Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Pinjaman KTA untuk Biaya Modal Menikah Terbaik 2022

Daftar Isi

Pinjaman  KTA untuk Biaya Modal Menikah Terbaik 2022

Sudah menjadi rahasia umum bahwa menggelar resepsi pernikahan, selain membutuhkan perencanaan yang matang, juga memerlukan tunjangan dana yang tidak sedikit. KTA bisa menjadi solusi pembiayaan biaya pernikahan. Apa daftar pinjaman KTA terbaik untuk modal nikah di 2022 ? Apa pula tips serta kelebihan dan kelemahan menggunakan KTA ?

Pinjaman  KTA untuk Biaya Modal Menikah Terbaik adalah BNI Fleksi, 

Biaya pernikahan yang harus dikeluarkan umumnya mencakup hal-hal esensial —maupun yang dianggap esensial, mulai dari biaya sewa gedung, pakaian pengantin, suguhan tamu, dokumentasi, dekorasi, souvenir, hingga hiburan dan pengiring musik latar.

Sakralitas pernikahan membuat kebanyakan pasangan memiliki versi pernikahan impian mereka sendiri. Kabar baiknya, Kredit tanpa Agunan (KTA) yang ditawarkan oleh bank dapat menjadi opsi yang solutif dan praktis untuk membantu mewujudkan impian tersebut.

Daftar KTA untuk Biaya Pernikahan

Agar memudahkan proses pencarian KTA yang tepat, berikut ini adalah 5 rekomendasi produk KTA perbankan yang dapat digunakan untuk menutupi biaya pernikahan.

1. BNI Fleksi

KTA Bni Fleksi untuk Biaya Menikah

Apabila Anda merupakan nasabah payroll BNI, maka BNI Fleksi adalah rekomendasi KTA yang sesuai untuk menunjang pelaksanaan resepsi pernikahan Anda. Dengan besaran plafon antara Rp5 juta hingga Rp500 juta, BNI Fleksi memberikan keringanan bunga yang optimal jika masa pelunasan atau tenor yang dipilih adalah 1 tahun.

Rincian fasilitas BNI Fleksi:

  1. Plafon kredit mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta.
  2. Tenor maksimal 15 tahun (untuk pola kerja sama)
  3. Suku bunga:
TenorSuku Bunga KTA BNI Fleksi
1 tahun0.88%
2 tahun0.92%
3 tahun0.96%
4 tahun1.09%
5 tahun1.04%

Syarat dan ketentuan pengajuan BNI Fleksi:

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia minimal 21 tahun
    3. Berusia maksimal 65 tahun saat tenor berakhir, dibuktikan dengan Surat Keterangan/Surat Keputusan dari Instansi/Perusahaan berwenang;
    4. Merupakan pegawai aktif dengan level minimal staff (pegawai tetap);
    5. Penghasilan minimal Rp3 juta untuk area Jabodetabek dan Rp2,5 juta untuk area selain Jabodetabek;
    6. Telah atau bersedia untuk menyalurkan fasilitas pembayaran payroll di BNI;
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi;
    2. Fotokopi KTP;
    3. Fotokopi NPWP Pribadi/SPT PPh 21;
    4. Rekening korang/tabungan 3 bulan terakhir (tidak diwajibkan jika merupakan nasabah payroll BNI);
    5. Slip gaji/Surat Keterangan Gaji terakhir asli;
    6. Pas foto terbaru 4×6;
    7. Surat Keterangan Masa Kerja dari atasan;
    8. Surat pernyataan tidak akan memindahkan payroll sampai dengan kredit lunas (bagi nasabah payroll).

2. Kredit Serbaguna Mandiri

Bagi pasangan yang memerlukan biaya pernikahan yang relatif besar, Kredit Serbaguna Mandiri (KSM) dapat menjadi pilihan yang tepat. Dengan klaim pencairan dalam 1 hari, KSM menawarkan limit kredit antara Rp2 juta - Rp1 miliar dengan masa pelunasan maksimal sampai dengan 15 tahun.

Rincian fasilitas Kredit Serbaguna Mandiri:

  1. Plafon Rp2 juta - Rp1 miliar.
  2. Tenor maksimal 15 tahun.

Syarat dan ketentuan pengajuan Kredit Serbaguna Mandiri:

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI yang berdomisili di Indonesia;
    2. Berusia minimal 21 tahun;
    3. Tidak melebihi usia pensiun saat kredit lunas;
    4. Merupakan PNS/TNI/POLRI atau pegawai BUMN/BUMD/Swasta;
    5. Minimal masa kerja 1 tahun;
    6. Penghasilan minimum Rp3 juta per bulan;
    7. Wajib membuka tabungan payroll/non payroll atas nama pemohon.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi;
    2. Fotokopi KTP Pemohon;
    3. Fotokopi Surat Nikah/Cerai (jika sudah menikah/bercerai);
    4. SK Asli pengangkatan pegawai (jika PNS/TNI/POLRI) atau surat keterangan bekerja (jika BUMN/BUMD/Swasta);
    5. Slip gaji terakhir/surat keterangan penghasilan terakhir (khusus non payroll);
    6. Fotokopi NPWP (khusus pengajuan > Rp50 juta).

3. Xtra Dana CIMB Niaga

Xtra Dana CIMB Niaga Biaya untuk Menikah

Xtra Dana Cimb Niaga merupakan alternatif KTA untuk biaya pernikahan yang direkomendasikan, khususnya bagi nasabah CIMB Niaga, baik itu nasabah payroll maupun nasabah tabungan. Pasalnya, CIMB Niaga memberikan keringanan suku bunga yang cukup besar bagi dua kategori nasabah tersebut.

Produk KTA dari bank pelopor ATM di Indonesia ini menyediakan plafon hingga Rp300 juta, dengan tenor hingga 5 tahun. Selain itu, Xtra Dana juga dilengkapi dengan kemudahan pengajuan daring melalui aplikasi OCTO Mobile.

Rincian fasilitas Xtra Dana:

  1. Plafon kredit mulai dari Rp5 juta hingga Rp300 juta.
  2. Tenor kredit 1 - 5 tahun.
  3. Suku bunga (flat per bulan):
Kategori NasabahSuku Bunga KTA Xtra Dana CIMB Niaga
Nasabah payroll CIMB Niaga0.99% - 1.79%
Nasabah tabungan CIMB Niaga0.99% - 1.39%
Nasabah kartu kredit CIMB Niaga1.19% - 1.79%
Nasabah kartu kredit bank lain1.59 - 1.79%
Nasabah pegawai1.59%

Syarat dan ketentuan pengajuan Xtra Dana:

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI yang berdomisili di Indonesia;
    2. Berusia 21 - 55 tahun termasuk tenor;
    3. Merupakan karyawan/nasabah pemegang kartu kredit bank lain/nasabah CIMB Niaga.
    4. Penghasilan minimal Rp2 juta (karyawan tetap/wiraswasta/profesional);
    5. Persyaratan dokumen:
  2. Formulir aplikasi permohonan;
    1. Fotokopi KTP;
    2. Slip gaji terakhir asli (jika pemohon adalah karyawan);
    3. Fotokopi kartu kredit (jika pemohon merupakan nasabah kartu kredit bank lain);
    4. Fotokopi NPWP (untuk pengajuan > Rp50 juta).

4. KTA Standard Chartered

Rekomendasi KTA untuk biaya pernikahan selanjutnya adalah KTA SCB dari bank asal Inggris Raya, Standard Chartered. Meskipun tak setenar produk KTA sebelumnya serta hanya dapat diajukan untuk area tertentu saja (Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya), pinjaman ini unggul dalam segi keringanan bunga.

Adapun bunga terendah pada KTA Standard Chartered adalah sebesar 0.65% per bulannya. Namun, perlu diingat bahwa untuk memperoleh keringanan bunga tersebut, nilai pinjaman yang Anda ajukan harus berada di kisaran > Rp200 - Rp300 juta dengan masa pelunasan selama 12 - 24 bulan.

Rincian fasilitas KTA Standard Chartered:

  1. Plafon Rp3 juta sampai dengan Rp300 juta.
  2. Tenor kredit 1 - 5 tahun.
  3. Suku bunga KTA Standard Chartered:
Suku Bunga KTA Standard CharteredLimit Pengajuan (Rp)Tenor
1.69%3 - 50 juta27 - 60 bulan
1.59%3 - 50 juta12 - 24 bulan
1.49%> 50 - 100 juta27 - 60 bulan
1.39%> 50 - 100 juta12 - 24 bulan
1.29%> 100 - 200 juta27 - 60 bulan
1.19%> 100 - 200 juta12 - 24 bulan
0.95%> 200 - 300 juta27 - 60 bulan
0.65%> 200 - 300 juta12 - 24 bulan

Syarat dan ketentuan pengajuan KTA Standard Chartered:

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat pelunasan;
    3. Merupakan karyawan/wiraswasta/profesional dengan masa kerja minimal 1 tahun;
    4. Minimal pendapatan tetap Rp8 juta per bulan;
    5. Berdomisili dan bekerja di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya;
    6. Memiliki kartu kredit dengan masa keanggotaan minimal 1 tahun dan minimal limit Rp12 juta.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Fotokopi KTP;
    2. Fotokopi NPWP (untuk pengajuan lebih dari Rp50 juta);
    3. Fotokopi sampul buku tabungan;
    4. Fotokopi kartu kredit utama;
    5. Fotokopi SIUP/SITU serta Perizinan dan Akta Pendirian Perusahaan (khusus untuk perusahaan terpilih sesuai kriteria Standard Chartered).

5. Briguna Umum

Briguna Umum dari BRI merupakan alternatif KTA yang juga cocok dipergunakan sebagai biaya pernikahan, tentu saja sepanjang pemohon merupakan karyawan aktif dengan penghasilan tetap.

Produk KTA dari bank negara ini menyediakan besaran limit fleksibel yang menyesuaikan kepada kebutuhan dana serta kondisi finansial nasabah. Masa pelunasan Briguna Umum berlangsung selama 1 - 15 tahun, serta dapat lebih dari itu, asalkan nasabah tidak melebihi usia pensiun ketika kredit lunas, yang mana adalah 75 tahun.

Rincian fasilitas Briguna Umum:

  1. Plafon tidak terbatas.
  2. Jangka waktu kredit 1 - 15 tahun.
  3. Suku bunga mulai dari 1.45% per bulan.

Syarat dan ketentuan pengajuan Briguna Umum:

  1. Kriteria pemohon:
    1. WNI;
    2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 75 tahun saat kredit lunas;
    3. Jangka waktu pegawai aktif mengajukan Briguna Umum maksimal 12 bulan sebelum pensiun.
  2. Persyaratan dokumen:
    1. Formulir aplikasi;
    2. KTP;
    3. KK;
    4. NPWP;
    5. SK Pengangkatan Pertama dan SK Terakhir;
    6. Slip Gaji;
    7. Fotokopi buku tabungan BRI;
    8. Surat Rekomendasi dari atasan;
    9. SK Pensiun dan Kartu Identitas Pensiun (jika saat kredit berjalan debitur memasuki masa pensiun).

Daftar KTA untuk Biaya Pernikahan

Berikut ini adalah ringkasan KTA yang telah dijelaskan sebelumnya:

BankKTA Biaya untuk MenikahPlafon (Rp)Tenor
BNIBNI Fleksi5 juta - 500 jutaMaks 15 tahun
MandiriKredit Serbaguna Mandiri2 juta - 1 miliarMaks 15 tahun
CIMB NiagaXtra Dana5 juta - 300 juta1 - 5 tahun
Standard CharteredKTA Standard Chartered3 juta - 300 juta1 - 5 tahun
BRIBriguna UmumTidak terbatas1 - 15 tahun atau hingga usia pensiun

Tips dan Trik Memilih KTA untuk Biaya Pernikahan

Adapun beberapa tips dan trik dalam memilih KTA untuk biaya pernikahan antara lain:

1. Minimalisasi Suku Bunga

Suku bunga KTA sangat rentan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti jangka waktu pelunasan, plafon, jenis nasabah, serta penilaian profil risiko oleh bank.

Beberapa tips dan trik yang dapat dilakukan untuk memperoleh KTA dengan suku bunga rendah adalah:

  1. Ambil KTA dengan tenor pendek;
  2. Pilih KTA dari bank di mana Anda adalah merupakan nasabah payroll;
  3. Pilih KTA dari bank di mana Anda adalah merupakan nasabah tabungan; dan/atau
  4. Pilih KTA dari bank di mana Anda adalah merupakan nasabah kartu kredit.

Selain hal-hal di atas, tingkat kolektibilitas berdasarkan riwayat kredit juga merupakan faktor yang mempengaruhi proses penilaian profil risiko. Oleh karena itu, memiliki skor 1 atau kredit lancar merupakan poin plus dalam penetapan suku bunga yang lebih ringan.

2. Kalkulasikan Simulasi Angsuran dengan Penghasilan

Idealnya, total angsuran rutin sebaiknya tidak melebihi 30% sampai dengan 35% dari penghasilan bulanan. Jadi, lakukan simulasi dan pilih fasilitas KTA dengan besaran angsuran yang tidak menyita terlalu banyak dari proporsi tersebut.

Pasalnya, pasca pernikahan, pasangan akan memasuki masa adaptasi di mana kebutuhan lain-lain juga memerlukan alokasi yang tepat. Misalnya, pengeluaran mencicil rumah apabila pasangan belum memiliki rumah sebelumnya, atau keperluan membeli furnitur apabila pasangan sudah memiliki rumah.

3. Pilih Bank yang Familier bagi Anda

Bank yang familier dalam hal ini dapat berarti bank di mana Anda merupakan nasabah salah satu fasilitasnya. Selain atas alasan keringanan tingkat suku bunga, Anda juga kemungkinan sudah lebih paham dengan prosedur dan preferensi bank, setidaknya secara umum.

Sebaliknya, bank juga akan merasa lebih familier dengan keberadaan Anda dalam database nasabah mereka. Hal tersebut akan sangat membantu dalam segi efisiensi pengajuan, sepanjang Anda tidak memiliki catatan buruk pada bank tersebut.

4. Pertimbangkan Ketersediaan Waktu Pengajuan

Rencana menikah umumnya telah dipersiapkan tidak hanya dalam hitungan hari, namun bulan bahkan tahun. Meskipun demikian, kemungkinan adanya penganggaran yang meleset masih mungkin terjadi.

Pada kasus di mana KTA berfungsi sebagai dana darurat dalam perencanaan pernikahan, segera lakukan riset terkait ulasan-ulasan pengguna di internet maupun kenalan yang pernah mengajukan KTA di bank. Kemudian simpulkan produk KTA yang rata-rata proses pencairan tidak melewati tenggat waktu yang dibutuhkan.

Sebagai tips, jenis produk KTA perbankan yang lebih cepat dicairkan biasanya merupakan KTA yang tersedia dalam pengajuan online, terutama pengajuan online via aplikasi mobile. Bonusnya, pengajuan daring dapat dilakukan dari mana saja, selagi Anda sibuk mempersiapkan kebutuhan pernikahan lainnya.

5. Minimalisasi risiko kredit macet

Terdapat berbagai cara untuk meminimalisasi risiko gagal bayar saat proses pelunasan KTA, dua di antaranya adalah:

  1. Tidak hanya mengandalkan KTA untuk membiayai pernikahan. Upaya ini dapat meminimalkan pinjaman KTA yang harus dilunasi nantinya.
  2. Diskusikan dan sepakati bersama pasangan mengenai mekanisme rencana pembayaran KTA kedepannya. Selain agar pelunasan dapat berjalan lebih teratur, hal ini juga akan menekan timbulnya konflik keuangan dalam rumah tangga.

Apa Kelebihan dan Kelemahan KTA untuk Biaya Menikah

Agar lebih objektif, simak tabel di bawah ini untuk mengetahui apa saja pro dan kontra, kelebihan dan kelemahan, ketika memutuskan menggunakan KTA sebagai biaya pernikahan:

Kelebihan KTA untuk Biaya PernikahanKelemahan KTA untuk Biaya Pernikahan
Persyaratan pengajuan mudahKemungkinan adanya kompleksitas pelunasan pada fase awal pasca pernikahan
Proses pencairan relatif cepat karena tidak ada evaluasi agunanSuku bunga KTA umumnya lebih tinggi dibanding kredit beragunan (kredit multiguna)
Tidak ada risiko kehilangan agunanTidak ada agunan yang mem-back up saat gagal bayar
Besaran plafon lebih fleksibel, berbeda dengan beberapa kredit multiguna yang menetapkan besaran plafon tergantung pada nilai agunanPlafon lebih terbatas dibanding kredit multiguna
Tujuan penggunaan fleksibelKarena tujuan penggunaan bersifat konsumtif, pinjaman tidak berpotensi menghasilkan profit jangka panjang yang dapat meringankan pelunasan

Cari dan Bandingkan KTA Terbaik !

Cari dan Bandingkan KTA Terbaik !

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait