Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Perbedaan Kartu Debit dan Kredit, Apa yang Penting

Daftar Isi

Apa Bedanya Kartu Kredit dan Debit di Bank

Kartu Kredit dan Kartu Debit ATM adalah dua jenis kartu yang diterbitkan oleh bank. Kami meneliti dan menemukan berbagai perbedaan dan persamaan di antara kedua jenis kartu ini.

Kartu kredit merupakan alat pembayaran yang bisa digunakan juga untuk kredit atau hutang, sementara kartu debit hanya alat pembayaran semata. Kartu kredit dan kartu debit sama - sama diterbitkan oleh bank dan diakui oleh BI Bank Indonesia sebagai alat pembayaran yang sah.

Hal ini merupakan inti perbedaan dan persamaan kartu kredit dan kartu debit.

Perbedaan dan persamaan ini sebaiknya dipahami oleh nasabah bank yang akan menggunakan kartu - kartu ini. Tujuannya agar bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari masing - masing kartu.

Apa itu Kartu Kredit

Dalam kartu kredit, nasabah mendapatkan limit untuk transaksi. Bank menentukan limit Transaksi kartu kredit dan atas pertimbangannya berhak setiap saat untuk mengubah besar limit untuk setiap Transaksi. Bank akan memberitahukan perubahan mengenai limit Transaksi kepada Pengguna sebelum perubahan tersebut berlaku efektif.

Limit membatasi jumlah transaksi penggunaan kartu kredit. Setiap kali nasabah melakukan transaksi dengan kartu kredit, limit transaksi akan berkurang dan plafon untuk transaksi berikutnya akan berkurang.

Contoh limit kartu kredit Rp 10 juta maka maksimum penggunaan transaksi sebesar Rp 10 juta. Tidak bisa pemakaian melebihi dari limit ini.

Nasabah kartu kredit tidak harus menggunakan seluruh limit yang ada. Bahkan tidak menggunakan kartu kredit juga diperbolehkan.

Pembayaran tagihan akan menaikkan kembali limit transaksi kartu kredit. Semakin besar pembayaran, semakin besar limit yang bisa digunakan kembali, dan sebaliknya.

Kelebihan Kartu Kredit

Keunggulan di kartu kredit:

1. Alat Pembayaran dan Kredit

Kartu kredit pada dasarnya adalah alat pembayaran dan hutang, sementara kartu debit adalah semata - mata alat pembayaran.

Pemegang kartu kredit bisa menggunakan atau tidak menggunakan kartu tersebut untuk berhutang. Jadi punya kartu kredit, tidak otomatis berhutang.

Konsumen bisa memilih untuk hutang atau bayar lunas dalam penggunaan kartu kredit. Bank penerbit memberikan waktu 1 bulan sejak transaksi kartu kredit dilakukan, kepada pemegang kartu untuk bisa hutang atau bayar lunas.

Karakteristik kartu kredit sebagai alat pembayaran adalah:

  • Cashless. Tidak menggunakan uang tunai. Pembayaran dilakukan lewat jaringan merchant.
  • Kredit. Kartu kredit memberikan tempo pembayaran kepada pemegang kartu.
  • Limit. Transaksi kartu kredit dibatasi oleh limit kredit yang ditetapkan oleh bank.

2. Diberikan Reward, Poins

Kartu kredit memberikan bonus poin rewards. Poin dihitung dari nilai transaksi, semakin besar transaksi semakin banyak poin yang dikumpulkan.

Contoh skema poin rewards di kartu kredit adalah:

  • Di setiap transaksi Rp10.000, nasabah akan mendapatkan 1 Poin Rewards. Reward bisa ditukarkan dengan barang yang terdapat dalam Katalog Rewards.
  • Shop & Redeem Akumulasi 3600 Poin Rewards dapat ditukar dengan cashback Rp100.000 untuk transaksi shopping.

3. Banyak Fasilitas

Kartu kredit menawarkan berbagai fasilitas ke pemegang kartu. 

Pemegang kartu kredit punya fasilitas untuk bisa menunggu penerbangan di airport lounge di bandara. Tinggal menunjukkan kartu, konsumen bisa masuk ke airport lounge.

Umumnya, akses ke fasilitas airport lounge ini gratis. Atau, konsumen bisa menukar poin rewards untuk akses ke lounge.

Airport lounge adalah fasilitas yang cocok untuk konsumen yang kerap melakukan travelling lewat udara. Hal tersebut karena:

  • Nyaman bisa menunggu penerbangan di lounge dengan segala macam fasilitasnya
  • Gratis atau bayar sedikit untuk bisa menggunakan airport lounge. Tanpa punya kartu kredit, konsumen bisa menikmati airport lounge dengan bayar cukup mahal.

Dari pengalaman ini, saya sangat terbantu dengan punya kartu kredit di saat butuh dana darurat. Manfaat kartu kredit adalah:

  • Bisa dengan cepat menarik uang tunai. Tidak harus mengajukan pinjaman, seperti KTA, yang butuh waktu untuk disetujui
  • Tagihan bisa dibayar lunas di akhir bulan. Berbeda dengan KTA yang pembayaran harus dicicil selama tenor kredit.

Kartu kredit menyediakan pinjaman dana tunai yang bisa ditarik setiap saat. Ini artinya nasabah punya standby loan yang bisa digunakan saat dibutuhkan.

Bukan perusahaan saja yang punya standy loan, perorangan pun bisa. Tinggal memanfaatkan fasilitas tersebut di kartu kredit.

Proses tarik tunai sangat mudah. Tinggal ke ATM, ambil dana dengan memasukkan kartu kredit ke mesin.

Kartu kredit menyediakan fasilitas asuransi gratis. 

Asuransi kecelakaan diri selama perjalanan merupakan salah satu fasilitas yang disediakan secara otomatis bagi pemegang kartu kredit yang melakukan pembelian tiket angkutan darat, laut, dan udara untuk perjalanan dalam negeri maupun ke luar negeri berupa pertanggungan terhadap:

  • Travel Accident (Kecelakaan Perjalanan)
  • Overseas Medical Reimbursement (Biaya Pengobatan di luar negeri)

Asuransi perjalanan ini berlaku untuk pemegang kartu utama maupun kartu tambahan. Berlaku untuk 1 (satu) orang istri atau suami dan anak kandung sah dengan jumlah maksimal 3 orang yang berusia antara 3 bulan sampai 23 tahun

Jenis angkutan darat, laut atau udara, baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang digunakan harus merupakan angkutan umum yang dioperasikan secara komersial.

4. Promo Cash Back

Diskon promo adalah manfaat yang hampir pasti pemegang kartu bisa nikmati. Kartu kredit rajin sekali  melakukan promo, misalnya di restoran tertentu atau penginapan tertentu.

Promo ini bertujuan agar konsumen menggunakan kartu mereka untuk transaksi. Semakin sering pemegang kartu menggunakan kartu kredit akan semakin baik.

Selama, konsumen bisa mengendalikan pengeluaran dalam penggunaan kartu kredit, diskon promo ini sangat menguntungkan. Karena potongan harganya tidak main - main, jumlahnya besar - besar.

Kartu kredit juga memberikan cash back atau pengembalian sebesar persentase tertentu dari setiap transaksi belanja dengan kartu kredit.

Contohnya, salah satu kartu kredit menerapkan program cash back 1%. Itu artinya pemegang kartu akan mendapatkan 1% Cash Back untuk semua transaksi ritel yang dilakukan dengan menggunakan Kartu Kredit, tanpa pembelanjaan minimum.

Hasil dari cash back tersebut bisa ditukarkan untuk  memotong tagihan bulanan pada bulan berikutnya. Sisa Cash Back yang belum ditukarkan tetap berlaku selamanya.

Baca juga - Kartu kredit BRI

Kelemahan Kartu Kredit

Kekurangan di kartu kredit:

1. Kena Bunga, Jika Berhutang

Bunga kartu kredit adalah 1.75% per bulan/ 21% per tahun. Bunga ini berlaku sama untuk transaksi belanja dan tarik tunai di kartu kredit.

Bunga kartu kredit diatur oleh Bank Indonesia lewat PBI. Penerbit kartu kredit yang melanggar ketentuan bunga akan dikenakan sanksi oleh BI.

2. Dikenakan Iuran Tahunan

Banyaknya fasilitas tambahan yang ditawarkan oleh kartu kredit bukannya gratis. Kartu kredit meminta iuran tahunan yang jumlahnya cukup besar setiap tahun.

Iuran tahunan di kartu kredit wajib dibayar oleh pemegang kartu kredit. Jika tidak dibayar, kartu akan dicabut.

3. Lama Diterbitkannya

Pengajuan kartu kredit bisa sampai 1 sd 2 minggu sampai konsumen menerima hasil keputusan. Bank harus melakukan sejumlah analisa, verifikasi untuk memberikan persetujuan kartu kredit ke konsumen.

Apa itu Kartu Debit

Kartu debit adalah alat pembayaran dengan kartu ATM, yang berbeda dengan kartu kredit, karena tidak memberikan fasilitas pinjaman. Di kartu debit, nasabah harus membayar lunas saat itu juga.

Itu sebabnya pula kenapa dinamakan Debit. Karena pembayaran langsung didebet dari rekening saat konsumen menggunakan kartu debit.

Kelebihan Kartu Debit

Keuntungan ditawarkan kartu debit:

1. Tanpa Bunga

Kartu debit tidak membebankan bunga, sementara kartu kredit membebankan bunga. Tapi, bunga di kartu kredit hanya diberikan kalau konsumen tidak membayar lunas tagihan.

2. Tanpa Biaya Tahunan

Kartu debit tidak meminta iuran tahunan. Nasabah tidak perlu membayar iuran kepada kartu debit.

Tidak adanya iuran tahunan di kartu debit. Kemungkinan besar karena debit tidak menawarkan banyak fasilitas.

3. Cepat Diterbitkan

Kartu debit diterbitkan seketika saat konsumen membuka rekening tabungan. Boleh dikatakan konsumen tidak perlu menunggu lama.

4. Syarat Dokumen Sedikit

Persyaratan dokumen di kartu debit sangat mudah. Syaratnya sama dengan syarat membuka rekening tabungan. 

Kelemahan Kartu Debit

Kekurangan di kartu debit:

1. Hanya Alat Pembayaran

Fungsi kartu debit adalah murni alat pembayaran. Hal ini dibuktikan dengan saldo kartu debit yang harus tersedia sebelum transaksi dilakukan.

Konsumen tidak bisa menggunakan kartu debit dengan saldo nihil. Saldo debit harus terisi untuk konsumen menggunakannya.

2. Tidak Ada Rewards

Kartu debit  tidak memiliki skema poin rewards. Konsumen kartu debit tidak mendapatkan poin rewards, berapa pun pun jumlah pinjamannya.

3. Fasilitas Terbatas

Fasilitas airport lounge tidak ada di kartu debit. Kartu debit tidak menyediakan fasilitas pendanaan darurat ini. Karena memang fungsi debit adalah tabungan, bukan untuk pinjaman.

Kartu debit jarang sekali atau bahkan banyak yang tidak menawarkan promo cashback. Boleh dibilang pemakaian di Kartu Debit tidak memperoleh promo apa - apa.

Asuransi perjalanan gratis tidak diberikan di kartu debit.

Ringkasan Perbedaan Kartu Kredit vs Kartu Debit di Bank

FiturKartu KreditKartu Debit
BungaAdaTidak
FungsiAlat pembayaran + HutangAlat pembayaran 
Iuran TahunanAdaTidak
RewardsAdaTidak
Syarat DokumenBanyakSedikit
Dana TunaiAdaTidak
Cash BackAdaTidak

Kartu kredit menawarkan kenyamanan sebagai alat pembayaran sekaligus kredit dengan pembayaran tempo selama 30 hari, sedangkan kartu debit adalah alat pembayaran tanpa tempo, langsung lunas saat dibayar.

Bandingkan Kartu Kredit Terbaik !

Bandingkan kartu kredit dan temukan sesuai kebutuhan Anda!

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Artikel Terkait