Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Kredit Working Capital Loan, Investment Loan Bank BTPN

Working Capital Loan dan Investment Loan Bank BTPN

Agunan

Rumah

Tenor

60 Bulan

Jenis Kredit

Investasi

  • Pembiayaan jangka pendek
  • Pembiayaan jangka panjang

Working Capital Loan & Investment Loan Bank BTPN

Working Capital Loan & Investment Loan Bank BTPN adalah beragam fasilitas Pinjaman Korporat. Apakah untuk kebutuhan pembiayaan jangka pendek yang sederhana guna mengelola kegiatan operasional sehari-hari atau pembiayaan jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan proyek atau bisnis anda, Relationship Manager kami selalu siap membantu anda.

Working Capital Loan & Investment Loan Bank BTPN

Pinjaman Investasi BTPN

Skema pembiayaan yang lebih panjang meningkatkan fleksibilitas dalam mengatur pembiayaan pembelian aset Anda, dan meminimalkan dampak langsung pada arus kas operasional. Dengan membeli aset atau peralatan, Bank BTPN dapat mendukung Anda dengan pinjaman jangka menengah sampai jangka panjang dengan suku bunga yang kompetitif.

Pinjaman Jangka Pendek BTPN

Kami memahami bahwa memenuhi kebutuhan arus kas Anda adalah sangat penting untuk kestabilan bisnis Anda. Di Bank BTPN, kami menyediakan fasilitas pinjaman dalam bentuk mata uang IDR, USD dan JPY untuk nasabah korporasi, seperti menyediakan pembiayaan jangka pendek dan pinjaman terkait ekspor impor untuk mendukung pengeluaran operasional harian Anda dengan suku bunga yang kompetitif.

Hal-hal Penting

1. Risiko Pasar
Resiko yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang disebabkan oleh perubahan harga pasar. Dalam kaitan dengan kegiatan pinjam meminjam terdapat 2 (dua) jenis resiko pasar yang dapat mempengaruhi secara langsung posisi finansial pada debitur dan kreditur, antara lain:

2. Risiko Suku Bunga

Resiko yang timbul apabila terjadi perubahan tingkat suku bunga. Apabila debitur membayar suatu pinjaman dengan suku bunga Mengambang, maka debitur tersebut akan terpapar risiko naiknya suku bunga yang dapat berakibat bertambahnya jumlah angsuran pinjaman yang harus dibayarkan.

3. Risiko Nilai Tukar

Resiko yang akan timbul apabila terjadi perubahan nilai tukar suatu mata uang terhadap mata uang yang lain. Apabila debitur memiliki pinjaman dalam mata uang asing maka debitur tersebut akan terpapar resiko nilai tukar jika nilai mata uang pinjaman tersebut mengalami kenaikan yang dapat berakibat bertambahnya jumlah angsuran atau pokok pinjaman yang harus dibayarkan.

3. Risiko Kredit

Risiko yang timbul dalam hal debitur gagal memenuhi kewajibannya dalam membayar angsuran bunga ataupun pokok pinjaman sebagaimana telah disepakati dalam perjanjian kredit. Dalam hal ini bank sebagai kreditur berhak untuk melakukan pemutusan fasilitas secara sepihak, meminta pelunasan secara penuh dan membebankan biaya-biaya terkait pemutusan fasilitas kepada debitur.


 

Berlangganan Duwitmu