeda-beda.

Top Up

Top up kredit adalah pinjaman yang diberikan oleh bank atas pinjaman berjalan. Top up kredit umumnya disediakan oleh bank melalui sistem penawaran kepada nasabah kredit yang masa tenornya sudah hampir habis, termasuk di antaranya nasabah Kredit tanpa Agunan atau KTA.

Sebagaimana kita melakukan top up ketika saldo pada saat e-wallet hampir habis, pada skema ini bank juga melakukan isi ulang serupa. Hanya saja, alih-alih saldo e-wallet, yang bertambah dalam hal ini adalah limit pinjaman berjalan.

Top up KTA pada dasarnya merupakan salah satu strategi bank untuk mempertahankan maupun menarik kembali minat debitur untuk melanjutkan atau menggunakan kembali fasilitas kreditnya.

1. Apa kriteria untuk memperoleh penawaran KTA?

Karena sifatnya yang berbasis penawaran, top up KTA tidak otomatis dapat dilakukan oleh semua nasabah KTA, melainkan hanya nasabah tertentu saja yang dapat melakukannya.

Setiap bank memiliki kriteria tersendiri untuk menentukan nasabah yang eligible untuk menerima penawaran top up KTA. Secara garis besar, kriteria pokok yang dipertimbangkan oleh bank saat memberi penawaran top up KTA adalah tingkat kelancaran pembayaran cicilan KTA, serta telah berapa lama masa pelunasan tersebut berlangsung.

Apabila debitur telah menunjukkan track record pembayaran cicilan yang lancar tanpa menunggak selama jangka waktu sekurang-kurangnya 2 - 3 tahun, maka tak menutup kemungkinan bagi bank untuk memberikan apresiasi berupa penawaran top up KTA.

2. Bagaimana cara kerja top up KTA?

Pengisian ulang atau top up KTA akan menimpa sisa pinjaman KTA sebelumnya. Adapun nilai sisa dari besaran top up dikurang sisa pinjaman akan menjadi hak debitur, selayaknya pinjaman baru.

Sebagai contoh, misalnya Anda merupakan debitur KTA pada suatu bank dengan plafon pinjaman sebesar Rp40 juta. Karena Anda selalu melunasi cicilan tepat waktu selama beberapa tahun, kini sisa pokok pinjaman KTA yang harus Anda lunasi tinggal Rp10 juta (di luar bunga).

Melihat riwayat kredit yang meyakinkan tersebut, bank memberikan penawaran top up KTA sebesar Rp50 juta kepada Anda.

Apabila Anda menerima penawaran tersebut, kemudian mengajukannya kepada bank dan bank mencairkannya, maka nilai top up KTA tersebut akan tereduksi oleh nilai pinjaman pokok KTA yang tersisa, sehingga nilai top up bersih yang akan Anda terima adalah sebesar Rp40 juta. Selain itu, top up KTA juga akan memperpanjang jangka waktu pelunasan kredit Anda.

3. Berapa lama proses top up KTA?

Rata-rata waktu yang dibutuhkan bank dalam proses top up KTA paling cepat adalah 3 - 4 hari kerja dengan jangka waktu maksimal antara 14 - 21 hari hari kerja.

Contoh KTA Kovensional

Berikut ini adalah contoh KTA dari beberapa bank besar di Indonesia:   

KTA Mandiri

Sejak Agustus 2018 sampai 2019 ini, KTA Mandiri berubah, bertransformasi, menjadi Mandiri KSM (Kredit Serbaguna Mandiri) atau New KSM. 

KSM adalah fasilitas kredit yang diberikan kepada pegawai yang memiliki penghasilan tetap atau profesi tetap, pensiunan atau kepada target market tertentu untuk membiayai berbagai macam kebutuhannya.

Bank Mandiri menawarkan kredit tanpa agunan new KSM dengan limit cukup menarik, mulai Rp 5 juta sampai Rp 1 Milyar dengan masa pinjaman paling lama 15 tahun.

Ketentuan penting new KSM, yang membedakan dengan KTA Mandiri yang dulu, adalah:

  • Pengajuan KTA KSM hanya untuk karyawan dengan gaji dibayar lewat Bank Mandiri (payroll). KSM adalah kredit kepegawaian atau payroll loan.
  • Pembayaran KTA KSM dilakukan automatic debet rekening payroll Bank Mandiri
  • Pegawai Non Payroll Mandiri tidak bisa mengajukan KTA Mandiri.
  • Pengecualian Non Payroll Mandiri hanya diberikan untuk PNS / TNI / POLRI
  • Pengusaha tidak bisa mengajukan  KTA Mandiri.

Karena merupakan payroll loan, pinjaman karyawan, persyaratan KSM menjadi cukup simpel dan mudah, yaitu:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) & berdomisili di Indonesia
  • Minimal usia 21 tahun, maksimum sebelum usia pensiun pada saat kredit lunas
  • Masa kerja pegawai tetap min. 1 tahun
  • Gaji Minimum Rp 3 juta
  • Tidak masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia

Pada saat pencairan pinjaman, Bank Mandiri membebankan biaya administrasi, yaitu: Limit <Rp.50 Jt = Rp 50 Ribu atau Limit >Rp.50 Jt = Rp 100 Ribu, sementara biaya provisi adalah Limit <Rp.50 Jt = 0.5% dari limit kredit atau Limit >Rp.50 Jt = 1.0% dari limit kredit.      
 

KTA BRI

KTA adalah pinjaman dana tunai cicilan tanpa agunan untuk konsumen di BRI, yang meliputi beberapa varian produk, disesuaikan dengan kondisi debitur.

KTA di BRI disebut dengan nama BRIGuna, kredit multiguna, yang jumlah kredit mencapai Rp 101,32 triliun di 2019, meningkat 3,61% dibanding 2018 sebesar Rp 97,78 triliun.

Terlihat bahwa KTA adalah produk yang populer dengan besarnya nilai pinjaman yang sudah diberikan oleh BRI.

BRIGuna menyediakan 3 produk, yaitu BRIGuna Karya, untuk karyawan aktif yang masih memiliki penghasilan tetap, kemudian BRIGuna Umum, yaitu kredit yang diberikan sejak pegawai tetap hingga masa pensiun, sedangkan BRIGuna Purna, yaitu kredit yang diperuntukkan bagi pensiunan.      
 

KTA BNI

KTA BNI Fleksi merupakan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari Bank BNI, dengan kriteria berikut:

  • Pegawai Aktif yang mempunyai penghasilan tetap (fixed income)
  • pembayaran gajinya (payroll) disalurkan melalui BNI,
  • pinjaman untuk keperluan konsumtif.

Dalam laporan tahunan 2019, Bank BNI menyebutkan bahwa BNI Fleksi merupakan kredit konsumer dengan basis utama Payroll/employee benefit dengan portofolio BNI Fleksi mencapai Rp 22,93 triliun, dengan growth (YoY) sebesar 13,89%.

Tampaknya seiring BNI memperluas basis nasabah corporate, KTA Fleksi menjadi fasilitas kredit untuk karyawan perusahaan yang menempatkan payroll penggajian di BNI.

KTA BNI memiliki fitur:

  • Maksimum plafon kredit sampai 500 juta.
  • Maksimum tenor sampai 15 tahun.

Ketentuan final soal plafon dan tenor di setiap pengajuan pinjaman ditentukan oleh hasil analisa kredit dari BNI. Limit dan tenor yang diberikan bisa saja berbeda. 

KTA BCA

Bank BCA menawarkan pinjaman KTA, yang disebut BCA personal loan, dengan limit mulai Rp 5 juta sampai Rp 100 juta dengan pilihan tenor pinjaman 12, 24 dan 36 bulan. 

Yang perlu jadi perhatian, pengajuan KTA personal loan BCA hanya bisa oleh: (1) nasabah payroll yang pembayaran gaji melalui bank BCA atau (2) pemilik kartu kredit BCA. 

Buat pengusaha, dengan ketentuan ini, satu-satunya cara mengajukan pinjaman usaha dengan KTA di BCA adalah memiliki kartu kredit BCA minimal 1 tahun. Jika tidak punya kartu kredit atau punya tapi kurang dari 1 tahun keanggotaan, maka hampir dipastikan pinjaman usaha tidak bisa Anda ajukan.

Persyaratan Nasabah Payroll BCA:

  1. Karyawan tetap minimal 2 tahun
  2. Tidak sedang menjalani sanksi surat peringatan I,II,III/Skorsing
  3. Dokumen yang dibutuhkan: KTP, Paspor BCA, NPWP (untuk pengajuan mulai dari Rp. 50 juta), Slip gaji terakhir yang asli /Surat Keterangan Perusahaan
  4. Memiliki rekening payroll BCA      
     

Persyaratan Pemilik Kartu Kredit BCA:

  1. Pemegang Kartu Kredit BCA minimal 1 tahun dan pembayaran selalu lancar
  2. Dokumen yang dibutuhkan: KTP, Kartu Kredit BCA, NPWP (untuk pengajuan mulai dari Rp. 50 juta),
  3. Karyawan melampirkan Slip gaji terakhir yang asli  /Surat Keterangan Perusahaan
  4. Wiraswasta/pengusaha wajib melampirkan SIUP/TDP
  5. Memiliki rekening BCA.

Bunga KTA BCA ditentukan sesuai tenor masa pinjaman, yaitu: 

  • 12 bulan: 1,00% flat/bln
  • 24 bulan: 1,03% flat/bln
  • 36 bulan: 1,07% flat/bln

Dengan skema bunga ini, artinya semakin lama masa pinjaman KTA, total pengembalian semakin besar. Bunga yang harus dibayar semakin tinggi dengan tenor pinjaman yang semakin panjang. 

Pengajuan diproses selama 14 – 21 hari kerja. Anda dapat mengajukan KTA Personal Loan di cabang BCA terdekat dimana saja dengan membawa dokumen yang disyaratkan. 

Pada saat pencairan pinjaman, BCA membebankan biaya provisi sebesar 1% dari pinjaman yang disetujui atau minimum Rp 100.000. Untuk denda keterlambatan 0.28 % per hari dari angsuran. 

KTA CIMB Niaga

KTA Cimb Niaga goes to online!

Kita sekarang bisa  mengajukan KTA Cimb Niaga secara online. Tidak perlu ke cabang atau menemui sales KTA.

Caranya betul - betul online, yaitu nasabah mengisi form, melakukan tanda tangan elektronik, mengupload data, mengambil foto, lalu mengajukan pinjaman di internet banking Cimb Niaga.

Catatan: Niaga hanya menerima pengajuan online lewat ponsel HP dan belum menerima pengajuan lewat laptop atau komputer.

Dalam pengajuan KTA CIMB Niaga, kita akan menggunakan tanda tangan elektronik, cara tanda tangan yang sudah diakui  OJK, untuk menggantikan tanda tangan basah. Cara ini membuat nasabah tidak perlu tatap muka. 

Briguna Umum Bank BRI

Briguna Umum adalah pinjaman tanpa agunan yang diperuntukkan bagi karyawan aktif untuk kebutuhan yang bersifat produktif maupun konsumtif. Fasilitas kredit yang merupakan produk turunan dari KTA Briguna dari BRI ini, menawarkan plafon kredit yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan debitur.

Fasilitas Kredit

  1. Limit kredit tidak terbatas.
  2. Tenor 1 - 15 tahun atau sampai dengan debitur pensiun (termasuk tenor).
  3. Suku bunga mulai dari 1.45% per bulan.
  4. Biaya provisi 1% dari plafon.
  5. Biaya administrasi mulai dari Rp150 ribu.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 75 tahun saat kredit lunas;
    3. Jangka waktu pegawai aktif mengajukan Briguna Umum maksimal 12 bulan sebelum pensiun.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi;
    2. KTP;
    3. KK;
    4. NPWP;
    5. SK Pengangkatan Pertama dan SK Terakhir;
    6. Slip Gaji;
    7. Fotokopi buku tabungan BRI;
    8. Pas foto suami/istri (jika sudah menikah);
    9. Surat Rekomendasi dari atasan;
    10. SK Pensiun dan Kartu Identitas Pensiun (jika saat kredit berjalan debitur memasuki masa pensiun).

KTA Dana Instant Bank Danamon

Dana Instant adalah produk KTA dari Bank Danamon yang dapat digunakan untuk segala kebutuhan dengan bunga mulai dari 1.19% per bulan.

Fasilitas Kredit

  1. Plafon kredit Rp5 juta hingga Rp200 juta.
  2. Tenor 1 tahun - 3 tahun.
  3. Suku bunga (flat per bulan):
    1. 1.19% untuk tenor 12 bulan;
    2. 1.29% untuk tenor 24 bulan;
    3. 1.39% untuk tenor 36 bulan.
  4. Tidak dikenai biaya provisi.
  5. Biaya administrasi 3.5% atau minimal Rp350 ribu.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia minimal 21 - 60 tahun (termasuk tenor) atau maksimal 55 tahun saat pengajuan (khusus karyawan);
    3. Merupakan karyawan/pengusaha/profesional;
    4. Minimal pendapatan kotor Rp2 juta per bulan;
    5. Masa kerja:
      1. Minimal 1 tahun untuk karyawan;
      2. Minimal 2 tahun untuk pengusaha/profesional.
    6. Berdomisili di area yang termasuk dalam cakupan area penjualan Dana Instant.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi Dana Instant;
    2. Fotokopi KTP;
    3. Bukti penghasilan/cover buku tabungan;
    4. Fotokopi NPWP.

Citibank Ready Credit

Citibank Ready Credit adalah KTA dari Citibank Indonesia yang diberikan dalam bentuk kartu dengan sistem revolving, sehingga dana tunai dapat dicairkan berulang sesuai kebutuhan melalui ATM Citibank dan ATM Bersama di seluruh Indonesia.

Pelunasan KTA Citibank Ready Credit dapat dibayarkan dengan minimal 6% dari total tagihan atau Rp50 ribu (tergantung mana yang lebih besar) atau dengan skema cicilan tetap.

Fasilitas Kredit

  1. Limit kredit Rp10 juta sampai dengan Rp200 juta.
  2. Tenor 1 - 4 tahun.
  3. Suku bunga mulai dari 1.15% flat per bulan.
  4. Gratis biaya provisi.
  5. Gratis biaya administrasi.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia 21 - 65 tahun;
    3. Merupakan karyawan, wiraswasta, atau profesional;
    4. Minimum penghasilan Rp5 juta per bulan;
    5. Mempunyai Kartu Kredit Citi/kartu kredit bank lain.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi;
    2. KTP/Paspor;
    3. Kartu kredit dengan limit minimal Rp10 juta;
    4. Slip gaji carbonize tipe A atau B/slip gaji elektronik/rekening bank 3 bulan terakhir/SPT (khusus karyawan dan profesional)
    5. Fotokopi SIUP/TDP/SIP, Akta Penyesuaian dan Rekening bank 3 bulan terakhir/SPT (khusus profesional dan wiraswasta);
    6. NPWP;
    7. Fotokopi kartu kredit.

KTA Hana Bank

KTA Hana Bank merupakan fasilitas pinjaman yang diperuntukkan bagi karyawan, profesional dan wiraswasta sebagai pemenuhan berbagai jenis kebutuhan. Bank asal Korea Selatan ini menawarkan produk KTA tanpa membebankan biaya administrasi dalam proses pengajuannya.

Fasilitas Kredit

  1. Limit kredit mulai dari Rp5 juta hingga Rp200 juta.
  2. Tenor 1 - 5 tahun.
  3. Suku bunga (flat per bulan):
    1. 1.49% untuk plafon < Rp75 juta;
    2. 1.29% untuk plafon ? Rp75 juta;
    3. 0.95% untuk plafon ? Rp125 juta.
  4. Biaya provisi 3.5% dari pinjaman.
  5. Gratis biaya administrasi.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
  2. WNI/WNA;
  3. Berusia 21 - 60 tahun;
  4. Masa kerja:
    1. Minimal 1 tahun untuk pegawai tetap;
    2. Minimal 2 tahun untuk pegawai kontrak (dibuktikan dengan Surat Kontrak);
    3. Minimal 2 tahun untuk wiraswasta/profesional.
  5. Memiliki penghasilan:
    1. Gaji minimal Rp3.5 juta per bulan untuk karyawan; atau
    2. Omset minimal Rp3.5 juta per bulan (dibuktikan dengan fotokopi buku tabungan).
  6. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi;
    2. Fotokopi KTP (bagi WNI);
    3. Fotokopi Paspor dan KITAS/KITAP (bagi WNA);
    4. Fotokopi NPWP untuk pengajuan > Rp50 juta;
    5. Fotokopi halaman depan kartu kredit/bukti penghasilan berupa:
    6. Slip gaji 1 bulan terakhir; atau
    7. Rekening koran 3 bulan terakhir.

KTA OK Bank

KTA OK Bank atau OK!KTA merupakan produk pinjaman tanpa agunan dari OK Bank Indonesia, yang dibawahi oleh perusahaan pembiayaan asal Korea Selatan, APRO Financial. OK!KTA menawarkan plafon dan suku bunga yang bersaing tanpa pembebanan biaya provisi.

Fasilitas Kredit

  1. Plafon kredit Rp3 juta hingga Rp200 juta;
  2. Tenor mulai dari 6 bulan sampai dengan 5 tahun.
  3. Suku bunga mulai dari 0.89% hingga 3.49% per bulan.
  4. Bebas biaya provisi.
  5. Biaya administrasi 4% dari pinjaman.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia 21 - 55 tahun;
    3. Memiliki rekening bank;
    4. Mempunyai pekerjaan atau penghasilan (karyawan/wiraswasta/profesional);
    5. Alamat KTP atau berdomisili pada area layanan OK Bank Indonesia.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. KTP;
    2. Bukti penghasilan berupa slip gaji/SKP/SPT (tidak diwajibkan bagi pemohon wiraswasta);
    3. Nomor BPJS Ketenagakerjaan;
    4. Fotokopi rekening tabungan (khusus wiraswasta);
    5. Fotokopi surat izin profesi (khusus profesional);
    6. Fotokopi Akta Pendirian/SIUP/TDP (khusus wiraswasta);
    7. NPWP.

PermataKTA

PermataKTA merupakan produk pinjaman tanpa agunan dari Permata Bank yang diperuntukkan untuk penggunakan dalam skala kebutuhan konsumtif. Fasilitas KTA ini menawarkan bunga mulai dari 0.88% per bulan, khusus untuk pengajuan online melalui PermataMobile X dengan kriteria nasabah tertentu.

Fasilitas Kredit

  1. Plafon kredit maksimal Rp300 juta.
  2. Tenor mulai dari 3 bulan hingga 5 tahun.
  3. Suku bunga 0.88% hingga 2.49% (untuk pengajuan online via PermataMobile X) dengan rincian berikut:
  4. Biaya provisi 1% - 4% dari total pinjaman atau minimal Rp150 ribu.
  5. Tidak dikenai biaya administrasi.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia 21 - 65 tahun (termasuk tenor);
    3. Memiliki penghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan.
    4. Berdomisili di area layanan yang termasuk dalam area penjualan PermataKTA.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. KTP;
    2. NPWP (untuk pengajuan di atas Rp50 juta).

Kredit Express Panin

Kredit Express Panin adalah produk KTA dari Panin Bank yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, seperti biaya berlibur, pembelian kendaraan, renovasi rumah, pernikahan, dan sebagainya. Kredit Express Panin juga difasilitasi dengan fleksibilitas metode pelunasan auto debit melalui ATM, mobile banking, internet banking, atau call center.

Fasilitas Kredit

  1. Plafon kredit Rp3 juta - Rp300 juta.
  2. Tenor kredit 1 - 3 tahun dengan opsi 1 tahun, 2 tahun, dan 3 tahun.
  3. Suku bunga:
    1. 0.88% untuk tenor 1 tahun;
    2. 0.99% untuk tenor 2 tahun;
    3. 1.29% untuk tenor 3 tahun.
  4. Biaya-biaya:
    1. Biaya provisi 3% dari jumlah pinjaman;
    2. Biaya administrasi Rp100 ribu per tahun.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI dan berdomisili di Indonesia;
    2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun untuk karyawan atau maksimal 60 tahun untuk pengusaha/profesional (usia maksimal termasuk tenor);
    3. Merupakan karyawan/pengusaha/profesional;
    4. Penghasilan bersih:
      1. Minimal Rp4 juta jika lokasi bekerja berada di Jabodetabek; atau
      2. Minimal Rp3 juta jika lokasi bekerja berada di luar Jabodetabek.
    5. Sudah memiliki Tabungan Panin.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Fotokopi KTP;
    2. Fotokopi halaman depan buku Tabungan;
    3. Slip gaji terakhir (khusus karyawan);
    4. Rekening bank 3 bulan terakhir (tidak dipersyaratkan bagi karyawan);
    5. SIUP/SITU dan Akta Pendirian Perusahaan (khusus untuk pengusaha);
    6. Surat Izin Praktek (khusus untuk profesional);
    7. Fotokopi NPWP (untuk pengajuan Rp49 juta ke atas).

KTA Maybank (Payroll)

Maybank menawarkan KTA dengan suku bunga yang lebih ringan khusus bagi nasabah payroll di Maybank, disertai besaran plafon yang kompetitif.

Fasilitas Kredit

  1. Plafon maksimal Rp250 juta.
  2. Tenor 1 - 5 tahun.
  3. Suku bunga:
    1. 0.79% untuk tenor 1 tahun;
    2. 0.89% untuk tenor 2 tahun;
    3. 0.99% untuk tenor 3 tahun;
    4. 1.09% untuk tenor 4 tahun;
    5. 1.19% untuk tenor 5 tahun.
  4. Biaya provisi 1.5% dari pinjaman dengan minimal Rp250 ribu.
  5. Tidak dikenai biaya administrasi.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat kredit lunas;
    3. Merupakan karyawan, wiraswasta/profesional, atau pemegang kartu kredit;
    4. Penghasilan kotor minimal Rp4 juta per bulannya;
    5. Masa kerja:
      1. Minimal 1 tahun untuk karyawan;
      2. Minimal 2 tahun untuk profesional dan wiraswasta.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi;
    2. Fotokopi KTP;
    3. Fotokopi NPWP (wajib untuk pengajuan Rp50 juta ke atas);
    4. Slip gaji 2 bulan terakhir sejak pengajuan (khusus karyawan);
    5. Fotokopi SIUP/TDP/SITU/Izin Praktek (khusus wiraswasta/profesional);
    6. Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir (khusus wiraswasta/profesional);
    7. Fotokopi kartu kredit bagian depan (khusus pemegang kartu kredit).

KTA Standard Chartered 

KTA Standard Chartered merupakan produk pinjaman tanpa agunan yang ditawarkan oleh bank asal Britania Raya, Standard Chartered. Pinjaman ini menetapkan suku bunga ringan mulai dari 0.65% hingga 1.69% per bulan.

Adapun bunga 0.65% diperuntukkan bagi plafon di atas Rp200 juta hingga Rp300 juta, sehingga KTA ini merupakan opsi yang cocok bagi debitur yang memerlukan ketersediaan dana dalam kisaran tersebut, tentunya sesuai dengan tenor yang dipersyaratkan. 

Fasilitas Kredit

  1. Plafon minimal Rp3 juta hingga maksimal Rp300 juta.
  2. Tenor kredit 1 - 5 tahun.
  3. Suku bunga:
    1. 1.69% untuk pinjaman Rp3 juta hingga Rp50 juta dengan tenor 27 - 60 bulan;
    2. 1.59% untuk pinjaman Rp3 juta hingga Rp50 juta dengan tenor 12 - 24 bulan;
    3. 1.49% untuk pinjaman > Rp50 juta hingga Rp100 juta dengan tenor 27 - 60 bulan;
    4. 1.39% untuk pinjaman > Rp50 juta hingga Rp100 juta dengan tenor 12 - 24 bulan;
    5. 1.29% untuk pinjaman > Rp100 juta hingga Rp200 juta dengan tenor 27 - 60 bulan;
    6. 1.19% untuk pinjaman > Rp100 juta hingga Rp200 juta dengan tenor 12 - 24 bulan;
    7. 1.29% untuk pinjaman > Rp200 juta hingga Rp300 juta dengan tenor 27 - 60 bulan;
    8. 0.65% untuk pinjaman > Rp200 juta hingga Rp300 juta dengan tenor 12 - 24 bulan;
  4. Biaya provisi 3.5% dari jumlah pinjaman.
  5. Tidak dikenai biaya administrasi.

Syarat dan Ketentuan

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat pelunasan;
    3. Merupakan karyawan/wiraswasta/profesional dengan masa kerja minimal 1 tahun;
    4. Minimal pendapatan tetap Rp8 juta per bulan;
    5. Memiliki kartu kredit dengan masa keanggotaan minimal 1 tahun dan minimal limit Rp12 juta.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Fotokopi KTP;
    2. Fotokopi NPWP (untuk pengajuan lebih dari Rp50 juta);
    3. Fotokopi sampul buku tabungan;
    4. Fotokopi kartu kredit utama;
    5. Fotokopi SIUP/SITU serta Perizinan dan Akta Pendirian Perusahaan (khusus untuk perusahaan terpilih sesuai kriteria Standard Chartered).

KTA Syariah

Sejumlah bank menawarkan pinjaman KTA berbasis Syariah

1. BSI Mitraguna Online

BSI Mitraguna Online adalah produk pembiayaan yang diperuntukkan bagi pegawai payroll di BSI serta dapat diajukan secara online melalui BSI Mobile. Fasilitas pembiayaan ini diperuntukkan khusus bagi pegawai ASN/PNS Kementerian/Lembaga BSI.

BSI Mitraguna Online tidak memerlukan jaminan, tetapi mensyaratkan aset nasabah yang akan dibiayai kembali (refinancing)sebagai objek pembiayaan. Jenis aset dapat dipilih oleh nasabah pada layanan Mitraguna Online, yang meliputi mobil, handphone, barang elektronik, furnitur, motor, kamera, laptop, tanah, serta rumah/tanah dan bangunan.

Informasi pokok terkait BSI Mitraguna Online meliputi:

  1. Bank penyelenggara: Bank Syariah Indonesia (BSI).
  2. Plafon pengajuan minimal Rp10 juta hingga maksimal Rp50 juta.
  3. Tenor minimal 1 tahun dan maksimal 3 tahun, dengan pilihan jangka waktu 1 tahun, 2 tahun, dan 3 tahun.
  4. Menggunakan Akad Al-Ba’i dalam rangka Musyarakah Mutanaqishah (MMq), yaitu akad pembiayaan kembali atas aset nasabah.

Syarat dan ketentuan pengajuan BSI Mitraguna Online adalah:

  1. Berusia 21 - 52 tahun;
  2. Nasabah pengguna BSI Mobile yang sudah maupun belum memiliki pembiayaan di BSI;
  3. Total seluruh angsuran maksimal 50% dari pendapatan;
  4. Biaya-biaya yang harus dibayar saat pengajuan (didebet dari saldo rekening):
    1. Biaya materai Rp10 ribu;
    2. Biaya administrasi minimal Rp100 ribu;
    3. Biaya asuransi sesuai dengan tenor pembiayaan.
  5. Foto barang/objek yang di-refinancing;
  6. KTP pemohon dan KTP suami/istri jika sudah menikah;
  7. NPWP;
  8. Pengajuan hingga pencairan Mitraguna Online dilakukan melalui BSI Mobile cabang;
  9. Dana akan dicairkan otomatis ke rekening nasabah;
  10. Status pengajuan pembiayaan dapat dilihat pada menu portofolio pembiayaan pada aplikasi BSI Mobile.

2. PermataKTA iB Multiguna

PermataKTA iB Multiguna adalah produk pembiayaan KTA dari Bank Permata yang berbasis syariah dengan plafon pembiayaan hingga Rp300 juta.

Informasi pokok terkait PermataKTA iB Multiguna meliputi:

  1. Bank penyelenggara: Bank Permata.
  2. Plafon pembiayaan maksimal Rp300 juta.
  3. Tenor pembiayaan maksimal 60 bulan (5 tahun).
  4. Menggunakan Akad Murabahah atau Akad Ijarah Multijasa.

Syarat dan ketentuan pengajuan PermataKTA iB Multiguna adalah:

  1. Syarat pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia 21 - 60 tahun (di luar tenor);
    3. Merupakan karyawan, wiraswasta, atau profesional;
    4. Memiliki pendapatan tetap minimal Rp2 juta per bulan.
  2. Risiko produk:
    1. Denda keterlambatan:
      1. Sebesar Rp50 ribu jika saldo kurang dari Rp24 juta;
      2. Sebesar Rp100 ribu jika saldo > Rp24 juta hingga Rp48 juta;
      3. Sebesar Rp200 ribu jika saldo > Rp48 juta.
    2. Jika nasabah meninggal dunia dalam masa pembiayaan, maka sisa pelunasan akan dilimpahkan kepada ahli waris nasabah;
    3. Pelunasan maju atau pelunasan lebih awal sebelum jatuh tempo dikenakan fee ujrah sebesar 5% dari sisa pokok ditambah dengan ujrah bulan berjalan.
  3. Kelengkapan dokumen:
    1. Fotokopi KTP;
    2. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
    3. Mengisi dan menandatangani aplikasi pembiayaan PermataKTA iB Multiguna;
    4. Melampirkan dokumen bukti pemesanan barang/jasa (invoice) yang dikeluarkan oleh penyedia barang/jasa;
    5. Memiliki kartu kredit minimal selama 1 tahun atau nasabah existing Bank Permata.
  4. Pengajuan dapat dilakukan melalui:
    1. Call center Bank Permata dengan nomor panggilan 1500-111; atau
    2. Melalui e-mail pada alamat [email protected]

3. Xtra Dana iB

Xtra Dana iB merupakan produk personal financing CIMB Niaga Syariah, yang merupakan jenis pembiayaan tanpa jaminan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, seperti keperluan pendidikan, wisata halal, perjalanan ibadah, maupun pembelian barang/jasa dari mitra CIMB Niaga.

Informasi pokok terkait Xtra Dana iB meliputi:

  1. Bank penyelenggara: CIMB Niaga Syariah.
  2. Plafon/nilai pembiayaan menyesuaikan dengan paket jasa/barang yang diberikan oleh penyedia barang/jasa.
  3. Tenor pembiayaan 1 tahun hingga 4 tahun, dengan pilihan tenor 12 bulan, 24 bulan, 36 bulan, dan 48 bulan.
  4. Menggunakan Akad Murabahah atau Akad Ijarah Multijasa

Syarat dan ketentuan pengajuan Xtra Dana iB adalah:

  1. WNI yang berdomisili di Indonesia;
  2. Berusia 21 - 55 tahun (usia termasuk jangka waktu pembiayaan)
  3. Persentase ujrah/margin sebesar 1.35% untuk semua jenis tenor;
  4. Kriteria nasabah yang dapat mengajukan Xtra Dana iB adalah:
    1. Karyawan;
    2. Nasabah pemegang kartu kredit Bank lain; atau
    3. Nasabah CIMB Niaga.
  5. Persyaratan dokumen:
    1. Aplikasi permohonan pembiayaan;
    2. Fotokopi KTP;
    3. Slip gaji terbaru asli (khusus nasabah karyawan);
    4. Fotokopi kartu kredit (khusus nasabah kartu kredit Bank lain);
    5. Fotokopi NPWP (untuk pengajuan di atas Rp50 juta);
    6. Surat pemesanan barang/jasa dari mitra.
  6. Pengajuan dapat dilakukan melalui alternatif berikut:
    1. Secara langsung di Kantor Cabang CIMB Niaga terdekat;
    2. Melalui call center CIMB Niaga dengan nomor panggilan 14041.
    3. Secara daring melalui pengisian formulir pada situs resmi CIMB Niaga berikut ini: https://cards-loan.cimbniaga.co.id/?contactme=2&specialcode=web.

Kesimpulan

Apa itu KTA? Pinjaman tanpa agunan yang memberikan kemudahan orang mendapatkan dana tunai dengan cara cepat dan mudah.

Namun, calon peminjam harus mencermati sejumlah hal ketika mengambil KTA. Mulai dari persyaratan, dokumen, verifikasi sampai tingginya bunga.

Semoga bermanfaat!

Cari dan Bandingkan KTA Terbaik !

Cari dan Bandingkan KTA Terbaik !

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Artikel Terkait