5 Tips Cara Memilih Pinjaman Online Terbaik Aman Terpercaya

  • February 21, 2017

Anda sulit mendapatkan kredit dari bank ? Bisa mencoba pinjaman online yang marak hadir di Indonesia. Kami berikan 5 tips mencari pinjaman online terbaik dan pinjaman yang aman terpercaya.

Kehadiran pinjaman online merupakan fenomena penting di industri keuangan sejak 2016. Dimotori oleh perusahaan Financial Technology (Fintehc), pinjaman online menawarkan kredit ke mereka yang selama ini sulit mendapakan kredit dari bank atau lembaga keuangan konvensional.

Kami pernah membahas secara lengkap berbagai pinjaman online dalam artikel ini. Kami lihat Fintech memberika alternatif sumber pembiayaan bagi masyarakat.

Sejumlah keunggulan pinjaman online dibandingkan bank adalah:

  1. Tidak mensyaratkan BI checking dan kepemilikan kartu kredit dalam pengajuan pinjaman. Tentu tidak adanya ketentuan ini mempermudah karena selama ini banyak yang ditolak bank akibat tidak punya histori kredit
  2. Proses pencairan jauh lebih cepat dibandingkan bank. Hanya 3 hari pinjaman online sudah cair dibandingkan proses 1 – 2 minggu di bank
  3. Pengajuan secara online melalui aplikasi di smartphone, sehingga proses menjadi lebih mudah dibandingkan harus mengunjungi kantor cabang bank. Batasan waktu dan tempat menjadi tidak relevan dengan proses online

Bagaimana memilih pinjaman online terbaik ?

Kami mencatat 5 tips yang perlu diperhatikan mereka yang mengajukan pinjaman secara online.

#1 Transparansi Biaya

Karena ini sifatnya yang online, tanpa tatap muka, maka kejelasan proses, persyaratan dan biaya menjadi sangat krusial sedari awal. Transparansi menjadi kunci.

Berapa bunga yang harus dibayar, jangka waktu pinjaman dan biaya – biaya terkait adalah informasi yang wajib tersedia di website pinjaman. Ideal-nya, calon nasabah sudah bisa melihat semua informasi tersebut dengan mudah dan transparan di halaman awal website.

Kami menemukan ada website pinjaman online yang sangat transparan. Di homepage website, mereka sudah menjelaskan secara gamblang dan rinci persyaratan, bunga, kapan jatuh tempo dan biaya-biaya.

Namun, tidak sedikit website pinjaman online yang kurang jelas mencantumkan hal – hal tersebut. Berapa bunganya tidak jelas dan biaya yang dibebankan ke peminjam tidak transparan. Nasabah perlu kerja lebih keras mengulik kedalam website untuk menemukan informasi penting tersebut.

#2 Kemudahan Persyaratan

Untuk apa pinjam online jika syaratnya sulit. Mungkin itu alasan orang melirik pinjaman jenis ini.

Kemudahan syarat adalah daya tarik pinjaman online dibandingkan kredit konvensional.

Salah satunya adalah kelengkapan dokumen. Karena banyak orang sulit mengajukan kredit ke bank akibat tidak bisa memenuhi persyaratan dokumen.

Kami pernah menemukan salah satu pinjaman online yang hanya meminta KTP dan Foto sebagai persyaratan dokumen. Ini jelas syarat yang hampir semua orang bisa memenuhinya.

Namun, kami pernah pula menemui pinjaman online yang mewajibkan dokumen cukup banyak, seperti KK, rekening listrik dan lain – lain. Bukan persyaratan yang mudah dipenuhi.

Artinya, meskipun menjanjikan kemudahan dibandingkan bank, pengecekan kami menemukan bahwa pinjaman online tidak semuanya memiliki syarat yang mudah.

#3 Kecepatan Pencairan

Salah satu keunggulan yang ditonjolkan pinjaman online adalah kecepatan pencairan. Mereka klaim lebih cepat dari bank.

