Silakan masukkan kata kunci pada kolom pencarian

Daftar Isi

    Tidak ada Daftar Isi

Kamus Nasdaq

Pengertian Nasdaq

Nasdaq, atau National Association of Securities Dealers Automated Quotations, adalah pasar saham elektronik terbesar kedua di dunia, dengan lebih dari 3.300 perusahaan yang terdaftar. Didirikan pada tahun 1971, Nasdaq adalah bursa saham pertama yang beroperasi secara elektronik, memberikan transparansi dan aksesibilitas yang belum pernah ada sebelumnya dalam perdagangan saham.

Nasdaq dimulai sebagai alternatif untuk bursa saham tradisional. Tujuannya adalah untuk menciptakan pasar yang lebih efisien dan adil, di mana semua peserta memiliki akses yang sama ke informasi dan bisa bertransaksi dengan cepat dan efisien. Sejak awal, Nasdaq telah menjadi pionir dalam teknologi perdagangan, termasuk penggunaan sistem perdagangan elektronik.

Berikut adalah statistik terbaru dari Nasdaq:

StatistikNilai
Jumlah Perusahaan Terdaftar3,300+
Total Kapitalisasi Pasar$19 Triliun USD
Volume Perdagangan Harian Rata-rata$150 Miliar USD
Indeks UtamaNasdaq Composite, Nasdaq 100
Sektor dengan Jumlah Perusahaan Terdaftar TerbanyakTeknologi
Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar TerbesarApple Inc.

Lokasi dan Alamat Nasdaq

Kantor pusat Nasdaq berlokasi di One Liberty Plaza, 165 Broadway, New York, NY 10006, Amerika Serikat. Meski demikian, sebagai bursa saham elektronik, Nasdaq dapat diakses oleh investor dan pedagang dari seluruh dunia.

Website resmi Nasdaq adalah www.nasdaq.com, tempat Anda dapat menemukan informasi tentang saham, indeks, berita pasar, dan alat perdagangan. Nasdaq juga aktif di media sosial, dengan akun resmi di Twitter (@Nasdaq), Facebook (Nasdaq), dan LinkedIn (Nasdaq).

Fungsi dan Tujuan Nasdaq

Nasdaq berfungsi sebagai platform untuk memfasilitasi perdagangan saham dan sekuritas lainnya. Tujuannya adalah untuk mempromosikan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas dalam perdagangan saham. Nasdaq juga berkomitmen untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan perusahaan, terutama dalam sektor teknologi.

Instrumen Keuangan Diperdagangkan di Nasdaq

  • Saham: Saham adalah produk utama yang diperdagangkan di Nasdaq. Ini mencakup saham dari lebih dari 3.300 perusahaan dari berbagai sektor industri, termasuk teknologi, keuangan, dan kesehatan. Volume perdagangan saham di Nasdaq sangat bervariasi, tetapi perusahaan teknologi besar seperti Apple, Microsoft, dan Amazon sering memiliki volume perdagangan tertinggi.
  • ETF (Exchange Traded Funds): ETF adalah produk yang memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam keranjang saham atau aset lainnya. Nasdaq menawarkan berbagai ETF, termasuk yang berfokus pada indeks tertentu, sektor industri, atau tema investasi. Volume perdagangan ETF di Nasdaq juga bervariasi, tetapi ETF dengan eksposur ke saham teknologi besar cenderung memiliki volume perdagangan yang lebih tinggi.
  • Opsi: Opsi adalah kontrak yang memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual aset tertentu (biasanya saham) pada harga dan tanggal tertentu. Nasdaq menawarkan perdagangan opsi pada banyak saham dan ETF yang terdaftar di bursa.
  • Futures: Futures adalah kontrak yang mengharuskan pembelian atau penjualan aset tertentu pada harga dan tanggal tertentu di masa depan. Nasdaq menawarkan futures pada indeks utamanya, termasuk Nasdaq 100.
  • Indeks: Nasdaq dikenal dengan indeksnya, termasuk Nasdaq Composite dan Nasdaq 100. Indeks ini mencakup saham dari perusahaan yang terdaftar di Nasdaq dan digunakan sebagai indikator kinerja pasar secara keseluruhan atau sektor industri tertentu.

Produk terbesar di Nasdaq adalah saham, dengan perusahaan teknologi besar seperti Apple, Microsoft, dan Amazon biasanya memiliki volume perdagangan tertinggi.

Indeks Nasdaq: Komponen dan Cara Menghitungnya

Indeks Nasdaq adalah salah satu indeks pasar saham paling penting di dunia. Ini mencakup saham dari perusahaan yang terdaftar di Nasdaq, yang merupakan bursa saham elektronik terbesar kedua di dunia.

Indeks Nasdaq terdiri dari dua indeks utama: Nasdaq Composite dan Nasdaq 100.

  • Nasdaq Composite: Indeks ini mencakup semua saham yang terdaftar di Nasdaq, baik perusahaan domestik maupun internasional. Ini mencakup lebih dari 3.000 perusahaan dari berbagai sektor industri, dengan penekanan khusus pada sektor teknologi.
  • Nasdaq 100: Indeks ini mencakup 100 perusahaan non-keuangan terbesar yang terdaftar di Nasdaq, berdasarkan kapitalisasi pasar. Ini mencakup perusahaan teknologi besar seperti Apple, Microsoft, dan Amazon, serta perusahaan dari sektor lain seperti ritel dan kesehatan.

Indeks Nasdaq dihitung menggunakan metode kapitalisasi pasar tertimbang. Ini berarti bahwa perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang lebih besar memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai indeks.

Berikut adalah langkah-langkah dasar dalam menghitung indeks Nasdaq:

  1. Hitung Kapitalisasi Pasar: Untuk setiap perusahaan dalam indeks, kalikan jumlah saham yang beredar dengan harga saham saat ini untuk mendapatkan kapitalisasi pasar.
  2. Jumlahkan Kapitalisasi Pasar: Jumlahkan kapitalisasi pasar dari semua perusahaan dalam indeks.
  3. Bagi dengan Pembagi: Bagi total kapitalisasi pasar dengan pembagi, yang merupakan faktor normalisasi yang digunakan untuk memastikan bahwa perubahan dalam jumlah saham yang beredar atau penambahan atau penghapusan perusahaan tidak mengubah nilai indeks secara artifisial.
  4. Hasilnya adalah nilai indeks Nasdaq. Nilai ini diupdate secara real-time selama jam perdagangan.

Kelebihan Nasdaq

  1. Perdagangan Elektronik: Sebagai bursa saham elektronik pertama, Nasdaq menawarkan kecepatan dan efisiensi dalam perdagangan saham. Ini memungkinkan investor dan pedagang untuk melakukan transaksi secara real-time, yang bisa memberikan keuntungan dalam pasar yang cepat berubah.
  2. Biaya Pencatatan Lebih Rendah: Nasdaq memiliki biaya pencatatan yang lebih rendah dibandingkan dengan bursa saham lain seperti New York Stock Exchange (NYSE). Ini membuatnya lebih mudah bagi perusahaan baru dan lebih kecil untuk terdaftar dan mulai berdagang.
  3. Persyaratan Minimum yang Lebih Mudah: Untuk terdaftar di Nasdaq, perusahaan harus memenuhi serangkaian persyaratan minimum yang umumnya lebih mudah dibandingkan dengan bursa saham lain. Ini mencakup jumlah saham yang diterbitkan dan total nilai pasar.

Kelemahan Nasdaq

  1. Kurangnya Prestise: Meskipun Nasdaq adalah bursa saham terbesar kedua di dunia, beberapa orang melihatnya kurang prestisius dibandingkan dengan NYSE. Ini bisa mempengaruhi persepsi investor dan publik tentang perusahaan yang terdaftar di Nasdaq.
  2. Fluktuasi Harga Saham: Karena sifat perdagangan elektroniknya, harga saham di Nasdaq bisa sangat fluktuatif. Ini bisa menguntungkan bagi pedagang yang mencari keuntungan cepat, tetapi bisa menjadi risiko bagi investor jangka panjang.
  3. Risiko Teknologi: Sebagai bursa saham elektronik, Nasdaq bergantung pada teknologi untuk operasinya. Ini berarti ia rentan terhadap risiko teknologi seperti gangguan sistem atau serangan cyber.

Bagikan Melalui

Daftar Isi

    Tidak ada Daftar Isi

Berlangganan Duwitmu