Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Penipuan Danabijak Palsu | Apa Ciri Cirinya

Daftar Isi

Penipuan Danabijak Palsu | Apa Ciri Cirinya

Kemudahan Danabijak membuatnya menjadi sangat populer dan banyak di apply orang. Namun, tidak sedikit yang menipu dengan menggunakan nama Danabijak palsu.

Oleh sebab itu, penting kita tahu soal ciri - ciri penipuan Danabijak yang palsu.

Apa hal - hal yang wajib kita cermatif dan menjadi red flags ketika menerima tawaran Danabijak yang palsu. Agar tidak terjebak tipuan orang tidak bertanggung jawab.

1. Proses Pemberian Pinjaman Sangat Mudah

Proses pengajuan pinjaman sangat mudah. Cukup unduh aplikasi, bisa langsung disetujui.

Tidak ada proses verifikasi dan pengecekan di pinjol ilegal

Sangat berbeda dengan proses pengajuan di Danabijak yang legit dan legal.

Danabijak yang legal akan memproses permohonan kredit dengan berbagai cek. Dan prosesnya tidak mudah. Lebih banyak yang ditolak dibandingkan yang disetujui.

2. Minta Akses ke Seluruh Data Pribadi di Ponsel

Pinjol ilegal meminta akses seluruh data pribadi di ponsel. Semua data di HP diambil, termasuk data phonebook dan data sensitif lainnya.

Akibat, pengambilan data pribadi ini, nanti saat menagih, mereka akan bisa meneror semua orang yang ada di dalam phonebook.

Tidak ada kebijakan privasi di pinjol ilegal.

Danabijak yang resmi hanya mengambil beberapa data saja. Tidak semua data diambil.

Di Danabijak resmi, konsumen harus memberikan persetujuan atas penarikkan data pribadi. Data pribadi tidak bisa diambil tanpa persetujuan.

3. Informasi Bunga, Biaya Pinjaman Tidak Transparan

Tidak disampaikan secara transparan soal berapa bunga dan denda dari pinjaman yang diambil.

Tanpa transparansi membuat pinjol ilegal bisa membebankan biaya semau mereka.

Peminjam bisa merasa ditipu habis habisan ketika tahu bahwa bunga sangat tinggi yang dibebankan ke mereka.

Pinjaman Danabijak transparan dan memiliki kalkulator untuk simulasi pinjaman. Jadi, calon peminjam bisa tahu cicilan per bulan di Danabijak dengan plafon dan tenor pinjaman yang akan diajukan.

Kalkulator pinjaman Danabijak ditampilkan di awal sebelum pengajuan atau di akhir sebelum memberikan persetujuan akhir pengajuan pinjaman.

4. Alamat Kantor Tidak Jelas

Kantor perusahaan tidak secara jelas dicantumkan lokasinya. Bahkan ada yang tidak ada alamat kantor sama sekali.

Di cari di Google Maps juga tidak akan ketemu alamat kantornya.

Lokasi kantor di apartemen juga mengindikasikan bahwa ini bukan perusahaan yang jelas.

OJK sudah membuat ketentuan bahwa kantor perusahaan tidak boleh di apartemen.

Danabijak resmi punya alamat kantor jelas. Kita bisa cek lokasinya di Google map.

5. Tidak Ada Layanan Customer Service CS Pengaduan

Alih - alih kantor tidak jelas, biasanya diikuti oleh tidak adanya layanan pengaduan. Nasabah tidak bisa komplain ke call center atau CS kalau ada masalah.

Nasabah tidak bisa menemukan no telepon, email atau kontak WA ke layanan pelanggan. No yang layaknya ada di semua pinjaman resmi.

Tidak adanya layanan ini, memang sengaja, agar tidak bisa dilacak keberadaan pinjol illegal mereka.

Danabijak yang resmi punya kontak CS Call Center. Konsumen bisa dengan mudah menghubungi Danabijak.

6. Masuk Daftar Pinjaman Dilarang OJK SWI

Satgas Waspada Investasi OJK setiap bulan melakukan pemblokiran akses situs yang masuk kategori pinjaman online ilegal.

Pinjaman yang masuk dalam daftar pinjol ilegal, jelas, jangan di apply meskipun menjanjikan proses pinjaman yang sangat mudah.

Kita bisa mengecek daftar pinjol ilegal terupdate di situs OJK. Setiap ada pengumuman baru, OJK akan mengumumkan secara resmi di website OJK.

Berikut ini contoh pengumuman pinjaman online ilegal daari OJK, yaitu:

Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 100 pinjaman online ilegal, sehingga sejak tahun 2018 s.d. April 2022 ini, jumlah pinjaman online ilegal yang telah ditutup menjadi sebanyak 3.989 pinjol ilegal.

Satgas Waspada Investasi mendorong penegakan hukum kepada para pelaku pinjaman online ilegal ini dengan terus menerus juga melakukan pemblokiran situs dan aplikasi agar tidak diakses oleh masyarakat.

7. Direksi dan Komisaris Tidak Lolos Fit dan Proper Test OJK

Jajaran Direksi dan Komisaris perusahaan tidak lolos fit and proper test di OJK. Bagaimana cara mengeceknya ?

Kita bisa masuk situs pinjaman dan mengecek apakah mereka mencantumkan data direksi dan komisaris perusahaan.

Biasanya kalau penipuan, data direksi dan komisaris perusahaan tidak disebutkan. Mereka sangat melindungi kerahasiaan data - data mereka.

Mereka tidak ingin data direksi komisaris diketahui banyak orang.

Hal ini berbeda sekali dengan pinjaman Danabijak resmi yang mencantumkan data dan riwayat hidup Direksi dan Komisaris di website resmi. Kita bisa cek kredibilitas dan informasi soal Direksi dan Komisaris.

8. Aplikasi Tidak Ada Logo dan Izin OJK

Aplikasi pinjaman ilegal di Google PlayStore tidak memiliki lambang OJK atau tidak ada penjelasan soal izin dari OJK.

Hal ini patut jadi perhatian karena kemungkinan besar aplikasi pinjaman yang tidak mencantumkan lambang OJK adalah ilegal.

OJK sudah mewanti-wanti bahwa lambang OJK harus tercantum di aplikasi pinjol resmi yang legal.

Danabijak yang resmi dan legal mencantumkan logo dan izin OJK. Bisa kita lihat dengan jelas di aplikasi Danabijak.

9. Server Pinjaman Tidak Terdaftar di Kominfo dan Tidak di Indonesia

Data nasabah tidak disimpan di server di Indonesia. Tapi simpan di server luar negeri.

Bagaimana mengetahuinya ?

Kita bisa cek apakah aplikasi terdaftar di Kominfo. Karena setiap PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) harus mendaftarkan diri di Kominfo.

Di dalam situs pinjaman yang lega dicantumkan izin Kominfo dan audit ISO. Audit ISO tidak wajib tetapi jika ada akan lebih baik.

10. Proses Penagihan Tanpa Batas dan Tanpa Etika

Penagihan gagal bayar dilakukan secara kasar dan tidak mengikuti etika penagihan dari OJK atau Bank Indonesia. Konsumen akan dibuat tidak nyaman sekali dengan proses penagihan yang dilakukan secara intensif.
 

Bandingkan Pinjaman Online Terbaik !

Perbandingan berbagai pinjaman online terbaik bnerdasarkan berbagai faktor pilihan

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait