Duwitmu

Paylater – OVO, Gojek, Traveloka – Mana Terbaik Terpercaya (Pengalaman 2019)

Dipublish oleh R Quiserto December 29, 2019

Daftar Isi

PayLater Cara Pembayaran

PayLater adalah cara pembayaran terbaru OVO, Gojek, Traveloka, yang menawarkan kemudahan dengan menunda pembayaran tanpa kartu kredit, tanpa DP serta bisa dicicil dalam beberapa bulan. Namun, dibalik semua kemudahan dana talangan ini, banyak hal pengguna harus cermati sebelum menggunakannya. Dimana PayLater terbaik – OVO, GoPay atau Traveloka – dalam hal bunga, biaya, limit, cara daftar dan fitur ? Saya mencoba satu persatu dan menuliskan pengalaman tersebut.

Seiring kemajuan teknologi, muncul banyak fitur baru yang memudahkan konsumen dalam bertransaksi.

Salah satunya adalah aplikasi menawarkan layanan PayLater di OVO, Gojek dan Traveloka.

PayLater menjadi ‘sesuatu’ di era digital keuangan karena melahirkan cara lebih mudah dalam pembayaran, yang selama ini konsumen sulit mendapatkan dari perbankan.

Dengan persyaratan minimal dan cara daftar mudah, pengguna langsung menerima dan menyukai PayLater.

Ada dua hal saya ingin bahas dalam artikel ini.

Pertama, review pengalaman menggunakan PayLater di berbagai aplikasi – dimana fitur paling bagus, terpercaya dan bermanfaat.

Kedua, tips menggunakan PayLater karena dari pengalaman, saya melihat banyak hal harus betul – betul dicermati pengguna saat memanfaatkan alat pembayaran ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Analisa tersebut, saya buat dan simpulkan berdasarkan pengalaman pribadi, sifatnya tentu saja subjektif.

Pengertian PayLater

Pengertian PayLater
Pengertian PayLater

Apa itu PayLater ?

PayLater sesuai dengan namanya adalah fasilitas yang memberikan penundaan pembayaran – tidak perlu bayar sekarang dan bisa bayar nanti.

Misalnya, Anda beli kopi lalu membayar dengan Gopay, maka aplikasi Gojek akan memberikan dua pilihan, yaitu bayar tunai via Gopay sekarang atau bayar nanti dengan Gojek PayLater.

Hal yang sama berlaku saat Anda pesan hotel di Traveloka atau beli barang di Tokopedia, di kedua tempat ini Anda punya pilihan untuk bayar nanti.

Dana talangan untuk beli barang dalam simpel terms adalah PayLater.

PayLater menjadi menarik karena cara daftar dan cara penggunaan PayLater lewat aplikasi di ponsel sangat mudah dibandingkan pembayaran dengan cicilan dengan bank atau pinjaman online P2P.

Selama ini, konsumen selalu punya memori buruk saat mengajukan kredit atau pinjaman ke bank – proses lama, ribet, banyak syarat dan sulit diapproved.

Paylater membalikkan itu semua dengan proses lebih mudah, cepat, minim syarat, cukup lewat ponsel dan relatif mudah disetujui.

Ujungnya bisa diduga, cara pembayaran PayLater laris manis di konsumen.

Bagaimana penggunaan PayLater di masing – masing aplikasi ?

OVO PayLater

PayLater OVO
Paylater OVO

OVO Paylater adalah cicilan tanpa kartu kredit untuk belanja di Tokopedia dan di merchant kerjasama OVO.

OVO PayLater memberikan Kredit Limit kepada pengguna yang bisa memakai untuk membayar transaksi.

Fitur ini memberikan kesempatan pemakai OVO menunda pembayaran dengan beli sekarang dan pembayaran nanti sesuai cicilan tenor yang konsumen tentukan.

Paylater menawarkan beberapa pilihan cicilan tenor sbb:

  • 3 bulan
  • 6 bulan 
  • 12 bulan.

Konsumen tidak bisa menggunakan OVO PayLater untuk meminjam dana tunai karena pembiayaan PayLater harus dalam bentuk pembeliaan barang.

Keunggulan OVO PayLater

OVO menonjolkan sejumlah keunggulan Paylater dalam aplikasi, yaitu:

Beli kapan aja, bayarnya bisa di akhir bulan. Ingin belanja atau lagi butuh pulsa? Beli saja dulu, bayarnya bisa nanti.

Gampang buat cek pemakaian. Anda bisa melihat semua riwayat transaksi di halaman OVO PayLater.

Bayar pemakaian OVO PayLater bisa lewat mana aja. Tagihan OVO PayLater di akhir bulan bisa kamu bayar lewat Indomaret, mesin ATM, virtual account, dan metode lainnya.

Cara Daftar

Ada dua cara pendaftaran OVO PayLater, yaitu langsung di aplikasi atau lewat Tokopedia.

1. Aplikasi OVO

Apakah pengguna OVO langsung mendapatkan fitur Paylater di aplikasi? 

Tampaknya tidak.

Saya mendapatkan OVO PayLater di aplikasi dan bisa langsung digunakan. Sementara, teman saya yang juga muncul fitur Paylater di aplikasi, tetapi saat di klik, OVO menyampaikan pesan bahwa pengguna belumnbisa menggunakan fitur Paylater untuk saat ini.

Jadi, pihak OVO memiliki kriteria tertentu dalam memberikan fitur Paylater ke masing – masing pengguna. 

Tidak semua konsumen OVO otomatis menerima fitur Paylater aktif.

Salah satu kriteria yang saya baca adalah OVO PayLater baru tersedia untuk pengguna di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya dengan umur akun minimal 6 (enam) bulan.

2. Tokopedia

Di aplikasi Tokopedia, konsumen bisa mengajukan OVO PayLater.

Cara daftar melalui Tokopedia adalah:

  • Upload foto diri dan KTP-mu.
  • Isi identitas dirimu, kurang lebih 5 menit.
  • Silakan tunggu persetujuan aktivasi paling lama 1 hari.

Limit OVO PayLater

OVO PayLater memberikan saya pagu pinjaman Rp 1,000,000. 

Not bad. Nilai limit cukup lumayan untuk pinjaman pertama.

Bunga OVO PayLater

Saya menggunakan PayLater saat transaksi di Tokopedia. 

Dengan memilih PayLater, saya bisa membayar secara mencicil transaksi Rp 476,543, dengan pilihan cicilan dan tenor, sbb:

  • Rp 172,464 cicilan 3 bulan
  • Rp   93,040 cicilan 6 bulan
  • Rp   56,666 cicilan 9 bulan

Perhitungan saya bunga per bulan adalah sekitar 2.90% untuk semua tenor pinjaman. Bunga ini cukup menarik karena hampir sama dengan bunga kartu kredit di bank.

Yang pasti, cicilan tanpa kartu kredit OVO PayLater lebih murah dari pinjaman online. Aplikasi pinjaman online langsung cair 24 jam memberikan bunga diatas 20% sebulan. 

PayLater Gojek

Gojek PayLater Cara Pembayaran
Gojek PayLater Cara Pembayaran

PayLater adalah cara pembayaran di Gojek untuk GoFood, GoRide, GoSend, GoBIlls, GoPulsa dan GoTix.

Tidak semua pengguna Gojek otomatis mendapatkan PayLater di aplikasi.

Gojek memberikan undangan PayLater kepada pengguna terpilih. Hanya pengguna lolos seleksi GoJek mendapatkan undangan.

Cek di aplikasi Gojek, apakah Anda sudah memiliki fasilitas Paylater. 

Jika ya, akan muncul fitur tersebut dalam aplikasi, sementara jika belum Anda tunggu sampai Gojek memberikan undangan PayLater kepada Anda.

Keunggulan PayLater Gojek

Gojek menawarkan sejumlah keunggulan dalam layanan PayLater, yaitu:

Tidak Perlu Repot Daftar. PayLater bisa langsung Anda dapatkan di aplikasi Gojek tanpa perlu mengisi formulir, khusus buat Anda yang terpilih. 

Pakai Kapan Saja, Di Mana Saja. Dengan PayLater, Anda bisa memesan berbagai layanan Gojek kapan saja dan di mana saja. Karena PayLater menyatu dengan aplikasi Gojek, Anda bisa langsung memakainya sebagai salah satu cara pembayaran.

Pembayaran Dalam Satu Tagihan. Tagihan Gojek PayLater dalam satu tagihan. Mau pesan layanan ini itu, tagihannya jadi satu di akhir bulan. Cukup sekali isi saldo buat bayar semua transaksi.

Limit Gojek PayLater

Saya mwbdapatkan limit PayLater Gojek saya sebesar Rp 500,000.

Artinya, saya bisa menggunakan pembayaran dengan PayLater paling banyak di Rp 500,000.

Saya tidak tahu apakah nilai pagu atau limit PayLater ini sama untuk semua pengguna Gojek yang mendapatkan layanan ini pertama kali.

Setiap kali membayar tagihan PayLater maka dengan sendirinya Anda mengembalikkan limit yang sudah terpakai.

Misalnya, limit Rp 500,000 dan saya gunakan Rp 300,000 untuk pembayaran GoRide maka sisa limit yang masih bisa saya pakai adalah Rp 200,000; yang mana jika saya membayar tagihan PayLater sebesar Rp 300,000 maka limit akan kembali ke Rp 500,000.

Bunga dan Biaya Gojek PayLater

Ada dua komponen biaya dalam PayLater Gojek, yaitu Biaya Langganan dan Biaya Bunga. 

Berapa dan bagaimana mekanismenya ?

Suku Bunga

Gojek menerapkan sistem bunga PayLater cukup menarik. 

Kenapa menarik ?

Pertama, Gojek tidak membebankan bunga selama jangka waktu pembayaran, yaitu sampai akhir bulan berjalan. Alias bunganya 0%.

Anda bisa lihat dalam laporan transaksi PayLater bahwa fee adalah nol.

Kedua, jika sudah lewat jatuh tempo, yaitu jika bulan sudah berganti dan Anda belum membayar tagihan bulan sebelumnya, Gojek memberikan jangka waktu grace period selama 5 (lima) hari untuk membayar semua tagihan sebelum dikenakan denda harian.

Ketiga, setelah lewat grace period 5 hari dari tanggal jatuh tempo, Gojek memberlakukan denda harian sebesar Rp2.000. 

Jika Anda belum melakukan pembayaran pada tanggal 5 pukul 23:59:59 di bulan berikutnya, maka akan diberlakukan denda harian sebesar Rp2.000 dimulai tanggal 6.

Anda bisa melihat alasan kenapa saya bilang suku bunga Gojek PayLater menarik karena (1) bunga 0% sampai jatuh tempo; (2) terlambat dari jatuh tempo GoJek masih memberikan keleluasaan grace period selama 5 hari tanpa denda.

Biaya Langganan

Jangan senang dulu dengan bunga 0% karena masih ada biaya admin.

Gojek menyebutnya biaya langganan.

Good news-nya, biaya langganan diberikan gratis oleh Gojek untuk bulan pertama pemakaian dan baru pada bulan kedua Gojek mengenakan biaya langganan.

Namun, biaya langganan di bulan kedua tersebut baru Gojek kenakan jika Anda melakukan transaksi.

Jika melakukan transaksi dengan PayLater Gojek di bulan pertama, lalu di bulan kedua tidak melakukan transaksi dengan PayLater lagi maka tidak ada biaya langganan.

Anda membayar biaya langganan fixed per bulan yaitu Rp 12,500 berapa pun jumlah transaksi.

Traveloka PayLater

Traveloka PayLater Cara Pembayaran
Traveloka PayLater Cara Pembayaran

Traveloka PayLater adalah fasilitas cicilan online untuk membayar semua pembelian dalam aplikasi travel ini.

Konsumen mendaftar Traveloka PayLater dengan mengisi formulir dan memenuhi persyaratan yang diminta.

Jika Traveloka menyetujui permohonan, konsumen mendapatkan kredit limit di PayLater, yang bisa pengguna gunakan untuk membiayai pembelian di Traveloka secara cicilan.

Keunggulan Traveloka PayLater

Traveloka menawarkan sejumlah keunggulan PayLater, yaitu:

Daftar tanpa kartu kredit. Konsumen tidak perlu memiliki kartu kredit untuk mengajukan pinjaman online di PayLater.

Limit dan tenor pinjaman paling besar dan paling lama dibandingkan lainnya. Limit bisa sampai Rp 50 juta dan tenor sampai 12 bulan.

Batasan usia panjang dan berlaku untuk seluruh Indonesia. Selama tinggal di Indonesia serta memiliki KTP Indonesia, Anda bisa mendaftar PayLater dan batasan usia sampai 70 tahun untuk mendaftar (better than bank !)

Tanpa Biaya Tambahan. PayLater menawarkan cicilan online tanpa biaya tahunan, dan tanpa uang muka.

Limit Pinjaman

Traveloka PayLater memberikan limit.pinjaman paling kecil dari Rp 2 juta dan bisa sampai Rp 50 juta.

Rata rata Traveloka menyetujui pendaftaran pertama kali dengan limit PayLater Rp 2 juta sd Rp 10 juta.

Limit cukup tinggi karena mungkin terkait besarnya nilai transaksi di travel.

Masa Kredit

Karena limit pinjaman cukup besar, Traveloka PayLater memberikan masa cicilan sampai 12 bulan.

Masa cicilan paling cepat adalah 1 bulan.

Bunga dan Biaya Pinjaman

Traveloka menerapkan dua jenis biaya, yaitu:

Bunga

Biaya cicilan adalah 2.14% – 4.78% per bulan (flat) jika Anda membagi pembayaran Anda hingga maksimum 12 bulan.

Denda Keterlambatan

Biaya keterlambatan dikenakan ketika Anda telah melewati batas waktu pembayaran. Biayanya adalah 5% dari total jumlah yang belum Anda bayar.

Review Mana Terbaik Terpercaya

Berdasarkan pengalaman menggunakan, saya melakukan review beberapa aspek yang menurut saya penting buat kita konsumen pertimbangkan saat memilih PayLater.

Cara Daftar

Cara daftar paling sulit adalah PayLater Gojek karena pengguna tidak mendaftar tetapi Gojek yang memilih – bahasa halusnya ‘undangan’ – kepada pengguna yang menerima PayLater.

Sementara, OVO dan Traveloka memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mengajukan pendaftaran PayLater melalui aplikasi.

Proses pendaftaran di OVO paling mudah dibandingkan Traveloka.

Pengisian data di OVO cukup singkat dan mudah, karena itu prosesnya menjadi lebih cepat.

Tapi, mengingat limit yang diberikan Traveloka PayLater lebih besar, masuk akal, prosesnya lebih panjang.

Limit

Traveloka memberikan limit paling besar.

Anda bisa dapat limit Rp 2 juta di Traveloka PayLater dan bisa meningkat sampai Rp  50 juta. Rata rata limit awal Traveloka Paylater di Rp 2 juta sd Rp 10 juta.

Wajar tentunya karena kebutuhan nilai transaksi yang besar di Traveloka dibandingkan OVO dan Gojek.

OVO memberikan saya limit Rp 1 juta dan bisa naik sampai Rp 10 juta paling tinggi.

Gojek memberikan limit paling kecil, yaitu Rp 500,000 dan tidak ada penjelasan dari Gojek soal berapa limit PayLater tertinggi yang bisa diperoleh pengguna.

Bunga

Membandingkan bunga ini agak tricky karena masing – masing menerapkan cara perhitungan bunga yang berbeda – beda.

GoJek tidak memberikan bunga alias 0% jika dibayar tepat waktu, yaitu di akhir bulan, tetapi ada biaya langganan setiap bulan jika pengguna memakai PayLater Gojek, yang efektif di bulan kedua, dan bunga Rp 2,000 per hari jika telah melewati grace period 5 hari dari tanggal jatuh tempo yang setiap akhir bulan.

OVO PayLater dan Traveloka membebankan bunga flat untuk cicilan. Bunga Traveloka lebih tinggi dibandingkan OVO.

Biaya Admin

OVO tidak meminta biaya admin dan hanya bunga. Begitu pula Traveloka PayLater.

Gojek PayLater menerapkan biaya admin, yaitu biaya langganan, Rp 12,500 per bulan jika konsumen memakai PayLater dan mulai eektif di bulan ke-2 (bulan pertama gratis biaya langganan).

Tempo Pembayaran

PayLater Gojek memberikan tempo pembayaran sampai akhir bulan untuk bisa menikmati bunga 0% sementara OVO dan Traveloka layaknya cicilan langsung meminta pengguna menetapkan cicilan di muka.

Untuk masa cicilan, Traveloka paling panjang, bisa sampai 12 bulan karena nilai transaksi yang relatif besar dibandingkan OVO dan Gojek.

Tapi, masa cicilan yang panjang berarti Anda membayar bunga lebih besar, meskipun jumlah angsuran per bulan terasa lebih ringan.

Penggunaan dan  Minimum Transaksi

OVO paling bagus karena konsumen bisa menggunakan untuk transaksi di Tokopedia, yang sekarang merupakan e-commerce terbesar di Indonesia menjual berbagai macam barang dan jasa.

Konsumen hanya bisa menggunakan Traveloka PayLater untuk transaksi di aplikasi Traveloka, yang basically menyangkut soal leisure dan travelling. Boleh dikatakan Anda tidak bisa beli barang di Traveloka.

Disamping itu, Traveloka menetapkan batasan bahwa konsumen hanya dapat menggunakan PayLater  untuk transaksi senilai Rp50.000 ke atas dan pembayaran secara cicilan dalam beberapa bulan hanya tersedia untuk transaksi Rp500.000 ke atas.

Konsumen hanya bisa menggunakan Gojek PayLater  di ekosistem Gojek yang terutama untuk layanan jasa.

Batasan transaksi minimum PayLater di Gojek hampir tanpa batasan – Anda bisa mengunakan untuk nilai transaksi kecil sekali dengan  PayLater Gojek.

Cara Pembayaran

Paylater Gojek paling terbatas karena konsumen hanya bisa membayar lewat saldo GoPay.

Traveloka dan OVO bagus karena konsumen bisa membayar lewat banyak channel, yaitu: Indomaret, mesin ATM, dan virtual account.

Tips Pengguna PayLater (Baca Dulu Sebelum Pakai !)

Tips PayLater Terbaik
Apa Tips Menggunakan PayLater

Setelah mencoba ketiga cicilan tanpa kartu kredit  ini, kesimpulan saya setiap PayLater punya kelebihan dan keunggulan tersendiri, yang memang cocok di ekosistem masing – masing aplikasi.

Anda tidak bisa pakai Gojek PayLater di Traveloka, begitu pula sebaliknya di Traveloka Anda tidak bisa pakai Gojek PayLater.

Namun, yang lebih penting menurut saya adalah bagaimana cara kita sebagai konsumen memakai layanan PayLater ini secara bijaksana dan sehat.

FiturPaylater sebenarnya sudah ada lama di bank, yaitu lewat program pembayaran dan cicilan kartu kredit. Namun, PayLater yang sekarang ditawarkan OVO, Gojek dan Traveloka menawarkan satu hal, yang tidak dimiliki oleh bank, yaitu kemudahan dalam pengajuan dan cara pemakaian.

Kemudahan tersebut kadangkala memabukkan !

Beberapa tips dalam menggunakan PayLater:

#1 PayLater itu Pinjaman, Gunakan Bijak

Semudah apapun PayLater, Anda harus ingat bahwa layanan ini adalah pinjaman, cicilan tanpa kartu kredit, yang Anda harus bayar.

Jadi, sebaiknya gunakan cara pembayaran PayLater dengan bijak.

Karena jika sampai menunggak, Anda punya sejumlah konsekuensi: (1) mengeluarkan biaya yang sebenarnya tidak perlu, tetapi sekarang Anda harus keluarkan karena denda terlambat; (2) catatan kredit menjadi buruk karena punya tunggakan pinjaman; (3) gangguan pada keuangan karena adanya tambahan biaya untuk bunga dan denda terlambat.

#2 Jangan Pasang ‘Default’ PayLater

Anda punya pilihan untuk men-setting ‘default’ Paylater dalam cara pembayaran. 

Salah satunya, saya alami di GoPay, yang menetapkan PayLater sebagai default pembayaran. Dengan setting default, setiap kali saya melakukan transaksi di Gojek, maka cara pembayaran otomatis adalah PayLater.

Tidak jarang pengguna tidak sadar bahwa sudah menggunakan PayLater sebagai alat pembayaran, akibat memilih default PayLater, dan saat tagihan datang kaget karena merasa  tidak pernah berhutang.

Saran saya jangan set default PayLater karena beberapa alasan:

  • PayLater adalah hutang yang perlu dilunasi. Jangan gampang berhutang.
  • Dengan membayar dengan PayLater, seolah-olah uang Anda tidak berkurang, padahal sebenarnya tidak, yang mungkin mendorong Anda bertransaksi lebih banyak, lebih besar dari biasanya.

#3 Bunga PayLater Tinggi

Saya ambil contoh PayLater Gojek.

Gojek menerapkan bunga Rp 2,000 per hari jika terlambat regardless jumlah pinjaman Anda.

Meskipun secara nominal 2 ribu kelihatan kecil, tetapi sebenarnya itu jumlah yang besar dalam persentase bunga.

Andaikan Anda pinjam PayLater Rp 500,000 dan terlambat membayar selama 10 hari,yang artinya biaya bunga adalah Rp 20,000 atau 4%. Jika terlambat 30 hari, bunga 12% sebulan atau 60% setahun.

Bunga yang lebih tinggi Anda alami di Traveloka dan OVO PayLater.

#4 Hati – Hati Beli Tidak Perlu Karena PayLater

Kemudahan yang diberikan PayLater perlu Anda sikapi hati – hati untuk jangan sampai Anda meningkatkan oengeluaran konsumsi yang sebenarnya tidak perlu. Dari yang dulu tidak butuh, sekarang menjadi Anda beli karena ada iming – iming bayar nanti dengan PayLater.

Kemungkinan beli sesuatu yang tidak perlu karena ada layanan PayLater, saya rasakan sendiri dimana keinginan untuk belanja meningkat karena secara impulsif merasa tidak perlu bayar sekarang (rasa tidak perlu keluar uang tunai).

Penelitian di sejumlah negara menunjukkan bahwa ketika orang melakukan pembayaran secara non-tunai atau tidak mengeluarkan uang tunai, misalnya dengan kartu kredit, kemungkinan konsumsi menjadi meningkat (yang tidak perlu menjadi perlu).

Menurut Grant Thornton, organisasi global terkemuka yang menyediakan jasa assurance, tax, dan advisory, salah satu resiko penggunaan PayLater adalah peningkatan perilaku konsumtif berlebihan tanpa disadari, dengan kemudahan untuk beli sekarang bayar belakangan yang memberikan dorongan impulsif dalam keputusan pembelian, yang seringkali justru jatuh kepada barang-barang yang tidak diperlukan.

#5 Proteksi Data Anda di Aplikasi

Masalah ini sebenarnya tidak murni kejadian di  PayLater, namun umum di banyak aplikasi keuangan dalam ponsel saat ini.

Ada beberapa kejadian hacker membobol data aplikasi sehingga konsumen tidak melakukan transaksi tetapi menerima tagihan.

Anda bisa browsing di internet dan akan menemukan banyak komplain soal kejadian semacam ini.

Saya tidak tahu dalam kasus kecolongan ini, apakah sistem keamanan aplikasi lemah atau konsumen teledor.

Untuk menghindari hal ini terjadi, maka saran saya:

  • Menjaga data di aplikasi dengan baik – baik, jangan memberikan pada orang lain, karena sekarang sudah ada fasilitas PayLater, yang membuat orang punya akses di aplikasi bisa dengan mudah melakukan pembelian walaupun tidak punya uang
  • Memantau transaksi secara rutin supaya jika ada transaksi yang mencurigakan cepat ketahuan dan bisa segera melaporkan ke aplikasi atau pihak berwenang
  • Non aktifkan PayLater jika memang jarang digunakan untuk menghindari penyalahgunaan.

Kesimpulan

Paylater adalah cara pembayaran terbaru OVO, Gojek dan Traveloka. Layanan ini menawarkan banyak kemudahan.

Namun, pengalaman saya menggunakan layanan ini, konsumen perlu hati – hati dan bijaksana dalam menggunakan supaya tidak menjadi konsumtif.

Semuanya kembali lagi ke kita semua sebagai konsumen yang cerdas dan bijaksana !

Bagikan Melalui

Artikel Terkait

Danafix Aplikasi Pinjol

Review Danafix Aplikasi Pinjaman Online Cicilan...

October 19, 2020 0 Komentar

Danafix adalah pinjaman online terdaftar OJK yang menawarkan cicilan limit kredit sampai 10 juta ... Baca Lagi

Pengalaman Pinjaman Online

10 Pengalaman Tidak Membayar Pinjaman Online (B...

October 12, 2020 1 Komentar

Bagaimana jika tidak membayar pinjaman online ? Ada konsekuensi yang Anda perlu pertimbangkan. Sa... Baca Lagi

pinjaman online 20 30 50 juta

10 Pinjaman Uang Online Limit Plafon 20 juta 30...

October 5, 2020 0 Komentar

Butuh pinjam uang sampai limit 20 juta 30 juta atau bahkan sampai 50 juta ? Tidak harus ke bank l... Baca Lagi

Pengalaman Pinjaman Online

Review Finmas Aplikasi Pinjaman Online Uang Tun...

September 28, 2020 0 Komentar

Finmas adalah pinjaman online dana tunai P2P Lending yang sudah memiliki izin OJK. Saya tertarik ... Baca Lagi

Aplikasi Dana Tunai Pinjaman Online

20 Dana Tunai Online Cepat Cair 24 Jam Syarat M...

September 21, 2020 0 Komentar

Dana tunai adalah pinjaman uang untuk kebutuhan mendesak yang cepat cair dalam 24 jam dan syaratn... Baca Lagi

UangMe Aplikasi Pinjaman Online

Review UangMe Aplikasi Pinjaman Online Dana Tun...

September 14, 2020 0 Komentar

UangMe adalah penyedia pinjaman online uang tunai tanpa jaminan dengan syarat cukup KTP saja, bis... Baca Lagi

Komentar(1 Komentar)

  1. […] bahwa sumber uang ini yang membedakan e-money, seperti GoPay dan OVO, dengan dompet digital […]

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan di publish