Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Data Pribadi Diambil Pinjaman Online Akulaku, Kredit Pintar, Kredivo

Daftar Isi

Data Pribadi Diambil Pinjaman Online Akulaku, Kredit Pintar, Kredivo

Pinjaman online menggunakan data pribadi nasabah sewaktu memproses pengajuan kredit. Apa saja data pribadi yang diambil oleh pinjaman online seperti Akulaku, Kredit Pintar, Kredivo, Julo, Indodana dan lain - lainnya ? Simak penelusuran kami.

Aplikasi pinjaman online punya magnet buat banyak orang. Prosesnya yang tidak hanya mudah tetapi juga cepat, membuat pinjol lebih menarik dibandingkan KTA di bank yang lama dan sulit pengajuannya.

Orang bisa mendapatkan pinjaman secara online dalam waktu hanya 5 menit, cukup mengirimkan dokumen KTP dan tanpa banyak proses verifikasi. Sangat berbeda dengan proses kredit di bank selama ini, yang butuh paling tidak 1 minggu untuk diproses dan belum tentu disetujui.

Namun, belakangan kita tahu bahwa proses kredit yang cepat di pinjol punya sisi lain, yaitu data pribadi kita diambil, diolah dan dianalisis untuk keputusan kredit. Data pribadi tersebut diambil dari HP atau ponsel ketika kita mengunduh aplikasi di PlayStore.

OJK memang sudah mengeluarkan ketentuan soal data - data pribadi yang boleh diambil oleh pinjol P2P. P2P adalah legalitas mayoritas pinjol di Indonesia.

Walaupun sudah ada aturan, kami penasaran soal praktek pengambilan data pribadi ini. Karena dugaan kami, data yang diambil cukup penting dan sensitif.

Jadi, untuk tahu betul - betul, data apa saja yang sebenarnya diambil oleh aplikasi pinjol. Kami langsung mengecek ke aplikasi P2P satu persatu dan menelisik data - data pribadi yang diambil. Daftarnya, kami rangkum sebagai berikut:

1. Akulaku

Akulaku mengambil data pribadi dari ponsel, yaitu:

  • Kamera. Ambil gambar dan video
  • Lokasi. Akses lokasi akurat (berbasis jaringan dan GPS) dan akses lokasi perkiraan (berbasis jaringan)
  • Mikrofon. Rekam audio
Data Pribadi Akulaku Pinjaman Online

2. Kredit Pintar

Kredit Pintar mengambil data pribadi dari ponsel, yaitu:

  • Kamera. Ambil gambar dan video
  • Lokasi. Akses lokasi akurat (berbasis jaringan dan GPS) dan akses lokasi perkiraan (berbasis jaringan)
  • Mikrofon. Rekam audio
Data Pribadi Kredit Pintar Pinjaman Online

3. Kredivo

Kredivo mengambil data pribadi dari ponsel, yaitu:

  • Kamera. Ambil gambar dan video
  • Lokasi. Akses lokasi akurat (berbasis jaringan dan GPS) dan akses lokasi perkiraan (berbasis jaringan)
  • Log Panggilan. Membaca log panggilan
  • Ponsel. Baca identitas dan status ponsel
Data Pribadi Kredivo Pinjaman Online

4. Julo

Julo mengambil data pribadi dari ponsel, yaitu:

  • Kamera. Ambil gambar dan video
  • Lokasi. Akses lokasi akurat (berbasis jaringan dan GPS) dan akses lokasi perkiraan (berbasis jaringan)
  • Mikrofon. Rekam audio
Data Pribadi Julo Pinjaman Online

5. Indodana

Indodana mengambil data pribadi dari ponsel, yaitu:

  • Kamera. Ambil gambar dan video
  • Lokasi. Akses lokasi akurat (berbasis jaringan dan GPS) dan akses lokasi perkiraan (berbasis jaringan)
  • Mikrofon. Rekam audio
Data Pribadi Indodana Pinjaman Online

6. UangMe

UangMe mengambil data pribadi dari ponsel, yaitu:

  • Kamera. Ambil gambar dan video
  • Lokasi. Akses lokasi akurat (berbasis jaringan dan GPS) dan akses lokasi perkiraan (berbasis jaringan)

Data Pribadi Diambil, Apa yang Bisa Kita Lakukan

Tampaknya, nyaris semua pinjaman online akan mengambil data pribadi dari ponsel kita untuk menganalisa pengajuan pinjaman dengan cepat. Data pribadi menjadi sumber informasi yang vital dan berharga untuk aplikasi P2P bisa memberikan keputusan kredit dengan cepat, mudah dan tanpa cela.

Apa yang bisa kita lakukan sebagai nasabah ?

Pertama, sebelum mengunduh aplikasi pinjaman online, sebaiknya, mengecek dahulu data pribadi yang akan diambil. Informasi tersebut bisa diperoleh dengan mudah, dengan mengecek ke permission di aplikasi.

Aplikasi punya kewajiban menyampaikan soal data atau info yang mereka ambil dari konsumen yang mengunduh aplikasi mereka.

Kedua, memahami ketentuan dari regulator, dalam hal ini OJK, soal pengambilan data pribadi. Pastikan bahwa aplikasi yang kita akan gunakan, mengambil data sesuai dengan regulasi.

Ketiga, hanya melakukan pengajuan ke pinjaman legal. Tidak ke pinjaman illegal.

Pinjaman yang legal diawasi dan dikontrol oleh OJK, sehingga kemungkinan penyalahgunaan, seperti curi data atau minta data pribadi yang tidak seharusnya, bisa diminimalisir.

Di pinjaman ilegal, pengawasan tersebut tidak ada. Sehingga, kemungkinan data pribadi diambil tanpa izin dan digunakan secara tidak bertanggung jawab sangat besar.

Keempat, jangan pinjam ke pinjaman online di aplikasi. Meskipun menawarkan kemudahan dan kecepatan proses kredit yang jauh diatas kredit bank, namun pinjaman online harus mengakses data pribadi untuk kepentingan analisa dan credit scoring.

Jadi, kalau tidak nyaman dengan pengambilan data pribadi, sebaiknya sejak awal kita tidak mengajukan kredit di pinjol.

Bandingkan Pinjaman Online Terbaik !

Perbandingan berbagai pinjaman online terbaik bnerdasarkan berbagai faktor pilihan

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait