Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Kredit Modal Kerja Bank BRI

Kredit Modal Kerja Bank BRI

Agunan

Rumah

Tenor

12 Bulan

Jenis Kredit

Modal Kerja

  • Proses Cepat & Mudah
  • Suku bunga yang bersaing
  • Perencanaan keuangan usaha

Apa Itu Kredit Modal Kerja BRI?

Kredit Modal Kerja (KMK) adalah fasilitas pembiayaan usaha dari bank yang diperuntukkan bagi UMKM maupun korporasi untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pengeluaran lain yang bersifat jangka pendek.

BRI, terutama sebagai bagian dari Himbara, turut menyalurkan modal kerja melalui program-program KMK guna mendorong ekosistem usaha yang lebih aktif.

Kredit Modal Kerja dari BRI dapat digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan operasional seperti penyediaan bahan baku, menunjang proses produksi, piutang, pengadaan persediaan, dan lain sebagainya.

Jenis Kredit Modal Kerja BR

Fasilitas KMK di BRI ditujukan untuk nasabah UMKM, baik dari skala Mikro maupun skala Kecil dan Menengah, serta nasabah korporasi.

Jenis Kredit Modal Kerja BR

Berdasarkan jenis nasabah tersebut, produk KMK di BRI terdiri dari:

  1. KMK untuk nasabah UMKM:
  2. Kredit Usaha Rakyat (KUR);
  3. Kredit Modal Kerja;
  4. Kredit Pangan;
  5. Resi Gudang; dan
  6. Kredit Kemitraan.
  7. KMK untuk nasabah korporasi:
  8. Kredit Modal Kerja;
  9. Supply Chain Financing; dan
  10. Kredit Waralaba.

Sehingga apabila dirincikan, produk KMK di BRI terdiri dari 7 jenis, yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR); Kredit Modal Kerja; Kredit Pangan; Resi Gudang; Kredit Kemitraan; Supply Chain Financing; dan Kredit Waralaba.

Daftar Produk Kredit Modal Kerja BRI

Penjelasan lebih rinci mengenai persyaratan, besaran plafon, tenor, bunga, dan ketentuan lain pada setiap produk KMK BRI diuraikan sebagai berikut.

1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR merupakan Kredit Modal Kerja maupun Kredit Investasi dengan plafon hingga Rp500 juta yang diperuntukkan bagi usaha mikro, usaha kecil maupun koperasi dengan bisnis produktif yang akan mendapatkan jaminan dari perusahaan penjamin.

KUR BRI dibedakan menjadi tiga berdasarkan tujuan penggunaan dan skala usaha yang dibiayai, yaitu KUR Mikro, dan KUR Kecil.

KUR Mikro

KUR Mikro BRI

KUR Mikro BRI memfasilitasi penyaluran modal kerja untuk nasabah yang memiliki usaha individu berskala mikro.

Ketentuan KUR Mikro BRI:

  1. Plafon kredit maksimal Rp25 juta.
  2. Jangka waktu KMK maksimal 3 tahun.
  3. Suku bunga efektif 7% per tahun atau setara dengan 0.41% flat per bulan.
  4. Gratis biaya administrasi dan provisi.

Persyaratan KUR Mikro BRI:

  1. Individu yang menjalankan usaha produktif dan layak;
  2. Usaha telah berjalan aktif setidaknya selama 6 bulan;
  3. Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan kartu kredit;
  4. Memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi, berupa:
  5. KTP;
  6. KK; dan
  7. Surat izin usaha.

KUR Kecil/KUR Ritel

KUR Kecil/KUR Ritel BRI merupakan fasilitas Kredit Usaha yang salah satunya menyediakan modal kerja bagi unit usaha yang produktif dan layak.

Ketentuan KUR Kecil BRI:

  1. Plafon pinjaman > Rp25 juta hingga Rp50 juta.
  2. Tenor KMK maksimal 4 tahun.
  3. Suku bunga efektif 7% per tahun.
  4. Tidak dipungut biaya administrasi dan provisi.
  5. Agunan sesuai ketentuan BRI.

Persyaratan KUR Kecil BRI:

  1. Mempunyai usaha produktif dan layak;
  2. Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan kartu kredit;
  3. Usaha telah berjalan aktif selama minimal 6 bulan;
  4. Memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha sejenisnya.

2. Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja (KMK) BRI adalah fasilitas pembiayaan modal kerja, baik untuk usaha berskala UMKM maupun korporasi.

Fitur unggulan KMK BRI:

  1. Proses cepat dan mudah.
  2. Suku bunga bersaing.
  3. Didampingi oleh Relationship Manager andal untuk perencanaan usaha.

Persyaratan KMK BRI:

  1. KTP/SIM Pemilik atau Direktur dan NPWP;
  2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU), NPWP Perusahan, atau Surat Keterangan Usaha;
  3. Akta Pendirian dan Akta Perubahannya;
  4. Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir.

3. Kredit Pangan

Kredit Pangan BRI

Kredit Pangan BRI adalah pinjaman yang dimaksudkan sebagai pembiayaan modal kerja maupun investasi komersial khusus di bidang pangan.

Ketentuan Kredit Pangan BRI:

  1. Plafon kredit KMK maksimal Rp500 juta.
  2. Jangka waktu kredit maksimal 3 tahun.
  3. Suku bunga flat 13% - 15% per tahun.
  4. Gratis biaya provisi dan biaya administrasi.

Persyaratan KUR Mikro Kredit Pangan BRI:

  1. Lama usaha:
    1. Sektor Ekonomi Produksi: 2 kali siklus tanam/usaha atau 1 tahun dan telah laba;
    2. Sektor Home Industry dan Perdagangan: 1 tahun dan telah laba.
  2. Legalitas usaha:
    1. Sektor Ekonomi Produksi sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Dinas berwenang di daerah masing-masing;
    2. Sektor Industri Rumahan dan Perdagangan, berupa Akta Pendirian Usaha, TDP, SIUP, SITU, dan IUMK.
  3. Identitas diri, seperti KTP, KK, dan lainnya sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

4. Resi Gudang

Resi Gudang BRI

Resi Gudang BRI merupakan pinjaman yang diperuntukkan bagi Petani, Kelompok Tani, Gapoktan, dan Koperasi dengan jaminan resi gudang.

Ketentuan Resi Gudang BRI:

  1. Plafon maksimum 70% dari nilai resi gudang.
  2. Jangka waktu kredit maksimal selama 6 tahun.
  3. Bunga efektif 6% per tahun.

Persyaratan Resi Gudang BRI:

  1. Surat Pengesahan Badan Hukum Koperasi dari Instansi berwenang dan menyerahkan AD/ART yang memuat kegiatan usaha di sektor pertanian;
  2. Memiliki pengurus/komite yang aktif;
  3. Memiliki anggota yang terdiri dari Petani.

5. Pinjaman Kemitraan

Pinjaman Kemitraan BRI

Pinjaman Kemitraan BRI adalah pemberian dana modal kerja dan investasi bagi usaha produktif yang belum memenuhi persyaratan perbankan.

Ketentuan Pinjaman Kemitraan BRI:

  1. Agunan tidak harus bersertifikat.
  2. Sektor ekonomi yang dibiayai meliputi: industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan jasa.

Persyaratan Pinjaman Kemitraan BRI:

  1. Merupakan pelaku usaha yang layak namun belum bankable;
  2. Pengalaman usaha minimal 1 tahun;
  3. Surat izin usaha, minimal berupa surat keterangan usaha dari Kepala Desa/Lurah/Pasar;
  4. Tidak sedang menerima pinjaman kemitraan dari BUMN lain.

6. Supply Chain Financing

Supply Chain Financing Bank BRI

Supply Chain Financing (SCF) BRI adalah program pembiayaan kebutuhan modal supply chain agar memungkinkan nasabah korporasi yang bertindak sebagai pembeli mendapatkan fleksibilitas dalam penetapan ketentuan pembayaran tanpa mengganggu arus kas supplier atau distributor.

Fitur unggulan SCF BRI:

  1. Memperbaiki cash flow.
  2. Suku bunga kompetitif.
  3. Besaran pinjaman sesuai dengan kontrak kerja/invoice/DO yang diperoleh.
  4. Limit kredit SCF BRI mulai dari Rp100 juta hingga Rp50 miliar.

Persyaratan Supply Chain Financing BRI:

  1. Kontrak kerja/Invoice/Delivery Order (DO) dari Principal;
  2. Identitas diri, seperti KTP dan NPWP;
  3. Legalitas usaha, seperti SIUP, SITU, TDP, Akta Pendirian dan Akta Perubahannya.

7. Kredit Waralaba

Kredit Waralaba BRI

Kredit Waralaba (franchise) BRI adalah pinjaman yang memfasilitasi penyaluran modal kerja untuk pendirian toko waralaba.

Fitur unggulan Kredit Waralaba BRI:

  1. Dapat digunakan untuk pembukaan usaha baru, sudah berjalan, atau pengembangan usaha waralaba.
  2. Besaran kredit mulai dari Rp100 juta sampai dengan Rp40 miliar.
  3. Dapat diberikan rekening koran (plafon tetap) atau berdasarkan angsuran (plafon menurun).
  4. Dapat digunakan untuk refinancing.

Persyaratan Kredit Waralaba BRI:

  1. KTP/SIM Pemilik atau Direktur dan NPWP;
  2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP);
  3. Surat Izin Tempat Usaha (SITU);
  4. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)/Surat Keterangan Usaha;
  5. Izin Gangguan (HO);
  6. Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba (STPUW);
  7. Untuk badan usaha, melampirkan Akta Pendirian serta Akta Perubahannya;
  8. Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir.

Prosedur Pengajuan Kredit Modal Kerja BRI

Terdapat dua alternatif untuk mengajukan KMK di BRI, yaitu:

  1. Secara online, melalui fasilitas self service e-Form BRI; atau
  2. Secara langsung, melalui kantor cabang BRI setempat.

Perlu diketahui bahwa pengajuan KMK via online melalui formulir elektronik BRI hanya diperuntukkan bagi kredit dengan maksimal pengajuan Rp50 juta. Selebihnya, silakan komunikasikan kepada pusat layanan BRI di 14017/1500017 atau datangi langsung Kantor Cabang BRI setempat dan tanyakan kepada petugas.

A. Tata cara mengajukan KMK BRI secara online:

  1. Siapkan dokumen identitas diri, informasi rekening, dan informasi terkait perusahaan;
  2. Kunjungi e-FORMBRI pada link berikut: https://pinjaman.bri.co.id/pengajuan/kemitraan;
  3. Lengkapi semua data dan informasi yang diperlukan. Keterangan mengenai data dan informasi apa saja yang perlu dimasukkan dapat dilihat melalui tangkapan layar di bayar ini:
  4. Untuk informasi nomor 22, besaran jumlah kredit yang diajukan mengacu kepada ketentuan Pinjaman Kemitraan, yaitu maksimal Rp50 juta;
  5. Pada kategori Data Usaha Debitur informasi nomor 1, perolehan omset maksimal adalah Rp2,5 miliar;
  6. Pada kategori Data Usaha Debitur informasi nomor 3, aset usaha maksimal sebesar Rp500 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan.
  7. Setelah selesai mengisi semua data dan informasi di atas dengan lengkap dan benar, ketikkan Captcha pada kolom yang disediakan, sesuai dengan yang tampak pada layar. Tekan simbol ulang apabila Captcha dirasa kurang jelas;
  8. Ketuk “Kirim Pengajuan”;
  9. Tunggu hingga pihak BRI memproses pengajuan dan menghubungi Anda terkait prosedur selanjutnya.

B. Cara mengajukan KMK di kantor cabang BRI:

  1. Pastikan Anda telah memenuhi semua kelengkapan administrasi dan persyaratan pendaftaran sesuai dengan jenis KMK yang diinginkan;
  2. Datangi kantor cabang BRI terdekat;
  3. Sampaikan maksud Anda kepada petugas BRI;
  4. Anda akan diarahkan untuk mengambil antrian kemudian melakukan pengisian formulir aplikasi pengajuan kredit;
  5. Isi formulir dengan lengkap dan benar, lalu serahkan formulir dan kelengkapan berkas persyaratan kepada petugas;
  6. Ikuti prosedur selanjutnya sesuai arahan dari petugas BRI hingga rangkaian pengajuan kredit selesai;
  7. Pihak BRI akan menginformasikan status pengajuan Anda setelah aplikasi pengajuan kredit selesai diproses dan dievaluasi.

Simulasi Pengajuan Kredit Modal Kerja BRI

Calon debitur KMK di BRI tidak perlu repot-repot mengkalkulasi estimasi besaran angsuran maupun plafon yang akan dibayarkan atau diperoleh, karena BRI menyediakan halaman khusus simulasi perhitungan otomatis.

Simulasi pinjaman BRI memfasilitasi dua jenis fitur yaitu:

  1. Simulasi Plafond, yaitu perhitungan estimasi jumlah maksimal pinjaman yang akan diterima berdasarkan kondisi keuangan calon debitur.
  2. Simulasi Angsuran, yaitu perhitungan estimasi angsuran yang akan dibayarkan berdasarkan besaran dan lama pinjaman yang diajukan.

A. Simulasi plafon KMK BRI:

  1. Kunjungi link berikut: https://pinjaman.bri.co.id/simulasi/briguna;
  2. Ketuk kotak jenis simulasi, lalu pilih jenis “SIMULASI PLAFOND”;
  3. Masukkan semua data dan informasi yang diminta, seperti yang ditunjukkan pada tangkapan layar di bawah ini:
  4. Gaji bersih tidak perlu diisi karena akan dihitung otomatis nantinya;
  5. Status peminjam terdiri dari 3 jenis, yaitu Pegawai Payroll di BRI, Pegawai Payroll non BRI, dan Pensiunan.

Status peminjam ini nantinya akan mempengaruhi estimasi besaran maksimum plafon yang dapat diterima. Berikut adalah perbedaannya:

  1. Peminjam berstatus Pegawai Payroll di BRI dapat memperoleh maksimal plafon 6,67% lebih besar dibandingkan dengan Pegawai Payroll non BRI;
  2. Peminjam dengan status Pensiunan dapat memperoleh maksimal plafon 12,5% lebih besar dibandingkan Pegawai Payroll non BRI, atau 6,25% lebih besar dibandingkan Pegawai Payroll di BRI.
  3. Suku bunga diisi sesuai suku bunga yang ditentukan oleh BRI. Anda dapat melihat informasi suku bunga pada penjelasan masing-masing produk KMK BRI yang telah dijelaskan sebelumnya pada artikel ini ;
  4. Klik opsi “Hitung” untuk memperoleh estimasi maksimal plafon.

B. Simulasi angsuran KMK BRI:

  1. Kunjungi link berikut: https://pinjaman.bri.co.id/simulasi/briguna;
  2. Ketuk kotak jenis simulasi, lalu pilih jenis “SIMULASI ANGSURAN”;
  3. Masukkan semua data dan informasi yang diminta, seperti yang ditunjukkan pada tangkapan layar di bawah ini:
  4. Suku bunga efektif mengacu kepada ketentuan BRI. Informasi besaran suku bunga dapat dilihat pada penjelasan masing-masing produk KMK BRI yang sudah dibahas sebelumnya dalam artikel ini;
  5. Ketuk opsi “Hitung” untuk mengetahui besaran estimasi angsuran yang akan Anda bayarkan.

Simulasi di atas merupakan estimasi kredit menggunakan simulasi Briguna, serta tidak mempertimbangkan biaya-biaya lain yang mungkin timbul.

Sehingga tidak menjamin akan sama persis dengan besaran plafon atau angsuran yang akan ditetapkan ketika Anda mengajukan KMK di BRI. Hubungi pihak BRI untuk mendapatkan simulasi yang akurat.

Tags

Berlangganan Duwitmu