Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Review Syailendra Dana Kas | Apa Aman, Kelebihan Kekurangan

Daftar Isi

Review Reksadana Pasar Uang Syailendra Dana Kas | Apa Aman, Kelebihan

Syailendra Dana Kas adalah salah satu jenis Reksadana Pasar Uang yang sudah beroperasi sekitar 7 tahun sejak 12 Juni 2015 dan memiliki dana kelolaan sebesar Rp 4.8 Triliun.

Dari pengalaman berinvestasi di Reksadana selama ini, kita akan mengkaji apakah Reksadana ini. Apakah aman, berapa return, biaya, serta apa kelebihan dan kelemahannya.

Apa itu Syailendra Dana Kas

Syailendra Dana Kas adalah jenis Reksadana Pasar Uang yang bertujuan untuk memperoleh tingkat likuiditas yang tinggi (mudah dicairkan dengan lebih sedikit risiko turunnya nilai investasi) untuk memenuhi kebutuhan uang tunai dalam waktu yang singkat sekaligus memberikan tingkat pendapatan investasi yang menarik..

Strategi investasi yang dilakukan adalah: Komposisi investasi 100% (seratus persen) dari Nilai Aktiva Bersih pada Instrumen Pasar Uang dalam negeri dan/atau Efek bersifat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan/atau korporasi dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 (satu) tahun yang telah dijual dalam Penawaran Umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek baik di dalam maupun di luar negeri dan/atau deposito; sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia..

Apa Aman Investasi di Syailendra Dana Kas

Apa Aman Investasi di Syailendra Dana Kas

Investasi di Syailendra Dana Kas aman dan legal karena reksadana ini dikelola oleh Manajer Investasi PT Syailendra Capital yang sudah memiliki izin dan legalitas resmi dari OJK.

Disamping itu, aset pemegang Reksadana disimpan terpisah di bank kustodian dari rekening Manajer Investasi. Jika Manajer Investasi bangkrut atau tutup, aset dan dana milik investor Reksadana aman.

Jumlah Dana Kelolaan

Total jumlah dana kelolaan di Reksadana ini mencapai Rp 4.8 Triliun

Besar kecilnya dana kelolaan menunjukkan berapa jumlah dana yang ditempatkan investor ke Reksadana.

Semakin besar akan semakin baik, karena menunjukkan kepercayaan investor atas kinerja Reksadana.

Kinerja Return Keuntungan

Dalam periode 5 tahun, kinerja Syailendra Dana Kas menunjukkan pencapaian return 28,38%.

Sejak peluncuran, Reksadana sudah mencetak keuntungan 53,30% vs return benchmark 40,30%.

Untuk bisa menilai kinerja Reksadana sebaiknya membandingkan dengan acuan atau benchmark.

Kinerja bisa dilihat dari Fund Fact Sheet yang disediakan gratis oleh Manajer Investasi.

Biaya Investasi

Reksadana ini membebankan biaya sebagai berikut:

  • Biaya Pembelian: 0
  • Fee Manajer Investasi: 1,00%

Biaya pembelian dihitung dari jumlah investasi di Reksadana, sementara fee MI dihitung dari jumlah dana kelolaan.

Isi Portofolio Reksadana

Karena ini adalah jenis Reksadana Pasar Uang maka isi portofolio Syailendra Dana Kas adalah BANK ALLO, BANK-OK!, FR0063, INKP03ACN2, OPPM02A, ORI018, TDP-BBKP, TDP-BKMUAL, WISL01A, WSKT03BCN2.

Isi portofolio ini bersifat dinamis, sesuai dengan kebijakan Manajer Investasi.

Minimum Investasi

Jumlah minimum pembelian di Reksadana adalah Rp 10 ribu.

Tersedia pula program auto investment untuk melakukan investasi secara rutin sesuai dengan jadwal dan jumlah uang telah ditentukan.

Kelebihan Syailendra Dana Kas

Dari pengalaman investasi selama ini, kelebihan Syailendra Dana Kas Reksadana adalah

1. Minimum Investasi Rendah

Jumlah minimum pembelian Reksadana ini adalah Rp 10 ribu. Cukup terjangkau untuk semua kalangan.

2. Dikelola Profesional Manajer Investasi

Reksadana dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi yang sudah punya tidak hanya kualifikasi keahlian tetapi juga pengalaman bertahun - tahun di industri ini.

3. Aman dan Legal

Reksadana Syailendra Dana Kas aman dan legal karena dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dan memiliki izin serta legalitas dari OJK.

4. Akses ke Pasar Uang

Bisa masuk ke instrumen Pasar Uang dengan lebih mudah. Tidak perlu belajar banyak dan mengerti teknisnya, bisa langsung terjun investasi di Pasar Uang.

5. Diversifikasi

Keunggulan di Reksadana adalah bisa melakukan diversifikasi portofolio dengan lebih mudah. Hal ini membantu kita mengelola risiko dengan baik.

Kekurangan Syailendra Dana Kas

Dari pengalaman investasi selama ini, kekurangan Syailendra Dana Kas Reksadana adalah

1. Resiko Investasi

Risiko investasi Pasar Uang Rendah dibandingkan jenis instrumen lainnya. Harus siap dengan kejatuhan nilai investasi.

2. Manajer Investasi Bisa Bangkrut, Tutup

Manajer Investasi yang mengelola portofolio bisa saja bangkrut dan gagal mengelola investasi di Reksadana.

3. Biaya Manajemen Fee

Beban biaya management fee yang harus dibayar saat berinvestasi, yang untuk reksadana ini adalah 1,00% per tahun.

Reksadana untung atau rugi, fee manajer investasi tersebut tetap harus dibayar. Tidak ada biaya ini jika berinvestasi sendiri.

4. Likuiditas

Pencairan Reksadana meskipun cukup cepat tetapi dalam kondisi tertentu bisa memakan waktu. Tidak bisa cair dalam waktu 1 hari.

5. Return Tidak Konsisten Diatas Benchmark

Meskipun tujuannya adalah lebih baik dari benchmark, nama data menunjukkan bahwa Syailendra Dana Kas tidak selalu konsisten bisa mencetak return diatas benchmark.

Kesimpulan

Syailendra Dana Kas merupakan salah satu jenis Reksadana Pasar Uang yang sudah cukup lama beroperasi dan dipercaya masyarakat yang terbukti dari besarnya dana kelolaan.

Namun investasi dalam instrumen keuangan yang beresiko perlu dipertimbangkan matang dan wajib disesuaikan dengan tujuan keuangan.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait