Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Cara Menghadapi Kolektor Pinjaman Online

Daftar Isi

Cara Menghadapi Kolektor Pinjaman Online

Bagaimana cara menghadapi kolektor pinjaman online, yang terkenal agresif ? Kita bisa melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasinya.

Cara menghadapi kolektor pinjaman online agar aman adalah pinjam ke pinjaman resmi terdaftar di OJK, stop gali lubang tutup lubang dengan pinjaman online yang baru, negosiasi minta keringanan, ajukan restrukturisasi, laporkan ke OJK jika terganggu dengan cara penagihan.

Panduan cara menghadapi kolektor DC lapangan pinjaman online adalah:

1. Pinjam di Pinjol Legal Izin OJK

Ini kunci paling utama. Pinjam ke yang legal punya izin dan terdaftar di OJK.

Banyak kejadian tindakan kolektor DC yang tidak sesuai ketentuan dilakukan oleh pinjol illegal. Hal ini karena pinjaman online illegal tidak wajib mematuhi ketentuan hukum dan kode etik yang berlaku.

Pinjol ilegal juga tidak takut melanggar aturan. Mereka dari awal sudah melanggar aturan.

Risiko meminjam pada Fintech Ilegal (belum terdaftar atau berizin di OJK) jelas bahwa segala mekanisme pinjam meminjam yang dilakukan dan pengaduan pengguna berada di luar kewenangan OJK. Risiko penagihan dan penyebarluasan data pribadi tidak menjadi tanggung jawab OJK

Karena itu, peminjam selayaknya hanya pinjam ke perusahaan fintech online terdaftar dan diawasi OJK. Jangan sesekali pinjam ke pinjol illegal meskipun syarat pengajuan terlihat sangat mudah.

2. Stop Gali Lubang Tutup Lubang Pinjol Baru

Paling utama, stop gali lubang tutup lubang dengan pinjaman online yang baru.

Karena, jika tidak di stop, maka hutang akan semakin menggunung dan akhirnya nanti meledak gunung hutang tersebut.

Kemudian, dengan mengambil pinjaman baru, seolah - olah masalah sudah selesai karena sudah punya uang lagi. Padahal, kenyataanya tidak, hutang lama masih ada dan justru semakin besar.

Jadi, paling pertama dan utama adalah berhenti mengambil pinjaman lagi. Stop berhutang.

3. Kontak Perusahan Pinjol

Lebih baik kita transparan ke pinjaman online daripada dikejar - kejar terus oleh tukang tagih kolektor mereka.

Sampaikan ke pinjol bahwa sedang mengalami kesulitan dan berat sekali untuk membayar kewajiban pembayaran. Sertakan juga bukti untuk mendukung pernyataan bahwa sedang dalam kesulitan ekonomi.

Minta keringanan kepada perusahaan pinjol tersebut. Tunjukkan komitmen ingin menyelesaikan tunggakan.

4. Negosiasi ke Kolektor Pinjol, Minta Keringanan

Pada dasarnya, semua pinjaman online ingin mendapatkan pokok pinjaman dan bunga dibayar penuh oleh peminjam.

Namun, dalam kondisi peminjam dalam kesulitan, perusahaan juga tidak ingin peminjam menunggak dan tidak bayar sama sekali. Uang masuk itu, walaupun kecil, penting sekali buat perusahaan pinjaman.

Jadi, peminjam yang lagi kesulitan bisa menyampaikan niat baiknya untuk membayar, tetapi karena kondisi ekonomi, meminta keringanan pembayaran.

5. Ajukan Restrukturisasi Kredit. Ini bisa sesuai OJK.

Mengajukan restrukturisasi pinjaman adalah salah satu jalan keluar. Apalagi OJk sudah mengijinkan penyelenggara P2P yang menjalan pinjaman online untuk bisa memberikan keringanan dalam bentuk restrukturisasi kredit.

Restrukturisasi biasanya dilakukan dalam bentuk berikut:

  • Diskon. Bisa denda atau bunga pinjaman
  • Perpanjangan masa kredit. Tenor pinjaman diperpanjang selama beberapa bulan.

Mana jenis restrukturisasi yang dipilih, tergantung, hasil negosiasi dengan perusahaan pinjol.

6. Coba Pinjam ke Orang Lain, Pinjam Kantor

Meskipun mudah dan cepat, karakter pinjaman online adalah bunganya yang tinggi. Saat ini bunga pinjol resmi mencapai max 0.4% sehari atau 12% sebulan atau 144% setahun.

Jadi, beban bunga memakan porsi yang cukup signifikan dari kewajiban pembayaran pinjaman.

Untuk bisa mengatasi lilitan hutang di pinjol, salah satunya, adalah pinjam dari tempat dengan bunga lebih rendah untuk melunasi kewajiban kredit di pinjol.

Bisa kita pinjam orang tua, saudara, teman atau lembaga keuangan lain. Intinyaa, cari pinjaman yang bunganya jauh lebih rendah dan uang digunakan untuk melunasi pinjol.

7. Manfaatkan Bonus Tahunan

Kalau dapat extra penghasilan dari, misalnya, bonus tahunan, kita bisa sisihkan untuk melunasi hutang pinjol.

Tingginya bunga pinjol membuat kita lebih baik melunasi pinjol dibandingkan untuk investasi. Yang penting mengurangi hutang dahulu.

8. Jual Aset, Berhemat, Cek Pengeluaran

Tidak harus menjual tanah atau rumah.

Kita di bisa inventaris aset di rumah, yang bisa dijual. Lalu kita jual.

Hasilnya digunakan untuk membayar hutang. 

Diiringi pula dengan menghemat pengeluaran. Mulai dengan menganalisa pengeluaran selama ini dan melakukan penghematan.

Ini salah satu cara untuk mendatangkan cash flow dan melunasi sisa hutang.

9. Laporkan Kolektor, Debt Collector ke Pihak Berwenang Jika Mengganggu

Apabila Debt Collector menghubungi disertai dengan ancaman atau tindak kekerasan lainnya maka pengguna dapat menghubungi pihak yang berwajib, dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia.

Disamping itu, pengguna juga dapat melaporkan ke AFPI melalui website www.afpi.or.id atau telepon 150505 (bebas pulsa) atau ke OJK melalui Kontak OJK 157 apabila penyelenggara fintech Lending telah terdaftar/berizin di OJK.

Bandingkan Pinjaman Online Terbaik !

Perbandingan berbagai pinjaman online terbaik bnerdasarkan berbagai faktor pilihan

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait