Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

bjb Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja Bank bjb

Agunan

Rumah

Tenor

60 Bulan

Jenis Kredit

Modal Kerja

  • Membiayai aktiva lancar dan atau menggantikan hutang dagang
  • Membiayai sementara kegiatan operasional rutin
  • Fasilitas kredit mata uang rupiah, valuta asing

Kredit Modal Kerja Bank bjb

Kredit Modal Kerja (KMK) pada bank bjb adalah jenis pinjaman usaha yang disalurkan oleh Bank bjb untuk dipergunakan dalam memenuhi keperluan operasional dan pengeluaran jangka pendek lainnya.

Tujuan penggunaan KMK tersebut dapat berupa antara lain pembiayaan aktiva lancar, pembayaran utang dagang, uang muka, cadangan kas, maupun pembelian bahan pokok produksi.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb (dituliskan dengan huruf kecil) merupakan bank BUMD yang sudah berdiri sejak 1961. Bank dengan kode saham BJBR ini memfasilitasi sejumlah opsi pembiayaan modal kerja bagi nasabah dan calon debiturnya.

Jenis Kredit Modal Kerja bank bjb

Secara umum, jenis KMK bank bjb dibedakan menjadi dua berdasarkan sifatnya, yaitu:

1. Kredit Modal Kerja Revolving

KMK revolving atau KMK bergulir adalah sistem pinjaman modal kerja di mana pencairan dan pelunasan kreditnya dapat dilakukan berulang-ulang selama jangka waktu KMK, sepanjang debitur telah membayar kredit sebelumnya. Umumnya KMK revolving memiliki jangka waktu kredit maksimal 1 tahun dan dapat diperpanjang.

2. Kredit Modal Kerja Non Revolving

KMK non revolving adalah sistem pinjaman modal kerja di mana pencairan dan pelunasan kreditnya dilakukan sekaligus atau tidak berulang selama jangka waktu kredit yang telah disepakati. Sehingga jika dalam jangka waktu kredit debitur telah melunasi pinjamannya, maka perjanjian kredit dianggap selesai atau tidak berkelanjutan.

Daftar Produk Kredit Modal Kerja bank bjb

Produk KMK bank bjb dibedakan menjadi dua kategori berdasarkan jenis nasabahnya:

  1. Perorangan, yang mencakup:
    1. bjb Kredit Mikro Utama;
    2. Kredit Usaha Rakyat (KUR);
    3. bjb Mesra;
    4. bjb Kredit Usaha Kecil Menengah (KUKM).
  2. Bisnis, yang mencakup:
    1. bjb Kredit Modal Kerja;
    2. bjb Kredit Kepada BPR;
    3. Kredit Kepada Koperasi;
    4. Skema Subsidi Resi Gudang (SSRG);
    5. Kredit Cash Collateral;
    6. bjb Kredit Usaha Kecil Menengah (KUKM); dan
    7. Kredit Kepada Lembaga Pembiayaan.

Kredit Usaha Kecil Menengah (KUKM) merupakan KMK yang diperuntukkan bagi perseorangan maupun bisnis, sehingga apabila dirangkum, bank bjb menyediakan total 10 jenis fasilitas KMK.

a. bjb Kredit Mikro Utama

Kredit Mikro Utama adalah produk pinjaman dari bank bjb yang memfasilitasi pembiayaan modal kerja, serta diperuntukkan bagi pelaku UMKM, baik perorangan maupun badan usaha.

Ketentuan KMK bjb Kredit Mikro Utama:

  1. Sasaran: UMKM dan pelaku usaha produktif yang telah menjalankan usaha selama minimal 2 tahun.
  2. Plafon kredit Rp5 juta - Rp500 juta.
  3. Jangka waktu KMK:
    1. Minimal 12 bulan dan maksimal 60 bulan;
    2. Untuk plafon hingga Rp50 juta, tenor maksimal 36 bulan;
    3. Khusus KMK revolving, tenor maksimal 12 bulan.
  4. Suku bunga:
  5. Biaya provisi:
Bunga Kredit Modal Kerja bank BJB
Bunga Kredit Modal Kerja bank BJB

Dokumen Persyaratan KMK Kredit Mikro Utama Perorangan bank bjb:

  1. Dokumen identitas, meliputi:
    1. KTP (suami/istri);
    2. NPWP;
    3. KK, Akta Nikah/Surat Cerai/Surat Kematian (untuk perorangan);
    4. KTP Pengurus;
    5. KTP Pemilik agunan beserta pasangan (apabila agunan bukan atas nama badan usaha);
    6. Akta Pendirian Badan Usaha dan Perubahannya;
    7. SK MenKum dan HAM RI beserta Perubahannya;
    8. NPWP Perusahaan.
  2. Dokumen usaha, mencakup: Surat Keterangan Usaha (SKU); SIUP (wajib untuk plafon Rp250 juta ke atas); TDP; dan SKDP;
  3. Dokumen kepemilikan agunan.

b. Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan fasilitas pinjaman dari bank bjb yang diberikan kepada pelaku usaha, baik perorangan, badan usaha, atau UMKM. KMK pada KUR bank bjb terdiri dari tiga jenis, yaitu KUR Super Mikro, Usaha Mikro, dan Usaha Kecil.

Ketentuan KMK KUR bank bjb:

  1. Usaha telah berjalan minimal selama 6 bulan.
  2. Plafon:
    1. KUR Super Mikro hingga Rp10 juta;
    2. KUR Usaha Mikro mulai Rp10 juta sampai dengan Rp50 juta;
    3. KUR Usaha Kecil mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta.
  3. Suku bunga efektif 6% per tahun.
  4. Jangka waktu kredit:
    1. KMK revolving KUR Mikro dan Super Mikro maksimal 36 bulan;
    2. KMK revolving KUR Kecil maksimal 48 bulan;
    3. KMK non revolving maksimal 1 tahun dan dapat diperpanjang.
  5. Biaya administrasi Rp100 ribu hingga Rp250 ribu.

Persyaratan pengajuan KMK KUR bank bjb:

  1. Dokumen identitas:
    1. KTP (suami/istri);
    2. NPWP (wajib bagi plafon > Rp50 juta);
    3. KK, Akta Nikah/Surat Cerai/Surat Kematian untuk perorangan;
    4. KTP Pengurus;
    5. KTP Pemilik Agunan beserta pasangan (jika agunan bukan atas nama badan usaha);
    6. Legalitas usaha;
    7. AD/ART;
    8. Bukti pendaftaran Badan Usaha;
    9. NPWP Perusahaan.
  2. Dokumen Usaha:
    1. Surat Keterangan Usaha (SKU);
    2. Pembayaran pajak usaha beserta SPT;
    3. Laporan keuangan tahunan 2 tahun terakhir.
    4. Dokumen kepemilikan agunan.

c. bjb Mesra

bjb Mesra adalah fasilitas kredit tanpa agunan yang diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro perorangan yang belum bankable, terutama untuk masyarakat prasejahtera.

Ketentuan KMK bjb Mesra:

  1. Sasaran: jamaah dan masyarakat sekitar rumah ibadah, yang sudah memiliki/akan menjalankan usaha mikro, tetapi belum bankable.
  2. Plafon KMK Rp500 ribu hingga Rp5 juta.
  3. Jangka waktu kredit 6 - 12 bulan.
  4. Suku bunga 0%.
  5. Bebas biaya provisi.
  6. Biaya administrasi:
    1. 8% untuk tenor 6 bulan;
    2. 9,5% untuk tenor 12 bulan.

Persyaratan untuk mengajukan KMK bjb Mesra:

  1. KTP dan KK yang menunjukkan penduduk sekitar rumah ibadah;
  2. Surat Nikah (bila sudah menikah);
  3. Surat Rekomendasi dari pengurus tempat ibadah;
  4. Mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh bank bjb;
  5. Membuka rekening tabungan bank bjb;
  6. Membentuk kelompok maksimal 10 orang.

d. bjb Kredit Usaha Kecil Menengah (KUKM)

bjb Kredit Usaha Kecil Menengah (KUKM) merupakan pembiayaan yang diberikan kepada pelaku usaha, baik perorangan maupun badan usaha (PT/CV) sepanjang memenuhi kriteria usaha kecil dan menengah.

Ketentuan KMK bjb KUKM:

  1. Plafon Rp500 juta -  Rp2 miliar.
  2. Merupakan pelaku usaha produktif selama minimal 3 tahun.
  3. Jangka waktu 12 - 60 bulan.
  4. Suku bunga efektif 15,5% per tahun.
  5. Biaya provisi 1%.

Persyaratan pengajuan KMK bjb KUKM:

  1. Dokumen identitas:
    1. KTP (suami/istri);
    2. NPWP calon debitur;
    3. KK, Akta Nikah/Surat Cerai/Surat Kematian untuk perorangan;
    4. KTP Pengurus;
    5. KTP Pemilik Agunan beserta pasangan (jika agunan bukan atas nama badan usaha);
    6. Akta Pendirian Badan Usaha dan Perubahannya;
    7. Bukti pendaftaran Badan Usaha;
    8. NPWP Perusahaan.
  2. Dokumen Usaha: Surat Keterangan Usaha (SKU)/SIUP, serta legalitas usaha, dll;
  3. Dokumen kepemilikan agunan.

e. bjb Kredit Modal Kerja

Sesuai dengan namanya, bjb Kredit Modal Kerja merupakan produk utama yang memfasilitasi penyaluran KMK di bank bjb.

Ketentuan bjb Kredit Modal Kerja:

  1. Jangka waktu:
    1. KMK revolving maksimal 1 tahun (dapat diperpanjang).
    2. KMK non revolving maksimal 5 tahun.
  2. Agunan 100% - 200% dari total plafon.

Persyaratan administrasi bjb Kredit Modal Kerja:

  1. Surat permohonan;
  2. Akta Pendirian dan Akta Perubahannya, serta dokumen pengesahan;
  3. KTP pengurus dan pemegang saham;
  4. Legalitas usaha: SIUP, TDP, NPWP, SIUJK, dan NIB;
  5. Laporan Keuangan 2 tahun terakhir, untuk pengajuan kredit di atas Rp5 miliar menggunakan laporan keuangan audited.

f. bjb Kredit Kepada BPR

bjb Kredit kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah pemberian fasilitas KMK BPR kepada BPR yang melaksanakan bidang usahanya secara konvensional untuk tujuan ekspansi usaha dengan skema executing.

Ketentuan KMK bjb Kredit kepada BPR:

  1. Jangka waktu KMK revolving
    1. Maksimal 15 tahun di luar masa penarikan untuk BPR berpiutang KPR dengan sisa piutang minimal 5 tahun;
    2. Maksimal 10 tahun di luar masa penarikan untuk BPR dengan piutang kredit kepada ASN/Pensiunan;
    3. Maksimal 5 tahun untuk BPR dengan piutang selain a dan b.
  2. Tenor KMK non revolving maksimal 1 tahun (dapat diperpanjang).
  3. Agunan 100% - 140% dari plafon kredit.

Persyaratan pengajuan KMK bjb Kredit kepada BPR:

  1. Surat permohonan;
  2. Izin usaha dari Kemenkeu/OJK;
  3. Akta Pendirian serta Anggaran Dasar serta perubahannya dan dokumen pengesahan;
  4. KTP dan CV Direksi dan Dewan Pengurus;
  5. Sertifikat Kompetensi Pengurus;
  6. Business Plan tahun berjalan dan 1 tahun terakhir;
  7. Legalitas usaha: TDP dan NPWP;
  8. Surat izin usaha;
  9. Laporan Keuangan bulanan maksimal 3 bulan sebelum periode pengamatan periode berjalan;
  10. Laporan Keuangan 3 tahun terakhir (untuk pengajuan > Rp5 miliar menggunakan Laporan Keuangan audited);
  11. Bukti pembayaran premi pertanggungan simpanan kepada LPS;
  12. Struktur organisasi.

g. Kredit Kepada Koperasi

Kredit kepada Koperasi adalah fasilitas pembiayaan yang ditujukan guna menambah modal kerja penerus pinjaman kepada Koperasi dengan sistem executing. Kredit kepada Koperasi terdiri dari dua jenis, yaitu KMK Simpan Pinjam Koperasi Karyawan (KopKar) dan KMK Simpan Pinjam Koperasi Umum & BUMDes.

Ketentuan KMK dalam Kredit kepada Koperasi bank bjb:

  1. KMK bersifat non revolving.
  2. Jangka waktu KMK KopKar maksimal 12 bulan dan KMK Koperasi Umum maksimal 5 tahun.
  3. Agunan antara 100% - 120% dari outstanding.

Persyaratan untuk mengajukan KMK melalui Kredit kepada Koperasi bank bjb:

  1. Surat permohonan;
  2. Izin usaha simpan pinjam dari Kemenkeu/OJK;
  3. Akta Pendirian dan/atau Anggaran Dasar berikut perubahannya dan dokumen pengesahan;
  4. ART;
  5. Susunan pengurus terakhir;
  6. RAT;
  7. Laporan Keuangan semesteran periode terakhir;
  8. Profil entitas induk (untuk KopKar);
  9. Data end user.

h. Skema Subsidi Resi Gudang (SSRG)

Kredit SSRG adalah fasilitas pinjaman yang mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah dengan jaminan resi gudang yang diberikan oleh bank bjb kepada petani, kelompok tani, gabungan kelompok tani dan koperasi.

Ketentuan KMK SSRG bank bjb:

  1. Pengelola gudang telah berlisensi BAPPEBTI.
  2. Bebas biaya administrasi dan provisi.
  3. Plafon 70% dari nilai resi gudang, maksimal Rp75 juta per orang.
  4. Agunan berupa resi gudang.
  5. Suku bunga 6% efektif per tahun.
  6. Tenor kredit maksimal 6 bulan serta tidak boleh melebihi tanggal jatuh tempo gudang.

Syarat pengajuan KMK SSRG bank bjb:

  1. Petani
    1. KTP (suami/istri);
    2. NPWP;
    3. KK, Akta Nikah/Surat Cerai/Surat Kematian untuk perorangan;
    4. KTP Pengurus;
    5. Surat pernyataan bermaterai yang menyatakan sebagai petani dan diketahui oleh Kades/Lurah setempat;
    6. Pas foto pemohon beserta istri/suami (1 lembar berukuran 3×4).
  2. Kelompok Tani atau Gabungan Kelompok Tani:
    1. Susunan pengurus aktif dilengkapi KTP/SIM;
    2. NPWP pengurus;
    3. Surat Keterangan Kelompok Tani yang diterbitkan oleh Dinas/instansi terkait dan terdaftar pada UPTD pertanian desa;
    4. Jika Kelompok Tani berdomisili dalam satu desa/kelurahan, maka diketahui oleh Kades/Lurah;
    5. Jika Kelompok Tani berdomisili di beberapa desa/kelurahan dalam suatu kecamatan, maka diketahui oleh Camat;
    6. Jika Kelompok Tani berdomisili di beberapa kecamatan dalam satu kabupaten/kota, maka diketahui oleh dinas/instansi terkait;
    7. Surat Kuasa dari anggota Kelompok Tani kepada Ketua Kelompok Tani, dengan mencantumkan jumlah komoditi yang disimpan dan jumlah kebutuhan modal kerja yang diperlukan;
    8. Peraturan Gabungan Kelompok Tani yang disepakati oleh seluruh anggota (hanya dipersyaratkan bagi Gabungan Kelompok Tani).
  3. Koperasi:
    1. Akta Pendirian;
    2. Anggaran Dasar Koperasi dan ART;
    3. Susunan pengurus terakhir;
    4. KTP pengurus;
    5. NPWP koperasi;
    6. RAT;
    7. Laporan Keuangan;
    8. Profil perusahaan entitas.

i. Kredit Cash Collateral

Kredit Cash Collateral merupakan jenis pembiayaan dari bank bjb yang salah satunya memfasilitasi KMK dengan syarat agunan tambahan berupa kas atau setara kas, seperti giro, tabungan, dan deposito.

Ketentuan KMK pada Kredit Cash Collateral bank bjb:

  1. Jangka waktu KMK:
    1. Minimal 1 bulan;
    2. KMK revolving maksimal 3 tahun;
    3. KMK non revolving maksimal 12 tahun.
  2. Plafon maksimal 95% dari nominal cash collateral.
  3. Informasi mengenai persyaratan dapat diketahui melalui bjb call 14049 atau Kantor Cabang bank bjb.

j. Kredit Kepada Lembaga Pembiayaan

Kredit kepada Lembaga Pembiayaan adalah fasilitas pinjaman bank bjb yang diperuntukkan bagi lembaga pembiayaan guna membiayai kebutuhan modal kerja lembaga pembiayaan.

Ketentuan KMK produk Kredit kepada Lembaga Pembiayan bank bjb:

  1. Bersifat non revolving.
  2. Jangka waktu maksimal 5 tahun.

Syarat pengajuan KMK pada fasilitas Kredit kepada Lembaga Pembiayaan bank bjb:

  1. Surat permohonan;
  2. Akta Pendirian dan Akta perubahannya, serta dokumen pengesahan;
  3. KTP pengurus dan pemegang saham yang masih berlaku;
  4. Legalitas badan usaha, antara lain: SIUP, TDP, NPWP, SIUJK, NIB;
  5. Surat izin usaha;
  6. Laporan keuangan 2 tahun terakhir (untuk pengajuan di atas Rp5 miliar menggunakan Laporan Keuangan sudited);
  7. Contoh perjanjian pembiayaan yang digunakan untuk pemberian pinjaman kepada end user;
  8. Dokumen KYC.

Prosedur Pengajuan Kredit Modal Kerja di bank bjb

Pengajuan KMK pada fasilitas kredit bank bjb dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu:

  1. Secara langsung, melalui Kantor Cabang bank bjb terdekat; atau
  2. Secara online, melalui aplikasi bjb LAKU.
pengajuan kredit bank bjb Secara online, melalui aplikasi bjb LAKU.

Perlu diketahui bahwa hingga saat ini, per Februari 2022, pengajuan KMK di bank bjb secara online melalui bjb LAKU hanya diperuntukkan bagi produk pinjaman UMKM. Selain daripada produk KMK UMKM, pengajuan dilakukan secara langsung di kantor cabang bank bjb.

A. Cara Mengajukan KMK di bank bjb melalui kantor cabang

Berikut ini adalah langkah-langkah pengajuan KMK di kantor cabang bank bjb:

  1. Datangi kantor cabang bank bjb setempat dengan membawa kelengkapan dokumen syarat pengajuan;
  2. Sampaikan maksud Anda kepada customer service/petugas bank bjb;
  3. Anda akan diarahkan untuk mengisi formulir permohonan kredit. Isi formulir tersebut dengan lengkap dan benar;
  4. Serahkan formulir dan kelengkapan dokumen persyaratan kepada petugas bank bjb;
  5. Selesaikan seluruh rangkaian prosedur pengajuan sesuai dengan arahan petugas bank bjb;
  6. Pihak bank bjb akan menghubungi Anda terkait prosedur lanjutan yang diperlukan begitu pengajuan Anda selesai diproses;
  7. KMK akan dicairkan apabila pengajuan kredit disetujui.

B. Cara mengajukan KMK di bank bjb melalui aplikasi bjb LAKU

Di bawah ini adalah tahapan pengajuan KMK di bank bjb secara online melalui aplikasi bjb LAKU:

1. Download dan install aplikasi bjb LAKU melalui Google Play Store;

2. Ketuk “REGISTRASI AKUN” untuk membuat akun bjb LAKU;

“REGISTRASI AKUN” untuk membuat akun bjb LAKU;

3. Setelah berhasil membuat akun, lakukan login pada aplikasi bjb LAKU dengan username dan kata sandi Anda;

4. Pada halaman utama, pilih jenis fasilitas kredit yang disediakan;

Pilih jenis fasilitas kredit yang disediakan di aplikasu bjb Laku

5. Sebagai contoh, jika kita mengajukan KMK melalui produk Mikro Utama, maka akan muncul tampilan berikut:

pengajuan kredit mikro utama di bjb

6. Baca ketentuan umum yang ditampilkan, lalu tekan “LANJUT”;

7. Anda akan diarahkan ke halaman Form Kredit Mikro Utama. Lengkapi seluruh data dan informasi yang ada pada formulir. Data dan informasi yang diperlukan dapat dilihat pada tangkapan layar di bawah ini:

Form Kredit Mikro Utama

8. Jangan lupa untuk mengisi segmen Booking Office dengan memilih kantor cabang bank bjb terdekat;

9. Klik “SUBMIT” untuk mengirim pengajuan KMK;

mengirim pengajuan KMK di bank BJB

10. Status pengajuan kredit dapat Anda lihat dengan menekan menu hamburger di sisi kiri atas aplikasi, kemudian memilih opsi “Progres Pengajuan”;

Status pengajuan kredit di bank BJB

11. Tunggu hingga pihak bank bjb menghubungi Anda untuk pemrosesan dan prosedur lebih lanjut.

Simulasi KMK di bank bjb

Calon debitur KMK, khususnya KMK UMKM, di bank bjb dapat melakukan simulasi perhitungan kredit melalui aplikasi bjb Laku.

Tata cara melakukan simulasi KMK bank bjb melalui aplikasi bjb LAKU:

  1. Lakukan login pada aplikasi bjb LAKU;
  2. Pada tampilan utama aplikasi, ketuk opsi “SIMULASI” dengan ikon kalkulator;
  3. Lengkapi informasi yang diperlukan, meliputi jenis produk, besaran plafon, dan jangka waktu kredit;
  4. Tekan “SUBMIT” setelah selesai mengisi informasi kredit. Besaran estimasi cicilan per bulan akan otomatis terkalkulasi;
  5. Sebagai contoh, berikut ini adalah simulasi angsuran untuk pengajuan bjb Mesra dengan plafon Rp5 juta dan tenor selama 6 bulan:
simulasi angsuran untuk pengajuan bjb Mesra

Simulasi di atas hanya bersifat estimasi, sehingga dapat berbeda dengan nominal cicilan sebenarnya begitu Anda mengajukan KMK di bank bjb.

Syarat dan Ketentuan BJB Kredit Modal Kerja 

  1. Surat permohonan
  2. Copy Akta Pendirian (berikut perubahannya) dan dokumen pengesahan sesuai dengan Undang – undang yang berlaku
  3. Copy KTP pengurus dan pemegang saham yang masih berlaku
  4. Legalitas badan usaha, diantaranya : SIUP, TDP, NPWP, SIUJK, NIB
  5. Laporan keuangan 2 tahun terakhir (untuk pengajuan/total fasilitas kredit di atas Rp 5 M menggunakan laporan keuangan audited)
  6. Segmen Korporasi ( Bilateral ) :
    1. Agunan dalam bentuk Fixed asset minimal nilai sebanding dengan jumlah kredit (100%)
    2. Berdasarkan hasil evaluasi dan keyakinan bank terhadap kelayakan dan kemampuan keuangan debitur, bank dapat menerima agunan fixed asset kurang dari 100, dengan syarat total nilai agunan fixed asset, persediaan dan/atau piutang dan/atau benda bergerak minimal 150% dari total limit kredit
  7. Segmen Korporasi ( Sindikasi )
    Kecukupan agunan untuk kredit sindikasi dan/atau club deal mengikuti persyaratan agunan yang disepakati oleh para kreditur.
  8. Segmen Komersial :
    1. Nilai agunan minimal 125% dari plafond kredit seluruhnya berupa fixed asset.
    2. Nilai agunan minimal 150% dari total plafond kredit dg komposisi :
NoJenis AgunanCoverage Collateral
1Persediaan dan/atau PiutangMinimal 100% (seratus persen) dari plafond kredit
2Fixed AssetsMinimal 50% (lima puluh persen) dari plafond kredit
  • Nilai agunan minimal 175% dari total plafond kredit dg komposisi :
NoJenis AgunanCoverage Collateral
1Minimal 50% (lima puluh persen) dari plafond kreditMinimal 100% (seratus persen) dari plafond kredit
2Cash Collateral (yang memenuhi syarat sebagai agunan tunai)Minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dari plafond kredit
  • Nilai agunan minimal 200% dari total plafond kredit dg komposisi :
NoJenis AgunanCoverage Collateral
1Persediaan dan/atau PiutangMinimal 100% (seratus persen) dari plafond kredit
2Kendaraan atau MesinMinimal 100% (seratus persen) dari plafond kredit

Berlangganan Duwitmu