Namun, di lapangan kami melihat bahwa kecepatan ini bervariasi diantara pinjaman online.

Pertama, ada yang menjanjikan keputusan dalam waktu 1 minggu, tetapi tidak sedikit yang sanggup mencairkan pinjaman kurang dari 1 hari.

Kedua, ini yang agak tricky, peminjam harus memperhatikan definisi dari janji kecepatan tersebut.

Buat peminjam, kapan persetujuan pinjaman dan dana masuk ke rekening. Itu hal yang paling krusial.

Masalahnya, di lapangan tidak semua pinjaman online menerapkan definisi yang sama. Ada yang bilang persetujuan cepat, jika semua syarat terpenuhi dan verifikasi selesai dilakukan. Ada pula yang antara persetujuan dan pencairan terdapat jeda waktu yang lumayan.

#4 Fleksibilitas Pengajuan

Bank memiliki sejumlah keterbatasan dalam produk pinjaman tanpa agunan. Ambil contoh, minimum pinjaman cukup besar (rata-rata diatas RP 5 juta), jangka kredit minimum cicilan 6 bulan dan jika pelunasan dipercepat kena denda.

Pinjaman online menawarkan fleksibilitas yang tidak bisa diberikan oleh bank. Kami mencatat sebagai berikut:

  • Pinjaman bisa lebih rendah dari Rp 5 juta. Bahkan, salah satunya memberikan kredit dari Rp 1juta.
  • Masa pinjaman ada yang bisa harian. Tidak perlu harus dicicil.
  • Pelunasan dipercepat tidak dikenakan denda.

Sewaktu Anda mencari pinjaman online, fleksibilitas ini bisa menjadi pertimbangan yang krusial. Bandingkan antar penedia dan lihat mana yang menawarkan fleksibilitas terbaik.

Selain itu, ada Fintech yang sudah menyediakan aplikasi di Android dan IOS, ada yang belum. Ini selayaknya jadi pertimbangan pula karena mengajukan pinjaman via aplikasi lebih mudah dibandingkan via website.

Anda bisa mengecek di Google Playstore dan Apple Playstore, mana yang pinjaman online yang sudah hadir di masing – masing toko dunia maya tersebut.

Seingat kami, belum banyak Fintech pinjaman online yang memiliki aplikasi. Hanya baru ada beberapa yang komit membuat aplikasi.

#5 Coverage Area

Karena masih baru, perusahaan fintech yang menawarkan pinjaman online biasanya masih beroperasi sebatas di Jakarta dan sekitarnya.

Jadi, meskipun tertarik dan ingin mengajukan pinjaman online, Anda belum tentu bisa jika berdomisili diluar coverage area Fintech. Biasanya layanan Fintech terbatas di Jabodetabek.

Namun, beberapa Fintech sudah mengembangkan sayap keluar Jakarta. Ini yang perlu Anda perhatikan, khususnya bagi yang tinggal di luar Jakarta.

Tips Pinjaman Online yang Aman

Pertumbuhan pinjaman online sangat luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Fintech pinjaman bertambah beberapa kali lipat hanya dalam waktu singkat. Bagaimana cara mengajukan pinjaman online yang aman di tempat yang terpercaya ?

Di tengah optimisme tersebut, muncul banyak keluhan soal perilaku pinjaman online yang dianggap merugikan, mulai dari bunga yang luar biasa tinggi, penyedotan data pribadi yang masif, ketentuan yang tidak transparan sampai cara penagihan yang tidak manusiawi.

Ditambah lagi, yang lebih parah, adalah munculnya banyak sekali pinjaman online ilegal yang tumbuh bak cendawan di musim hujan. 

Apa yang harus dilakukan ? Bagaimana cari pinjaman online terpercaya ?

1. Pinjam Perusahaan P2P Terdaftar di OJK

Pinjam hanya di perusahaan pinjaman online OJK.

Dengan mengajukan di pinjaman resmi, calon peminjam terlindungi dari efek negatif pinjaman ilegal.

Pinjaman resmi yang terdaftar OJK wajib mengikuti regulasi dan peraturan yang bertujuan melindungi konsumen.

Calon peminjam masuk ke situs OJK yang disana terdapat daftar pinjaman online resmi diawasi OJK. Pinjam hanya dari lembaga yang terdaftar resmi di OJK.

Daftarnya bisa juga lihat disini.

Bisa juga mengecek daftar pinjol resmi di website AFPI yang menaungi semua perusahaan P2P terdaftar di OJK

Tidak mudah tergiur tawaran kredit yang manis, yang mudah, sebelum memastikan bahwa tawaran tersebut datang dari lembaga resmi dan bukan lembaga ilegal.

2. Punya Layanan Konsumen

Waktu mengajukan pinjaman, sebaiknya pilih perusahaan yang punya layanan konsumen jelas dan mudah dihubungi. Misalnya, no telepon ada, lalu email, kalau mungkin ada WA dan alamat kantor.

Tujuannya, supaya jika nanti ada masalah, debitur bisa dengan mudah menghubungi dan mendapatkan respon cepat.

Layanan konsumen yang jelas dan mudah dihubungi juga menjadi penanda antara lembaga legal dan ilegal.

Pinjol ilegal biasanya tidak memiliki layanan konsumen. Jelas, mereka ilegal, jadi identitasnya ingin tidak dikenal dan sebisa mungkin ditutup tutupi.

3. Website dan Aplikasi Secured

Pastikan bahwa pinjaman dilakukan ke situs yang aman dan terproteksi dengan secured.

Fintech P2P pinjaman online resmi diwajibkan OJK melakukan sejumlah langkah security di website dan database untuk melindungi data konsumen, termasuk lolos audit dan sertifikasi ISO teknologi informasi, untuk memastikan bahwa keamanan data konsumen menjadi prioritas utama perusahaan.

Peminjam bisa melihat keamanan situs dari logo gembok atau tergembok di kiri atas yang bisa dikatakan keamanan dari situs tersebut terjamin, dan ini bisa menjadi indikasi bahwa aplikasi pinjaman uang online tersebut aman dan terpercaya.

4. Pinjam Sesuai Kemampuan

Penting diperhatikan, saat mengajukan pinjaman mengambil sesuai kemampuan. Karena bagaimana juga pada saatnya pinjaman harus dikembalikan, harus dilunasi.

Pinjam sesuai kemampuan akan membuat peminjam bisa membayar tepat waktu dan tidak harus membayar denda keterlambatan.

Disamping itu, pinjam sesuai kemampuan membuat Anda tidak terpaksa melakukan tindakan ‘gali lubang tutup lubang’ dengan mengambil pinjaman lagi untuk menutup pinjaman yang lama.

5. Pahami Kontrak Pinjaman

Baca dengan teliti kontrak perjanjian yang ditawarkan, dan ajukan pertanyaan apabila belum jelas. 

Karena kontrak menjadi dasar hukum pinjam meminjam. Segala hak dan kewajiban pihak yang terlibat diatur dalam kontrak.

Kontrak pinjaman bisa bervariasi, mulai dari yang simpel, yaitu pinjaman dana tunai jangka waktu pendek, sampai yang cukup rumit terkait usaha, misalnya, jika terdapat jaminan atau agunan atas pengajuan pinjaman.

survey pinjaman online

Kesimpulan

Seiring menjamurnya usaha Fintech, pinjaman online hadir di masyarakat. Ini merupakan alternatif sumber kredit dan pembiayaan diluar perbankan dan lembaga keuangan konvensional.

Masyarakat yang selama ini kesulitan atau kerap ditolak pinjamannya oleh bank bisa mencoba mengajukan ke Fintech. Hanya saja, di lapangan ada berbagai pilihan pinjaman online dengan janji dan realita yang berbeda-beda.

Kami memberikan beberapa tisp untuk menentukan yang terbaik. Semoga bermanfaat !

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.