Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

7 Alasan Mengapa Broker Forex Internasional Tidak Menjadi Broker Lokal, atau Kasus Legalitas OctaFX

  • Ditulis Oleh
  • R Mauli
  • 15 Maret 2024

Daftar Isi

7 Alasan Mengapa Broker Forex Internasional Tidak Menjadi Broker Lokal

Dapatkah Anda mempercayai broker Forex internasional di Indonesia? Menganalisis kasus OctaFX.

Satgas Waspada Investasi baru-baru ini memasukkan OctaFX dan broker Forex lainnya ke dalam daftar waspada, membuat banyak trader bertanya-tanya apakah aman untuk trading dengan broker internasional. 

Di sini Anda akan menemukan jawaban dari pertanyaan ini dan pertanyaan lainnya mengenai investasi ilegal di Indonesia.

Setelah Satgas Waspada Investasi memasukkan platform trading online OctaFX ke dalam daftar waspada dan meminta influencer Gus Aswin untuk menghentikan semua kegiatan yang mempromosikan broker tersebut, para trader dihadapkan pada beberapa pertanyaan yang mengganggu: apakah OctaFX merupakan broker ilegal? Apakah aman untuk berinvestasi dengan OctaFX? 

Mengapa broker ini dan pialang lainnya dimasukkan dalam daftar peringatan? 

Artikel ini bertujuan untuk menjawab semua pertanyaan tersebut dan memberikan daftar alasan mengapa broker internasional memilih untuk tidak menjadi pialang lokal.

Investasi Legal atau Ilegal ?

Sebagai seorang trader dan investor, saya merasa sangat penting untuk memilih broker yang dapat diandalkan dan aman untuk berinvestasi. Sampai saat ini, saya berinvestasi dengan broker OctaFX. 

Namun, berita baru-baru ini tentang Satgas Waspada Investasi dan klaim tentang ilegalitas broker membuat saya bertanya-
tanya apakah saya menanamkan uang saya di tempat yang tepat. Itulah sebabnya saya memutuskan untuk menyelidiki masalah legalitas OctaFX.

Hal pertama yang saya temukan adalah bahwa ilegal tidak sama dengan penipuan. OctaFX tidak memiliki lisensi dari Bappebti, jadi kita, sebagai trader Indonesia, disarankan untuk tidak berinvestasi dengannya. Jadi, OctaFX tidak melakukan
kesalahan apa pun. Mereka hanya tidak berlisensi di Indonesia.

Melihat gambaran yang lebih besar, kita akan melihat bahwa OctaFX beroperasi di lebih dari 150 negara, sehingga hampir tidak mungkin untuk mendapatkan lisensi di semua negara. Namun, perusahaan ini terdaftar secara legal dengan seperangkat dokumen yang memungkinkannya menyediakan layanan keuangan secara global.

Meski demikian, tidak memiliki lisensi dari pemerintah setempat bukan berarti broker tersebut tidak ada di negara tersebut. 

OctaFX bekerja sama dengan perusahaan layanan keuangan setempat untuk memastikan bahwa deposit dan penarikan dana investor diproses dengan lebih cepat dan aman. 

Selain itu, broker ini secara konstan berinvestasi dalam kegiatan amal di Indonesia. Misalnya, memberikan bantuan darurat untuk korban gempa bumi di Jawa Barat pada bulan Desember 2022.

Ada beberapa alasan lain mengapa broker Forex internasional memilih untuk tetap menjadi internasional daripada menjadi lokal dan berlisensi di setiap negara. 

Di bawah ini, saya akan mencantumkan beberapa hal yang menurut saya penting.

7 Alasan Mengapa Broker Forex internasional Tidak Mendapatkan Lisensi Lokal

1. Pilihan instrumen trading

Otoritas keuangan harus menyetujui semua instrumen yang disediakan oleh broker lokal berlisensi. Beberapa dari otoritas tersebut menganggap Anda tidak boleh melakukan trading mata uang kripto, misalnya, meskipun trading kripto memiliki banyak peluang karena pasar yang fluktuatif dan buka 24 jam sehari.

2. Penyedia Likuiditas

Broker forex bermitra dengan berbagai penyedia likuiditas untuk menawarkan likuiditas berkualitas tinggi dan spread rendah kepada klien mereka. 

Namun, otoritas keuangan biasanya memiliki daftar penyedia layanan mereka sendiri, yang biasanya bersifat lokal, sehingga kurang cocok untuk broker dan tentunya, untuk trader. Mereka juga memiliki pilihan instrumen terbatas yang menyediakan kuotasi — ini disebabkan oleh regulator.

3. Spread

Karena broker Forex lokal berlisensi tidak dapat memilih penyedia layanan mereka, mereka memiliki atas spread yang terbatas dan tidak dapat menurunkannya secara signifikan untuk bersaing dengan broker internasional.

4. Program Bonus 

Regulator sangat membatasi program bonus yang dapat diberikan oleh broker berlisensi, sehingga lebih sulit bagi mereka untuk menarik trader baru dan memberikan penawaran yang menguntungkan bagi para pemula.

5. Biaya Tambahan 

Dalam dunia bisnis, biaya dan keuntungan sangat berarti. Bayangkan jika Anda memiliki cabang lokal di 150 negara di seluruh dunia, yang masing-masing bertanggung jawab untuk mematuhi serangkaian persyaratan peraturan yang sangat banyak di negara tersebut. Biaya-biaya tersebut akan sulit untuk ditanggung, terutama ketika bersaing dengan broker internasional dengan ketentuan trading yang jauh lebih baik.

6. Kompetisi Sangat Ketat

Mengingat broker internasional telah bisa memenuhi kebutuhan trader di tingkat yang jauh lebih tinggi, perusahaan lokal merasa sangat sulit untuk bersaing dengan mereka. 

Terlepas dari keamanan dana yang relatif dan kemampuan untuk menuntut mereka secara lokal, broker berlisensi hampir tidak memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada trader yang tahu apa yang mereka inginkan dari pialang.

7. Pengakuan internasional

Broker lokal berlisensi jarang dikenal di luar negara mereka dan terkadang bahkan di dalam negeri. Mereka jarang disebut-sebut oleh publikasi bisnis dan keuangan global dan bahkan jarang mendapatkan penghargaan bergengsi. Hal ini dikarenakan terlalu banyak faktor yang membuat mereka tidak dapat bersaing dengan broker-broker besar internasional.

Kesimpulan

Setelah mengetahui semua alasan tersebut, saya memahami bahwa kondisi yang disediakan broker termasuk jumlah instrumen, spread dan komisi, serta penawaran bonus akan menjadi faktor penentu bagi saya saat memilih broker. Lagi pula, saya berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan, bukan untuk menghabiskan uang untuk komisi dengan jumlah pilihan instrumen trading yang terbatas. 

Mengenai keamanan dana, bertahun-tahun keberadaan broker di pasar dan penghargaan yang diraih cukup membuktikan bahwa broker tidak akan tutup tanpa pemberitahuan suatu hari nanti.

Sebagai kesimpulan, saya ingin menambahkan bahwa trading dan investasi selalu memiliki risiko, dan tidak masalah apakah broker tersebut berlisensi atau tidak. Anda masih bisa kehilangan uang jika Anda tidak memiliki pengetahuan tentang cara kerjanya. Sebagian besar broker menyediakan materi edukasi yang benar- benar layak dipelajari sebelum memulai trading.

Tags

Bagikan Melalui

Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu

Komentar (0 Komentar)

Tulis Komentar - Balasan untuk Tito Shadam

Email Anda tidak akan di publish

Batalkan Membalas

Captcha Wajib Diisi

Artikel Terkait