Pinjaman Online, Investasi, Keuangan, Asuransi | Duwitmu

Pengertian KTA: Contoh, Jenis Pinjaman, Bunga, Tips

Dipublish oleh R Quiserto Agustus 9, 2021

Daftar Isi

Pengertian KTA adalah

KTA (Kredit Tanpa Agunan) adalah jenis pinjaman tanpa agunan yang populer di masyarakat. Apa itu KTA dan bagaimana cara kerjanya.

Pinjaman KTA tetap menjadi pilihan meskipun banyak Fintech pinjaman online. 

Pengamatan saya, meskipun sama – sama menawarkan dana tunai untuk pribadi, pinjaman KTA memiliki segmen pasar tersendiri yang berbeda dengan segmen Fintech online. 

Itu sebabnya meskipun pinjaman online yang cepat cair menjamur, KTA tetap eksis sebagai pilihan pinjaman individual.

Apa itu KTA

KTA adalah Kredit Tanpa Agunan yang memberikan pinjaman dana tunai tanpa agunan untuk segala kebutuhan dan dibayar dalam bentuk cicilan selama masa tenor kredit. 

KTA paling populer di kalangan masyarakat terutama buat yang sedang butuh dana talangan dalam waktu cepat. KTA seringkali menjadi solusi penyelamat.

Di pasaran saat ini, nama – nama bank yang menawarkan kredit tanpa agunan adalah BCA, KTA Mandiri, BNI, BRI, DBS, BNI Syariah.

KTA itu apa ? Bisa dilihat dari sejumlah keuntungan Kredit Tanpa Agunan.

Pertama, dana tunai tanpa agunan atau tanpa jaminan. Kita bisa mengajukan pinjaman KTA tanpa perlu punya agunan. 

Produk ini memungkinkan peminjam mendapatkan dana cepat tanpa harus memberikan jaminan atau agunan seperti sertifikat rumah atau lainnya

Kondisi ini membantu mereka yang tidak memiliki agunan, sementara membutuhkan pinjaman dana tunai.

Kedua, proses pengajuan, persetujuan dan pencairan KTA berlangsung cepat. Dalam 3 hari sd 5 hari sejak pengajuan, bank sudah memberi keputusan disetujui tidaknya pengajuan Kredit Tanpa Agunan.

Singkatnya waktu keputusan dan mudahnya persetujuan KTA membuat pinjaman ini menarik buat mereka yang butuh dana cepat untuk kebutuhan mendadak.

Ketiga, tujuan pengambilan KTA bebas, bisa digunakan untuk tujuan apapun. Berbeda dengan jenis pinjaman lain yang harus jelas tujuan penggunaan.

Kebebasan penggunaan Kredit Tanpa Agunan membuat peminjam fleksibel dalam menggunakan dana tunai hasil pencairan.

Keempat, plafon pinjaman KTA cukup tinggi rata – rata bisa sampai Rp 300 juta dengan masa pinjaman sampai 5 tahun.

Besarnya plafon KTA tanpa perlu agunan membuat produk pinjaman ini menarik, terutama untuk mereka yang butuh dana besar dengan persyaratan ringan.

Kelima, hadirnya Fintech membuat KTA bisa diajukan online dengan proses mudah tanpa perlu tatap muka. Nasabah cukup mengisi dan mengajukan pinjaman KTA lewat aplikasi online dan tidak perlu tatap muka.

Manfaat Kredit Tanpa Jaminan

Pinjaman KTA selalu kontroversial. Banyak pengamat, terutama perencana keuangan yang sangat tidak menganjurkan orang mengambil KTA.

Namun, faktanya KTA tetap tumbuh subur, permintaannya tetap tinggi. Bank masih rajin menjual produk ini. Meskipun sudah ada pinjaman online – pinjol – yang sama – sama memberikan dana tunai.

Ini kembali ke manfaat KTA.

Manfaat utama KTA adalah memberikan dana tunai yang bisa digunakan sesuai keinginan peminjam, dengan proses pengajuan yang cepat dan mudah.

Berikut ini sejumlah alasan lain kenapa orang masih mencari jenis pinjaman tanpa jaminan ini: 

  1. Limit KTA besar. KTA menawarkan plafon pinjaman lebih besar dibandingkan pinjol. Rata – rata pinjol memberikan plafon dibawah 5 juta sementara KTA menawarkan pagu kredit 5 juta sampai ratusan juta rupiah.
  2. Tenor panjang. KTA memberikan tenor pinjaman lebih lama, bisa sampai 3 tahun atau bahkan ada bank yang sanggup memberikan tenor sampai 15 tahun.
  3. Tidak ambil data pribadi di ponsel. KTA bank tidak menarik data pribadi di ponsel peminjam, sementara fintech sangat agresif menggunakan data pribadi di ponsel nasabah.
  4. Legalitas. Maraknya Fintech ilegal dengan cara yang merugikan, membuat image fintech menjadi negatif. Akibatnya, banyak calon peminjam memilih jalur aman mengajukan pinjaman ke KTA bank.

Jenis KTA

Jenis pinjaman tanpa jaminan ini terus berkembang seiring kebutuhan dan segmen masyarakat.

Berikut ini adalah jenis KTA yang umum ditawarkan:

KTA Reguler

KTA ini terbuka bagi semua orang untuk mengajukan. Tidak harus punya rekening di bank tersebut, tidak harus juga punya rekening gaji di bank.

Namun, persyaratan KTA reguler termasuk yang paling ketat dibandingkan yang lain. Persyaratan KTA Reguler adalah sbb:

  1. Punya Kartu Kredit. Wajib menyampaikan kartu kredit dengan minimum limit tertentu dan masa aktif tertentu.
  2. Bukti Penghasilan. Calon peminjam harus menyampaikan bukti slip gaji, dengan minimum penghasilan tertentu
  3. Lama Bekerja. Terdapat ketentuan minimal lama bekerja.
  4. NPWP. Wajib untuk pengajuan pinjaman diatas 50 juta.
  5. Verifikasi dan Survey. Bank melakukan verifikasi atas data dan jika dibutuhkan melakukan survey ke kantor atau tempat tinggal peminjam.

KTA Payroll

Hanya karyawan yang memiliki rekening penggajian atau payroll di bank tersebut yang bisa mengajukan permohonan KTA. Makanya disebut KTA Payroll.

Saya mengunjungi beberapa bank besar menanyakan cara pengajuan pinjaman KTA. Saya mendapatkan penjelasan bahwa bank-bank ini hanya menjual KTA payroll.

Keuntungan KTA Payroll adalah proses cepat, mudah dan bunga relatif rendah dibandingkan KTA Reguler.

Bank bisa mengamati gaji calon peminjam di KTA Payroll. Evaluasi kredit menjadi lebih akurat, sehingga resiko bisa dikelola dengan baik.

Disamping itu, bank biasanya mewajibkan potong gaji untuk membayar cicilan KTA Payroll.

Kelemahan KTA Payroll, jelas, bahwa tidak semua orang bisa mengajukan jenis KTA ini.

KTA Bisnis

Bank tidak hanya memberikan KTA untuk pegawai tetapi juga untuk pengusaha. Disebutnya KTA bisnis.

KTA bisnis adalah pinjaman modal usaha tanpa jaminan untuk usaha kecil dan menengah. Bisa diajukan online lewat aplikasi atau datang ke kantor cabang. 

Plafon KTA bisnis biasanya cukup besar. Jumlah plafon mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 500 juta, dengan tenor kredit hingga 3 (tiga) tahun.

Target KTA bisnis adalah pengusaha individu / individu dengan latar belakang badan hukum ( PT, CV, Firma ); Usaha telah berjalan minimum dua tahun; Omset usaha Rp25 juta – Rp5 miliar per bulan.

KTA Tanpa Kartu Kredit

KTA dikenal mempersyaratkan kepemilikan kartu kredit. Tanpa punya kartu kredit, orang tidak bisa mengajukan KTA.

Karena kepemilikan kartu kredit masih rendah di Indonesia, persyaratan ini cukup menghambat pertumbuhan KTA.

Oleh sebab itu, belakangan ini, muncul berbagai produk KTA yang tidak lagi mempersyaratkan peminjam punya kartu kredit. Orang sekarang sudah bisa mengajukan pinjaman KTA tanpa kartu kredit.

Namun, ada implikasinya.

Pinjaman KTA yang diajukan tanpa kartu kredit, memiliki sejumlah ketentuan yang lebih ketat dari KTA reguler, yaitu:

  • Limit pinjaman lebih kecil. Ini seharusnya tidak masalah karena nanti peminjam bisa top-up selama pembayaran cicilan bagus.
  • Tidak semua bank membuka KTA tanpa kartu kredit.
  • Bunga pinjaman lebih tinggi dari KTA reguler.

KTA Online

Seiring kemajuan teknologi internet, munculnya persaingan dari fintech, membuat bank sekarang menerima pengajuan KTA secara online. Tidak lagi pengajuan harus tatap muka dengan sales atau datang ke cabang.

Orang sekarang cukup mengisi data pengajuan KTA di aplikasi atau situs secara online. Tidak juga dibutuhkan tanda tangan karena sekarang sudah ada tanda tangan digital.

Jenis KTA online ini tumbuh paling banyak dalam setahun terakhir. Bersaing dengan fintech pinjaman online yang lebih dulu hadir dengan proses tanpa tatap muka.

Cara & Proses Pengajuan KTA

Proses pengajuan KTA akan melewati sejumlah seleksi dan evaluasi. Dimulai dengan proses penyampaian aplikasi pinjaman.

Kita bisa melakukan pengajuan KTA dengan dua cara.

Pertama, mengajukan KTA secara online melalui aplikasi mobile banking.

Kedua, penawaran datang dari marketing KTA melalui media WA atau telepon.

Mana yang lebih baik ? Antara kedua cara pengajuan tersebut.

Kalau lewat aplikasi mobile banking, kita bisa mengontrol sesuai kemauan, tidak diburu buru. 

Namun, kita butuh smartphone untuk bisa mengakses aplikasi. Ada proses pembukaan aplikasi yang kita harus ikuti.

Pengajuan lewat marketing KTA lebih simpel, tidak perlu buka aplikasi. Marketing yang akan membantu mengajukan.

Kita juga bisa tanya-tanya ke marketing KTA sebelum memutuskan mengajukan. Ini penting karena kita jadi tahu kemungkinan disetujui serta berapa limit kredit yang akan diperoleh.

Hanya saja, marketing KTA biasanya cukup agresif untuk mengejar supaya kita segera menyampaikan data dan dokumen. Marketing diuber target.

Disamping itu, karena data pribadi diserahkan ke seseorang lewat WA, selalu ada resiko, data pribadi tersebut bocor dan digunakan untuk hal – hal lain.

Kriteria Umum

Pengajuan harus memenuhi sejumlah kriteria dasar, yang umumnya adalah sbb:

  1. WNI usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun
  2. Minimal penghasilan kotor per bulan Rp 10.000.000,-
  3. Minimal limit kartu kredit Rp 15.000.000,-
  4. Minimal lama usaha atau bekerja: 1 tahun dan status karyawan tetap
  5. Minimal masa aktif kartu kredit di bank lain: 9 bulan

Dari ketentuan ini, kita bisa lihat bahwa profil orang yang bisa mengajukan KTA adalah pegawai tetap, posisi menengah dengan gaji 10 juta dan punya kartu kredit limit 15 juta.

Tentu saja, keputusan akhir disetujui tidaknya pengajuan KTA di tangan bank. Tetapi, dengan kriteria ini, kita bisa melihat profil nasabah yang dimaui bank seperti apa.

Persyaratan Dokumen

Dokumen yang perlu disiapkan adalah:

  1. Fotocopy KTP
  2. Fotocopy Kartu Kredit
  3. Fotocopy NPWP.

NPWP terutama diwajibkan untuk pinjaman >= Rp 50 juta keatas. Tanpa NPWP untuk jumlah pinjaman sebesar ini, bank akan menolak pengajuan.

Bagaimana jika punya beberapa kartu kredit ? Mana kartu yang harus diserahkan ke bank.

Bank mengecek kartu kredit, dalam hal:

  • Limit kartu kredit. Digunakan menentukan plafon pinjaman KTA.
  • Masa keanggotaan kartu kredit. Makin lama makin bagus, namun minimum masa keanggotaan kartu kredit yang diterima adalah 9 bulan.

Berdasarkan ketentuan ini, kita sebaiknya menyampaikan 1 kartu kredit yang limitnya paling besar dan masa keanggotaan paling lama.

Kalau tidak bisa dua – duanya, sampaikan kartu kredit dengan limit paling besar tapi yang memenuhi minimum masa keanggotaan 9 bulan.

Marketing KTA juga bilang ada dua jenis kartu kredit yang tidak diterima saat ini. Kartu kredit terbitan AEON dan Amex.

Proses Pengajuan

Karena penawaran saya dilakukan lewat marketing KTA, pihak marketing akan meminta paling awal NIK dari KTP. Marketing minta fotocopy KTP.

Dokumen KTP dibutuhkan oleh marketing KTA untuk melakukan pengecekan BI Checking atau SLIK OJK

Marketing KTA menggunakan NIK KTP calon debitur sebagai informasi akan melakukan pengecekan catatan kredit di bank – bank lain melalui BI Checking.

Pengecekan ini penting karena jika ditemukan catatan kredit yang buruk di BI checking, percuma kita lanjut ke proses berikutnya.

Apa catatan kredit yang dianggap buruk ?

Jika ditemukan, kredit yang menunggak atau dulu pernah kolek 5. Biasanya marketing akan berhenti memproses ke tahap selanjutnya.

Bagaimana jika punya tunggakan kredit di bank lain ?

  • Jika jumlahnya kecil, dibawah Rp 1 juta, bank akan mengabaikan. Dianggap bukan tunggakan yang material.
  • Jika terlambat dibawah 3 hari, bank tidak akan memperhitungkan. Masih masuk masa grace period yang lumrah dalam pinjaman
  • Jika terlambat diatas 3 hari sd 30 hari, bank masih akan mempertimbangkan. Ini rentang waktu yang masih abu – abu.
  • Jika terlambat diatas 30 hari, kemungkinan besar akan ditolak pengajuannya.
  • Pernah menunggak tapi sekarang sudah lunas maka bank akan melihat berapa lama menunggaknya.

Limit Pinjaman

Plafon KTA biasanya dihitung dari limit kartu kredit tertinggi yang dimiliki oleh peminjam. Dari limit akan dikali perkalian tertentu untuk mendapatkan plafon KTA.

Biasanya perhitungan limit KTA adalah 2x sd 3x dari limit kartu kredit.

Misalnya limit kartu kredit adalah Rp 20 juta maka kemungkinan plafon KTA adalah Rp 40 juta sd Rp 60 juta.

Selain melihat, limit di kartu, bank juga akan mempertimbangkan kemampuan pembayaran.

Kemampuan Pembayaran

Salah satu hal yang akan dilihat oleh analis kredit bank adalah apakah peminjam memiliki penghasilan dan apakah penghasilan tersebut cukup untuk membayar angsuran KTA.

Formula standar dari bank adalah maksimum 30% dari penghasilan bulanan untuk membayar semua kewajiban per bulan. 

Ada beberapa poin dari formula ini, yaitu:

  • Semua kewajiban cicilan pinjaman akan dihitung oleh bank. Kata kuncinya ‘Semua’, bukan hanya cicilan KTA yang sedang diajukan
  • Maksimum 30% adalah standar yang umum digunakan, meskipun untuk penghasilan yang lebih besar, bank bisa menggunakan rasio yang lebih tinggi, samping 35%.

Kita bisa menghitung sendiri apakah total kewajiban kredit yang ada sekarang plus tambahan cicilan dari KTA yang diajukan masuk dalam 30% penghasilan. Jika masuk, besar kemungkinan pengajuan KTA akan disetujui.

Tetapi, jika tidak masuk, kemungkinan pengajuan KTA disetujui akan kecil. Meskipun kemungkinan disetujui tetap ada karena keputusan akhir di tangan bank.

BI Checking SLIK OJK

Apa itu BI Checking atau sekarang dikenal sebagai SLIK OJK ?

Semua lembaga keuangan di Indonesia, termasuk, bank, leasing, BPR dan fintech wajib menyampaikan laporan status debitur yang mengambil pinjaman ke OJK (dulu ke BI).

Laporan tersebut disusun dalam satu sistem database yang umum mengenalnya sebagai SLIK OJK (dulu BI Checking). Dalam database tersebut terdapat credit history sampai lima tahun kebelakang yang menunjukkan performa pembayaran dan status terakhir.

Laporan ini digunakan bank untuk mengecek karakter peminjam. Apakah peminjam yang patuh, menyelesaikan kewajibannya atau yang tidak patuh, terlambat membayar kewajiban atau bahkan menunggak.

Umumnya, di hampir semua bank, hasil pengecekan di BI checking menjadi garda pertama sebelum suatu aplikasi pinjaman akan diproses. Jika tidak lolos garda pertama ini maka pengajuan langsung ditolak.

Verifikasi

Bank akan melakukan verifikasi pengajuan pinjaman untuk memastikan bahwa data yang disampaikan peminjam benar. Verifikasi adalah proses krusial yang akan menentukan disetujui tidaknya pengajuan pinjaman.

Ada dua jenis metode verifikasi, yaitu:

  • Phone Verification. Dilakukan melalui telepon menghubungi ke pihak – pihak terkait.
  • Field Verification. Dilakukan melalui kunjungan ke lokasi pihak – pihak terkait.

Saat ini, verifikasi dilakukan lewat telepon. Hanya dalam kondisi khusus, bank mengirimkan orang untuk melakukan verifikasi dengan mendatangi lokasi.

Kemana verifikasi melalui telepon dilakukan ?

  1. Aplikan. Verifikasi ke ponsel peminjam wajib dilakukan untuk memastikan bahwa orang yang tercantum di aplikasi memang mengajukan kredit KTA
  2. Rumah. Verifikasi telepon ke rumah peminjam untuk memastikan peminjam tinggal di rumah tersebut.
  3. Kantor. Verifikasi telepon ke kantor untuk memastikan peminjam masih bekerja di kantor tersebut.
  4. Emergency Contact (Econ). Verifikasi telepon ke orang yang tidak tinggal serumah untuk memastikan bahwa orang yang diberikan namanya mengenal peminjam.

Dari ke 4 kontak diatas, verifikasi ke aplikan atau peminjam adalah yang wajib, sisanya tergantung pada kondisi dan kebijakan analis kredit.

Bunga

Bunga KTA itu tinggi. Ini yang perlu disadari oleh peminjam sejak awal.

Kemudahan yang ditawarkan oleh KTA, seperti tanpa jaminan, dana tunai untuk segala keperluan, membuat bunga pinjaman ini tidak murah.

Meskipun, banyak orang melihatnya murah.

Bunga KTA

Pertama, bunga KTA ditulis flat per bulan. Bunga flat perlu dikonversi menjadi bunga efektif, agar lebih akurat mencerminkan kewajiban sebenarnya.

Konversi bunga flat ke efektif adalah 2 kali, untuk mudahnya. Misal, bunga 1.5% flat per bulan, itu artinya kira – kira 3% per bulan efektif atau 36% per tahun.

Kedua, cicilan akan lebih rendah dengan makin panjang tenor, tetapi jumlah beban bunga yang harus peminjam bayar makin besar. 

Bahkan untuk tenor yang panjang, jumlah akumulasi bunga yang dibayar bisa mendekati pokok pinjaman. Oleh karena itu, upayakan mengambil tenor yang pendek, agar bunga tidak membebani.

Ketiga, bunga ditetapkan berbeda – beda tergantung jumlah plafon pinjaman. Makin besar plafon, bunga per bulan makin kecil.

Namun, meskipun tingkat bunga lebih rendah, tetapi karena plafon kredit yang diambil lebih besar, ujung – ujungnya nominal bunga yang harus dibayar akan besar.

Keempat, KTA Payroll biasanya menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan KTA reguler. Ini ada kaitannya dengan resiko yang dihadapi bank – nasabah payroll lebih dikenal, bisa potong gaji untuk bayar cicilan.

Karena itu, jika membutuhkan KTA, peminjam sebaiknya memeriksa dulu, apakah bank tempat dia menerima gaji memiliki KTA Payroll. Jika ya, sebaiknya ajukan KTA Payrol.

Biaya

Tidak hanya bunga, tetapi KTA juga membebankan biaya kepada peminjam.

Masalahnya, peminjan kerap kurang memperhatikan biaya dan lebih fokus pada bunga. Sementara, jumlah biaya pinjaman KTA tidak kecil.

Berikut ini adalah daftar biaya yang harus ditanggung oleh peminjam KTA:

#1 Biaya Provisi

Biaya provisi adalah biaya yang dipotong dari jumlah pinjaman. Debitur jadi tidak menerima plafon pinjaman KTA secara utuh. 

Misalnya, biaya provisi rp 250,000; pInjaman disetujui Rp 5 juta. Peminjam hanya menerima dana Rp 4.75 juta, yaitu Rp 5 juta – 250rb. 

Besarnya biaya provisi cukup bervariasi antara satu bank dengan bank lain. Mulai dari persentase pinjaman, misalnya 2%, sampai jumlah tetap Rp 399 ribu berapapun jumlah pinjamannya.

Jumlah biaya provisi ini cukup tinggi. Perhitungan bunga cicilan berdasarkan jumlah pinjaman sebelum dipotong biaya provisi, yaitu Rp 5 juta dalam contoh diatas.

Oleh karena itu, perhatikan baik-baik berapa biaya provisi yang dikenakan ketika mengajukan KTA. 

Saya pernah melihat sebuah bank berani menawarkan promosi bunga sangat murah. Tetapi setelah diteliti ternyata bank tersebut menarik biaya provisi-nya cukup tinggi, lebih tinggi dari umumnya bank lain.

#2 Biaya Pelunasan Dipercepat

Bagaimana jika debitur punya uang dan ingin melunasi lebih cepat dari periode pinjaman (tenor) yang sudah disepakati ? 

Misalnya peminjam mengambil jangka waktu 12 bulan, kemudian menginjak bulan ke 6 ingin melunasi hutangnya.

Tampaknya hal ini kurang disukai oleh bank. Karena bank akan mengenakan denda cukup tinggi.

Contohnya, denda pelunasan dipercepat adalah 5% dari sisa pokok pinjaman. 

Andaikan peminjam berhutang plafond 5 juta, kemudian setelah beberapa waktu sisa pokok tinggal 3.5 juta. Maka, dia wajib membayar pelunasan dipercepat sebesar rp 3.5 juta plus rp 175rb, yaitu Rp 3.75juta.

Biaya pelunasan ini bervariasi antara satu bank dengan bank lain. 

Yang jelas jumlahnya cukup signifikan. Makin besar seiring dengan besarnya hutang. 

#3 Biaya Keterlambatan

Penerbit KTA umumnya memberikan denda keterlambatan cukup besar. Biayanya 225 ribu per keterlambatan atau 3% dari jumlah cicilan. 

Meskipun sebagai peminjam tidak ingin telat, tapi realisasinya tidak semudah itu. Telat membayar adalah kondisi yang sangat bisa terjadi.

Karena itu, penting memperhitungkan besarnya biaya keterlambatan saat memilih pinjaman KTA.

#4 Biaya Tahunan

Di tahun pertama, peminjam menghadapi beban  biaya provisi. Di tahun kedua dan seterusnya, jika mengambil jangka waktu > 1 tahun, peminjam harus membayar biaya tahunan.

Jumlah biaya tahunan cukup kecil, yaitu Rp 50 ribu. Lagipula, tidak semua bank menerapkannya.

#5 Biaya Asuransi

Tujuan biaya ini adalah jika debitur meninggal dunia maka pihak asuransi melunasi sisa pinjaman. 

Tanpa asuransi, jika peminjam wafat, ahli waris harus melanjutkan cicilan atau melunasi pinjaman. Asuransi membuat pinjaman tidak membebani ahli waris.

Biaya asuransi bukan hal yang wajib. Ini pilihan. Karena pilihan, tidak semua bank membebankan biaya ini.

Contoh KTA

Berikut ini adalah contoh KTA dari beberapa bank besar di Indonesia:

KTA Mandiri

Sejak Agustus 2018 sampai 2019 ini, KTA Mandiri berubah, bertransformasi, menjadi Mandiri KSM (Kredit Serbaguna Mandiri) atau New KSM. 

KSM adalah fasilitas kredit yang diberikan kepada pegawai yang memiliki penghasilan tetap atau profesi tetap, pensiunan atau kepada target market tertentu untuk membiayai berbagai macam kebutuhannya.

Bank Mandiri menawarkan kredit tanpa agunan new KSM dengan limit cukup menarik, mulai Rp 5 juta sampai Rp 1 Milyar dengan masa pinjaman paling lama 15 tahun.

Ketentuan penting new KSM, yang membedakan dengan KTA Mandiri yang dulu, adalah:

  • Pengajuan KTA KSM hanya untuk karyawan dengan gaji dibayar lewat Bank Mandiri (payroll). KSM adalah kredit kepegawaian atau payroll loan.
  • Pembayaran KTA KSM dilakukan automatic debet rekening payroll Bank Mandiri
  • Pegawai Non Payroll Mandiri tidak bisa mengajukan KTA Mandiri. 
  • Pengecualian Non Payroll Mandiri hanya diberikan untuk PNS / TNI / POLRI
  • Pengusaha tidak bisa mengajukan  KTA Mandiri.

Karena merupakan payroll loan, pinjaman karyawan, persyaratan KSM menjadi cukup simpel dan mudah, yaitu:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) & berdomisili di Indonesia
  • Minimal usia 21 tahun, maksimum sebelum usia pensiun pada saat kredit lunas
  • Masa kerja pegawai tetap min. 1 tahun
  • Gaji Minimum Rp 3 juta
  • Tidak masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia

Pada saat pencairan pinjaman, Bank Mandiri membebankan biaya administrasi, yaitu: Limit <Rp.50 Jt = Rp 50 Ribu atau Limit >Rp.50 Jt = Rp 100 Ribu, sementara biaya provisi adalah Limit <Rp.50 Jt = 0.5% dari limit kredit atau Limit >Rp.50 Jt = 1.0% dari limit kredit

KTA BRI

KTA adalah pinjaman dana tunai cicilan tanpa agunan untuk konsumen di BRI, yang meliputi beberapa varian produk, disesuaikan dengan kondisi debitur.

KTA di BRI disebut dengan nama BRIGuna, kredit multiguna, yang jumlah kredit mencapai Rp 101,32 triliun di 2019, meningkat 3,61% dibanding 2018 sebesar Rp 97,78 triliun.

Terlihat bahwa KTA adalah produk yang populer dengan besarnya nilai pinjaman yang sudah diberikan oleh BRI.

BRIGuna menyediakan 3 produk, yaitu BRIGuna Karya, untuk karyawan aktif yang masih memiliki penghasilan tetap, kemudian BRIGuna Umum, yaitu kredit yang diberikan sejak pegawai tetap hingga masa pensiun, sedangkan BRIGuna Purna, yaitu kredit yang diperuntukkan bagi pensiunan.

KTA BNI

KTA BNI Fleksi merupakan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari Bank BNI, dengan kriteria berikut:

  • Pegawai Aktif yang mempunyai penghasilan tetap (fixed income)
  • pembayaran gajinya (payroll) disalurkan melalui BNI, 
  • pinjaman untuk keperluan konsumtif.

Dalam laporan tahunan 2019, Bank BNI menyebutkan bahwa BNI Fleksi merupakan kredit konsumer dengan basis utama Payroll/employee benefit dengan portofolio BNI Fleksi mencapai Rp 22,93 triliun, dengan growth (YoY) sebesar 13,89%.

Tampaknya seiring BNI memperluas basis nasabah corporate, KTA Fleksi menjadi fasilitas kredit untuk karyawan perusahaan yang menempatkan payroll penggajian di BNI.

KTA BNI memiliki fitur:

  • Maksimum plafon kredit sampai 500 juta.
  • Maksimum tenor sampai 15 tahun.

Ketentuan final soal plafon dan tenor di setiap pengajuan pinjaman ditentukan oleh hasil analisa kredit dari BNI. Limit dan tenor yang diberikan bisa saja berbeda.

KTA BCA

Bank BCA menawarkan pinjaman KTA, yang disebut BCA personal loan, dengan limit mulai Rp 5 juta sampai Rp 100 juta dengan pilihan tenor pinjaman 12, 24 dan 36 bulan. 

Yang perlu jadi perhatian, pengajuan KTA personal loan BCA hanya bisa oleh: (1) nasabah payroll yang pembayaran gaji melalui bank BCA atau (2) pemilik kartu kredit BCA. 

Buat pengusaha, dengan ketentuan ini, satu-satunya cara mengajukan pinjaman usaha dengan KTA di BCA adalah memiliki kartu kredit BCA minimal 1 tahun. Jika tidak punya kartu kredit atau punya tapi kurang dari 1 tahun keanggotaan, maka hampir dipastikan pinjaman usaha tidak bisa Anda ajukan.

Persyaratan Nasabah Payroll BCA:

  1. Karyawan tetap minimal 2 tahun
  2. Tidak sedang menjalani sanksi surat peringatan I,II,III/Skorsing
  3. Dokumen yang dibutuhkan: KTP, Paspor BCA, NPWP (untuk pengajuan mulai dari Rp. 50 juta), Slip gaji terakhir yang asli /Surat Keterangan Perusahaan
  4. Memiliki rekening payroll BCA

Persyaratan Pemilik Kartu Kredit BCA:

  1. Pemegang Kartu Kredit BCA minimal 1 tahun dan pembayaran selalu lancar
  2. Dokumen yang dibutuhkan: KTP, Kartu Kredit BCA, NPWP (untuk pengajuan mulai dari Rp. 50 juta),
  3. Karyawan melampirkan Slip gaji terakhir yang asli  /Surat Keterangan Perusahaan
  4. Wiraswasta/pengusaha wajib melampirkan SIUP/TDP
  5. Memiliki rekening BCA.

Bunga KTA BCA ditentukan sesuai tenor masa pinjaman, yaitu: 

  • 12 bulan: 1,00% flat/bln
  • 24 bulan: 1,03% flat/bln
  • 36 bulan: 1,07% flat/bln

Dengan skema bunga ini, artinya semakin lama masa pinjaman KTA, total pengembalian semakin besar. Bunga yang harus dibayar semakin tinggi dengan tenor pinjaman yang semakin panjang. 

Pengajuan diproses selama 14 – 21 hari kerja. Anda dapat mengajukan KTA Personal Loan di cabang BCA terdekat dimana saja dengan membawa dokumen yang disyaratkan. 

Pada saat pencairan pinjaman, BCA membebankan biaya provisi sebesar 1% dari pinjaman yang disetujui atau minimum Rp 100.000. Untuk denda keterlambatan 0.28 % per hari dari angsuran.

KTA CIMB Niaga

KTA Cimb Niaga goes to online !

Kita sekarang bisa  mengajukan KTA Cimb Niaga secara online. Tidak perlu ke cabang atau menemui sales KTA.

Caranya betul – betul online, yaitu nasabah mengisi form, melakukan tanda tangan elektronik, mengupload data, mengambil foto, lalu mengajukan pinjaman di internet banking Cimb Niaga.

Catatan: Niaga hanya menerima pengajuan online lewat ponsel HP dan belum menerima pengajuan lewat laptop atau komputer.

Dalam pengajuan KTA CIMB Niaga, kita akan menggunakan tanda tangan elektronik, cara tanda tangan yang sudah diakui  OJK, untuk menggantikan tanda tangan basah. Cara ini membuat nasabah tidak perlu tatap muka.

Kesimpulan

Apa itu KTA ? Pinjaman tanpa agunan yang memberikan kemudahan orang mendapatkan dana tunai dengan cara cepat dan mudah.

Namun, calon peminjam harus mencermati sejumlah hal ketika mengambil KTA. Mulai dari persyaratan, dokumen, verifikasi sampai tingginya bunga.

Semoga bermanfaat !

Bagikan Melalui

Artikel Terkait

Verifikasi Pinjaman KTA Bank

Proses Pengajuan dan Verifikasi KTA Pinjaman Bank

Agustus 16, 2021 0 Komentar

Bagaimana bank memproses dan memverifikasi pengajuan pinjaman KTA ? Mungkin mereka yang sekarang ... Baca Lagi

Pinjaman Tanpa Jaminan Terbaik OJK

12+ Pinjaman 500 Juta, 1 Miliar, 2 Miliar Tanpa...

Maret 22, 2021 0 Komentar

Dimana bisa mendapatkan pinjaman 500 juta, 1 Miliar atau 2 Miliar  tanpa jaminan ? Yang berj... Baca Lagi

Produk Perbankan

20+ Produk Bank Jasa Perbankan (Bukan Cuma Pinj...

Desember 21, 2020 0 Komentar

Bank dipahami sebagai tempat menabung dan meminjam uang. Sementara, bank sebenarnya punya banyak ... Baca Lagi

KTA SCB

Review Pinjaman KTA Online SCB Standard Charter...

Desember 7, 2020 0 Komentar

KTA SCB adalah pinjaman tanpa agunan yang menawarkan kredit cepat dan mudah. Menawarkan kredit sa... Baca Lagi

Kredit Pinjaman

Pengertian Kredit Pinjaman Keuangan (KTA, KPR, ...

November 30, 2020 0 Komentar

Kredit adalah instrumen keuangan yang banyak dibutuhkan orang. Hanya banyak yang kurang paham soa... Baca Lagi

Pinjaman KTA DBS

Review KTA DBS Bank Pinjaman Tanpa Jaminan (Bun...

November 23, 2020 0 Komentar

KTA DBS adalah pinjaman tanpa agunan yang menawarkan kredit cepat dan mudah. Saya kebetulan mener... Baca Lagi

Belum Ada Komentar

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan di publish