Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Pinjaman Online untuk Petani dan Usaha Pertanian 2022

Daftar Isi

Pinjaman Online untuk Petani dan Usaha Pertanian 2022

Sejumlah perusahaan P2P Lending menawarkan kredit untuk petani dan usaha pertanian di 2022. Apa saja pinjaman online yang bisa menawarkan kredit untuk usaha pertanian ?

Pinjaman untuk sektor pertanian sangat membantu karena akses petani untuk pembiayaan cukup terbatas selama ini.

P2P Lending menawarkan pinjaman untuk usaha pertanian. Mereka melakukan crowdfunding dengan pemilik modal untuk membantu membiayai usaha pertanian.

Selain itu, kita juga bisa melihat bahwa pinjaman online ternyata tidak hanya menawarkan dana tunai cepat dengan bunga tinggi, tetapi juga pinjaman untuk sektor produktif.

Daftar fintech pinjaman online P2P lending terdaftar di OJK yang memberikan kredit untuk usaha di bidang pertanian di 2022:

TaniFund

TaniFund adalah platform peer-to-peer (P2P) lending yang berfokus pada industri agrikultur di Indonesia, mempertemukan pemilik modal dengan para petani lokal melalui pinjaman modal produktif dengan risiko terukur yang berdampak sosial. 

TaniFund merupakan anak perusahaan dari TaniHub (Marketplace Produk Pertanian). TaniHub menghubungkan para petani dari berbagai daerah di Indonesia dengan pelaku bisnis. Petani di Indonesia banyak mengalami masalah pembiayaan.

Melihat masalah tersebut, TaniHub meluncurkan TaniFund dengan tujuan untuk memberikan pembiayaan bagi para petani di Indonesia. 

Dengan bantuan pembiayaan dari para funder, petani di Indonesia dapat mengembangkan pertaniannya. Selain itu, masyarakat Indonesia dapat ikut serta membantu meningkatkan perekonomian di pedesaan.

TaniFund sudah terbukti aman dan tidak ada penipuan karena sudah terdaftar di OJK dengan tanda Izin KEP-64/D.05/2021

a. Jenis Pinjaman 

TaniFund tidak hanya menawarkan produk pinjaman kepada Kelompok Tani saja. Selain produk Pendanaan Budidaya, TaniFund juga menyediakan Pendanaan Pengembangan Usaha (SME Financing), Pendanaan Faktur Penjualan (Invoice Financing), dan Pendanaan Usaha Mikro (Micro Financing).

Lamanya durasi pinjaman angsuran atau Tenor yang ditawarkan TaniFund mulai dari 3 bulan sampai dengan 2 tahun.

Batas plafon limit kredit yang bisa diberikan TaniFund mulai dari Rp 20.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000 (dua milyar)

Bunga berkisar 2% - 4% per bulan yang disesuaikan dengan tingkat risiko usaha.

b. Syarat dan Ketentuan

Terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang harus Anda penuhi di TaniFund diantaranya:

  • Setiap orang Indonesia yang telah berusia 18 tahun (dibuktikan dengan adanya KTP, Paspor, atau kartu identitas lainnya).
  • Pastikan perusahaan tempat Anda bekerja bergabung menjadi mitra TaniFund
  • Bersedia membayar suku bunga yang telah ditentukan.
  • Memiliki UMKM yang sudah berjalan selama lebih dari 1 tahun.
  • Memiliki penghasilan tetap dan dapat melampirkan sumber dana yang jelas.

c. Cara Pengajuan

Cara mengajukan pinjaman di TaniFund adalah sebagai berikut.

  1. Mendaftarkan diri pada link: https://tanifund.com/pinjaman
  2. Langkah yang harus peminjam isi diantaranya:
    1. Peminjam harus mengisi bidang usaha Budidaya atau Pembiayaan Usaha
    2. Peminjam harus mengisi Jumlah Pinjaman yang Diajukan
    3. Peminjam harus memilih salah satu dari tiga Sub bidang Usaha Pertanian Peternakan Perikanan
    4. Peminjam harus memilih salah satu dari dua Lama Periode Pinjam 1-3 bulan dan 3-6 bulan
    5. Peminjam harus mengisi Email

Crowde

CROWDE adalah website resmi PT. Crowde Membangun Bangsa (CROWDE) yang merupakan wadah permodalan proyek pertanian, perikanan, peternakan, dan jual beli komoditasnya dari para Penerima Permodalan yang telah menjadi mitra CROWDE.

CROWDE telah terbukti aman dan bukan penipuan karena sudah terdaftar di OJK sesuai izin dan no keputusan OJK KEP-102/D.05/2021.

a. Jenis Pinjaman

Crowde akan memberikan pembiayaan atas proyek pertaniaan yang lolos seleksi, yaitu: kegiatan pertanian (budidaya ataupun jual beli) dalam jangka waktu tertentu. Proyek-proyek tersebut pun tidak hanya mencakup proyek berkebun atau beternak, tapi juga mencakup suplai hingga distribusi hasil pertanian itu sendiri.

Jenis pinjaman di CROWDE adalah sistem bagi hasil. Di mana bagi hasil adalah konsep pembagian risiko serta keuntungan sesuai proporsi yang diajukan di awal, sehingga hasil keuntungan dan kerugian akan dibagi sesuai proporsi bagi tiap investor.

Para peminjam permodalan CROWDE adalah petani maupun pihak-pihak yang terlibat pada rantai pasokan industri pertanian yang memenuhi standar kredit pinjaman CROWDE.

Proses pengajuan pembiayaan proyek di Crowde adalah sebagai berikut:

  1. Memenuhi persyaratan. Untuk memulai pembiayaan kamu harus memenuhi kelayakan yang telah kami tetapkan
  2. Mengajukan proyek. Silahkan ajukan pembiayaan proyek kamu dengan cara mengisi formulir pengajuan secara lengkap untuk memenuhi syarat awal
  3. Analisis, penilaian, dan persetujuan. Crowde akan melakukan penilaian. Jika proyek disetujui, segera mengabari dalam waktu 1x24 jam kerja dan langsung menawarkan proyekmu ke pemodal
  4. Pengembalian pinjaman. Peminjam membayar pinjaman melalui CROWDE sesuai jadwal yang telah disepakati sebelumnya. Pengembalian pinjaman dapat berupa hasil panen pertanian
  5. Pencairan dana ke rekening petani. Dana akan dicairkan dengan metode khusus yang dapat digunakan untuk kebutuhan proyek

Lamanya durasi angsuran atau tenor yang diberikan oleh pihak Crowde kepada penerima pinjaman yaitu maksimal 12 bulan.

Plafon Limit: Batas maksimal pinjaman atau plafon limit yang bisa diberikan oleh pihak CROWDE kepada penerima pinjaman adalah sebesar Rp100.000.000,00,-.

Suku bunga flat yang ditawarkan pihak CROWDE adalah mulai dari 2,54% per bulan.

Keuntungan untuk petani yang proyeknya dibiayai oleh Crowde adalah:

  • Dibantu dalam mengawasi proyek. Penyediaan SOP untuk menjaga kelancaran proyek
  • Penyaluran hasil panen akan dibantu dengan rekan CROWDE. Pencairan dana langsung melalui toko tani untuk membeli kebutuhan proyek
  • Pengembalian pinjaman dapat berupa hasil panen pertanian

b. Syarat dan Ketentuan

Syarat dan ketentuan yang harus peminjam penuhi di CROWDE, diantaranya:

  1. Petani minimal kurang dari satu tahun
  2. Setiap orang Indonesia yang telah berusia 18 tahun (dibuktikan dengan adanya KTP, Paspor, atau kartu identitas lainnya).
  3. Memiliki komoditas yang terdiri dari tiga jenis yaitu cabai, jagung, padi
  4. Harus bergabung dengan kelompok tani lainnya
  5. Memiliki luas lahan sekurang-kurangnya 2.500 meter

iGrow

iGrow adalah platform peer-to-peer lending atau penyelenggara pinjam meminjam berbasis teknologi informasi yang mempertemukan pemberi pendanaan (lender) dan penerima pendanaan (borrower) yang berbentuk perorangan, perusahaan, atau kelompok pertanian dari segi pendanaan di bidang agrikultur (pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan).

iGrow telah terbukti aman dan bukan penipuan karena sudah terdaftar di OJK sesuai izin dan no keputusan OJK KEP-75/D.05/2021.

a. Jenis Pinjaman

Jenis pinjaman yang iGrow sediakan untuk petani di Indonesia meliputi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, dengan kegiatan yang beragam mencakup pendanaan budidaya hingga penjualan produk akhir (trading). 

Dengan menjadi penerima pendanaan (borrower) iGrow, petani/kelompok petani akan memperoleh pendanaan dan pendampingan berupa monitoring proyek dan monitoring penggunaan dana sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Di samping itu, di iGrow Anda tidak perlu menjanjikan sebuah agunan, sehingga jenis pinjamannya disebut Kredit Tanpa Agunan (KTA)—istilah lain atau singkatan yang biasa disebut sebagai Kredit Tanpa Agunan.

Lamanya durasi angsuran atau tenor yang diberikan oleh pihak iGrow kepada penerima pinjaman yaitu mulai dari 1 sampai dengan 12 bulan.

Batas maksimal pembiayaan pinjaman atau plafon limit yang bisa diberikan oleh pihak iGrow kepada penerima pinjaman yaitu mulai dari Rp3.000.000 untuk pengajuan dana pertama dan dipersilakan untuk mengajukan kembali.

Suku bunga yang ditawarkan oleh iGrow kepada penerima pinjaman yakni sebesar 18% per tahun.

b. Syarat dan Ketentuan

Untuk menjadi mitra iGrow, calon mitra perlu memenuhi tiga syarat utama berikut:

  1. Memiliki sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan iGrow.
  2. Memiliki keahlian dalam bertani/berkebun/berternak sesuai dengan komoditas usahanya
  3. Memiliki kontrak dengan pembeli (offtaker)

Apabila calon penerima pendanaan hanya memiliki atau menyediakan lahan yang dapat digunakan untuk pertanian/perkebunan/peternakan, maka dapat menyampaikan beberapa informasi berikut:

  1. Detail lokasi lahan yang ditawarkan. Kami juga sangat menyarankan untuk menyertakan koordinat lokasinya dengan menggunakan aplikasi pemetaan web seperti Google Maps, Google Earth, atau yang sejenisnya.
  2. Perkiraan luas lahan yang dapat digunakan untuk aktivitas pertanian/perkebunan/peternakan. Bila memungkinkan area yang dapat digunakan diinfokan melalui aplikasi yang dapat mengukur luasan area seperti Fields Area Measure atau yang sejenisnya.
  3. Status kepemilikan lahan: pribadi atau badan okum; dan sertifikat lahan: SHM, SHGU atau lainnya.
  4. Detail lainnya mencakup ketinggian lahannya dari atas permukaan laut, range suhu udara dan curah hujan tahunan.
  5. Jarak sumber air terdekat, seperti saluran irigasi, sungai, danau, embung atau lainnya. Jika jarak sumber air jauh, berapa perkiraan kedalaman sumur bor untuk mendapatkan sumber air tanah.

Jenis komoditas pertanian/perkebunan/peternakan yang umum dijadikan usaha oleh masyarakat di sekitar lahan, dan kemanakah hasilnya dijual, misalnya ke koperasi, pengepul, pabrik, atau langsung ke konsumen. Apabila calon penerima pendanaan juga memiliki salah satu keahlian dalam bertani/berkebun/berternak disamping lahan, maka dapat menyampaikan beberapa informasi berikut:

  1. Keahlian/kompetensi apa yang dimiliki dalam usaha pertanian, perkebunan atau peternakan.
  2. Jenis komoditas pertanian/perkebunan/peternakan yang dikembangkan.
  3. Seberapa besar skala usaha yang sudah/sedang dikembangkan, misalkan luas lahan atau jumlah ternak.
  4. Sudah berapa lama menjalankan atau mengembangkan komoditas usaha di bidang pertanian/perkebunan/peternakan tersebut.
  5. Penerima/pembeli hasil panen komoditas selama ini: koperasi, pengepul, pabrik, atau langsung ke konsumen.
  6. Kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha tersebut dan apa yang diharapkan bila dapat bermitra dan bekerjasama dengan iGrow.
  7. Sangat disarankan calon mitra, membuat proposal bisnis yang merangkum point-point di atas dan juga menyertakan analisa usaha dan proyeksi cashflow keuangan untuk komoditas usaha yang akan dikembangkan.

c. Cara Pengajuan

Adapun langkah-langkah mudah untuk mengajukan pinjaman di iGrow yang bisa adalah sebagai berikut.

Langkah 1: Daftar menjadi mitra iGrow

Langkah 2: Pilih “Perorangan”

Langkah 3: Ajukan proyek pendanaan untuk mengembangkan usaha Anda.

Langkah 4: Isilah identitas diri Anda dengan sebenar-benarnya.

Langkah 5: Masukkan data yang dibutuhkan perihal usaha yang Anda miliki.

Note:

Demi memudahkan proses registrasi Anda pula, kami sarankan untuk menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, meliputi KTP, NPWP, dan nomor rekening sebelum melakukan proses registrasi.

Proses verifikasi akan membutuhkan waktu 1x24 jam. Jika dalam waktu maksimal 2x24 jam akun Anda belum terverifikasi, mohon hubungi Customer Support iGrow melalui channel layanan pengaduan yang disediakan.

Setelah terpilih menjadi penerima pendanaan (borrower) iGrow dan menerima pendanaan, peminjam wajib untuk memenuhi setidaknya 3 hal berikut:

  1. Mengirimkan laporan penggunaan dana sesuai dengan RAB.
  2. Melaporkan perkembangan proyek bulanan dan kuartal sampai dengan berakhirnya periode kontrak sesuai kondisi di lapangan.
  3. Memberikan kewajiban pembagian margin dan pengembalian modal tepat waktu.(*)

(*) Jika terdapat risiko dalam usaha, Anda wajib menginformasikannya kepada para pemberi pendanaan (lender).

Pinjaman Online untuk Sektor Pertanian di 2022

NoP2P LendingJenis Kredit
1TaniFundPlatform peer-to-peer (P2P) lending berfokus pada industri agrikultur di Indonesia, mempertemukan pemilik modal dengan para petani lokal melalui pinjaman modal produktif dengan risiko terukur yang berdampak sosial. 
2CrowdeWadah permodalan proyek pertanian, perikanan, peternakan, dan jual beli komoditasnya dari para Penerima Permodalan yang telah menjadi mitra CROWDE.
3IGrowiGrow menghubungkan masyarakat yang memiliki modal dan petani yang membutuhkan modal melalui kegiatan pendanaan komoditas pertanian.

Bandingkan Pinjaman Online Terbaik !

Perbandingan berbagai pinjaman online terbaik bnerdasarkan berbagai faktor pilihan

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait