Duwitmu

Bunga KPR Naik, Apa Antisipasinya!

Dipublish oleh R Quiserto November 17, 2013

Daftar Isi

KPR Rumah

Di awal November 2013, berita mengejutkan datang dari Bank Indonesia (BI) yang menaikkan (lagi) suku bunga acuan, BI rate, ke 7.50% dari 7.25%. Buat para peminjam, ini berita buruk. Sebentar lagi bank akan ikut menaikkan bunga KPR, jumlah cicilan rumah akan makin berat. 

Tahun ini memang tantangan buat para peminjam, Bunga KPR naik sudah beberapa kali.

Namun bukan berarti tidak ada yang tidak bisa dilakukan menghadapi badai bunga KPR yang naik ini. Ada yang bisa dilakukan supaya kenaikkan cicilan rumah bisa dihadapi dengan selamat.

Biasanya, ada jeda waktu dalam hitungan minggu, dari kenaikkan BI rate sampai bunga KPR naik oleh bank. Mumpung masih ada waktu, lebih baik bersiap menyusun langkah antisipasi, apa saja yang perlu dilakukan. Supaya ketika cicilan benar – benar naik, sudah siap, sehingga dampaknya tidak terlalu berat buat keuangan rumah tangga.

Langkah antisipatif tersebut terdiri dari beberapa hal, yaitu:

1. Evaluasi Pengeluaran 

Pahami apa saja pengeluaran dan berapa besarnya. Tujuannya untuk tahu mana pengeluaran essensial dan non-essensial, yang bisa dipotong dan yang tidak bisa dipotong.

Kenapa  pengeluaran duluan yang dipangkas? penghasilan jelas sangat sulit dinaikkan dalam waktu singkat. Penyesuaian gaji paling – paling sekali dalam setahun. Karena itu, yang paling bisa dikelola adalah pengeluaran. (Cara Mengelola Pengeluaran simak di artikel ini)

Sayangnya, banyak keluarga yang tidak melakukan ini. Ketika tagihan naik, panik, khawatir tidak bisa bayar ke bank. Akibatnya, yang paling dulu dipotong adalah investasi. Jatah menabung dan alokasi ke Reksadana (unduh GRATIS Panduan Investasi Reksadana disini) dipangkas supaya bisa membayar cicilan yang seketika naik.

Padahal, ini cara salah. Salah besar! Pemotongan dengan cara ini tidak dilakukan berdasarkan prioritas, mana yang paling perlu dipotong. Harusnya pengeluaran – pengeluaran tidak penting, itu yang dipotong duluan. Bukan investasi. Masak, investasi reksadana dikurangi, sementara hobi ngopi setiap pagi tidak dihilangkan.

Karena itu, penting tahu terlebih dahulu, detil pengeluaran itu apa saja. Bagaimana bisa memotong, kalau apa dan berapa pengeluaran setiap bulan tidak tahu.

Sebelum panik, dan kemudian membabi buta memotong investasi, Anda seharusnya sudah tahu pengeluaran mana yang harus disesuaikan paling duluan. Ini akan membuat proses penghematan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran ketika nanti naiknya cicilan menuntut itu

2. Hitung Kenaikkan Cicilan 

Hanya pinjaman dengan bunga mengambang (floating rate) yang naik cicilannya. Jika masih dalam periode bunga tetap (fixed rate), Anda boleh bernafas lega karena cicilan tidak berubah. Seperti kita tahu, banyak bank yang memberikan fasilitas bunga tetap selama periode tertentu diawal masa kredit.

Simak Bagaimana Metode Perhitungan bunga KPR dan Menghitung Berapa Besarnya Cicilan KPR di Excel.

Sebaiknya mulai dihitung berapa kenaikkan cicilan bunga mengambang yang baru. Bisa konsultasi dengan bank tempat mengambil kredit untuk tahu jumlah pastinya. Belajar dari pengalaman kenaikkan bunga sebelumnya, kenaikkan cicilan bisa sangat bervariasi antara satu bank dengan bank lainnya.

Dengan tahu besarnya kenaikkan cicilan, setelah bunga KPR naik, bisa diperkirakan penyesuaian anggaran rumah tangga. Berdasarkan perhitungan ini, anggota keluarga bisa diajak diskusi mengenai dampak kenaikkan bunga ini terhadap kondisi keuangan, supaya nanti saat dibutuhkan penghematan, mereka bisa mengerti serta tidak kaget dan resisten.

Saya banyak melihat bahwa dukungan keluarga sangat penting menghadapi situasi ini. Kalau keluarga paham, mau mendukung, proses penyesuaian bisa dilakukan dengan lebih mulus.

Menghadapi naiknya bunga mengambang ini, beberapa langkah bisa dilakukan.

  • Memindahkan Pinjaman ke Bank Lain, atau over kredit. Dengan pindah, Anda dikategorikan sebagai nasabah baru di bank  yang baru, dimana bunga untuk nasabah baru umumnya adalah bunga tetap (fixed rate) yang lebih rendah dari bunga mengambang. Namun, pemindahan pinjaman biayanya tidak kecil karena ini adalah proses selayaknya nasabah baru dimana banyak biaya mencakup pengurusan sertifikat dan pengikatan kredit. Belum lagi proses operasional pemindahan pinjaman yang cukup kompleks. Oleh karena itu, meskipun ada iming – iming bunga lebih rendah, over kredit perlu dipertimbangkan baik – baik (baca pembahasan Over Kredit di artikel ini)
  • Mempertimbangkan Pinjaman Syariah. Dalam skema syariah, jumlah cicilan pinjaman tetap sama selama masa kredit. Bagi karyawan yang memiliki penghasilan cenderung stabil, skema syariah sangat membantu karena tidak dipusingkan oleh naik turunnya cicilan karena perubahan bunga (baca survei Cicilan KPR Syariah di artikel ini).

3. Estimasi Cicilan KPR 

Karena setelah bunga KPR naik, cicilan rumah jumlahnya akan lebih tinggi dari perhitungan sebelumnya. Hitung ulang apakah rasio cicilan dan penghasilan bulanan masih dikisaran maksimum 30%.

Angka 30% adalah standard yang umum dipakai untuk menentukan kemampuan membayar cicilan hutang rumah. Jika rasio cicilan KPR sudah diatas 30%, selayaknya mulai mencari alternatif solusi.

Beberapa hal yang bisa dipertimbangkan adalah:

  • Memperbesar Uang Muka. Uang muka yang lebih besar akan mengurangi jumlah pinjaman yang ujungnya cicilan jadi lebih kecil. Ini memang cara yang tidak mudah karena biasanya jumlah uang muka juga sudah terbatas.
  • Cari Rumah dengan Harga Lebih Murah atau Mengambil Rumah Bekas. Dalam kondisi pasar properti yang tertekan, karena naikknya suku bunga, harga rumah bekas biasanya terkoreksi kebawah. Menyesuaikan dengan turunnya permintaan. Ini kesempatan Anda mencari rumah dengan harga yang terjangkau.
  • Segera Mengambil KPR Rumah. Biasanya masih ada jeda waktu sampai bank menyesuaikan bunga kredit setelah BI rate naik. Sebelum bunga KPR naik, segeralah mengurus proses kredit. Ini tentu saja tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Hanya bagi mereka yang memang sudah siap dengan pilihan rumah dan dokumen – dokumen pendukung.

Update:

Simak tulisan terbaru dari Penulis Tamu kami yang membahas bagaimana menggunakan KPR Bunga Floating bisa menurunkan cicilan dalam jangka panjang. Tabel dibawah ini merangkumnya.

Bunga kredit naik adalah hal yang mau tidak mau harus diterima. Namun, dampaknya bisa dikelola jika kita melakukan langkah – langkah antisipasi jauh – jauh hari sebelum kenaikkan itu datang.

Simak update terbaru suku bunga termurah KPR dan bagaimana mengelola keuangan yang sehat agar bisa mengambil KPR.

GRATIS Survei Bunga KPR – Paling Murah Di Bank Mana

Bagikan Melalui

Artikel Terkait

Restrukturisasi Pinjaman KPR

Pengalaman Cara Restrukturisasi Kredit KPR Bank...

June 5, 2020 1 Komentar

Restrukturisasi KPR bank adalah salah satu cara mengurangi dampak Pandemi Covid-19, yang tidak ha... Baca Lagi

15 Restrukturisasi Pinjaman Bank Leasing Covid-...

April 27, 2020 0 Komentar

Restrukturisasi hutang kredit KPR, KUR, Usaha, KKB Kredit Mobil Motor di era pandemi Covid-19 men... Baca Lagi

Simulasi KPR Bank

10 Simulasi KPR Bank Pinjaman Rumah (Mana Palin...

March 16, 2020 2 Komentar

Simulasi KPR adalah cara untuk mengetahui besarnya cicilan kredit rumah sebelum mengajukan pinjam... Baca Lagi

KPR Terbaik Sepanjang Masa

10 KPR Pinjaman Rumah Terbaik Sepanjang Masa

February 3, 2020 0 Komentar

KPR adalah pinjaman untuk memiliki rumah. Menurut Bank Indonesia, 70% masyarakat membeli rumah de... Baca Lagi

Refinancing KPR Rumah 2019

7 Bank Refinancing KPR Rumah Terbaik 2019 (Peng...

May 9, 2019 0 Komentar

Refinancing KPR adalah cara murah dan terbaik memanfaatkan rumah Anda untuk dana tunai yang bisa ... Baca Lagi

Kredit Pemilikan Tanah 2019

4 Kredit Pemilikan Tanah Bank Terbaik (Pengalam...

April 28, 2019 8 Komentar

Ingin punya tanah tapi belum punya uang. Atau mau investasi properti di tanah tapi belum ada dana... Baca Lagi

Komentar(2 Komentar)

  1. […] Baca Juga: Bunga KPR Naik, Apa Antisipasinya! […]

  2. […] Baca Juga: Bunga KPR Naik, Apa Antisipasinya! […]

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan di publish