Advertisements

10 P2P Peer to Peer Lending untuk UMKM Terbaik Indonesia

Advertisements

P2P Lending menawarkan kredit ke UMKM dengan syarat lebih mudah, proses lebih cepat dan produk lebih sesuai untuk pengusaha. Saya mereview 10 P2P Peer to Peer Lending yang fokus pada pinjaman UMKM di Indonesia.

Seiring kemajuan teknologi muncul banyak inovasi di bidang fintech. Perkawinan financial dan technology melahirkan instrumen baru di industri jasa keuangan.

Advertisements

Salah satunya adalah P2P Lending – Peer To Peer.

Menariknya, perkembangan P2P di Indonesia tumbuhnya cepat sekali. 

Data OJK menunjukkan bahwa dari nilai pencairan P2P hanya beberapa miliar di 2017, sekarang di akhir 2020, nilai pencairan sudah mencapai angka Triliunan rupiah.

Pembahasan lengkap soal bagaimana cara kerja Peer to Peer Lending (P2) bisa baca disini.

P2P Lending ini menaruh perhatian khusus pada UMKM. Mereka menawarkan produk pinjaman yang lebih mudah di akses oleh pengusaha UMKM, dengan proses lebih simpel, persetujuan lebih cepat dan produk lebih sesuai.

Konsep peer to peer, yang melepaskan peran bank sebagai perantara, membuat proses pinjam meminjam menjadi lebih fleksibel, inovatif dan cepat.

Bank karena menghimpun dana dari masyarakat harus prudent, tunduk pada sejumlah ketentuan dari Bank Sentral. Sementara P2P karena uangnya langsung dari pemilik dana menjadi lebih luwes.

Akses kredit menjadi lebih mudah dan beragam melalui P2P.

Advertisements

Misalnya, salah satu P2P memberikan kredit ke kelompok ibu – ibu arisan di pedesaan, dengan jumlah pinjaman mikro Rp 300 ribu. Kelompok yang selama ini sulit mendapatkan akses kredit. 

Pinjaman online P2P hanya membutuhkan syarat KTP dan foto selfie untuk bisa diajukan dan disetujui dalam 24 jam. Jenis ini cocok untuk pengguna yang memiliki kebutuhan mendesak atas dana darurat.

Advertisements

Selama ini, kendala terbesar pengusaha UMKM adalah tidak memiliki jaminan untuk mengajukan kredit. P2P membuat produk kredit UMKM yang jaminannya adalah tagihan atau invoice, tidak perlu jaminan berupa aset.

Berikut ini adalah daftar 10 P2P Lending UMKM terbaik di Indonesia saat ini, yaitu:

1. Investree

P2P Lending UMKM Investree

Investree adalah perusahaan pelopor P2P Lending di Indonesia yang sudah berizin OJK.  Setelah berkembang lewat pinjaman konvensional, Investree sekarang juga menawarkan P2P berbasis Syariah.

Fokus produk Investree adalah pinjaman produktif untuk pengusaha, khususnya UMKM. Produk Investree memberikan pinjaman produktif untuk usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif.

Jenis pinjaman yang ditawarkan Investree adalah pembiayaan modal kerja atas tagihan berjalan, dengan fitur sebagai berikut:

  • Pembiayaan maksimal 80% dari nilai invoice atau maksimal Rp 2.000.000.000 untuk setiap invoice.
  • Jangka waktu disesuaikan dengan jatuh tempo invoice atau maksimum 6 bulan disertai dengan pertimbangan dan analisis dari Investree.

Jenis invoice yang menjadi prioritas  dibiayai oleh Investree adalah invoice yang ditujukan kepada Payor berupa perusahaan besar, contohnya perusahaan multinasional, institusi yang terdaftar di bursa saham, atau instansi pemerintahan. 

Nantinya, setiap invoice yang diajukan akan dianalisis, diseleksi, dan disetujui berdasarkan sistem credit-scoring modern.

Proses pengajuan pembiayaan di Investree adalah: (1) Daftar online di situs Investree; (2) Isi rincian data pribadi — termasuk invoice dan dokumen legalitas perusahaan; (3) Analis melakukan seleksi serta analisa dengan bantuan sistem credit-scoring; (4) Setelah aplikasi disetujui, pembiayaan akan ditampilkan di marketplace Investree.

Karena Investree adalah platform P2P yang mempertemukan orang butuh pinjaman dengan orang punya dana, maka saat pembiayaan sudah dianggap layak oleh Investree, pembiayaan akan ditawarkan lewat marketplace ke Lender, yang tergabung di platform P2P.

Terkait jaminan, selain menggunakan invoice sebagai jaminan, Investree akan meminta peminjam untuk memberikan giro mundur dan jaminan pribadi (personal guarantee) sebagai jaminan tambahan.

2. Modalku

P2P Lending UMKM Modalku

Modalku adalah fintech P2P online izin OJK yang juga fokus pada pinjaman untuk usaha. 

Modalku menawarkan pembiayaan invoice, dengan plafon pinjaman sampai Rp 2 miliar dengan tenor 15 sd 90 hari; tanpa jaminan.

Wilayah cakupan operasional Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya. 

Persyaratan utama pinjaman di Modalku adalah: 

  • usaha berjalan minimal 1 tahun;
  • berdomisili di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi), Bandung dan Surabaya;
  • berusia 21 s/d 60 tahun;
  • bisa berbentuk PT, CV atau perorangan;
  • memiliki omzet bisnis tercatat di rekening Bank.

3. Akseleran

Akseleran adalah fintech P2P lending izin OJK dan memberikan pinjaman kepada pelaku usaha berbentuk usaha perseorangan, firma, CV atau PT.

Plafon pinjaman ditawarkan Akseleran mulai dari Rp 75 juta sampai Rp 200 juta dengan masa tenor 1 bulan sampai 24 bulan. 

Suku bunga adalah 6.48% – 17% per tahun (bunga flat). Besaran suku bunga final ditentukan oleh Akseleran berdasarkan grade dari pinjaman tersebut yang didapatkan dari hasil analisis kelayakan dan risiko usaha.

Berbasis Fintech P2P, pengajuan pinjaman modal usaha dilakukan secara online sepenuhnya di Akseleran.

Meskipun bunga yang ditawarkan bersaing dan cukup menarik, tetapi persyaratan mengajukan pinjaman di Akseleran cukup ketat, yaitu: 

  1. Usaha sudah berjalan selama lebih dari 1 tahun, dan berlokasi di Jabodetabek, Banten, atau Bandung. Untuk usaha yang berlokasi di luar wilayah tersebut di Indonesia, dapat menggunakan layanan sepanjang jumlah pinjaman lebih dari Rp200 Juta.
  2. Berhasil mencetak laba bersih di 1 tahun terakhir.
  3. Memiliki Laporan Keuangan (minimal laporan laba rugi) yang akan di cross check dengan rekening koran 3 bulan terakhir.
  4. Membuat proposal pinjaman dan melengkapi dokumen pendukung yang diperlukan.

4. Alami

Alamisharia adalah perusahaan P2P Syariah yang terdaftar di OJK. 

Alami menawarkan pembiayaan usaha dengan akad Invoice Financing berlandaskan Fatwa DSN No. 67/DSN-MUI/III/2008 dan 117/DSN-MUI/II/2018.  

Kriteria peminjam adalah (1) Perusahaan berbentuk PT, CV, atau Yayasan yang menjalankan aktivitas operasional tidak bertentangan dengan syariat Islam; (2) Telah berdiri minimal 1 tahun dan berlokasi di Jabodetabek; (3) Perusahaan bersedia melampirkan rekening koran dan laporan keuangan minimal 6 bulan terakhir; (4) Memiliki giro mundur dan jaminan personal untuk dijaminkan.

Fitur Invoice Financing di Alami adalah:

  • Minimal pembiayaan Rp 50.000.000 dan maksimal Rp 2.000.000.000.
  • Nilai pembiayaan didasarkan pada nilai invoice yang dimiliki calon penerima pembiayaan. ALAMI akan mendanai maksimal 80% dari nilai invoice yang dimiliki.
  • Tenor pembiayaan Invoice Financing adalah 1 bulan sampai maksimal 6 bulan.

Calon penerima pembiayaan memiliki bukti tagihan atas suatu pekerjaan yang telah selesai dilakukan. Memiliki pula dokumen yang menunjukkan bahwa pekerjaan telah selesai seperti Berita Acara Serah Terima (BAST). 

Related Post

Status dengan pemberi kerja (bouwheer) adalah piutang yang akan segera dilakukan pembayaran pada tempo waktu yang telah ditentukan.

ALAMI akan menerima pengajuan pendanaan anjak piutang dari UKM pada platform. Kemudian ALAMI akan melakukan credit scoring terhadap UKM yang mengajukan. 

Credit Scoring didasarkan pada analisa kualitatif dan kuantitatif. Analisa kuantitatif didasarkan pada laporan keuangan dan rekening koran. Analisa kualitatif didasarkan pada riwayat historis dan juga analisa kunjungan ke tempat usaha. 

Setelah mendapatkan hasil skoring, ALAMI akan memberikan penawaran perjanjian pembiayaan. Setelah peminjam setuju, maka permohonan pembiayaan akan segera masuk ke dalam listing dalam jangka waktu paling lambat 14 hari kerja. 

Setelah dana terkumpul maka akan segera disalurkan kepada UKM bersangkutan dan pelunasan akan dilaksanakan sesuai dengan jatuh tempo yang dijanjikan.

5. Amartha

P2P Lending UMKM Amartha

Amartha menarik karena memberikan pinjaman ke pengusaha mikro di pedesaan dan kota di Jawa. Amartha terdaftar dan berizin di OJK sejak 2017.

Amartha melayani pengusaha mikro yang belum punya akses kredit ke perbankan. Lebih spesifiknya lagi, Amartha melayani kelompok ibu – ibu arisan, yang ingin mengajukan kredit mikro dalam jumlah kecil.

Proses pemberian kredit di Amartha adalah:

  1. Bentuk Kelompok. 15-20 orang dengan domisili berdekatan dibentuk sebagai sebuah kelompok yang masing-masing wajib mengikuti pelatihan untuk membangun komitmen tanggung renteng jika salah satu anggota mengalami kesulitan pembayaran.
  2. Skor Kredit. Pengajuan pendanaan didasari rencana usaha serta profil calon penerima pinjaman dan dievaluasi berdasarkan sistem skor kredit. Pengajuan pendanaan akan ditampilkan dalam marketplace setelah disetujui dan akad difasilitasi Amartha setelah terdanai.
  3. Advertisements
  4. Pertemuan Mingguan. Selama masa peminjaman, penerima pinjaman diwajibkan mengikuti pertemuan kelompok mingguan yang difasilitasi Amartha dengan materi seputar antara lain pengelolaan keuangan, kedisiplinan, serta cara-cara memajukan usaha.

6. Ammana.id

Ammana adalah P2P Syariah terdaftar di OJK milik PT Ammana Fintek Syariah, fokus pada UMKM yang membutuhkan modal usaha.

Berbeda dengan P2P lain, Ammana menerapkan sistem non direct funding yaitu pelaku UMKM wajib menjadi bagian/anggota dari mitra keuangan syariah mikro yang terdaftar di Ammana yang berfungsi sebagai lembaga kurasi kelayakan usaha UMKM.

Dalam melakukan kemitraan, Ammana menerapkan Pembagian Keuntungan dari hasil pendanaan produktif dengan Sistem Murni Bagi Hasil antara pendana/lender dengan mitra lembaga keuangan mikro syariah mitra Ammana (BMT/KSPPS/BPRS/Lembaga Ventura Syariah/Lembaga Keuangan Syariah lainnya). 

Dasar penentuan bagi hasil dilandaskan pada perbandingan antara proyeksi/estimasi dengan realisasi dari hasil pendapatan usaha yang diperoleh dari mitra-mitra nasabah/UMKM yang mendapat pendanaan dari Mitra Lender/Mitra BMT/KSPPS. 

Saat ini, Ammana sudah kerjasama PKS dengan 60 mitra keuangan mikro Syariah. Penyaluran Ammana dilakukan melalui mitra ini ke para peminjam. Di setiap pendanaan, Ammana mencantumkan siapa mitra yang digandeng dalam menyeleksi calon peminjam.

7. Qazwa

Qazwa adalah P2P Syariah terdaftar di OJK. 

P2P ini menggunakan kontrak pembiayaan dengan akad Murabahah dan Wakalah yang sesuai dengan fatwa DSN MUI, serta menggunakan skema supply chain financing.

Pembiayaan di Qazwa ditujukan untuk usaha kecil dan UMKM, dengan akad yang digunakan adalah:

  • Mudharabah. Modal yang diberikan kepada Penerima Dana (UMKM) akan dikelola dan digunakan untuk melaksanakan aktivitas operasional bisnis, berkaitan dengan objek/barang yang akan diperjualbelikan
  • Advertisements
  • Murabahah. Modal yang diberikan kepada Penerima Dana (UMKM) akan digunakan untuk pembelian barang/bahan baku produksi dengan tambahan keuntungan (marjin) yang disepakati

Qazwa menyediakan pembiayaan dengan skema supply chain financing; yaitu kegiatan pembiayaan kredit modal kerja dengan melibatkan sistem rantai pasokan bisnis. 

Pembiayaan bisa diberikan ke berbagai pihak dalam supply chain, yaitu:

Pemilik Toko. Sebagai pemilik usaha, pemilik toko dapat mengajukan pembiayaan modal kerja kepada Qazwa dengan memberikan informasi mengenai data pemasok beserta bukti transaksi yang telah berjalan selama ini. Kemudian Qazwa akan menyediakan barang kebutuhan usaha tersebut dengan langsung membayarkan ke pemasok.

Supplier. Pemasok barang dapat mengajukan pembiayaan melalui Qazwa dengan cara mendaftarkan pembeli tetap/distributor ke sistem Qazwa. Selanjutnya Qazwa akan memproses pengajuan pembiayaan berdasarkan data distributor dan bukti transaksi yang diberikan.

Agen. Agen terverifikasi khusus merupakan pemilik atau karyawan di sebuah lembaga/organisasi, yang memiliki mitra binaan, dan memerlukan sumber pembiayaan tambahan dari pihak lain. Bisa mengajukan pembiayaan ke Qazwa.

8. Koinworks

P2P Lending UMKM Koinworks

Koinworks adalah P2P Lending izin OJK yang menawarkan pinjaman untuk usaha kecil dan menengah. Kredit yang ditawarkan  Koinworks adalah: 

  • plafon pinjaman modal usaha mulai Rp 10 juta sampai Rp 2 miliar
  • lama pinjaman 6 bulan sampai 24 bulan.

Penting diperhatikan bahwa biaya pinjaman di Koinworks tidak hanya bunga tetapi terdapat biaya lain – lainnya yang harus dibayar oleh peminjam.

Bunga pinjaman modal usaha online di Koinworks adalah 0,75% – 1,67% flat per bulan dan biaya persetujuan kredit dikenakan 2% – 4%, biaya asuransi jiwa: 0.24%, dan biaya administrasi: Rp100,000.

Persyaratan pengajuan pinjaman modal usaha adalah: 

  • Warga Negara Indonesia tinggal di Indonesia;
  • usia minimal 21 tahun;
  • bisnis minimal satu tahun berdiri;
  • SIUP+TDP+NPWP perusahaan jika PT atau CV;
  • mutasi Rekening 3 bulan terakhir.

Jika pelunasan lebih cepat, nasabah pinjaman modal usaha tidak akan dikenakan biaya penalti untuk pelunasan pinjaman lebih awal.

9. Lumbung Dana

Lumbung Dana adalah P2P terdaftar OJK dan menawarkan pinjaman usaha dengan plafon mulai Rp 50 juta sampai Rp 2 Miliar dengan tenor 3, 6, 9 atau 12 bulan. 

Jenis pinjaman UMKM, Supply Chain Financing atau Invoice Financing, yaitu:

  • Pinjaman UMKM adalah pinjaman yang diberikan kepada pelaku UMKM baik perseorangan maupun badan untuk membiayai usahanya. Pinjaman ini membantu Anda dalam meningkatkan dan memperluas usaha.
  • Supply Chain Financing (SCF) pendanaan untuk usaha yang merupakan bagian dari suatu rantai pasokan dan membutuhkan pendanaan untuk memperlancar likuiditas dan mengembangkan usaha.
  • Invoice Financing adalah pembiayaan senilai tagihan Anda sehingga bisnis bisa memanfaatkan peluang atau mengembangkan usaha.

Syarat pengajuan pinjaman usaha di Lumbung Dana:

  • Usaha telah berjalan minimal 1 tahun (untuk pinjaman usaha)
  • Memiliki rekening gaji (untuk pinjaman personal)
  • Berusia 21 – 60 tahun
  • Berbentuk PT, CV atau usaha perorangan
  • Omset usaha yang tertera di rekening bank
  • Berdomisili di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).

Dokumen yang dibutuhkan adalah:

  1. Identitas dan dokumen pribadi peminjam
  2. Legalitas perusahaan
  3. NPWP Pribadi/Perusahaan
  4. Laporan keuangan
  5. Mutasi rekening bank 3 bulan terakhir
  6. Identitas penjamin

10. Modal Rakyat

P2P Lending UMKM Modal Rakyat

Modal Rakyat termasuk salah satu P2P terdaftar OJK yang fokus pada pinjaman usaha, kecil dan menengah.

Fitur kredit yang diberikan Modal Rakyat adalah:

  • Plafon pinjaman adalah mulai dari Rp 500 Ribu hingga Rp 2 Miliar
  • Bunga dimulai dari 12% – 30% per tahun. Disamping bunga, Modal Rakyat juga membebankan biaya layanan sebesar 3% dari besar pinjaman.
  • Besarnya bunga pinjaman akan bergantung pada tingkat resiko yang ditentukan dari analisa data dan credit-scoring.

Syarat utama untuk mengajukan pinjaman:

  1. Warga Negara Indonesia dan memiliki kelengkapan identitas diri
  2. Memiliki NPWP Pribadi / Perusahaan
  3. Memiliki data legalitas perusahaan (bila bukan usaha perseorangan)
  4. Memiliki rekening bank

Proses survei, analisis, dan penentuan tingkat risiko / suku bunga cepat dan efisien, maksimal dalam 5 hari kerja. Proses pengajuan pinjaman di Modal Rakyat 100% online dan dapat diselesaikan dalam 15 menit.

Kesimpulan

P2P Lending menawarkan produk pinjaman yang lebih mudah dan lebih sesuai dengan karakteristik UMKM. Ini merupakan angin segar buat UMKM yang selama ini menghadapi akses keuangan yang terbatas.

Semoga bermanfaat !

Gratis e-Book & Langganan Duwitmu
Langganan Artikel Terbaru Duwitmu.com
Advertisements
Advertisements