Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

10 Crypto Wallet Indonesia Terbaik 2022 | Aman Terpercaya

Daftar Isi

10 Crypto Wallet Indonesia Terbaik 2022 | Aman Terpercaya

Crypto wallet adalah bagian penting dalam investasi dan trading kripto.  Apa crypto wallet terbaik, aman, terpercaya di 2022?

Keamanan menjadi hal nomor satu saat investasi trading di crypto. Bagaimana cara aset crypto tersimpan aman dan tidak di hack ?

Jawabannya di wallet crypto.

Banyak kejadian pembobolan aset kripto dari berbagai exchange di dunia. Pembobolan Mt Gox dipandang sebagai salah satu kasus pembobolan Bitcoin terbesar dengan jumlah kerugian billion dollar.

Kejadian baru - baru ini di 2022 soal penarikan aset kripto yang dihentikan secara sepihak oleh pihak exchange, seperti dalam kasus Celcius, mengingatkan investor untuk pentingnya menyimpan aset kripto di wallet crypto yang kita kontrol sendiri.

Dalam daftar crypto wallet kali ini, kita membahas tidak hanya wallet berbasis aplikasi yang umum digunakan, tetapi juga wallet hardware, yang dianggap lebih aman dari ancaman pencurian data. 

1. Ledger

Ledger adalah wallet tempat penyimpanan aset kripto, bitcoin dan alt coin, dalam hardware berbentuk USB. Ini adalah hardware wallet.

Di dalam USB Ledger tersebut tersimpan mata uang kripto berbentuk kode digital yang bisa dibaca di Blockchain. Saat wallet tersebut dihubungkan ke blockchain, kita bisa tahu berapa nilai mata uang kripto.

Hardware wallet dianggap tempat penyimpanan kripto yang paling secured. Kenapa ?

Pencurian oleh hacker atas aset kripto terjadi lewat jaringan internet. Para hacker ini dengan keahliannya bisa masuk ke wallet lewat  jaringan internet.

Selama wallet terkoneksi internet, resiko pencurian selalu ada, secanggih apapun sistemnya. Karena di dunia IT selalu ada kemungkinan bug. Dan bug ini yang jika dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab bisa menimbulkan kerugian.

Jadi, Ledger dibuat sedemikian rupa sehingga hardware-nya tidak terkoneksi dengan internet. Hanya akan terkoneksi jika kita memang ingin melakukan transaksi.

Disebutnya hardware wallet sebagai air gap - ??an absence of a direct or indirect connection between a computer and the internet, effected for security reasons.

2 Metamask

MetaMask adalah wallet crypto yang berbentuk perangkat lunak seluler atau desktop, yang dapat menyimpan, mengirimkan, atau menerima koin atau token yang kompatibel dengan Ethereum dan ERC-20.

Bedanya dengan Ledger sebelumnya, Metamask adalah wallet berbentuk aplikasi. Bukan berbentuk fisik.

Salah satu keunggulan Metamask adalah mudah digunakan.

Bahkan saat ini transaksi pembelian crypto termasuk Ethereum sudah dapat dilakukan langsung melalui wallet seperti Metamask. 

Sehingga investor tidak perlu menyambungkan walletnya ke bursa terdesentralisasi atau DeX untuk melakukan transaksi dengan biaya yang murah.

Selain itu, tidak hanya bisa menyimpan aset crypto seperti Bitcoin atau Ethereum, metamask juga bisa menyimpan NFT.

Metamask memungkinkan swap bawaan yang memungkinkan menukar mata uang untuk membeli NFT.

3. Trust Wallet

Trust Wallet adalah wallet berbentuk software di aplikasi. Dengan Trust, kita dapat mengirim, menerima, dan juga menyimpan Bitcoin maupun mata uang kripto lainnya. 

Ini adalah wallet resmi dari Binance. Jadi, bisa dibilang aman.

Trust Wallet diakuisisi oleh Binance pada bulan Juni tahun 2018. Sejak itu Binance memperkenalkan sebagai dompet resmi mereka.

Tidak hanya mendukung Cryptocurrency dari Binance saja. Trust juga bisa digunakan untuk menyimpan mata uang kripto dari bursa lain, termasuk indodax.

Syaratnya, mata uang kripto yang tersimpan harus berjalan di atas ERC 223, ERC 721 dan ERC20.

Saat ini, aplikasi Trust Wallet sudah diinstall kurang lebih 5 juta pengguna di Android dan memiliki rating 4,1 dengan ukuran aplikasi sekitar 32 MB.

4. Exodus

Exodus Wallet adalah dompet berbentuk aplikasi untuk mengelola dan memperdagangkan mata uang kripto. 

Sampai November 2021, Exodus mendukung 152 cryptocurrency. Jumlah ini akan terus meningkat.

Dompet Exodus dapat digunakan di desktop atau seluler. Bahkan dimungkinkan untuk menggunakannya secara fisik, untuk keamanan yang lebih baik.

Fitur Exodus adalah:

  • Terima dan kirim cryptocurrency
  • Menyimpan cryptocurrency
  • Tukar mata uang kripto

Keunggulan exodus wallet di desainnya. Inilah inti dari Exodus: itu dimaksudkan untuk menjadi universal. Ini menawarkan pengalaman pengguna yang luar biasa dan sangat mudah digunakan.

Untuk meningkatkan keamanan, Exodus bisa diintegrasikan dengan hardware wallet Trezor. 

5. Coinomi

Coinomi adalah wallet yang bisa menyimpan berbagai koin kripto dalam satu dompet. Bisa digunakan lewat desktop dan seluler.

Coinomi menawarkan jumlah koin yang banyak, yaitu  125+ aset blockchain dan dukungan untuk 382+ token.

Untuk urusan keamanan, Coinomi punya satu keunggulan.

Private key, kunci pribadi, dari Coinomi wallet disimpan di ponsel atau PC kita. Key ini tidak disimpan di server Coinomi. 

Coinomi tidak mengambil data pribadi sama sekali pada saat kita menggunakan wallet ini dan bahkan menyembunyikan alamat IP pengguna. 

Untuk meningkatkan keamanan, dompet Coinomi dikunci dengan kata sandi. Jika ponsel hilang atau dicuri, tidak mungkin orang dapat mengakses dompet Coinomi tanpa kata sandi itu.

6. Yoroi

Yoroi adalah aplikasi wallet khusus untuk menyimpan ADA, token dari jaringan blockchain Cardano. Yoroi tersedia di aplikasi mobile dan desktop.

Wallet ini menyediakan fasilitas untuk staking di jaringan Cardano. 

Kita bisa mendelegasikan ADA ke salah satu operator cardano dan mendapatkan return staking. Hasil staking akan langsung disimpan di wallet daan bisa ditarik setiap saat.

Keunggulan Yoroi adalah kemudahan dan kesederhanaannya. Bandingkan dengan wallet daedalus  yang membutuhkan tempat penyimpanan lebih besar.

Wallet Yoroi membantu pengguna Cardano, yang selama ini kesulitan dengan Daedalus (full nodes wallet Cardano), karena dengan Yoroi yang  berbasis Extension Chrome ini pengguna tak perlu lagi mengunduh data blockchain Cardano yang mencapai puluhan GB.

Yoroi bisa diintegrasikan dengan Ledger untuk meningkatkan keamanan. Phrases key disimpan di hardware, jadi lebih terlindungi dari resiko di hacked.

7. Sollet

Sollet adalah wallet berbasis browser untuk mengirim dan menerima SOL serta token SPL apa pun. Wallet berbasis Solana ini dibuat oleh tim Project Serum, sebuah DEX (decentralized exchange) di Solana.

Sollet bisa diakses lewat web dan ekstensi browser yang memungkinkan kita untuk mengelola aset dengan aman di blockchain Solana. 

Selain mengirim dan menerima dana, Sollet juga memungkinkan penggunanya untuk terhubung dan berinteraksi dengan aman pada decentralized application (Dapps) di blockchain Solana. 

8. Phantom

Phantom adalah wallet untuk blockchain Solana yang dirancang untuk berjalan dalam ekosistem Solana. Saat ini, Phantom telah didukung oleh berbagai browser populer, seperti Chrome, Firefox, Microsoft Edge, Brave. 

Phantom merupakan dompet non-custodial, artinya private keys akan disimpan di perangkat milik kita. Sehingga, hanya kita yang memiliki akses ke dalam dompet. 

Jadi, orang lain boleh dikatakan tidak bisa mengakses wallet Phantom, bahkan developernya sendiri. Hanya kita yang bisa mengakses wallet.

Tampilan UX UI Phantom sangat menarik dan mudah sekali digunakan. Desainya bagus dan user’s friendly.

Buat para pemula, Phantom bisa menjadi pilihan utama jika membutuhkan wallet untuk di jaringan Solana.

Sebagai salah satu wallet utama dan populer dalam ekosistem Solana, Phantom terhubung hampir ke setiap dApp dalam jaringan. Dengan Phantom, kita dapat menukar token dan fee yang sangat murah melalui integrasinya dengan Raydium, Uniswap versi Solana. 

Dompet Phantom juga mendukung skema staking, di mana ini dapat dilakukan dengan memilih validator untuk staking token milik kita. Staking memberikan tambahan token, semacam return atau bunga, yang ditambahkan langsung ke dompet Phantom.

9. Solflare

Wallet lain dari jaringan Solana adalah Solflare.

Solflare adalah dompet non-custodial lintas platform untuk pengguna Solana. Wallet atau dompet ini tersedia dan dapat digunakan untuk desktop dan perangkat seluler, serta juga memiliki ekstensi browser yang baik.

Kita dapat menggunakan Solfare untuk swapping, staking, menyimpan, serta mengirim SOL, yang sangat kompatibel dengan Solana dan dianggap sebagai opsi “all-in-one” untuk investasi kripto. 

Seperti dompet Phantom, Solflare bisa dengan mudah diintegrasikan ke hardware wallet Ledger Nano X. Integrasi ini membuat private keys di Solfare menjadi lebih aman.

10. Trevor

Trezor adalah hardware wallet Bitcoin pertama yang aman dan legal. Wallet ini dibuat oleh SatoshiLabs. 

Berbeda dengan Ledger yang tampak futuristik, tampilan Trezor tidak terlalu mencolok karena terlihat seperti kalkulator kecil dengan layar OLED.

Kita dapat menggunakan Trezor dengan aplikasi Trezor Wallet di Android. Trezor merancang sistem yang terproteksi untuk penandatanganan transaksi offline. Trezor meminimalkan risiko terbongkarnya private key, bahkan jika PC terinfeksi oleh malware.

Setiap wallet Trezor memiliki kode PIN yang selalu dibuat baru dari wallet kita. Fitur sederhana ini dibuat untuk memastikan bahwa meskipun komputer yang digunakan dapat disusupi, PIN kita tidak akan dicuri. Sistem PIN di Trezor juga memiliki sistem bawaan yang mencegah upaya peretasan.

Daftar Crypto Wallet Terbaik

NoCrypto WalletFitur Wallet
1LedgerHardware Wallet. Aman.
2.MetamaskAplikasi Wallet. Untuk ETH
3.Trust WalletAplikasi Wallet. Untuk Binance
4.ExodusAplikasi Wallet. Untuk berbagai crypto
5CoinomiAplikasi Wallet. Untuk berbagai crypto
6.YoroiAplikasi Wallet. Untuk Cardano
7.SolletAplikasi Wallet. Untuk  Solana
8.PhantomAplikasi Wallet. Untuk  Solana
9.SolfareAplikasi Wallet. Untuk  Solana
10TrevorHardware Wallet. Aman.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait