Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Peluang atau Bukan, Harga BTC Anjlok, Fundamental BTC Tumbuh

Daftar Isi

Peluang atau Bukan, Harga BTC Anjlok, Fundamental BTC Tumbuh

Harga Bitcoin mengalami penurunan sangat dalam di awal tahun 2026, yang mengejutkan banyak orang. Banyak yang tidak menyangka bahwa harga BTC akan sedalam ini turunnya.

Namun, saat ini terjadi apa yang disebut sebagai Divergence Trend di BTC, yaitu harga turun sementara fundamental Bitcoin menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Bagaimana indikator fundamental Bitcoin membaik ? Apa metrik yang bisa kita gunakan.

Metrik Fundamental Bitcoin

Untuk menunjukkan bahwa fundamental Bitcoin sedang mengalami peningkatan, kita bisa melihat dari sejumlah metrik, yaitu;

a. Adopsi Institusi Besar

Dalam beberapa waktu terakhir, kita bisa melihat bahwa adopsi institusi di Bitcoin semakin meluas dan signifikan, antara lain adalah:

  • Goldman Sachs. Investment Banking terbesar dan paling prestisius di dunia dalam laporan ke SEC (Form 13F0 di Feb 2026 menunjukkan bahwa mereka memiliki investasi senilai $ 1.1 Billion ETF dan 21 juta lembar saham ETF Bitcoin
  • Harvard University. Universitas ternama ini melaporkan telah membeli ETF Bitcoin sebagai bagian dalam endowment fund. Total Bitcoin ETF adalah $443 million.
  • Bank of America (BOA). BOA memberikan izin kepada Financial Advisory di jaringan perbankan untuk menawarkan produk Bitcoin ke nasabah mereka
  • JP Morgan. Bank terbesar di USA ini menyimpan ETF Bitcoin senilai $1.7 billion dan menjual produk Bitcoin lewat ETF kepada para nasabahnya.

b. Pertumbuhan ETF Bitcoin

Salah satu pendorong adopsi Bitcoin adalah ETF - Exchange Traded Fund - karena proses beli dan simpan menjadi lebih mudah lewat ETF dengan fee transaksi yang relatif rendah.

Meskipun harga Bitcoin merosot tajam, namun jumlah dana yang ditanamkan di ETF Bitcoin hanya turun sedikit dan tidak setara dengan penurunan harga BTC.

Harga Bitcoin memang menurunkan nilai aset kelolaan ETF Bitcoin ke sekitar $120 billion namun jumlah unit BTC di ETF tidak banyak berubah di sekitar 764,000 BTC, yang bahkan merupakan posisi All Time High jumlah BTC yang dipegang di ETF.

Ini semua menunjukkan bahwa investor di ETF percaya akan prospek BTC ke depannya sehingga mereka tidak buru - buru menjual dan cut-loss saat harga Bitcoin turun tajam.

c. Bitcoin Alat Pembayaran

Salah satu kritik terhadap BTC adalah tidak bisa digunakan untuk transaksi pembayaran sementara kemampuan melakukan transaksi penting jika Bitcoin akan digunakan sebagai uang.

Namun di awal 2026 ini, Lightning Network BTC menunjukkan perkembangan yang signifikan. Mereka mencapai nilai transaksi all-time-high $1 million di Jan 2026 lewat jaringan ini dengan cepat dan biaya murah.

Dalam kondisi harga yang sedang jatuh, namun orang tetap melakukan transaksi di jaringan BTC menunjukkan bahwa orang fokus pada fundamental Bitcoin dan bukan semata - mata pada perkembangan harga BTC.

d. Jumlah Pemilik Bitcoin Meningkat

Alamat dompet yang menyimpan BTC tumbuh cepat dan saat ini mencapai 550 juta di awal 2026. Pertumbuhan jumlah alamat yang punya Bitcoin meningkat meskipun harganya anjlok.

Apa ini Peluang untuk Beli Bitcoin

Melihat kondisi ini, apakah ini peluang untuk mengakumulasi kembali Bitcoin?

Tapi apakah ini saat yang tepat mengingat harga BTC lagi hancur - hancurnya saat ini.

Ini sebenarnya peluang besar untuk bisa mengakumulasi Bitcoin dengan harga diskon. Karena dari sisi fundamental jaringan BTC justru semakin besar dan tumbuh pesat dengan adopsi institusi yang masif.

Syaratnya jika ingin akumulasi adalah untuk investasi jangka panjang di 5 tahunan. Bukan untuk investasi jangka pendek.

Karena dalam jangka pendek, harga BTC sangat fluktuatif dan dipengaruhi tidak hanya oleh faktor fundamental tetapi faktor sentimen pasar yang bisa sangat berubah - ubah.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait