Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Apa Saja Jenis Asuransi Kesehatan untuk Biaya Rumah Sakit

Daftar Isi

Apa Saja Jenis Asuransi Kesehatan untuk Biaya Rumah Sakit

Jenis jenis asuransi kesehatan terdapat banyak macam. Penting mengetahui mana jenis asuransi kesehatan yang paling cocok dengan kebutuhan kita.

Semua orang mungkin maklum bahwa biaya kesehatan itu mahal.

Saya cek di rumah sakit yang cukup besar dan lengkap, tidak jauh dari komplek saya, biaya kamar VIP yang sekamar sendiri mencapai Rp 1.5 juta sehari. Itu baru kamar, belum biaya dokter, obat, lab dan kebutuhan berobat lainnya.

Bahkan di sebuah rumah sakit pusat kanker swasta di pusat Jakarta, biaya kamar sendiri (VIP) paling murah mencapai Rp 2,5 per malam.

Menurut Survei 2020 Global Medical Trends Survey Report yang dirilis firma Willis Tower Watson menyatakan, gross medical inflation atau biaya kesehatan di Indonesia tahun 2019 naik hampir 10% dari tahun sebelumnya. 

Sementara tahun ini, biaya kesehatan diprediksi akan meroket lagi hingga 11%. Peningkatan ini disinyalir bakal lebih tinggi dibanding rata-rata biaya kesehatan di negara Asia Pasifik yang menyentuh level 7%.

Asuransi kesehatan menjadi salah satu cara menghadapi tingginya biaya berobat ini.

Tapi, sebelum memutuskan mengambil asuransi kesehatan, ada baiknya kita memahami jenis - jenis asuransi kesehatan yang ditawarkan.

Karena, ada banyak jenis asuransi kesehatan yang dijual di pasaran. 

Jangan sampai, kita salah pilih beli asuransi kesehatan dan tidak sesuai dengan kebutuhan serta  tujuan keuangan.

Berikut ini adalah jenis - jenis asuransi kesehatan:
 

1. Asuransi Kesehatan

Paling dasar adalah jenis asuransi kesehatan yang menanggung berbagai macam biaya ketika peserta harus berobat di rumah sakit.

Asuransi kesehatan akan menanggung biaya - biaya berikut ini:
 

A. Rawat Inap

Jenis asuransi kesehatan yang paling basic adalah memberikan penggantian biaya rawat inap. Manfaat dasar dari asuransi kesehatan yaitu menanggung biaya ketika peserta asuransi mengalami rawat inap di rumah sakit. 

Hal - hal yang umum ditanggung dalam manfaat rawat inap, antara lain, adalah:

  • Biaya Kamar, Biaya ICU
  • Dokter Umum, Dokter Spesialis
  • Biaya Bedah,
  • Biaya Aneka Perawatan Rumah Sakit, termasuk biaya obat serta laboratorium

Di setiap asuransi kesehatan, manfaat rawat inap menjadi manfaat dasar dan bukan manfaat tambahan (rider).
 

B. Rawat Jalan

Jenis asuransi kesehatan yang memberikan manfaat tambahan rawat jalan. 

Manfaat tambahan (rider) rawat jalan memberikan penggantian biaya berobat jalan di rumah sakit atau klinik. Bedanya dengan rawat inap, untuk rawat jalan, peserta tidak mondok di rumah sakit.

Hal - hal yang ditanggung dalam rawat jalan, antara lain, adalah:

  • Dokter Umum, Dokter Spesialis
  • Biaya Aneka Perawatan Rumah Sakit, termasuk biaya obat serta laboratorium

Manfaat rawat jalan karena rider maka bisa diambil, bisa tidak oleh peserta.

Tidak semua perusahaan asuransi menyediakan manfaat rawat jalan dalam asuransi kesehatan.
 

C. Melahirkan

Terdapat jenis asuransi kesehatan yang memberikan manfaat tambahan (rider) penggantian biaya persalinan melahirkan di rumah sakit atau klinik. 

Biaya yang ditanggung, antara lain adalah:

  • Biaya melahirkan normal
  • Biaya melahirkan dengan pembedahan

Sama dengan manfaat rawat jalan, tidak semua perusahaan asuransi menyediakan manfaat melahirkan dalam asuransi kesehatan.
 

D. Perawatan Gigi

Perawatan gigi adalah manfaat tambahan (rider) yang memberikan penggantian biaya untuk perawatan gigi di rumah sakit atau klinik. Biaya yang ditanggung, antara lain adalah:

  • Biaya pencegahan gigi
  • Biaya  perawatan gigi

Manfaat yang bisa diambil, bisa tidak oleh peserta.
 

2. Santunan Tunai (Hospital Cash Plan)

Hospital cash plan adalah jenis asuransi dengan manfaat memberikan santunan harian dalam jumlah tertentu selama peserta  rawat inap di rumah sakit. Jumlah santunan per hari tergantung pada paket manfaat yang diambil.

Misalnya, peserta mengambil paket Rp 1 juta, maka jika dirawat di rumah sakit selama 5 hari, maka asuransi akan membayar Rp 5 juta.

Berbeda dengan umumnya asuransi kesehatan yang mengganti berdasarkan tagihan rumah sakit, maka dalam hospital cash-plan penggantian tidak melihat jumlah tagihan, tetapi berapa hari dirawat dan penggantian per hari.

Penggantian hospital cash-plan disebutkan juga sebagai penggantian lump-sum. Sekali bayar untuk setiap kali rawat inap.

Hospital cash plan menetapkan batasan maksimum hari rawat inap yang bisa diklaim dalam setahun. Melewati jumlah hari yang sudah ditetapkan tersebut, klaim tidak bisa dilakukan lagi.
 

3. Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis adalah jenis asuransi kesehatan yang memberikan penggantian jika peserta menderita penyakit kritis. Definisi apa itu yang dimaksud penyakit kritis dicantumkan dalam polis.

Berbeda dengan asuransi kesehatan yang mengganti berdasarkan tagihan biaya rumah sakit, asuransi penyakit kritis akan membayar semua uang pertanggungan jika peserta menderita penyakit kritis sesuai dengan ketentuan dalam polis. Penggantian asuransi penyakit kritis hanya dilakukan satu kali, dibayar full.

Misalnya, peserta memiliki plafon asuransi penyakit kritis sebesar Rp 500 juta, maka saat menderita penyakit kritis maka Rp 500 juta dibayarkan semuanya oleh perusahaan asuransi.

Tujuan asuransi penyakit kritis sebenarnya bukan untuk mengganti biaya rumah sakit. Tujuannya adalah untuk mengganti biaya karena pemegang polis tidak mampu lagi bekerja akibat menderita penyakit yang parah, penyakit kritis.
 

4. Covid-19

Di tahun 2020, era pandemi Covid-19 melanda dunia. Banyak orang sakit, bahkan meninggal karena penyakit ini.

Manfaat Covid-19 adalah jenis asuransi kesehatan yang menawarkan perlindungan untuk penyakit Covid-19, salah satunya, adalah memberikan santunan harian jika dirawat di rumah sakit.  Santunan bisa sampai Rp 1.6 juta per hari, tergantung paket yang diambil.

Jenis asuransi ini hanya membutuhkan satu kali pembayaran untuk perlindungan 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun mulai dari Rp 45,000 per 3 bulan tanpa membedakan kelompok usia. 

Asuransi ini menerapkan “Satu harga premi” dengan melindungi usia 0-50 tahun tanpa perbedaan harga premi. Cocok terutama untuk memberikan proteksi disaat pandemi Covid seperti ini, yang resikonya tidak mengenal usia.
 

5. Demam Berdarah, Tifus

Jenis asuransi kesehatan dengan perlindungan khusus, yaitu penggantian biaya rumah sakit saat  tertanggung di rawat inap karena demam berdarah atau tifus. Kalau tidak rawat inap karena penyakit ini, asuransi tidak akan memberikan penggantian.

Tujuannya adalah menawarkan asuransi kesehatan dengan premi lebih murah, dengan fokus hanya pada penyakit tertentu saja. Demam berdarah dan tifus termasuk penyakit yang paling sering diderita di masyarakat, sehingga paling efektif untuk dicover.
 

6. Kanker, Jantung, Cuci Darah

Jenis asuransi kesehatan yang fokus pada proteksi biaya akibat penyakit Kanker, Jantung dan Cuci darah. Asuransi kesehatan ini memberikan perlindungan khusus untuk jenis penyakit ini yang punya resiko kematian tinggi, tetapi juga biaya pengobatan besar. 

Beberapa tahun ini, asuransi kesehatan berinovasi dengan menawarkan penggantian khusus untuk penyakit kanker, jantung, cuci darah dan penyakit berat lainnya.

Asuransi memberikan tambahan limit, diatas limit yang sudah ada, jika tertanggung menderita penyakit kanker, cuci darah, jantung dan lainnya. Tambahan limit diharapkan bisa membantu peserta asuransi menghadapi penyakit yang biayanya mahal.
 

7. Asuransi Kesehatan Keluarga

Jenis asuransi kesehatan yang memberikan diskon premi untuk asuransi kesehatan keluarga. Keluarga artinya yang mendaftarkan sebagai peserta tidak hanya satu orang, tetapi juga anggota keluarga lainnya.

Dalam asuransi kesehatan keluarga, jumlah peserta pasti lebih dari satu orang dan peserta punya hubungan keluarga dekat. Misalnya, ayah, ibu dan anak.

Diskon premi dalam asuransi kesehatan keluarga bisa mencapai 5%.
 

8. Usia Tua

Jenis asuransi kesehatan memberikan perlindungan sampai usia tua. Ini penting karena justru di usia lanjut kemungkinan sakit lebih besar.

Setiap asuransi kesehatan memiliki kebijakan yang berbeda - beda soal maksimum usia yang masih bisa diterima.

Contohnya, asuransi kesehatan Manulife bisa menerima pertanggungan sampai peserta berusia 100 tahun.

Yang juga perlu diperhatikan adalah usia masuk. Meskipun usia pertanggungan bisa sampai tua, tetapi beberapa asuransi kesehatan membatasi usia masuk hanya sampai usia tertentu.
 

9. Luar vs Dalam Negeri

Jenis asuransi kesehatan memberikan penggantian atas biaya berobat di luar negeri. Salah satunya adalah berobat di Malaysia dan Singapore.

Ini manfaat yang bagus karena selama ini banyak orang Indonesia, dengan berbagai alasan, melakukan pengobatan di luar negeri.

Hanya saja, kelas kamar yang ditawarkan di rumah sakit luar negeri sedikit di bawah kelas kamar di rumah sakit dalam negeri.

Contohnya, asuransi kesehatan memberikan kelas kamar isi 1 orang untuk rawat inap di rumah sakit lokal, sementara untuk rumah sakit luar negeri kelas kamar isi 2 orang.
 

10. Investasi Unit Link

Jenis asuransi kesehatan dengan investasi. Kerap disebut sebagai Unit Link.

Nilai Tunai adalah manfaat tunai yang bisa ditarik peserta dari asuransi kesehatan yang digabungkan dengan investasi, sering disebut sebagai Unit-Link. Pembayaran premi tidak hanya untuk membayar biaya asuransi kesehatan tetapi juga diinvestasikan ke instrumen investasi.

Pemegang polis bisa mendapatkan nilai tunai hasil investasi, yang bisa diambil setelah jangka waktu tertentu. Namun, ini dengan syarat, return hasil investasi sesuai dengan harapan.

Dalam kenyataannya, seiring waktu hasil investasi di Unit Link seringkali tidak sesuai harapan dibandingkan proposal karena: 

  1. return investasi jauh lebih rendah dari prediksi di proposal. Akibatnya, peserta harus menyetor premi tambahan atau membayar lebih panjang untuk menutup kekurangan pembayaran premi
  2. potongan biaya asuransi yang semakin meningkat mengurangi uang yang bisa diinvestasikan.
     

Jenis Asuransi: Apa Wajib Diperhatikan

Bisa dilihat bahwa manfaat asuransi kesehatan bermacam - macam. Kebutuhan orang yang bervariasi membutuhkan penawaran jasa yang berbeda - beda pula.

Pilih manfaat yang mana?

Tentu saja, peserta ingin semua manfaat. Tapi, biayanya pasti mahal. Premi asuransi kesehatan terkenal mahal dan setiap tahun kemungkinan premi naik selalu ada.

Beberapa hal yang dipertimbangkan dalam memilih manfaat asuransi kesehatan, yaitu:
 

A. Ambil Rawat Inap

Prioritas pertama adalah manfaat rawat inap karena ini jenis yang paling besar mengeluarkan biaya jika di rawat di rumah sakit. Sebaiknya, peserta mengambil manfaat rawat inap.

Usahakan bisa mengambil rawat inap yang mengganti berdasarkan jumlah tagihan (as-charged). Limit as - charged menenangkan karena peserta tidak perlu khawatir soal kelebihan limit.

Namun, peserta limit as-charged harus memastikan bahwa masuk kelas kamar yang sesuai dengan polis asuransi. Sebaiknya jangan ambil kelas kamar yang diatas karena as-charged akan bisa hilang.
 

B. Santunan Harian, Jika Budget Terbatas

Jika merasa kemampuan keuangan terbatas, sehingga belum bisa mengambil rawat inap, usahakan peserta mengambil santunan harian. Sifat klaim santunan harian yang sangat mudah akan sangat membantu ketika perlu biaya masuk rumah sakit.

Santunan harian juga cocok sekali dengan BPJS Kesehatan. Saat ini, klaim rawat inap tidak bisa double-claim dengan BPJS.

Sebagai gantinya, perusahaan asuransi memberikan santunan harian untuk memberikan tambahan uang ketika peserta sakit disamping BPJS Kesehatan. Jadi, peserta bisa tetap mengambil penggantian dari BPJS dan mendapatkan santunan uang harian dari asuransi.
 

C. Ambil Penyakit Kritis

Manfaat penyakit kritis ini memberikan uang tambahan dalam jumlah yang signifikan saat memang betul - betul dibutuhkan. Biaya perawatan penyakit kritis tidak kecil.

Meskipun sudah punya asuransi kesehatan dari kantor atau punya BPJS Kesehatan, tetapi saat seseorang menderita penyakit - penyakit, seperti Stroke, Jantung, Kanker, kebutuhan biayanya akan selalu ada dan cukup besar. Perlu proteksi dari asuransi untuk membantu.

Yang saya lihat, ketika seseorang menderita penyakit kritis, banyak biaya - biaya, yang tidak bisa semuanya bisa di cover oleh rawat jalan atau BPJS Kesehatan. Biaya yang tidak bisa dicover ini, menggunakan manfaat dari asuransi penyakit kritis.
 

D. Pikirkan Lagi Rawat Jalan, Melahirkan, Gigi

Saya pernah menghitung premi untuk mendapatkan manfaat rawat jalan, melahirkan dan gigi. Kesimpulannya, premi manfaat ini mahal.

Di samping itu, biaya untuk jenis manfaat ini sebaiknya dari tabungan atau dana darurat. Kalau mengandalkan asuransi, biayanya terlampau mahal.

Kalau memang masih ingin mengambil manfaat ini, pastikan bahwa manfaat - manfaat sebelumnya sudah bisa tercover. Sudah punya rawat inap, santunan harian dan penyakit kritis, baru ambil rawat jalan dan lain-lain.
 

E. Daftar Rumah Sakit Kerjasama

Salah satu manfaat asuransi kesehatan yang penting adalah fasilitas cashless. Namun, fasilitas ini hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang sudah kerjasama.

Karena itu, ketika memilih asuransi kesehatan, pastikan rumah sakit yang menjadi langganan peserta bekerjasama untuk fasilitas cashless. Jika tidak, rumah sakit lain yang dekat dengan tempat tinggal harus ada yang bisa menerima cashless.
 

F. Asuransi Kesehatan Murni

Saya lebih suka asuransi kesehatan murni dibandingkan asuransi kesehatan yang digabung dengan investasi. 

Asuransi kesehatan murni adalah jenis yang murni hanya proteksi tanpa investasi. Berbeda dengan asuransi unit - link, yang menggabungkan asuransi dan investasi. 

Alasan kenapa asuransi kesehatan unit - link kurang menarik dan lebih memilih asuransi kesehatan murni adalah:

  • Premi akan lebih mahal, dengan manfaat sama, dengan beli asuransi unit-link. Banyaknya potongan di asuransi unit-link membuat preminya menjadi lebih mahal.
  • Hasil investasi tidak optimal digabung dalam asuransi. Lebih baik melakukan investasi secara langsung tanpa perlu kombinasi dengan asuransi.
     

Kesimpulan

Asuransi kesehatan adalah komponen penting dalam rencana keuangan keluarga. Tingginya inflasi biaya kesehatan di Indonesia membuat penting punya proteksi biaya berobat.

Jenis jenis asuransi kesehatan banyak ditawarkan di pasaran. Pilih yang paling sesuai dengan tujuan keuangan kita.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Artikel Terkait