Pinjaman Online, Investasi, Keuangan, Asuransi | Duwitmu

4 Cara Klaim Asuransi Kesehatan Tidak Ditolak

Dipublish oleh R Quiserto Juni 3, 2015

Daftar Isi

4 Cara Klaim Asuransi Kesehatan Tidak Ditolak

Bagaimana supaya klaim Asuransi Kesehatan tidak ditolak ? Ada 4 hal yang Anda sebagai peserta asuransi perlu perhatikan.

Siapa yang tidak geram ketika klaim asuransi kesehatan ditolak.

Saya pernah mengalaminya. “Sakitnya tuch disini”.

“Sudah bayar premi mahal – mahal, eh saat ingin klaim pihak asuransi tidak bisa mengganti karena berbagai alasan”, demikian keluhan para pemegang polis yang klaimnya gagal.

Itu keluhan yang wajar. Karena saat mengambil asuransi, tidak ada se-orang pun yang mau klaimnya ditolak.

Bagaimana supaya klaim Anda tidak ditolak ?

Saya melakukan evaluasi atas klaim – klaim teman dan pembaca blog yang ditolak.

Saya menemukan bahwa banyak klaim ditolak karena memang pengajuan dan dokumen tidak sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam polis.

Ketentuan dalam Polis adalah landasan hukum yang wajib dipenuhi oleh pemegang polis dan perusahaan asuransi.

Masalahnya, banyak peserta asuransi yang tidak membaca polis dengan baik.

Cara Klaim Asuransi

Berikut ini poin – poin penting yang perlu Anda cermati dalam polis supaya klaim asuransi kesehatan diterima.

#1 Masa Tunggu Klaim Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan mensyaratkan adanya masa tunggu (grace period).

Selama dalam masa tunggu, tertanggung tidak diperkenankan mengajukan klaim. Biasanya masa tunggu adalah 30 hari atau 60 hari sejak polis disetujui.

Misalnya, polis disetujui 1 Mei 2015. Dengan masa tunggu 30 hari, klaim Anda baru bisa diterima setelah 30 hari dari tanggal 1 Mei tersebut, yaitu mulai tanggal 31 Mei 2015.

Jadi, jika Anda atau anggota keluarga ada yang rawat inap di masa grace period, misalnya tanggal 10 Mei 2015 (menggunakan contoh diatas), maka klaim tidak akan diterima oleh asuransi.

Pastikan Anda mengerti berapa lama masa tunggu asuransi kesehatan.

Karena itu pula, semakin cepat Anda mengajukan asuransi kesehatan semakin baik. Karena saat polis disetujui, Anda belum langsung bisa mengklaim sebelum masa tunggu dilewati.

#2 Bukan Penyakit yang Tidak Diganti di Tahun Pertama

Tidak semua penyakit punya masa tunggu 30 hari atau 60 hari. Ada penyakit – penyakit yang masa tunggunya lebih lama, yaitu 12 bulan.

Saya ambil contoh asuransi kesehatan Prudential yang mencantumkan 19 penyakit tertentu yang baru bisa diklaim tertanggung setelah 12 bulan sejak polis disetujui.

Asuransi Kesehatan Prudential
 www.prudential.co.id

Jika klaim penyakit – penyakit ini sebelum 1 tahun sejak polis disetujui, klaim Anda akan ditolak.

#3 Bukan Pre – Existing Condition

Pre-existing condition adalah ketentuan asuransi kesehatan yang menyebutkan peserta menderita penyakit atau kondisi yang telah ada sebelumnya.

Bisa dilihat di gambar diatas mengenai ketentuan Pre-Existing Condition yang saya ambil dari brosur Asuransi Kesehatan Prudential.

Pihak asuransi tidak akan membayar apapun dalam hal tertanggung memiliki pre-existing condition.

Jadi, semua penyakit yang sudah diderita tertanggung sebelum polis asuransi kesehatan disetujui tidak akan ditanggung oleh asuransi.

#4 Memenuhi Syarat Rawat Inap

Pengajuan harus memenuhi syarat rawat inap. Syaratnya paling tidak memenuhi ketentuan:

Pertama, definsi rumah sakit dan klinik sesuai yang ditetapkan pihak asuransi.

Pastikan Anda membaca dan memenuhinya ketika rawat inap. Karena jika rumah sakit atau klinik tempat Anda menginap tidak sesuai ketentuan, klaim akan ditolak.

Kedua, ketentuan apa yang dimaksud rawat inap.

Di setiap asuransi berbeda – beda mengenai berapa hari tertanggung harus masuk rawat inap yang bisa diajukan klaimnya.

Ada asuransi yang mensyaratkan minimum 2 hari rawat inap baru bisa klaim. Tetapi, ada asuransi lain yang mensyaratkan 1 hari rawat inap sudah bisa klaim.

Ketentuan ini harus Anda pastikan di dalam polis.

Kesimpulan

Klaim ditolak itu menyakitkan. Saya pernah mengalaminya sendiri.

Bagaimana supaya klaim tidak ditolak ? Anda harus pahami ketentuan dalam polis asuransi karena itu adalah dasar pembayaran klaim.

Ada 4 hal yang  Anda harus pastikan supaya klaim biaya kesehatan tertanggung dibayar perusahaan asuransi. Semoga membantu !

Ingin tahu lebih jauh lagi, silahkan kunjungi Panduan Asuransi Kesehatan.

Bagikan Melalui

Artikel Terkait

Jenis Asuransi Kesehatan

Apa Saja Jenis Asuransi Kesehatan untuk Biaya R...

Januari 21, 2022 0 Komentar

Jenis jenis asuransi kesehatan terdapat banyak macam. Penting mengetahui mana jenis asuransi kese... Baca Lagi

Apa itu Asuransi Kecelakaan Pesawat

Asuransi Kecelakaan Pesawat: Manfaat, Jenis, Ca...

Januari 14, 2022 0 Komentar

Asuransi kecelakaan pesawat penting dimiliki seseorang yang kerap bepergian untuk melindungi jiwa... Baca Lagi

Asuransi Kecelakaan

Asuransi Kecelakaan Terbaik di Indonesia

Januari 13, 2022 0 Komentar

Asuransi kecelakaan adalah jenis asuransi yang memberikan jaminan perlindungan kepada Tertanggung... Baca Lagi

Review Asuransi Cigna Indonesia

Asuransi Cigna: Jiwa, Kesehatan, Unit Link, Kec...

Januari 7, 2022 0 Komentar

Asuransi Cigna menawarkan berbagai produk asuransi, seperti asuransi jiwa, kesehatan, unit link d... Baca Lagi

Asuransi Kanker

5 Asuransi Kesehatan untuk Kanker, Jantung, Cuc...

Januari 7, 2022 0 Komentar

Penyakit kanker, jantung, cuci darah tidak hanya punya resiko kematian tinggi, tetapi juga biaya ... Baca Lagi

Beda Asuransi Jiwa Syariah vs Konvensional

Bedanya Asuransi Jiwa Syariah vs Konvensional, ...

Januari 6, 2022 0 Komentar

Asuransi jiwa syariah berbeda dengan asuransi konvensional. Apa bedanya dan apa manfaatnya untuk ... Baca Lagi

Komentar(11 Komentar)

  1. Harus lebih cermat lagi dalam memilih proteksi asuransi, karena pengalaman seperti diatas pernah saya alami juga.

    1. Apakah bisa dibetulkan ada ass prudent yg menolak klaim dgn dasar karena pernah opname 16 th yg lalu karena sakit vertigo dibandingkan sakit yg sekarang pasang ring jantung,padahal sebelumny sdh menjalani medical c up total dgn laborat yg ditunjuk prudent untuk menjadi klien nya,terus untuk apa selama ini premi yg telah diterima prudent dan dgn enaknya menolak byr klaim dgn alasan yg mestinya dulu harus ditolak bila ada yg salah dgn bakal klien nya, bagi yg pernah kena kasus seperti ini mohon bantuannya untuk memberi pencerahannya

      1. karena itu penting sekali kita mengungkapkan semua kondisi kesehatan saat mendaftar karena jika ada celah bisa jadi masalah di kemudian hari. terima kasih sudah berbagi.

  2. Irina Mikkelson

    Topik yang ringan dengan nilai CPC klik berat sehingga mantab untuk dijadikan penghasilan tiap bulan, salam kenal.

  3. untuk claim asuransi sebenarnya tidak susah. yang penting semua persyaratan umum harus terpenuhi. contohnya : ada rujukan, harus rawat inap, dan kwitansi yang detail. jangan sesekali melakukan pengecekan darah atau rontgen tanpa ada rujukan dokter. biasanya asuransi tidak akan membayar.

    1. Terima kasih masukkannya.

  4. Terimakasih Semuanya Udah Pada Share tentang pengalamanya, Banyak Sekali Manfaat yang Ane dapatkan dari artikel ini.

  5. Terima kasih atas informasinya yang lengkap sekali, sangat bermanfaat sekali . salam untuk admin dan sukses untuk websitenya .

  6. Anda perlu memastikan apakah identitas yang tertera akurat . Ini penting karena berpengaruh pada saat klaim asuransi. Cobalah cek kembali nama yang tertera di polis. Sudahkah sesuai dengan nama yang ada pada kartu identitas? Salah huruf saja pada saat klaim, perusahaan asuransi akan menganggap nama tidak sesuai dengan polis dan kemunngkinan besar klaim dapat ditolak.

  7. mengajarkan kita untuk lebih cermat dalam memilih proteksi asuransi.

  8. terimkasih tipsnya mas …. mungkin ini akan berguna bagi saya kelak

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan di publish